Terbebas Dari Mental Block

Sering manusia tidak sadar menempatkan dirinya sendiri pada kotak sempit pemikirannya sendiri.

Sahabat NAQS DNA dimanapun berada, berikut ini adalah sebuah cuplikan dialog saya dengan seorang siswa di Facebook malam ini, Hari Sabtu, 20 Agustus 2011. Pukul 24.00 WIB :

Imam Wahyudi (Siswa NAQS) :
assalamualaikum…karena td lampu mati jd saya sholat isyak dirumah , hbs sholat saya bermeditasi .., sampai ketiduran…, nah pada saat tidur saya bermimpi banyak … singkat cerita dalam mimpi saya ditanya teman saya” sapa tuhan mu?? dengan merasa gugup saya merasa ditodong dengan dgn pertanyaan itu? sehingga saya kesulitan untuk menjawab…, lalu jawaban saya :Susilo bambang yudhoyono…, kemudian sambil masih dalam keadaan bingung seseorang membetulkan jawaban saya bahwa tuhan kita adalaha ALLOH… akhirnya saya merasa takut trus terbangun… (padahal dalam meditasi td yang saya ingat hanya Alloh.., sampai tertidur…..
>>
saya jd takut dengan mimpi td…
..
apa ada yang salah dengan meditasi saya pak edi??
matur suwun.
Jawab saya (Edi Sugianto CHt) :
Wa’alaikum salam. ya..itu peringatan buat kamu, untuk dijadikan bahan renungan dalam tafakurmu. dan alhamdulillah Allah telah mengoreksi program-program yg telah tertanam di alam bawah sadar kamu. dan dikembalikan ke fitrahnya…….
Itulah SISTEM KOREKSI OTOMATIS DARI ALLAH SWT………….. (Mengenai sebuah contoh tentang sistem otomatis sukses ini, silahkan pembaca baca di artikel saya yang berjudul : Psycho Cybernetics [Auto Success Mechanism] ) Silahkan di klik judul artikel tersebut. trims

Imam Wahyudi (Siswa NAQS) :
sebenarnya apa yang salah dari tafakkur saya…,karena kejadianya itu barusan saja..,

Edi Sugianto CHt :
Yang salah bukan tafakur kamu, tetapi kamu tidak sadar bahwa selama ini telah tertanam di alam bawah sadar kamu bahwa yang memberi kamu makan, penghidupan, dll adalah pemerintah. yang dalam hal ini disimbolkan dengan pak susilo. Program itu yg tertanam di otak bawah sadar kamu…………..

Imam Wahyudhi :
oh enggeh Pak Eddy…, karena memang selama ini saya dalam rangka ingin atau berusaha >> menuju kursi PNS bersama teman teman…
dan saya kalu ada kebijakan dr pemerintah yang menghambat hal tersebut saya mulai gusar…

kemudian pekerjaan saya ini juga (salah satu wujud kebijakan dari SBY) yang meskipun sampai saat ini belum ada kejelasan perihal itu sehingga saya juga memikirkanya (takut kalo udah selesai=pengangguran)…
..
nah dalam bertafakur /meditasi … saya juga pernah menemukan jawabanya bahwa manusia itu kaya susah seneng dsbgainya…, itu bukan tujuan kita untuk beriman..bertakwa..maupun beribadah… yang menjadi tujuan kita hanyalah untuk mendapat ridhoNya…,terlepas Allh SWT memberi kita hidup kaya atau miskin…, seneng apa susah…

tp dalam tafakur saya itu tetep bersikukuh untuk berdoa meminta itu semua… karena saya juga berfikir itu bagian dari usaha dan berdoa…

kemudian … bagaimana itu kita menyebutnya koreksi dari Allah SWT , Bukankah mimpi itu bisa saja bagian dari bentuk khayalan saja….,kemudian .,kalo itu memang bagian dr koreksi..bukankah kita diperbolehkan berdoa atau berusaha…? .. (masih dalam kebingungan )…ngapunten Pak eddy

Edi Sugianto CHt :
Mimpi itu juga bisa menjadi bagian dari ilham atau petunjuk/isyaroh dari Allah swt.
berdoa dan berusaha itu boleh, hanya saja mungkin kamu ada sedikit salah dalam menentukan siapa yang memberi kamu rizki….

Dan mimpi kamu itu Insya Allah merupakan ilham dari Allah swt untuk kamu. Apabila hati bersinar dan gemilang, Allah mengilhamkan kepada hati itu berbagai ilmu dan petunjuk. Diantaranya adalah firasat mukmin. Sehubungan hal tersebut menurut Imam Thirmidzi , nabi bersabda , “Takutlah kamu dengan firasat mukmin karena sesungguhnya dia melihat dengan nur Allah.

Allah berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu berTAKWA kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan (pembeda) dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS Al-Anfal : 29)

“..menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu.” ► bisa berarti menghapus pola fikir atau program pikiran yang salah tetapi tidak kamu sadari……….

Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa membaca Surat Al Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya ( HR. At Tabrani )

Pelajaran dari surat Al Ikhlas ini adalah mengenai ketauhidan. Bahwa hanya Allah sajalah tempat kita untuk menggantungkan harapan.

Pada surat tersebut, terdapat teks, “Allah tempat bergantung.” Ya, memang hanya Dia-lah Zat yang pantas dan Maha Mampu untuk menjadi tempat bergantung semua yang kita perlukan. Kalau kita menggantungkan harapan kepada orang lain, baik itu orangtua, pasangan hidup, kekasih, dokter, sopir, teman, sahabat, guru, kiai, ajengan, atau apa dan siapa saja, sungguh sebaiknya kita bersiap-siap untuk kecewa, karena orang, barang, atau bahkan institusi itu bukan tempat yang pantas untuk menjadi tempat bergantung sehingga amat sangat berpotensi untuk kecewa dan mengecewakan.

Inilah hikmah sebenarnya dari Surat Al Ikhlas tersebut. Oleh karena itu, inilah saatnya untuk berlatih secara pelan-pelan tapi pasti agar hati kita tidak lagi bergantung kepada apa pun atau siapa pun, bahkan pada saat di mana pun dan kapan pun. Hanya Allah swt sajalah tempat kita bergantung dan berlindung dari segala permasalahan dunia. “Hasbunallah wa ni’mal wakil.” (Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.)

Nah, yang tertanam di dalam hati kamu itu mungkin program yang bertentangan dengan nilai-nilai ketauhidan…. makanya trus di ingatkan oleh Allah swt melalui mimpi kamu tadi……….

Imam Wahyudhi : enggeh pak eddy matur suwun kanti sanget…

Sahabat, Dalam setiap babak kehidupan, manusia selalu mengalami satu atau lebih peristiwa yang menggoncangkan dan mengubah kehidupannya. Kebutuhan hidup yang begitu besar yang tidak seimbang dengan pendapatan, kehilangan pekerjaan, konflik rumah tangga, perceraian, kematian pasangan hidup atau salah satu keluarga yang dicintai, sakit parah berkepanjangan, kecelakaan yang menyebabkan cacat seumur hidup dan berbagai krisis kehidupan lainnya, semua itu bisa membuat depresi bahkan mengguncang keimanan kita.

Jelas kita merasa tidak bahagia, padahal bahagia adalah fitrah manusia. Jika kemudian manusia merasa tidak bahagia, itu karena manusia sudah keluar dari fitrahnya. Fitrah manusia yang sempurna sering dikacaukan oleh pesan-pesan ketidakmampuan yang datang dari lingkungannya. Dan juga dari pola fikir serta pola tindakan yang dilakukan oleh dirinya sendiri yang kesemuanya itu tertanam di alam bawah sadar menjadi sebuah program yang mengendalikan dan mengarahkan perjalanan hidupnya sehingga dia bernasib seperti apa yang dia alami sekarang. itulah dahsyatnya PROGRAM PIKIRAN yang tertanam di alam bawah sadar. Program Pikiran itulah yang menjadi Mekanisme Otomatis yang membentuk NASIB KITA. Baik Nasib di Dunia ataupun Nasib di akherat.

Tanamlah gagasan, petiklah tindakan.
Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan.
Tanamlah kebiasaan, petiklah watak.
Tanamlah watak, petiklah nasib.

Dimulai dari gagasan yang diwujudkan dalam tindakan, kemudian tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan berkali-kali akan menjelma menjadi watak, dan watak inilah yang akhirnya mengantarkan kita kepada nasib. Jadi nasib kita, kita sendirilah yang menentukan.

Proses Pemrograman Pikiran Manusia.
Proses pemrograman pikiran sebenarnya telah terjadi sejak seorang anak masih di dalam kandungan ibunya, sejak ia berusia 3 bulan. Pada saat ini pikiran bawah sadar telah bekerja sempurna, merekam segala sesuatu yang dialami seorang anak dan ibunya. Semua peristiwa, pengalaman, suara, atau emosi masuk ke dan terekam dengan sangat kuat di pikiran bawah sadar dan menjadi program pikiran.

Saat kita lahir, kita lahir hanya dengan satu pikiran yaitu pikiran bawah sadar. Bekal lainnya adalah otak yang berfungsi sebagai hard disk yang merekam semua hal yang kita alami. Sejak lahir, dan sejalan dengan proses tumbuh kembang, kita mengalami pemrograman pikiran terus menerus, melalui interaksi kita dengan dunia di luar dan di dalam diri kita.

Pada anak kecil, yang memprogram pikirannya adalah terutama kedua orangtuanya, pengasuh, keluarga, lingkungan, guru, tv, dan siapa saja yang dekat dengan dirinya. Saat masih kecil pemrograman terjadi dengan sangat mudah karena pikiran anak belum bisa menolak informasi yang ia terima. Ketidakmampuan memfilter informasi ini disebabkan karena pada saat itu critical factor, atau faktor kritis, dari pikiran sadar belum terbentuk. Kalaupun sudah terbentuk critical factor masih lemah.

Pemrograman pikiran saat anak masih kecil terjadi melalui dua jalur utama yaitu melalui :

  1. Imprint 
  2. Misunderstanding.

Definisi imprint adalah “a thought that has been registered at the subconscious level of the mind at a time of great emotion or stress, causing a change in behavior” atau imprint adalah apa yang terekam di pikiran bawah sadar saat terjadinya luapan emosi atau stress, mengakibatkan perubahan pada perilaku.

Misunderstanding adalah salah pengertian yang dialami seseorang saat memberikan makna kepada atau menarik simpulan dari suatu peristiwa atau pengalaman.

Baik imprint maupun misunderstanding, setelah terekam di pikiran bawah sadar, akan menjadi program pikiran yang selanjutnya mengendalikan hidup seseorang.

Satu hal yang perlu kita mengerti yaitu bahwa semua program pikiran adalah baik. Program pikiran selalu bertujuan membahagiakan kita. Program pikiran diciptakan atau tercipta demi kebaikan kita berdasarkan level kesadaran dan kebijaksanaan kita saat itu.

Program pikiran menjadi mental block apabila bersifat menghambat kita dalam mencapai impian atau tujuan kita. Sebaliknya program pikiran akan menjadi stepping block, batu lompatan, bila bersifat mendukung kita.

Contoh Ilustrasi :
Ini dari kasus klinis yang pernah ditangani oleh Bpk. Adi Gunawan. Ada seorang wanita, sebut saja Rosa, cantik, ramah, cerdas, pintar cari uang, dan mandiri tapi sampai saat bertemu saya, usianya saat itu 35 tahun, masih jomblo alias single, belum dapat jodoh.

Rosa juga bingung mengapa ia sulit dapat jodoh. Ada banyak pria yang suka padanya. Namun setiap kali pacaran dan jika sudah masuk ke rencana untuk menikah, selalu muncul masalah sehingga hubungan mereka akhirnya putus.

Setelah dicari akar masalahnya, saya menemukan program pikiran, di pikiran bawah sadarnya, yang sangat baik namun justru bersifat menghambat dirinya untuk bisa dapat jodoh.

Apa itu?

Ternyata ayah Rosa meninggal saat ia masih kecil, usia 7 tahun. Sejak saat itu ibunya yang bekerja keras menghidupi keluarga mereka. Bahkan pernah sampai jatuh sakit dan hampir meninggal.

Nah, pas saat ibunya sakit keras,Rosa berdoa dan mohon kesembuhan untuk ibunya. Dan dalam doanya ia berjanji bahwa ia akan membalas semua pengorbanan ibunya, setelah ia dewasa kelak, dengan selalu menyayangi dan mendampingi ibunya.

Janji ini ternyata masuk ke pikiran bawah sadarnya dan menjadi program. Benar, sejak saat itu dan hingga ia dewasa Rosa adalah anak yang begitu sayang pada ibunya. Selama ini program pikirannya telah sangat membantu Rosa dalam menjalani hidupnya. Rosa bekerja keras, menjadi anak yang sangat mencintai ibunya. Dan ibunya juga begitu bersyukur dan bahagia karena mempunyai anak yang begitu menyayanginya. Nah, program yang sangat positif ini tiba-tiba berubah menjadi program yang menghambat (baca: mental block) saat Rosa ingin berkeluarga.

Program ini mensabotase setiap upaya Rosa untuk mendapat pasangan hidup. Saat saya berdialog dengan “bagian” (baca: program) yang tidak setuju bila Rosa menikah, saya mendapat jawaban yang jelas dan lugas. Ternyata “bagian” ini khawatir Rosa tidak bisa menepati janjinya, menyayangi dan mendampingi ibunya karena bila menikah, menurut pemikiran “bagian” ini, Rosa harus mengikuti suaminya dan meninggalkan ibunya sendiri. “Bagian” ini tidak setuju dengan hal ini.

Nah, anda jelas sekarang?

Saya beri satu contoh lagi biar lebih jelas.

Saya mendapat email dari seorang pembaca buku, sebut saja Bu Asri, yang mengeluh bahwa ia telah berusaha keras untuk menaikkan penghasilannya namun selalu gagal. Setelah membaca buku The Secret of Mindset dan mendengarkan CD Ego State Therapy ia menemukan program pikiran yang menghambat dirinya, khususnya di aspek finansial.

Ternyata dulu, saat akan menikah, ia mendapat wejangan dari ibunya, “Nak, ingat ya… nanti waktu menjadi seorang istri, cintai suamimu dengan tulus, baik di kala suka mapun duka, layani dengan sepenuh hati, tempatkan suami sebagai kepala rumah tangga, jaga perasaan dan harga diri suami, jangan melebihi suamimu…….”

Pembaca, wejangan (baca: program) ini tentu sangat baik. Namun menjadi masalah karena program ini justru menghambat upaya Bu Asri meningkatkan penghasilannya. Selidik punya selidik ternyata penghasilan Bu Asri saat ini sama dengan penghasilan suaminya. Makanya saat ia berusaha menaikkan income-nya selalu saja ada hambatan. Program ini yang menghambat dan tujuannya juga sangat “positif” yaitu agar Bu Asri bisa menjadi istri yang baik sesuai wejangan ibunya.

Bagaimana, jelas sekarang?

Suatu program, selama tidak bersifat menghambat diri kita maka jangan diotak-atik. Biarkan saja. Nggak usah bingung. Ada rekan yang, setelah membaca buku dan mengerti soal mental block, begitu giat mencari berbagai mental blocknya. Bahkan sampai mengeluh, “Pak, saya kok nggak menemukan mental block saya ya?”.

Lha, kalo memang nggak ada trus apa harus dipaksakan ada? Bukankah lebih baik bila waktu yang ada digunakan untuk belajar dan mengembangkan diri? Kekhawatiran karena tidak menemukan mental block justru bisa menjadi mental block baru.

Lalu, bagaimana sikap yang benar?

Ya, santai saja lah. Nggak usah aneh-aneh. Kita harus netral saja. Selama hidup kita happy, usaha lancar, semua berjalan seperti yang kita rencanakan dan harapkan maka nggak usah pusing soal mental block.

Mental block akan kita rasakan saat ada penolakan atau hambatan untuk mencapai suatu target yang lebih tinggi. Penolakan ini juga timbul saat kita ingin berubah.

Ini saya kutip email yang baru saya terima dari seorang pembaca buku saya:

“Saya ingin lebih memahami dan membaca buku-buku anda. Saya beli The Secret of Mindset. Saat baca ada aja perasaan yang membuat saya malas, ngantuk dsb. Padahal saya sungguh ingin membaca buku TSOM. Bagaimana solusinya?”

Perasaan malas, mengantuk, dan berbagai perasaan lain yang menghambat upaya untuk berubah ini adalah ulah nakal dari mental block kita. Nah, ini saatnya kita perlu menemukan dan mengenali mental block ini. Setelah ditemukan… ya dibereskan. Gitu aja kok repot.

Intinya, jika anda telah menetapkan target yang lebih tinggi, dari apa yang telah anda capai saat ini, dan anda merasa ada yang tidak enak di hati anda maka ini indikasi adanya mental block.

Atau jika anda mengalami kegagalan yang beruntun atau yang mempunyai pola kegagalan yang sama, maka ini indikasi sabotase diri alias mental block.

Mental block ini ada juga yang baik. Misalnya anda telah berkeluarga. Dan ada kesempatan untuk selingkuh namun anda tidak mau. Alasannya bisa macam-macam. Bisa takut dosa, takut masuk neraka, takut malu, takut ketahuan, bisa karena anda tidak ingin melukai hati pasangan anda, atau anda setia pada janji pernikahan anda, atau alasan apapun. Yang pasti, ada satu program pikiran yang menghambat anda melakukan sesuatu. Mental block ini tentunya perlu dipertahankan.

So… bersikaplah netral… jadilah orang yang Non Block. Artinya anda tidak neko-neko atau aneh-aneh. Cari mental block sesuai kebutuhan. Kalo sedikit-sedikit cari mental block … sedikit-sedikit cari mental block… maka saya khawatir anda akan menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan resource yang anda miliki untuk sesuatu yang tidak produktif. Kalo seperti ini…anda masuk kategori Go Block.

Referensi : Adi W. Gunawan

Iklan

Sukses Bersyukur

Di kala impian belum terwujud, kita selalu banyak memohon dan terus bersabar menantinya. Namun di kala impian sukses tercapai, kadang kita malah lupa daratan dan melupakan Yang Di Atas yang telah memberikan berbagai kenikmatan. Oleh karenanya, apa kiat ketika kita telah mencapai hasil yang kita idam-idamkan? Itulah yang sedikit akan kami kupas dalam tulisan sederhana ini.

Akui Setiap Nikmat Berasal dari-Nya
Inilah yang harus diakui oleh setiap orang yang mendapatkan nikmat. Nikmat adalah segala apa yang diinginkan dan dicari-cari. Nikmat ini harus diakui bahwa semuanya berasal dari Allah Ta’ala dan jangan berlaku angkuh dengan menyatakan ini berasal dari usahanya semata atau ia memang pantas mendapatkannya. Coba kita renungkan firman Allah Ta’ala,
“Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.” (QS. Fushshilat: 49). Atau pada ayat lainnya,
“Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdoa.” (QS. Fushshilat: 51)

Inilah tabiat manusia, yang selalu tidak sabar jika ditimpa kebaikan atau kejelekan. Ia akan selalu berdo’a pada Allah agar diberikan kekayaan, harta, anak keturunan, dan hal dunia lainnya yang ia cari-cari. Dirinya tidak bisa merasa puas dengan yang sedikit. Atau jika sudah diberi lebih pun, dirinya akan selalu menambah lebih. Ketika ia ditimpa malapetaka (sakit dan kefakiran), ia pun putus asa. Namun lihatlah bagaimana jika ia mendapatkan nikmat setelah itu? Bagaimana jika ia diberi kekayaan dan kesehatan setelah itu? Ia pun lalai dari bersyukur pada Allah, bahkan ia pun melampaui batas sampai menyatakan semua rahmat (sehat dan kekayaan) itu didapat karena ia memang pantas memperolehnya. Inilah yang diisyaratkan dalam firman Allah Ta’ala,
“Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: “Ini adalah hakku.”(QS. Fushshilat: 50)

Sifat orang beriman tentu saja jika ia diberi suatu nikmat dan kesuksesan yang ia idam-idamkan, ia pun bersyukur pada Allah. Bahkan ia pun khawatir jangan-jangan ini adalah istidroj (cobaan yang akan membuat ia semakin larut dalam kemaksiatan yang ia terjang). Sedangkan jika hamba tersebut tertimpa musibah pada harta dan anak keturunannya, ia pun bersabar dan berharap karunia Allah agar lepas dari kesulitan serta ia tidak berputus asa.[1]

Ucapkanlah “Tahmid”
Inilah realisasi berikutnya dari syukur yaitu menampakkan nikmat tersebut dengan ucapan tahmid (alhamdulillah) melalui lisan. Ini adalah sesuatu yang diperintahkan sebagaimana firman Allah Ta’ala,
“Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS. Adh Dhuha: 11)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
“Membicarakan nikmat Allah termasuk syukur, sedangkan meninggalkannya merupakan perbuatan kufur.” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam Shahih Al Jaami’ no. 3014).

Lihat pula bagaimana impian Nabi Ibrahim tercapai ketika ia memperoleh anak di usia senja. Ketika impian tersebut tercapai, beliau pun memperbanyak syukur pada Allah sebagaimana do’a beliau ketika itu,
“Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua (ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa. ” (QS. Ibrahim: 39).

Para ulama salaf ketika mereka merasakan nikmat Allah berupa kesehatan dan lainnya, lalu mereka ditanyakan, “Bagaimanakah keadaanmu di pagi ini?” Mereka pun menjawab, “Alhamdulillah (segala puji hanyalah bagi Allah).”[2]

Oleh karenanya, hendaklah seseorang memuji Allah dengan tahmid (alhamdulillah) atas nikmat yang diberikan tersebut. Ia menyebut-nyebut nikmat ini karena memang terdapat maslahat dan bukan karena ingin berbangga diri atau sombong. Jika ia malah melakukannya dengan sombong, maka ini adalah suatu hal yang tercela.[3]

Memanfaatkan Nikmat dalam Amal Ketaatan
Yang namanya syukur bukan hanya berhenti pada dua hal di atas yaitu mengakui nikmat tersebut pada Allah dalam hati dan menyebut-nyebutnya dalam lisan, namun hendaklah ditambah dengan yang satu ini yaitu nikmat tersebut hendaklah dimanfaatkan dalam ketaaatan pada Allah dan menjauhi maksiat.

Contohnya adalah jika Allah memberi nikmat dua mata. Hendaklah nikmat tersebut dimanfaatkan untuk membaca dan mentadaburi Al Qur’an, jangan sampai digunakan untuk mencari-cari aib orang lain dan disebar di tengah-tengah kaum muslimin. Begitu pula nikmat kedua telinga. Hendaklah nikmat tersebut dimanfaatkan untuk mendengarkan lantunan ayat suci, jangan sampai digunakan untuk mendengar lantunan yang sia-sia. Begitu pula jika seseorang diberi kesehatan badan, maka hendaklah ia memanfaatkannya untuk menjaga shalat lima waktu, bukan malah meninggalkannya. Jadi, jika nikmat yang diperoleh oleh seorang hamba malah dimanfaatkan untuk maksiat, maka ini bukan dinyatakan sebagai syukur.

Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Katsir berkata, sebagai penduduk Hijaz berkata, Abu Hazim mengatakan, “Setiap nikmat yang tidak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah, itu hanyalah musibah.”[4]

Mukhollad bin Al Husain mengatakan, “Syukur adalah dengan meninggalkan maksiat.”[5]
Intinya, seseorang dinamakan bersyukur ketika ia memenuhi 3 rukun syukur: [1] mengakui nikmat tersebut secara batin (dalam hati), [2] membicarakan nikmat tersebut secara zhohir (dalam lisan), dan [3] menggunakan nikmat tersebut pada tempat-tempat yang diridhoi Allah (dengan anggota badan).

Abul ‘Abbas Ibnu Taimiyah mengatakan, “Syukur haruslah dijalani dengan mengakui nikmat dalam hati, dalam lisan dan menggunakan nikmat tersebut dalam anggota badan.”[6]

Merasa Puas dengan Rizki Yang Allah Beri
Karakter asal manusia adalah tidak puas dengan harta. Hal ini telah diisyaratkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam berbagai haditsnya. Ibnu Az Zubair pernah berkhutab di Makkah, lalu ia mengatakan,

Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya manusia diberi lembah penuh dengan emas, maka ia masih menginginkan lembah yang kedua semisal itu. Jika diberi lembah kedua, ia pun masih menginginkan lembah ketiga. Perut manusia tidaklah akan penuh melainkan dengan tanah. Allah tentu menerima taubat bagi siapa saja yang bertaubat.” (HR. Bukhari no. 6438)

Inilah watak asal manusia. Sikap seorang hamba yang benar adalah selalu bersyukur dengan nikmat dan rizki yang Allah beri walaupun itu sedikit. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 667)

Dan juga mesti kita yakini bahwa rizki yang Allah beri tersebut adalah yang terbaik bagi kita karena seandainya Allah melebihkan atau mengurangi dari yang kita butuh, pasti kita akan melampaui batas dan bertindak kufur. Allah Ta’alaberfirman,

Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuraa: 27)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Seandainya Allah memberi hamba tersebut rizki lebih dari yang mereka butuh, tentu mereka akan melampaui batas, berlaku kurang ajar satu dan lainnya, serta akan bertingkah sombong.” Selanjutnya Ibnu Katsir menjelaskan, “Akan tetapi Allah memberi rizki pada mereka sesuai dengan pilihan-Nya dan Allah selalu melihat manakah yang maslahat untuk mereka. Allah tentu yang lebih mengetahui manakah yang terbaik untuk mereka. Allah-lah yang memberikan kekayaan bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya. Dan Allah-lah yang memberikan kefakiran bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya.”[7]

Patut diingat pula bahwa nikmat itu adalah segala apa yang diinginkan seseorang. Namun apakah nikmat dunia berupa harta dan lainnya adalah nikmat yang hakiki? Para ulama katakan, tidak demikian. Nikmat hakiki adalah kebahagiaan di negeri akhirat kelak. Tentu saja hal ini diperoleh dengan beramal sholih di dunia. Sedangkan nikmat dunia yang kita rasakan saat ini hanyalah nikmat sampingan semata. Semoga kita bisa benar-benar merenungkan hal ini.[8]

Jadilah Hamba yang Rajin Bersyukur
Pandai-pandailah mensyukuri nikmat Allah apa pun itu. Karena keutamaan orang yang bersyukur amat luar biasa. Allah Ta’ala berfirman,
Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imron: 145)
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.” (QS. Ibrahim: 7)

Ya Allah, anugerahkanlah kami sebagai hamba -Mu yang pandai bersyukur pada-Mu dan selalu merasa cukup dengan segala apa yang engkau beri.

Diselesaikan atas taufik Allah di Pangukan-Sleman, 23 Rabi’ul Akhir 1431 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Source : http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/syukur-di-kala-meraih-sukses.html

  • [1] Lihat Taysir Al Karimir Rahman, Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, hal. 752, Muassasah Ar Risalah, cetakan pertama, tahun 1420 H dan Tafsir Al Jalalain, hal. 482, Maktabah Ash Shofaa.
  • [2] Lihat Mukhtashor Minhajil Qoshidin, Ibnu Qudamah Al Maqdisi, hal. 262, Darul Aqidah, cetakan pertama, tahun 1426 H.
  • [3] Lihat Tafsir Juz ‘Amma, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, hal. 202, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah, cetakan tahun 1424 H.
  • [4] Jaami’ul Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab, 294, Darul Muayyid
  • [5] ‘Iddatush Shobirin, hal. 49, Mawqi’ Al Waroq
  • [6] Majmu’ Al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, 11/135, Darul Wafa’, cetakan ketiga, 1426 H.
  • [7] Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 12/278, Muassasah Qurthubah.
  • [8] Lihat Mukhtashor Minhajil Qoshidin, hal. 266.

Dari Sahabat Di Kelantan

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh…
Buat Sejiwa qu..Knjeng Edi…
testimoninya udah qu rasakan selama masa persahabatan dengannya hampir setahun nan lalu…sebelum hadirnya Naqs group…qu bertambah matang,berkeyakinan pada potensi diri qu berkat dokongan ,nasihat sejiwa qu ini ,juga bertambah penghayatan pada jalan kerohanian qu bertharikat Samaniah,juga menekuni didalam gabungan method keilmuan kebatinan,pencak,pengobatan juga disiplin method keilmuan dari guru2 sesepuh diperjalanan nyata qu,pencak gerak jurus makrifat..,menjadi takdir dan asbabNya bila qu niatkan pemula hadir dif b,,qu kuncikan bersama Ittikad dalam makrifat.ketemu pak Edi….itu lah sobat…kemana mana hadirnya ditemasya fb..aqu ada juga hadirnya.sama,bercanda,santai,serius seperti sobat2 lainnya,jika ada yang menvonis sobat qu ini,aqulah yang jadi galang gantinya…hehehe..Subhanalloh..

Rupanya sejiwa qu ini pengasas Naqs method ,bilang pada qu mahu menubuhkan Group Naqs akhirnya…itulah sebuah pengalaman,makasih juga buat Pak Edi kerna memperkenalkan sobat qu ,satu aliran rantaian guru yang sama dengan qu..Pak wiyoto Krido Santoyo,pendiri dan guru besar “Rajakawasa”dari aliran sesepuh Syeikh Subandari,Khori,madi…Hmm…Testimoninya…kebiasaannya bicara qu mungkin tegas pada focus bicara serius ,mungkin melambangkan sikap qu yang suka mengambil risiko..maka terpalit juga pada energy perlawanan pada batin dari serangan mereka yang dikira mahu ngetes atau memudaratkan diri qu….maka bertemporlah aqu seperti dulu2nya…terkena juga energynya..,

kini Alhamdulillah,ngak ada..kisah lama aja tuh..^__^..namun selepas qu hayati,qu gabungan ,qu ikhlas menerima transfer energy murni dari Pak Edi..aqu bertambah tambah sihat,bertambah tenang dalam berkarya..,ngak terasa lagi gigitan2 serangga atau nyamuk berenergy negatif ditujukan pada qu….atau aqu terpaksa menghunus senjata perisai tempor qu….

Alhamdulillah…bertambah tambah mantap perjalanan kerohanian qu bersama keyakinan,mendapat energy method tambahan,qu terima setiap waktu juga ,dokongan spiritual dari sejiwa qu Pak Edi tanpa qu tinggalkan pelajaran dan sekalian wasilah diterima mursyid perjalanan Tharikat qu dulu…inilah sedikit pengalaman qu kongsikan,walau ngak bisa untuk qu lakarkan satu persatu…bertambah tambah nikmat kaya jiwa…nikmat mana lagi yang mahu di dustakan…qu Ikhlas melakarkan testimoninya dari sahabat buat sahabat ..makasih sejiwa qu Pak Edi…Wallahu’alam…salam penyejuk jiwa……………..Tingg!!!

Dari Kang Mung Ali – Kelantan -Malaysia

RAHASIA DIBALIK RAHASIA ALLOH SWT, Diperlihatkan Azab Kubur

1. Inbox message FB dari sdr. Rahmat Al Amin-Mojokerto
Assalamu’alaikum wr wb.
Yang terhormat Kpd pimpinan NAQS DNA bapak Ust. Edi yg sll dimulyakan Alloh swt dan sma teman2q yg berbahagia.

Pertama-tama saya Rahmat Al Amin* mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga Kpd Alloh swt yg mana masih memberikan Kpd saya kesehatan lahir maupun bathin. Yang kedua shalawat sert salam selalu saya haturkan Kpd junjungan NABI BESAR MUHAMMAD SAW, yg mana telah memberikan cahayaNya Kpd kita semua sehingga kita dpt membedakn mana barang yg haq dan mana barang yg bathil.

Disini sy ingin berbagi pengalaman sedikit walaupun sulit dipercaya oleh saudara2 pembaca, awal kisah perkenalan sy dgn ust. Edi, Sy adl salah satu orang yg sangat mencintai dunia ilmu hikmah, tenaga dalam, reiki dll tapi kurang lebih saya belajar semua ilmu tersebut sy masih belum dikaruniai oleh Alloh swt ilmu terawangan, semua guru besar, Mursyid, kyai, gus, paranormal, ahli metafisika say datangi, juga begitu banyak uang yg sy kluarkan untk mendptkn ilmu tersebut pi kembali lagi hasilx nol. Kurang lebih 8 tahun sy masih blm mendptkan ilmu terawangan tersebut. Suatu ketika sy iseng main akun sosial bernama FACEBOOK, dan disitu sy berkenalan dgn ust. EDI disitu sy merasa cpt akrab cz sama2 dri daerah GRESIK.

Setela kenl lebih dekat dgn ust. Edi akhirx sy mengutarakan uneg2 sy ttg keinginan sy untk mendptkan ilmu terawangan tersebut, akhirnya ust. Edi pun memberikan saran dan ijazah Kpd sy. Sy pun disruhx untuk tirakat melek (tidak tidur) selama 3 hari 3 malam. Tirakatpun sy lakukan dgn senang hati cz terbesit dan mengharap bisa ilmu tersebut. 1 hari 2 hari sy lalui dgn sempurna dan aneh pi nyata pas hari ke 3 sy jatuh pingsan dan tertidur selama 8 jam, setelah sy siuman sy langsung menghubungi ust. Edi. Apa jib beliau “anda gagal” sy tdk putus asa disitu sj.

Setela kegagalan mendptkan ilmu terawangan sy tdk patang mundur dan menyerah, dan sy menghubungi lagi ust. Edi dan sy disarankan untk mengikuti inisiasi dalam NAQS DNA, pertama sy bingung ap itu NAQS DNA. Setelah sy inisiasi, disitu sy disuruh setiap malam mandi taubat dan muhasabah setiap 1/3 malam dan puasa selama 3 hari. Dalam riadho selama 3 hari sy banyak merasakn begitu dahsyat mendekatkan diri Kpd Alloh dan hati sy merasa lunak serta hilang keinginan2 yg awalnya sangat menginginkan ilmu terawangan tersebut.

3 hari telah usai sy kerjakan riadho dgn ikhlas dan sabar, walaupun belum terasa energi2 yg masuk pi sy merasa tenang, tenteram dalam hati ini cz sy sadar dalam kehidupan didunia yg kita kejar adl kebahagian, dan kebahagiaan yg hakiki adl ketengan dan ketenteraman dalam jiwa. Biarpun 3 hari telah usai sy tetap mengistiqomahkan dalam muhasabah, niat sy tata dan sy patenkan bahwa sy niat hanya mengharap dan mendekatkan diri kpd Alloh swt, 1 minggu berjalan disitu sy merasakan keanehan ketika sy bermuhasabah tak tau kenapa air mata ini selalu berderai, menetes tiada henti cz diri ini merasa hina dan banyak dosa, disitu sy diberi tahukan oleh Alloh swt tentang rahasia dibalik rahasi, dimana dalam muhasabah sy Alloh swt menunjukkan kpd sy suara tangisan2, jeritan, teriakan, penyesalan pd suatu tempat yg sangat mengerikan, disitu sy merasa didlm ruangan yg sempit, kotor, gelap, tiba2 hadir cahaya putih dan terdengar suara “itulah azab kubur, apakah km ingin seperti org2 yg disana”. Air mataq semakin mengalir deras dan tiba2 istriq membangunkan dalam meditasi tidurq, istri berkata “ada ap mas, jenegan k menangis dan meneteskan air mata seperti itu”, sy jawab Gak ad apa2 k sayang, dan istri sy suruh tidur lagi.

Hari berikutnya, kebalikkan dari kejadian yg semalam. Ketika sy bermuhasabah disitu sy oleh Alloh swt diberitahukan suatu kehidupan dimana tempat tersebut sangat cantik, indah, dan mempesona, penduduknya ramah tamah, semua kebutuhan langsung tercukupi, tempat tersebut tidak ad kesedihan yg ad hanya kebahagian, suangai mengalir berbagai macam rasa, tumbuhan begitu lebat buahnya, wanita2 cantik mempesona, sy tersenyum dan heran, tiba2 datang cahaya dan berakata “itulah kehidupan surga, apakah km ingin berada ditempat itu” sy jwab, sy sangat menginginkan, dan cahaya itu berkata “makmurkan rmh ALLOH, sholatlah berjamaah di masjid, dan ikuti sunnah2 rosululloh” kemudian sy terbangun dalam dizikir . Alhamdulillahirrobbil alamain tdk henti2x sy ucapkan dalam hati dan lisanq, sunggu rahasia dibalik rahasia.

Semenjak itulah sy lebih rajin beribadah kpd Alloh, sholat di masjid berjamaah, dan belajar memakmurkan rumah Alloh, sy hanya mengharap kpd saudara2 NAQS DNA agar sll mendoakn sy agar keimanan sy sll kuat dan ikhlas sert sabar dalam mengemban amanah ini. NIAT adl kunci utama, smg amalibadah kita sll mendapatkan ridho dri Alloh swt, dan kelak kta sma berakhir dalam kehidupan dunia dgn keadaan KHUSNUL KHOTIMAH Amiiin Ya Robbal Alamiin.

Sekian cerita sedikit pengalaman sy, dan Yth. Ust. Edi sy pribadi lahir bathin sngat mengucapkan beribu2 trima kasih. Mhn nama saya disamarkan y ust. Cz sy takut Riya at Takabur, sy takut bgt hati ini dinodai sifat2 ini. Salam penyejuk jiwa. Wassalamu’alaikum wr wb.

Nb.
*Nama samaran, sesuai permintaan.

2. Inbox FB dari Sdr. Anuwar Mohd Lop – Malaysia

Terapi Energi Ilahi NAQS DNA Untuk Anak Kecil
(gbr. dari Google)

Assalammualaikum…
Kemarin aku menjadi binggung, anak gadis ku yg berusia 10 dan 8 tahun demam berat. Uang perubatannya sudah habis anggarannya 6 juta rupiah, gara2 dimasukkan ke rumah sakit selama 4 hari tetapi tidak juga sembuh. Maka saya mencuba Reiki Penyembuhan buat pertama kalinya seperti yg diajarkan oleh Pak Edi di dalam blognya. Alhamdulillah…… apa bila aku pulang dari kantor, anak ku sudah sembuh seperti biasa. Makasih Pak Edi atas tunjuk ajar dari mu, semoga Allah akan membalas jasa mu mengajarkan ilmunya……
Alhamdulillah……

Mengendalikan Awan & Melihat Saudara Kembar

Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jaatsiah; 13)

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (Q.S. 41:53)”

Assalamu’alaikum Wa rohmatullahi Wa Barokatuh…
Jejaring sosial di dunia maya semacam fesbuk, selama ini telah banyak di salah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga hanya nuansa negatif saja yang dikenal masyarakat mengenai fesbuk, dll. Padahal tidak semuanya begitu. Banyak juga mujahid-mujahid dakwah yang berjuang berdakwah di dunia maya. Serta banyak kegiatan positif lainnya yang diselenggarakan via Fesbuk. Berikut dibawah ini adalah salah satu contoh dampak positif dari mengikuti kegiatan positif di Fesbuk.

Pesan Inbox Message Facebook dari saudara Bams riswandha, pamekasan madura

BamsRiswandha Cahayalamalif March 12 at 2:05pm Report
Bams riswandha, pamekasan madura

Assalamualaikum Wr.Wb.
Alhamdulillah saya panjatkan puji syukur saya kepada Allah SWT serta Shalawat dan salam saya haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW…..

beberapa waktu yang lalu saya membuka sebuah artikel yg ditulis oleh Gus Edi, setelah saya membaca. ada rasa ketertarikan pada diri dan saya mencoba menghubungi beliau…

beliau membimbing saya dengan telaten dan penuh keikhlasan setelah dilakukan aktivasi saya merasakan getaran energi yg mengalir dalam diri saya…

dalam melakoni apa yg telah diberikan oleh Gus Edi ada beberapa keanehan yg terjadi…

  1. saya bisa melihat makhluk halus memenuhi kamar saya tapi saya biarkan
  2. saat sholat saya melihat diri saya juga melakukan sholat…subhanallah
  3. saat berdzikir saya melihat diri saya menghadap kearah saya dengan memakai baju serba putih
  4. ketika saya melakukan kemah dengan murid saya dialam terbuka malam hari, tiba2 awan mendung datang dan sepertinya mau hujan…kemudian saya berdzikir dlm hati…dan tangan saya tunjuk keatas…subhanallah awan tersebut bergerak dan membentuk lingkaran tepat diatas tempat kami kemah…
  5. dan masih banyak pengalaman yg tidak bisa saya ungkapkan…subhanallah inilah bukti kebesaran Allah SWT…

demikianlah sedikit pengalaman saya setelah dilakukan aktivasi…semoga bisa saya pergunakan untuk membantu sesama saya masih membutuhkan bimbingan beliau…semoga Allah SWT memberikan barokahnya pada Gus Edi beserta keluarga, amin

Wassalamualaikum Wr.Wb.

“Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: “Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?” Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?”( QS. Al An’am 6:50 )

Berikut ini dari Status, tgl. 8 Maret 2011 pukul 9.25 am :
Link Status Klik Di sini….
http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=187797627922930&id=100000780833275

STATUS :
Edi Sugianto Wong Gresik
Assalamu ‘Alaikum..
Attunement Energi Cahaya Ilahi dari Rasulullah utuk anda, silahkan baca
Doa ini : “Wahai Allah jadikanlah pada Jantungku cahaya, dan pada penglihatanku cahaya, dan pada pendengaranku cahaya, dan dikananku cahaya, dan dikiriku cahaya, dan diatasku cahaya, dan dibawahku cahaya, dan didepanku cahaya, dan dibelakangku c…ahaya, dan jadikan untukku cahaya”. ( Shahih Al Bukhari )
March 8 at 9:25am ·

KOMENT :
*Bambang Krisno Koentjoro yes!!! I LIKE BANG…
March 8 at 9:29am · UnlikeLike · 2 peopleYou and Yogie Blackmore like this.

*Tuti Rusmayanti Rusnandar amiin yaa Allaah yaa Robbal’alamiin.
Terima kasih, mas Edi…
March 8 at 9:31am · UnlikeLike · 2 peopleLoading…

*Yogie Blackmore Amien ya rabb..syukr0n kang.. Jazakallah khaer..
March 8 at 9:33am · UnlikeLike · 2 peopleYou and Tuti Rusmayanti Rusnandar like this.

*Edi Sugianto Wong Gresik
Untuk memperoleh hasil yang terbaik , maka silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini dengan cermat.

Silahkan ikuti prosedur di bawah ini :

►Silahkan anda wudlu dahulu, atau cuci muka dahulu.
►Carilah tempat yang tenang agar tidak ada orang yang akan mengganggu anda.
►Anda dapat duduk di kursi atau di lantai sepanjang anda bisa menjaga tulang punggung untuk tetap lurus.
►Bukalah kedua telapak tangan anda menghadap ke atas, dan letakkan di atas paha.
►Pejamkan mata anda untuk membantu anda menjadi semakin santai.
►Berdoalah kepada Tuhan sesuai dengan agama & kepercayaan masing-masing agar selalu dibantu & dibimbing untuk dapat menerima proses attunement tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai menurut kehendakNYA.
►Niatkan untuk menerima proses attunement tersebut tanpa memaksakan diri untuk berkonsentrasi, cukup santai & tersenyum yang manis saja!
►Selama proses attunement, anda dapat berdoa dalam hati atau sambil mendengarkan musik meditasi untuk membantu anda agar berada dalam kondisi yang sangat santai.
►Rasakan & nikmatilah ketenangan yang ada di dalam hati anda, pasrahkanlah hati & seluruh diri anda kepada Tuhan.
►Setelah 15 menit, proses attunement selesai.
►Berdoalah kepada Tuhan untuk berterima kasih atas semua anugrah yang telah diberikan.See More
March 8 at 9:37am · LikeUnlike · 5 peopleNeng Tawang Ono Lintang, Amran Helingo, Yogie Blackmore and 2 others like this.

*Edi Sugianto Wong Gresik Bagi anda yang sudah peka, silahkan untuk merasakan energi dari Doa di atas. Terima kasih. Semoga Allah meridloi kita semua.
Ilahi Anta Maqsudi Wa Ridloka Mathlubi………
March 8 at 9:40am · LikeUnlike · 6 peopleLoading…

*Mutiara Kasih Wa’alaikum salam, mau dung mas ustadz
March 8 at 9:45am · UnlikeLike · 1 personLoading…

*Nyoman Bakti Sutrisno Wa’alaikumsalam wr wb, wah mau kang, waktunya attunement kapan kang?
March 8 at 10:08am · UnlikeLike · 1 personLoading…

*d’Boer v’Boer ini doa jadi ijazah mas…?
March 8 at 10:11am · UnlikeLike · 1 personLoading…

*Edi Sugianto Wong Gresik
Ini adalah attunement sekaligus pengijazahan doa cahaya… Ini versi tulisan arabnya :

اَللّهُمَّ اجْعَلْ فِيْ قَلْبِيْ نُوْرًا وَفِيْ بَصَرِيْ نُوْرًا وَفِي سَمْعِيْ نُوْرًا وَعَنْ يَمِيْنِيْ نُوْرًا وَعَنْ يَسَارِيْ نُوْرًا وَفَوْقِيْ نُوْرًا وَتَحْتِيْ نُوْرًا وَأَمَامِيْ نُوْرًا وَخَلْفِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْنِيْ نُوْرًا

March 8 at 10:48am · LikeUnlike · 4 peopleNeng Tawang Ono Lintang, Amran Helingo and 2 others like this.

*Edi Sugianto Wong Gresik untuk tulisan yg agak besar, silahkan klik link ini :
http://reikinaqs.blogspot.com/2011/02/n-generation-generasi-manusia-cahaya.html
March 8 at 10:51am · LikeUnlike · 1 personLoading…

*Eka Priyatma ITU adalh BAGIAN doa yg selalu diucapkan rosulullah pada setia sehabis sholat Fajar..aamiin
March 8 at 10:52am · UnlikeLike · 3 peopleLoading…

*Serly Yuniar Ayuningtias ALLAHUSHAMAT, ARRAHMANIRRAHIIM? SEMOGA ALLAH MENGABULKANNYA AMIN YA ALLAH .
March 8 at 12:05pm · LikeUnlike · 1 personLoading…

*Edi Sugianto Wong Gresik ‎@Serly Yuniar Ayuningtias : Amin ya robbal ‘alamin…….
March 8 at 12:07pm · LikeUnlike · 1 personLoading…

*Edi Sugianto Wong Gresik
►Limpahan puji kehadirat Allah Maha Raja langit dan bumi, Maha penguasa yang abadi, Maha menguasai setiap ruh dan jiwa, Maha menundukkan segala kejadian, Maha menciptakan kehidupan dan kematian, Maha menyeru hamba-hamba-Nya kepada keluhuran… dan mereka selalu di dalam keluhuran dunia dan akhirah, dalam kemuliaan dunia dan akhirah, dalam kesucian dunia dan akhirah, dalam kebahagiaan dunia dan akhirah, dalam keindahan dunia dan akhirah,

Demikian utusan sang pembawa rahmat Allah subhanahu wata’ala di dunia dan akhirah yang diutus oleh sang pemilik dunia dan akhirah, pemimpin seluruh makhluk di dunia dan akhirah, sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, utusan dari sang pencipta dunia dan akhirah untuk membawa kemuliaan dan keluhuran pada setiap hamba, dan beruntunglah mereka yang menjawab seruan Ilahi, Allah subhanahu wata’ala yang maha baik, yang maha indah, yang maha suci, yang maha lebih mulia dan lebih mencintai kita dari semua makhluk yang mencintai kita.See More
March 8 at 12:59pm · LikeUnlike · 3 peopleLoading…

*Edi Sugianto Wong Gresik
Ya Rahman Ya Rahiim, kami bermunajat memohon kehadirat-Mu kemuliaan, keluhuran dan segala kenikmatan, limpahkan untuk kami cahaya kebahagiaan, limpahkan kepada kami cahaya keluhuran, terangi kami dengan cahaya di depan kami, di belakang kam…i, diatas dan dibawah kami, di kanan dan kiri kami dengan cahaya keindahan, dengan cahaya kebahagiaan, dengan cahaya keluhuran, dengan cahaya kesucian, dengan cahaya khusyu’, dengan cahaya sujud, dengan cahaya doa dan munajat, dengan cahaya dzikir dan shalawat, dengan cahaya istighfar, dengan cahaya taubat, dengan cahaya ibadah, dengan cahaya cinta kepada-Mu, dengan cahaya rindu kepada-Mu, dengan cahaya rindu kepada-Mu, dan jadikan kami semua makmur di dunia dan akhirah, limpahkan kekayaan kepada kami di dunia dan akhirah, pastikan seluruh wajah ini dalam 5 atau 10 tahun lagi dilimpahi kekayaan yang berlimpah sehingga semakin luas dakwah sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, Ya Rahman Ya Rahim Ya Dzal Jalaly wal Ikram…See More
March 8 at 1:01pm · LikeUnlike · 3 peopleLoading…

*Fauzi Ojie (Sabtu, 12 maret 2011 sekitar jam 11 pagi)
ass.mas edi sungguh luar biasa,ketika accunement energi cahay ilahi dri mas edi saya gabungkan dengan energi cahaya ilahi cahaya diatas cahaya yg telah saya pelajari sebelumnya dan digabung dgn kekuatan hati dn pikiran,subhanallah…..sung…guh sempurna, bentuk dari seluruh kekuatan allah yg maha dahsyat. Semoga limpahan ayat2 allah yg terkandung dan terhampar dididalam diri dan alam semesta ini (kauniah&kauliah) bermanfaat sepanjang masa lewat orang-orang yg memilikki hati dn pikiran seperti mas edi. Amin!!!
See More
5 hours ago · UnlikeLike · 1 person

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
“Dan terhadap ni’mat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.” (QS 93:11).

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat. “(Al Quran, Ibrahim, 14:7).

>Mengendalikan Awan & Melihat Saudara Kembar

>

Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jaatsiah; 13)

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (Q.S. 41:53)”

Assalamu’alaikum Wa rohmatullahi Wa Barokatuh…
Jejaring sosial di dunia maya semacam fesbuk, selama ini telah banyak di salah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga hanya nuansa negatif saja yang dikenal masyarakat mengenai fesbuk, dll. Padahal tidak semuanya begitu. Banyak juga mujahid-mujahid dakwah yang berjuang berdakwah di dunia maya. Serta banyak kegiatan positif lainnya yang diselenggarakan via Fesbuk. Berikut dibawah ini adalah salah satu contoh dampak positif dari mengikuti kegiatan positif di Fesbuk.

Pesan Inbox Message Facebook dari saudara Bams riswandha, pamekasan madura

BamsRiswandha Cahayalamalif March 12 at 2:05pm Report
Bams riswandha, pamekasan madura

Assalamualaikum Wr.Wb.
Alhamdulillah saya panjatkan puji syukur saya kepada Allah SWT serta Shalawat dan salam saya haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW…..

beberapa waktu yang lalu saya membuka sebuah artikel yg ditulis oleh Gus Edi, setelah saya membaca. ada rasa ketertarikan pada diri dan saya mencoba menghubungi beliau…

beliau membimbing saya dengan telaten dan penuh keikhlasan setelah dilakukan aktivasi saya merasakan getaran energi yg mengalir dalam diri saya…

dalam melakoni apa yg telah diberikan oleh Gus Edi ada beberapa keanehan yg terjadi…

  1. saya bisa melihat makhluk halus memenuhi kamar saya tapi saya biarkan
  2. saat sholat saya melihat diri saya juga melakukan sholat…subhanallah
  3. saat berdzikir saya melihat diri saya menghadap kearah saya dengan memakai baju serba putih
  4. ketika saya melakukan kemah dengan murid saya dialam terbuka malam hari, tiba2 awan mendung datang dan sepertinya mau hujan…kemudian saya berdzikir dlm hati…dan tangan saya tunjuk keatas…subhanallah awan tersebut bergerak dan membentuk lingkaran tepat diatas tempat kami kemah…
  5. dan masih banyak pengalaman yg tidak bisa saya ungkapkan…subhanallah inilah bukti kebesaran Allah SWT…

demikianlah sedikit pengalaman saya setelah dilakukan aktivasi…semoga bisa saya pergunakan untuk membantu sesama saya masih membutuhkan bimbingan beliau…semoga Allah SWT memberikan barokahnya pada Gus Edi beserta keluarga, amin

Wassalamualaikum Wr.Wb.

“Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: “Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?” Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?”( QS. Al An’am 6:50 )

Berikut ini dari Status, tgl. 8 Maret 2011 pukul 9.25 am :
Link Status Klik Di sini….
http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=187797627922930&id=100000780833275

STATUS :
Edi Sugianto Wong Gresik
Assalamu ‘Alaikum..
Attunement Energi Cahaya Ilahi dari Rasulullah utuk anda, silahkan baca
Doa ini : “Wahai Allah jadikanlah pada Jantungku cahaya, dan pada penglihatanku cahaya, dan pada pendengaranku cahaya, dan dikananku cahaya, dan dikiriku cahaya, dan diatasku cahaya, dan dibawahku cahaya, dan didepanku cahaya, dan dibelakangku c…ahaya, dan jadikan untukku cahaya”. ( Shahih Al Bukhari )
March 8 at 9:25am ·

KOMENT :
*Bambang Krisno Koentjoro yes!!! I LIKE BANG…
March 8 at 9:29am · UnlikeLike · 2 peopleYou and Yogie Blackmore like this.

*Tuti Rusmayanti Rusnandar amiin yaa Allaah yaa Robbal’alamiin.
Terima kasih, mas Edi…
March 8 at 9:31am · UnlikeLike · 2 peopleLoading…

*Yogie Blackmore Amien ya rabb..syukr0n kang.. Jazakallah khaer..
March 8 at 9:33am · UnlikeLike · 2 peopleYou and Tuti Rusmayanti Rusnandar like this.

*Edi Sugianto Wong Gresik
Untuk memperoleh hasil yang terbaik , maka silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini dengan cermat.

Silahkan ikuti prosedur di bawah ini :

►Silahkan anda wudlu dahulu, atau cuci muka dahulu.
►Carilah tempat yang tenang agar tidak ada orang yang akan mengganggu anda.
►Anda dapat duduk di kursi atau di lantai sepanjang anda bisa menjaga tulang punggung untuk tetap lurus.
►Bukalah kedua telapak tangan anda menghadap ke atas, dan letakkan di atas paha.
►Pejamkan mata anda untuk membantu anda menjadi semakin santai.
►Berdoalah kepada Tuhan sesuai dengan agama & kepercayaan masing-masing agar selalu dibantu & dibimbing untuk dapat menerima proses attunement tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai menurut kehendakNYA.
►Niatkan untuk menerima proses attunement tersebut tanpa memaksakan diri untuk berkonsentrasi, cukup santai & tersenyum yang manis saja!
►Selama proses attunement, anda dapat berdoa dalam hati atau sambil mendengarkan musik meditasi untuk membantu anda agar berada dalam kondisi yang sangat santai.
►Rasakan & nikmatilah ketenangan yang ada di dalam hati anda, pasrahkanlah hati & seluruh diri anda kepada Tuhan.
►Setelah 15 menit, proses attunement selesai.
►Berdoalah kepada Tuhan untuk berterima kasih atas semua anugrah yang telah diberikan.See More
March 8 at 9:37am · LikeUnlike · 5 peopleNeng Tawang Ono Lintang, Amran Helingo, Yogie Blackmore and 2 others like this.

*Edi Sugianto Wong Gresik Bagi anda yang sudah peka, silahkan untuk merasakan energi dari Doa di atas. Terima kasih. Semoga Allah meridloi kita semua.
Ilahi Anta Maqsudi Wa Ridloka Mathlubi………
March 8 at 9:40am · LikeUnlike · 6 peopleLoading…

*Mutiara Kasih Wa’alaikum salam, mau dung mas ustadz
March 8 at 9:45am · UnlikeLike · 1 personLoading…

*Nyoman Bakti Sutrisno Wa’alaikumsalam wr wb, wah mau kang, waktunya attunement kapan kang?
March 8 at 10:08am · UnlikeLike · 1 personLoading…

*d’Boer v’Boer ini doa jadi ijazah mas…?
March 8 at 10:11am · UnlikeLike · 1 personLoading…

*Edi Sugianto Wong Gresik
Ini adalah attunement sekaligus pengijazahan doa cahaya… Ini versi tulisan arabnya :

اَللّهُمَّ اجْعَلْ فِيْ قَلْبِيْ نُوْرًا وَفِيْ بَصَرِيْ نُوْرًا وَفِي سَمْعِيْ نُوْرًا وَعَنْ يَمِيْنِيْ نُوْرًا وَعَنْ يَسَارِيْ نُوْرًا وَفَوْقِيْ نُوْرًا وَتَحْتِيْ نُوْرًا وَأَمَامِيْ نُوْرًا وَخَلْفِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْنِيْ نُوْرًا

March 8 at 10:48am · LikeUnlike · 4 peopleNeng Tawang Ono Lintang, Amran Helingo and 2 others like this.

*Edi Sugianto Wong Gresik untuk tulisan yg agak besar, silahkan klik link ini :
http://reikinaqs.blogspot.com/2011/02/n-generation-generasi-manusia-cahaya.html
March 8 at 10:51am · LikeUnlike · 1 personLoading…

*Eka Priyatma ITU adalh BAGIAN doa yg selalu diucapkan rosulullah pada setia sehabis sholat Fajar..aamiin
March 8 at 10:52am · UnlikeLike · 3 peopleLoading…

*Serly Yuniar Ayuningtias ALLAHUSHAMAT, ARRAHMANIRRAHIIM? SEMOGA ALLAH MENGABULKANNYA AMIN YA ALLAH .
March 8 at 12:05pm · LikeUnlike · 1 personLoading…

*Edi Sugianto Wong Gresik ‎@Serly Yuniar Ayuningtias : Amin ya robbal ‘alamin…….
March 8 at 12:07pm · LikeUnlike · 1 personLoading…

*Edi Sugianto Wong Gresik
►Limpahan puji kehadirat Allah Maha Raja langit dan bumi, Maha penguasa yang abadi, Maha menguasai setiap ruh dan jiwa, Maha menundukkan segala kejadian, Maha menciptakan kehidupan dan kematian, Maha menyeru hamba-hamba-Nya kepada keluhuran… dan mereka selalu di dalam keluhuran dunia dan akhirah, dalam kemuliaan dunia dan akhirah, dalam kesucian dunia dan akhirah, dalam kebahagiaan dunia dan akhirah, dalam keindahan dunia dan akhirah,

Demikian utusan sang pembawa rahmat Allah subhanahu wata’ala di dunia dan akhirah yang diutus oleh sang pemilik dunia dan akhirah, pemimpin seluruh makhluk di dunia dan akhirah, sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, utusan dari sang pencipta dunia dan akhirah untuk membawa kemuliaan dan keluhuran pada setiap hamba, dan beruntunglah mereka yang menjawab seruan Ilahi, Allah subhanahu wata’ala yang maha baik, yang maha indah, yang maha suci, yang maha lebih mulia dan lebih mencintai kita dari semua makhluk yang mencintai kita.See More
March 8 at 12:59pm · LikeUnlike · 3 peopleLoading…

*Edi Sugianto Wong Gresik
Ya Rahman Ya Rahiim, kami bermunajat memohon kehadirat-Mu kemuliaan, keluhuran dan segala kenikmatan, limpahkan untuk kami cahaya kebahagiaan, limpahkan kepada kami cahaya keluhuran, terangi kami dengan cahaya di depan kami, di belakang kam…i, diatas dan dibawah kami, di kanan dan kiri kami dengan cahaya keindahan, dengan cahaya kebahagiaan, dengan cahaya keluhuran, dengan cahaya kesucian, dengan cahaya khusyu’, dengan cahaya sujud, dengan cahaya doa dan munajat, dengan cahaya dzikir dan shalawat, dengan cahaya istighfar, dengan cahaya taubat, dengan cahaya ibadah, dengan cahaya cinta kepada-Mu, dengan cahaya rindu kepada-Mu, dengan cahaya rindu kepada-Mu, dan jadikan kami semua makmur di dunia dan akhirah, limpahkan kekayaan kepada kami di dunia dan akhirah, pastikan seluruh wajah ini dalam 5 atau 10 tahun lagi dilimpahi kekayaan yang berlimpah sehingga semakin luas dakwah sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, Ya Rahman Ya Rahim Ya Dzal Jalaly wal Ikram…See More
March 8 at 1:01pm · LikeUnlike · 3 peopleLoading…

*Fauzi Ojie (Sabtu, 12 maret 2011 sekitar jam 11 pagi)
ass.mas edi sungguh luar biasa,ketika accunement energi cahay ilahi dri mas edi saya gabungkan dengan energi cahaya ilahi cahaya diatas cahaya yg telah saya pelajari sebelumnya dan digabung dgn kekuatan hati dn pikiran,subhanallah…..sung…guh sempurna, bentuk dari seluruh kekuatan allah yg maha dahsyat. Semoga limpahan ayat2 allah yg terkandung dan terhampar dididalam diri dan alam semesta ini (kauniah&kauliah) bermanfaat sepanjang masa lewat orang-orang yg memilikki hati dn pikiran seperti mas edi. Amin!!!
See More
5 hours ago · UnlikeLike · 1 person

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
“Dan terhadap ni’mat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.” (QS 93:11).

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat. “(Al Quran, Ibrahim, 14:7).

Hakikat Testimoni NAQS DNA

Pohon Kebaikan & Iman
Seorang Muslim harus bisa menjadi pusaran pengharapan, bagi diri sendiri, orang lain, lingkungan dan alam semesta ini.

Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baik manusia, yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Sementara dalam hadits yang lain, Rasulullah menegaskan, “Orang Muslim, ialah orang yang orang lain selamat dari lisan dan tangannya.

Dua hadits di atas menegaskan apa yang kita sebut dengan Daya Cipta Manfaat. Artinya, kemusliman kita semestinya menjadi pusaran-pusaran manfaat, yang orang lain dan kehidupan sekitar menaruh harapan besar pada jati diri kemusliman kita. Hadits itu juga menegaskan, bagaimana seharusnya arus manfaat dari diri kita terus mengalir, sementara arus yang merugikan tertahan. Sehingga orang-orang mendapat manfaat dari diri kita, sekaligus terhindar dari kejahatan lisan dan tangan kita.

Daya cipta manfaat, adalah prinsip utama kehidupan seorang mukmin. Sumber inspirasi dari daya cipta manfaat adalah keimanan itu sendiri. Itu sebabnya, seorang mukmin harus bisa hidup dengan imannya itu. Keimanan itu sendiri harus berbuah, memberi manfaat bagi orang lain. Sebab tradisi keimanan sendiri, atau anatominya adalah seperti pohon yang memberi buah manfaat bagi kehidupan ini. Iman & Amal yang benar pasti ada buahnya.

Allah swt menjelaskan,
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik (tauhid) seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.” 
“Dan perumpamaan kalimat yang buruk (kekufuran) seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permurkaan bumi, tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun. Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di duniia dan akhirat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzolim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki. ” (QS. Ibrahim: 24-26).

HAKIKAT TESTIMONI/KESAKSIAN MEMBER NAQS ADALAH SEBAGAI 
SARANA MENGUNGKAPKAN SYUKUR NIKMAT KEPADA ALLAH SWT.

Apa yang dilakukan oleh NAQS DNA dalam menuliskan dan menceritakan karunia dan pertolongan Allah yang di alaminya adalah sebagai sebuah ungkapan rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT. Kami menyampaikan dan mengabarkan bukti-bukti kebenaran Al-Quran yang telah kami alami dan rasakan dalam kehidupan kami. Bahwa Allah itu betul-betul dekat dan bahwa pertolongan Allah itu benar-benar nyata adanya.

Kami tahu, ada yang menuduh kami berbuat riya’ dan sombong, ketahuilah saudara. Apa yang dapat kami sombongkan dan banggakan…? kami ini hanyalah hamba Allah yang fakir dan tiada daya upaya tanpa pertolongan Allah swt. Kalaulah anda datang kepada kami dan menyuruh kami untuk menunjukkan keajaiban Allah di depan mata saudara, kami tidak bisa. Kami ini bukanlah kumpulan orang-orang sakti yang siap mendemonstrasikan kesaktiannya. Kami ini hanyalah orang biasa, sama seperti saudara semua. Kami juga tidak mengetahui apa-apa mengenai hal ghaib.

Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: “Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?” Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?“( QS. Al An’am 6:50 )

Sekali lagi kami tegaskan, bahwa semua testimoni yang kami sampaikan itu semata-mata demi melakukan tuntunan rasulullah untuk selalu berlaku Syukur terhadap nikmat Alah SWT. Dan kami tidak ingin tergolong orang yang mendustakan ayat (tanda-tanda kebesaran) Allah.

Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”( QS. Ar Rahmaan 55:13 )
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.( QS. Al Baqarah 2:39 )
“Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Tuhan; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata: “Alangkah besarnya penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu !”, sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amat buruklah apa yang mereka pikul itu.”( QS. Al An’am 6:31 )
“Sesungguhnya Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.”( QS. Al An’am 6:33 )
“Katakanlah: “Sesungguhnya aku berada di atas hujjah yang nyata (Al Quraan) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik”.( QS. Al An’am 6:57 )
“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan mendustakan akan menemui akhirat, sia-sialah perbuatan mereka. Mereka tidak diberi balasan selain dari apa yang telah mereka kerjakan.”( QS. Al A’raf 7:147 )
“Lalu mereka mendustakan Nuh, maka Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami jadikan mereka itu pemegang kekuasaan dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka perhatikanlah bagaimana kesesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.”( QS. Yunus 10:73 )

Keajaiban Syukur
Al-Asfahani menyatakan bahwa kata syukur mengandung arti ‘gambaran di dalam benak tentang nikmat dan menampakkannya ke permukaan’. Pengertian ini diambil dari asal kata syukur (شُكُوْر)  yakni kata syakara (شَكَرَ), yang berarti ‘membuka’ sehingga ia merupakan lawan dari kata kafara/kufur (كَفَرَ\كُفُوْر), yang berarti ‘menutup’, atau ‘melupakan nikmat dan menutup-nutupinya’.

Kalau kata syakara (شَكَرَ) merupakan antonim dari kata kafara (كَفَرَ) maka bentukan dari kedua kata ini pun sering diperhadapkan di dalam Alquran, antara lain pada S. Ibrahim (14): 7. Jadi, hakikat syukur adalah “menampakkan nikmat”, sedangkan hakikat kufur adalah “menyembunyikan nikmat”. Menampakkan nikmat antara lain berarti menggunakannya pada tempatnya dan sesuai dengan yang dikehendaki oleh pemberinya. Di samping itu, berarti juga menyebut-nyebut nikmat serta pemberinya dengan lidah (S. Adh-Dhuha [93]: 11). Demikian pula pada S. Al-Baqarah (2): 152. Para mufasir menjelaskan bahwa ayat yang disebut terakhir ini mengandung perintah untuk mengingat Allah tanpa melupakannya, patuh kepada-Nya tanpa menodainya dengan kedurhakaan. Syukur yang demikian lahir dari keikhlasan kepada-Nya.

Firman Allah,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (Al-Ahzaab:41)
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepada kalian, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kalian mengingkari (nikmat)-Ku.” (Al-Baqarah:152)

Sahabat NAQS, setelah hati kita telah tertanam dengan Nama Tuhan. Selama sehari semalam dalam 24 jam kita selalu bersama Tuhan. Kita belajar bersabar untuk senantiasa konsisten berjalan di atas Jalan ini, walau apapun ujiannya. Setelah diri kita ditempa dalam tangga “Sabar”, selanjutnya marilah kita lanjutkan langkah menaiki tangga selanjutnya yaitu “Syukur”. Sebagaimana di ungkapkan dalam ayat di atas ternyata bahwa perintah untuk berdzikir mengingat Allah itu bergandeng dengan perintah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah.

Sahabat NAQS, menurut hasil penelitian para ahli, orang yang bersyukur ternyata lebih berpikiran positif, lebih waspada, lebih antusias, lebih pasti saat mengambil keputusan, lebih perhatian pada sesama, dan memiliki lebih banyak energi dibanding mereka yang tidak memiliki rasa syukur.Orang yang bersyukur setiap harinya merasa hidupnya lebih baik secara keseluruhan dan lebih optimistis dalam menghadapi masa depan. Bahkan ada penelitian yang menyebutkan, orang yang bersyukur itu lebih sukses!

Tanpa kita sadari, karunia telah turun dengan melimpah pada kita. Setiap tarikan nafas kita ada belaian sayang yang Maha Pencipta terhembus di sana. Namun terkadang kita melupakan untuk sekedar berterima kasih kepada-Nya dalam bentuk apa pun.

Syukur, artinya syakara atau terbuka, sementara kebalikannya adalah kafara yaitu tertutup. Hidup ini mudah jika kita terbuka. Terbuka melihat hal-hal kecil di sekitar kita, terbuka menerima cobaan yang sedikit menghambat perjalanan kita, terbuka dalam berpikir. Begitu beruntungnya kita jika dibandingkan dengan orang lain, dan masih banyak lagi keterbukaan yang harus kita lakukan dalam menyikapi hidup. Untuk selanjutnya kita perlu berterima kasih kepada Tuhan atas takdir-Nya yang indah untuk kita. Itulah Bersyukur…

Dengan bersyukur, ibarat kata punya uang seribu saja kita merasa kaya. Selain itu, bersyukur merupakan obat ampuh untuk mengobati sifat iri & dengki. sifat dimana kita merasa cemburu ketika orang lain terlihat lebih bahagia, lebih hebat, dan segala lebih lainnya. Rumput tetangga nampak lebih hijau dalam pandangan orang yang tertutup hatinya (Kufur).

Sahabat NAQS, tidaklah sulit untuk melakukan ini. Hanya perlu kepekaan hati terhadap apa yang telah kita miliki dan peka terhadap keadaan di sekitar kita. Ikhlas menerima kenyataan hidup yang kita alami dengan apa adanya. Serta berterima kasih kepada Tuhan terhadap segala nikmat dan karunia yang kita terima walau sekecil apapun. Sehingga Rasa Terima kasih yang kita ucapkan dan tuliskan adalah benar-benar tulus dari lubuk hati yang paling dalam.
Dengan senantiasa bersyukur, kita akan selalu tetap bersemangat dan termotivasi untuk melakukan segala kegiatan dalam kehidupan kita dengan lebih baik dan semakin lebih baik. Karena ternyata masih banyak hal di depan kita untuk kita jadikan lahan ibadah bagi kita. Masih banyak yang perlu kita syukuri, Masih banyak potensi diri dan lingkungan yang belum kita aktualisasikan dengan maksimal. Terbuka luas semua Potensi & Peluang. Masih terbuka luas lahan untuk kita mengekspresikan diri. Akhirnya, Kita akan merasakan keindahan hidup seperti orang dan nyanyian katakan. Inilah Keajaiban berSyukur. (NAQS DNA)

M. Quraish Shihab menegaskan bahwa ada juga hamba-hamba Allah yang syakur, walau tidak banyak, sebagaimana firman-Nya di dalam S. Saba’ (34): 13. Dari sini, tentu saja makna dan kapasitas syakur hamba (manusia) berbeda dengan sifat yang disandang Allah. Manusia yang bersyukur kepada manusia/makhluk lain adalah dia yang memuji kebaikan serta membalasnya dengan sesuatu yang lebih baik atau lebih banyak dari apa yang telah dilakukan oleh yang disyukurinya itu. Syukur yang demikian dapat juga merupakan bagian dari syukur kepada Allah.

Sebab, berdasarkan hadis Nabi Saw,

وَمَنْ لَمْ يَشْكُرِ النَّاسَ لمَ ْيَشْكُرِ اللهَ
“Wa-man lam yasykur an-nas lam yasykur Allah”
Siapa yang tidak mensyukuri manusia maka dia tidak mensyukuri Allah. (HR. Abu Daud dan At-Turmuzi).

Hadis ini antara lain berarti bahwa siapa yang tidak pandai berterimakasih (bersyukur) atas kebaikan manusia maka dia pun tidak akan pandai mensyukuri Allah karena kebaikan orang lain yang diterimanya itu bersumber dari Allah juga. Jadi, syukur manusia kepada Allah dimulai dengan menyadari dari lubuk hatinya yang terdalam betapa besar nikmat dan anugerah-Nya, disertai dengan ketundukan dan kekaguman yang melahirkan rasa cinta kepada-Nya serta dorongan untuk bersyukur dengan lidah dan perbuatan.

Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa kata syukur (شُكُوْر) dan kata-kata yang seakar dengannya di dalam Alquran meliputi makna ‘pujian atas kebaikan’, ‘ucapan terimakasih’, atau ‘menampakkan nikmat Allah ke permukaan’, yang mencakup syukur dengan hati, syukur dengan lidah, dan syukur dengan perbuatan. Di dalam hal ini, syukur juga diartikan sebagai ‘menggunakan anugerah Ilahi sesuai dengan tujuan penganugerahannya’.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
(Ucapan) Alhamdulillah memenuhi timbangan dan (ucapan) Subahanallah wal hamdulillah keduanya memenuhi antara langit dan Bumi.”( HR. Muslim dari Abu Malik Al Asy’ary radhiyallahu ‘anhu)

Dalam beberapa kitab yang memuat kompilasi hadits shahih, Nabi Saw bersabda :

قَالَ الله ُتَعَالَى: اَناَ عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى وَاَنَا مَعَهُ اِذَا ذَكَرَنِى فَإِنْ ذَكَرَنِى فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِى وَاِنْ ذَكَرَنِى فِى مَلاَءٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلاَءٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ

“Allah Swt berfirman, Aku ini (bertindak) sesuai dengan prasangka hamba-Ku padaku. Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Apabila ia mengingat-Ku di dalam hatinya, maka Aku pun menyebutnya sendiri. Jika dia mengingat-Ku di tengah-tengah orang banyak, maka aku akan menyebutnya di tengah-tengah orang banyak yang lebih mulia dari pada orang banyak saat ia mengingat-Ku.” (HR. al Bukhari dan ahli hadits lainnya).

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Dan terhadap ni’mat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.” (QS 93:11).

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat. “(Al Quran, Ibrahim, 14:7).
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Barangsiapa di pagi hari membaca doa: “Ya Allah, apa saja ni’mat yang kuterima pagi ini adalah dariMu semata. Tidak ada sekutu bagiMu. Maka bagiMu segala puji dan bagiMu segenap terimakasih”, maka sungguh ia telah penuhi kewajiban bersyukurnya hari itu. Dan barangsiapa mengucapkannya di waktu sore, maka sungguh ia telah penuhi kewajiban bersyukurnya malam itu.” (HR Abu Dawud 4411)

Ucapan Syukur Pagi Hari :

اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ

Ya Allah, apa saja ni’mat yang kuterima pagi ini adalah dariMu semata. Tidak ada sekutu bagiMu. Maka bagiMu segala puji dan bagiMu segenap terimakasih”. (HR Abu Dawud 4411)

Ucapan Syukur Sore Hari :

اللَّهُمَّ مَا أَمْسَى بِي مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ

Ya Allah, apa saja ni’mat yang kuterima sore ini adalah dariMu semata. Tidak ada sekutu bagiMu. Maka bagiMu segala puji dan bagiMu segenap terimakasih”. (HR Abu Dawud 4411)

اللهم أعنى على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك
(رواه أبو داود)
“Ya Allah bantulah aku untuk dapat mengingat-Mu, bersyukur atas nikmat-Mu dan beribadah kepada-Mu dengan baik.”
Ditulis dalam Testimoni. 1 Comment »