Namanya "Jessica " : Jin Pendamping Buatan Sendiri

Sahabat Sukses dengan NAQS, sering saya menasehati siswa untuk tidak terjebak dan tenggelam di alam ghoibiyah. Karena kebanyakan yang mereka alami bukanlah Alam Ghaib yang sejati. Itu masih termasuk alam Ghaib Imajinasi dan Ilusi atau Alam Mitsal alias Alam perUmpamaan dan alam inilah yang sering saya sebut dengan ALAM CIPTA. Alam itu tercipta dari imajinasi manusia yang tersimpan di memory alam semesta dan hidup di alam semesta astral. Baik dari orang zaman kini ataupun orang-orang dari zaman dahulu bahkan jejak imajinasi dari manusia zaman pra sejarahpun masih tersimpan dengan baik di memory alam semesta.

Imajinasi yang diyakini dengan sepenuh jiwa raga akan jadi hidup di Alam Cipta ini. Dan bahkan ada beberapa yang di masuki kekuatan metafisik dari Jin, Syetan, & Iblis untuk menyesatkan manusia. Memberikan pengalaman bathin yang seolah-olah Alam Ghaib yang sejati. Dengan memberikan penampakan berupa adanya alam surgawi ataupun alam neraka, juga dengan menampilkan diri dalam bentuk orang-orang suci, atau sanak kerabat yang telah meninggal. Bahkan ada yang merasa berjumpa dengan sosok yamg mengaku Tuhan di sini.

Ketika seseorang sudah terbuka mata bathinnya atau bahkan bisa meraga sukma dan berkelana di alam ini, maka dia sebenarnya sedang memasuki belantara imajinasi yang luas tiada bertepi. Banyak pintu-pintu yang akan membawa manusia kepada sebuah pengalaman baru yang sungguh di luar batas angan-angannya.

Oleh karena itulah siswa saya semuanya ketika sudah mulai terbuka dengan alam ini, akan saya bimbing dia untuk tidak menghiraukan apapun saja yang ditawarkan oleh alam ini. Karena hanya akan menghanyutkan dirinya dan lupa dengan Alam Kehidupan Jasmani yang sedang di alaminya. Dia akan asyik terlena dan kecanduan berada di alam mimpi ini, dan tidak mau tahu dengan kebutuhan hidupnya di alam nyata.

Inilah sebenarnya sisi gelap dari ilmu spiritual, mistik, & metafisika. Yang jarang di ungkapkan oleh para spiritualist. Banyak orang yang terjerumus ke dalam sisi gelap ini. Hal ini diperparah dengan sistem pembelajaran para guru spiritual yang masih suka dan menjadikan pengalaman mistik ghoibiyah sebagai sebuah hal yang luar biasa dan menjadi pelajaran utama diperguruannya. Dan bahkan memberikan embel-embel dengan Nama yang dahsyat seperti : Ilmu Makrifat, Menjadi Avatar, Alam semesta QRAK, Ilmu Meraga Sukma, Sedulur Papat Limo Pancer, dll.

Pengalaman bathin seperti ini tidaklah sama dengan pengalaman Ruhani Rasulullah Muhammad SAW ketika diperjalankan Isra’ Mikraj oleh Allah swt. Sungguh jauh berbeda, bagaikan bumi & langit…[Baca : Tubuh Cahaya (Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW)]

Salah satu ciri utamanya adalah pada Kualitas AKAL (PIKIRAN). Manusia yang kecanduan alam ghoibiyah lambat laun akan berkurang kecerdasan akalnya. Tidak dapat mengikuti perkembangan Zaman, Tidak peka terhadap lingkungan secara keseluruhan, Tidak bisa mengikuti perkembangan Ilmu & tekhnologi dengan baik. Jauh dari cahaya ilmu dan pencerahan bathin…

Sedangkan perjalanan ruhani yang sejati akan dipenuhi dengan berkah cahaya Ilmu dan pencerahan Batiniyah. Hidupnya penuh dengan berkah dan manfaat, yang bahkan spektrum manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat dan seluruh masyarakat dunia. Hidup penuh dengan Cahaya.

Kembali kepada topik judul di atas, Jessica ini adalah sebuah sosok imajiner yang dihidupkan oleh manusia dengan kekuatan imajinasi bawah sadarnya. Tekhnik penciptaan sosok imajiner ini dikenalkan oleh saudara Saiful Anam, seorang ahli hipnotherapy. Hal ini saya tampilkan di sini sekedar untuk memberikan contoh, betapa dahsyatnya kekuatan Hati & Pikiran manusia. Yang bila tidak di arahkan dengan baik, maka akan berakibat fatal bagi si manusia itu sendiri.

Jessica : Teman Imajiner Segala Bisa
by Saiful Anam
[http://www.facebook.com/note.php?created&¬e_id=2053549336814]

Salam hangat,

Jessica, sebuah nama yang saya ambil dari wujud imajiner yang tercipta dipikiran seorang rekan beberapa tahun yang lalu. Itulah pertama kali kemunculan wujud imajiner secara sengaja dengan metode coba-coba yang saya gunakan dengan pendekatan hipnosis. Penemuan ini semakin menguatkan asumsi saya bahwa sebenarnya manusia memiliki berbagai sumberdaya yang belum sepenuhnya tergali sehingga inilah titik tolak saya untuk lebih mendalami pemahaman dan manfaat dari wujud imajiner tadi. Inilah beberapa rangkuman yang saya simpulkan dari berbagai eksperimen Jessica dua tahun terakhir ini.

Apa sih sebenarnya Jessica itu?
Untuk sementara saya memberikan deskripsi bahwa Jessica merupakan kumpulan ego dengan pengaturan tertentu yang diwujudkan secara tiga dimensi dengan nama, wujud, suara, sifat, kemampuan dan dapat diinderai secara nyata oleh pemiliknya.

Apa bedanya Jessica dengan halusinasi?
Halusinansi merupakan sesuatu yang ditakuti di dunia medis karena bisa menjadi salah satu ciri kerusakan fungsi otak. Halusinasi sendiri muncul dluar kontrol manusia baik itu halusinasi positif maupun negatif. Jessica sebenarnya juga merupakan bagian dari halusinasi yang memengaruhi semua indera pemiliknya hanya saja dalam praktiknya Jessica hanya muncul atau menghilang dengan kehendak pemiliknya sehingga ada kontrol penuh terlibat didalamnya. Jessica juga bisa didayagunakan untuk berbagai proses terapi dan pemberdayaan diri bagi pemiliknya maupun individu lain.

Apakah Jessica perempuan?
Tidak, Anda bisa menciptakan Jessica Anda sendiri sebagai seorang laki-laki, perempuan atau bahkan wujud lain yang Anda pilih. Terkadang bahkan seseorang lebih nyaman saat Jessicanya memiliki wujud yang sma persis dengan dirinya. Intinya, Jessica hanya nama tekniknya saja.

Apa saja yang bisa dilakukan Jessica?
Apapun bisa selama selama Anda melakukan setting yang tepat saat proses pembuatannya. Artinya Jessica bisa disetting untuk memiliki kemampuan tertentu sesuai kebutuhan Anda juga fungsinya bisa Anda atur apakah sebagai sahabat, pembantu, penasehat maupun peliharaan. Interaksi Anda sebagai pemilik Jessica tidak terbatas pada melihat, menyentuh dan ngobrol tetapi bisa juga melakukan hal lainnya yang sangat variatif. Anda akan menemukan berbagai variasinya saat sudah mengaktifkan wujud imajiner Anda.

Apakah hanya itu manfaatnya?
Tidak. Ada banyak manfaat lainnya tetapi semua disesuaikan dengan setting awal pembuatan Jessica. Hingga saat ini ada beberapa ekperimen yang menmasuki ranah metafisika dengan pendekatan Jessica tentunya hasilnya sangat memuaskan.

Inilah beberapa kelebihan metode Jeesica dalam membuat teman imajiner di dalam pikiran Anda :

  1. Bisa disentuh, dipegang, dipanggil dan dilenyapkan dengan kehendak pemilik.
  2. Kontak fisik dua arah bisa dilakukan antara teman imajiner dan pemiliknya.
  3. Bisa ditularkan kondisinya hanya dengan sentuhan tangan
  4. Mengelola konten dan arah mimpi orang lain.
  5. Bisa diubah wujud dan settingnya sewaktu-waktu
  6. Bisa didayagunakan untuk terapi langsung ke level perasaan orang lain tanpa sentuhan fisik.
  7. Remote viewing / melihat jarak jauh ( dalam penyempurnaan teknik )
  8. Jessica bisa diminta belajar dan mentransfer informasinya langsung ke level pemahaman kita
  9. Melihat dan berkomunikasi dengan “entitas lain” ( pasti terjadi bahkan tanpa setting khusus )

Dan berbagai manfaat menarik dan unik lainnya karena setiap wujud teman imajiner memiliki karakter, bentuk, nama dan kemapuan yang berbeda sesuai settingan awal dari Anda sebagai pemiliknya.

Kenapa seperti menjurus ke klenik?
Keberadaan Jessica sendirimasih adalam level “non fisik” sehingga eksperimen saya baru apada tahap manfaat nonfisik. Tidak tertutup kemungkinan di masa mendatang akan lebih banyak pemanfaatan secara fisik yang bisa dikembangkan.

Berapa Jessica yang bisa kita buat?
Tidak terbatas, tetapi rata-rata satu Jessica saja sudah sangat memenuhi kebutuhan pribadi kita. Bahkan jika kita merasa bosan dengan Jessica, kita bisa menghapusnya secara permanen.

Apakah semua orang bisa memiliki Jessica?
Bisa, asalkan mau dan bersedia. Tentunya dengan menggunakan metode dasar yang saya kembangkan akan lebih mudah. Saat ini saya sudah memasangkan Jessica ke 23 orang dengan 9 diantaranya secara massal.

Nah demikian sekilas perkenalan tentang metode pembuatan teman imajiner yang disebut dengan Teknik Jessica. Saya berencana mendokumentasikan semua eksperimen dan hasil studi Jessica menjadi sebuah buku yang memiliki format laporan ilmiah. Karena metode ini saya anggap cenderung baru maka satu-satunya referensi yang saya gunakan adalah informasi dari para Jessica secara langsung.

Menguak Rahasia Kekuatan Jimat & Pusaka

by. Ahmad Fatahillah
[fatsheringilmiah.blogspot.com]

Apakah anda memiliki jimat berupa akik? Berupa mutiara, rajah atau berupa keris sakti. Kalo anda memiliki jimat seperti itu, saya ucapkan selamat!. Tetapi, bagi anda yang tidak memiliki jimat apapun, saya juga ucapkan selamat untuk anda karena sebentar lagi anda akan menemukan kekuatan jimat sejati. Anda akan mengetahui rahasia kekuatannya. Untuk itu, ikutilah pembahasan berikut ini !

Dewasa ini, masih dalam masyarakat kita banyak orang percaya pada jimat (azimah), termasuk anda. Dalam pengertian umum, kata Jimat banyak yang mengatakan dari kata Azimah; dari bahasa Arab yang artinya “ketentuan”. Istilah ini juga biasa digunakan dalam ilmu fiqih azimah yang berarti ketentuan dari Allah swt yang sudah tertulis di dalam Al-quran dan al-hadist. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana dapat dipakai untuk kata jimat.? Hal ini karena, kata azimat mengalami integralisasi makna dari sebuah ketentuan yang mengikat secara syar’i berubah menjadi hal yang identik memiliki kekuatan megis. Laik halnya Al-Quran, sebagian orang muslim mengatakan sebuah Azimah, karena diyakini, yang disertai dengan keimanan kepada Allah SWT juga, memiliki kekuatan luar biasa, karena Al-quran menjadi mu’jizat Muhammad SAW untuk mengalahkan musuh-musuhnya.

Pada saat ini, Al-quran secara proporsional masih menempati urutan pertama yang memegang kekuatan megis, terlepas dari yang meyakini atau yang tidak, karena di dalam Al-quran sendiri disebutkan dalam beberapa ayat yang menjelaskan Al-quran memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh benda-benda yang lain. Dan dapat mengalahkan kesaktian model apapun yang pernah di miliki oleh manusia. Serta kelebihan lainya yang belum diketahui banyak orang.

Kembali pada pembahasan soal Azimah. Dalam diskursus modern, kata azimah disamakan dengan “jimat”, yaitu sebuah benda tertentu yang diyakini menyimpan energi megis yang mampu untuk membantu para pemiliknya dalam memenuhi segala macam keperluan. Dalam hal ini, azimat diyakini memiliki kekuatan-kekuatan tertentu yang dapat dijadikan sarana yang unik untuk mewujudkan keinginan manusia. Seperti dapat mendatangkan keberuntungan dan menjauhkan kesialan, serta beberapa keampuhan magic lainnya misalkan mendatangkan jodoh, rezeki melimpah, pelaris, benteng rumah, dsb.

Dalam bentuknya, azimah biasanya berupa batu ajaib, keris, rajah (kolaborasi dari beberapa huruf dan angka arab), sabuk, cincin, gelang, dan banyak sekali macam lainnya. Berikut adalah sebagian contoh bentuk jimat ;

Gb. Macam-macam jimat/benda bertuah

Tidak dapat dipungkiri lagi, kepercayaan masyarakat akan kehadiran sebuah jimat dalam kehidupan kita ini adalah warisan dari nenek moyang bangsa kita sejak ribuan tahun yang lalu. Dahulu kala banyak orang sakti membuat keris yang kemudian diberi kekuatan megic mesterius dan mengerikan. Keris semacam ini pada umunya memiliki umur panjang dari pada pemiliknya (red-si pembuat) serta menjadi pembicaraan umum dari masa ke masa, contohnya adalah kerisnya empu Gandring dan keris-keris yang lain.

Semua jimat yang memiliki kekuatan megic tersebut yang menarik perhatian sekaligus mengundang banyak pertanyaan mendasar adalah bagaimana hakikat kekuatan jimat itu, dari mana asalnya kekuatan yang ada tersebut, bagaimana cara memasukkannya ke dalam jimat, bagaimana pada dasarnya kekuatan jimat itu ada, dan yang paling urgen adalah apakah kekuatannya akan tetap bertahan atau bisa hilang.

Hakikat kekuatan mistic yang ada dalam segala macam jimat selama ini belum banyak yang mengetahuinya. Hanya sekedar meyakini bahwa benda-benda itu memiliki kekuatan megic dan mistic yang dapat membantu si pembuat dan pemiliknya untuk mendatangkan segala macam kebutuhan. Atau paling tidak, masyarakat percaya energi atau kekuatan mistik itu memang ada dalam sebuah benda hingga akhirnya dapat terlihat sakti dan sebagainya. Akan tetapi, masyarakat tidak pernah mencari informasi untuk mengetahui rahasia dasar dari kekuatan jimat-jimat itu. Misalkan, bagaimana ia bisa memiliki kekuatan gaib dan mistik seperti itu, kenapa bisa mendatangkan keberuntungan, mendatangkan jodoh, rezeki, menghindarkan dari balak, bahkan konon ada yang bisa menghilang dan muncul lagi. Bagaimana itu semua bisa terjadi? Rekayasakah atau memang benar ada dan patut dihargai.

Apabila kita bandingkan dengan pemahaman model islam yang berkembang selama ini, umat selalu diarahkan agar hanya meyakini bahwa di dalam beribadah, berdoa, menggapai cita-cita, mendatangkan kedamaian, keberuntungan dan menghindarkan dari balak, adalah Allah SWT. Dan apapun yang kita andalkan selain-Nya adalah kebohongan yang nyata. Meskipun itu pada beberapa kasus mengatakan bahwa dengan adanya sebuah jimat hanyalah dijadikan sarana untuk membantu, bukan untuk dipuja atau yang lain, akan tetapi tetap saja ia jimat yang dipercaya dapat menjadi perantara Allah swt untuk mendatangkan apa yang kita inginkan. Dan masyarakat kayaknya masih minim untuk memahami dasar seperti ini.

Di satu sisi yang lain, selama ini belum terdapat orang yang secara umum membeberkan rahasia kekuatannya. Para dukun tidak pernah memberitahukannya, (atau jangan-jangan mereka juga tidak tahu). Para Kyai dan ulama’ juga belum pernah memberitahukannya pula. Dan selama ini juga belum ada ilmuan atau tokoh intelektual yang menjelaskan. Jadi, mungkin Jawaban yang tepat untuk semua rahasianya adalah Wallahua’lam. Hanya Allah swt yang lebih mengetahui. Itu adalah jawaban yang benar dan singkat yang keluar dari mulut orang bodoh karena jauh dari mengkaji lebih jauh tentang semua rahasia yang terbentang di jagat ini. Jadi, singkatnya kita akan menelusuri jejak rahasia kekutan gaib dan mistik itu dengan akal kita. Kedengarannya mustahil tapi itulah yang akan kita lakukan saat ini. Ikuti pembahasannya dengan seksama!

Tulisan sederhana yang sedang anda baca ini akan mencoba menguraikan hakikat kekuatan jimat, namun sebelum dilanjutkan, seperti biasa kami hanyalah manusia yang jauh dari pengetahuan suci dan sejati, oleh karena itu tulisan yang menguraikan tentang rahasia kekuatan jimat ini belum tentu benar seratus persen, karena toh masih banyak rahasia yang terselubung dari jutaan lautan rahasia Ilahi yang maha luas ilmu-Nya. Disini, kami hanya mencoba membeberkannya sebatas yang kami ketahui dari pandangan ilmiah, psikologi, mistik dan tasawuf.

Tujuan dari penulisan ini adalah agar masyarakat dapat menghayati betul rahasia dari inti rahasia kekuatan jimat ini yang pada dasarnya adalah kembali pada Allah SWT. Dan, agar tidak mudah percaya dengan kekuatan-kekuatan jimat yang bakal malah menjerumuskan manusia ke lembah kemusyrikan, berdoa selain pada Allah SWT, percaya tidak pada Allah melainkan pada jimat yang merupakan makhluk lemah dan tidak memiliki kekuatan sama sekali, dsb.

Kebanyakan diri kita, biasanya, jika diberi jimat keberuntungan akan sangat senang sekali, tetapi tidak merasakan bahwa dibalik kesenangan kita itu terdapat benih-benih kemusyrikan yang samar dan jika tidak ditanggulangi segera dengan pemahaman yang memadai soal itu, maka bisa menjadikan percaya pada jimat yang akhirnya dapat menjebloskan manusia ke dalam kemusyrikan dan kekafiran. Na’udzubillah.

Ironisya, sekarang masih ada juga orang menjual jimat yang katanya dapat mendatangkan segala macam hajat, dan berhasil apa yang diimpikan. Dan kita sebagai orang awam, terkadang masih suka percaya. Padahal kalo boleh anda tahu, bahwa jimat yang dijual itu belum tentu sehebat yang kita pikirkan. Bisa saja Itu hanyalah bualan-bualan dari si penjual untuk meyakinkan pembeli agar dagangannya laku. Oleh karena itu, si penjual menggunakan trik yang dapat memicu psikologi pembeli agar percaya betul yang akhirnya terjadi transaksi.

Nah, dengan demikian untuk mengetahui rahasia ini lebih jauh, kita pikirkan bersama. Kekuatan jimat pada dasarnya dapat dilihat dari dua segi, pertama dari kekuatan yang ditimbulkan oleh pembuatnya dan yang kedua dari si pemiliknya (bukan pembuatnya). Dan satu-satunya faktor yang dapat merubah sebuah benda memiliki kekuatan magic adalah orangnya sendiri yang dapat dilihat dari pemilik sekaligus pembuatnya atau hanya sekedar dari pemiliknya tapi bukan si pembuatnya.

Kenapa orang (atau diri kita) merupakan faktor utama untuk menjadikan sebuah benda menjadi bertuah, hebat, ajaib, mistik dll. Ya, Karena memang dasar kekuatan jimat itu muncul dari jiwa manusia itu sendiri yang melalui proses transferisasi atau pemindahan kekuatan dari dalam diri manusia (dengan segenap kekuatan pikiran dan jiwanya) ke benda yang menjadi obyeknya yang kemudian banyak orang lain juga membuktikan keampuhannya yang akhirnya menjadilah apa yang dinamakan jimat. Dengan kata lain, kekuatan yang ada pada benda (jimat tsb) hanyalah imbas dari diri manusia itu sendiri. Lalu bagaimana dengan benda yang katanya ada penghuni jinnya itu? Seperti keris yang konon ada khadamnya atau akik yang juga begitu. Ini akan di bahas di bawah, untuk sementara kita bahas dasar-dasarnya terlebih dahulu. [Baca Seri Materi Pelajaran : Menguak Dunia Jin & Khodam]

Kembali pada pembahasan bahwa kekuatan jimat adalah imbas dari kekuatan yang berasal dari diri kita sendiri. Kenapa berfaham seperti ini, apakah ini Cuma ide-ide yang konyol, dan hanya bicara tanpa jluntrungnya? Saya katakan tidak akan tetapi Pemahaman seperti ini mudah saja untuk dijelaskan.

Pertama, kita ketahui dalam sains modern tentang pikiran dan otak, bahwa pikiran atau otak manusia memancaran gelombang energi dengan potensi tinggi dan terkuat di alam semesta. Gelombang energi ini yang akan membuahkan sistem kejiwaan seseorang yang juga merasuk serta menyatu dengan diri kita. Dari energi yang dimiliki manusia inilah pada dasarnya yang ditransfer ke obyek lain berupa apapun itu tanpa dibatasi ruang dan waktu; misalkan kepada orang juga, binatang, termasuk juga keris, rajah, akik, gelang, dll. Didukung pula dengan dasar kekuatan bathin dan pikiran seseorang, maka gelombang energi yang ditransfer juga akan tampak semakin besar.

Kedua, semua benda juga memiliki gelombang frekuensi energi tertentu yang dapat diketahui oleh kita baik secara langsung maupun tidak. Frekuensi energi ini biasanya disebut “aura”. Pada diri manusia juga memiliki aura bahkan jauh lebih besar kekuatannya bila dibandingkan dengan benda-benda lain di alam semesta. Dan kekuatannya juga bersifat aktif dapat dikontrol oleh pemiliknya, sedangkan benda lain, sifat energi (aura) yang dimilikinya bersifat pasif. Hal ini karena tingkat optimalisasi makhluk tertinggi adalah manusia, sedangkan banda-benda (red_makhluk) lain satu tingkat di bawah manusia dan seterusnya ke bawah.

Ketiga, adanya resonansi yang terjadi antara energi benda dengan energi yang dipancarkan dari pikiran seseorang, yang akhirnya membuahkan energi baru yang memiliki efek nyata. Pandangan semacam ini berawal dari bukti ilmiah bahwa semua materi yang ada di alam semesta ini dapat terpengaruh oleh daya energi yang ditimbulkan dari pikiran dan persaan seseorang. Misalkan air, air merupakan materi di alam semseta yang memiliki kapasitas paling tinggi yang mudah dipengaruhi oleh pikiran dan perasaan manusia. Anda pernah tahu penelitian yang dilakukan orang Jepang? Dr. Imoto yang menemukan mutiara air dalam ukuran mikro, di mana air tersebut setelah diberikan sugesti berupa doa-doa atau kata-kata positif. Akhirnya air tersebut sangat berbeda sebelum dan sesudah diberi kata-kata positif. Hal ini telah menunjukkan dengan sangat kuat bahwa air adalah benda yang sangat responsif kepada apapun yang terjadi pada lingkungannya. Jika lingkungannya jelek maka komposisi dan zat yang dikandungnya akan mengikuti jelek. Sebaliknya, apabila lingkungannya baik maka kondisi zat dan komposisinya berubah seperti itu pula. Gambar di bawah ini adalah air yang molekulnya telah berubah bentuk dari molekul air biasa ke molekul mutiara air yang sangat indah. Coba anda perhatikan dengan seksama !!!

Ini bukanlah rekayasa. Gambar di atas merupakan eksperiment air yang dilakukan Dr. Imoto dari Jepang, tampak molekul air yang berubah menjadi seperti mutiara yang berkilauan dengan berbagai macam bentuknya sesuai dengan sugeti atau kata-kata positif yang dilontarkannya seperti kata “cinta, sayang, damai, kasih, terhormat dan doa-doa”. Pemberian sugesti atau kata-kata positif yang Imota lakukan dengan membisikkan langsung ke air, dengan memberikan tulisan dan ditempel ke botol airnya, atau hanya dengan perasaan yang positif saja. Disamping itu, Imota juga mencoba memberikan kata-kata negatif dan ternyata molekul airnya juga berubah drastis sangat tidak beraturan (tapi sayangnya di sini saya tidak mempunyai gambarnya). Percaya atau tidak ini adalah kenyataan ilmiah yang membuktikan kebenaran agama sekaligus. Coba anda telusuri lebih jauh pada bukunya “the power of water” atau bisa searching di google dengan kata kunci keajaiban air. Silahkan.

Pada dasarnya, dengan melihat bukti mencengangkan dari penelitian ilmiah ini jika kita memperluas pengkajian, yakni benda-benda yang responsif terhadap lingkungan terutama pada manusia, pada dasarnya bukan Cuma air tapi juga seluruh benda-benda yang ada di alam semesta. Kenapa begitu? Ya, karena seluruh benda atau materi di seluruh semesta ini dalam tataran Kuantum adalah energi yang bergerak-gerak. Begitupula dengan manusia, tubuhnya dalam tataran kuantum juga energi yang bergerak. Apalagi pikiran dan perasaan kita adalah sumber energi kuantum yang paling aktif dan terkuat di jagat semesta ini. Sebagai konsekwensinya pikiran dan perasaan kita sebagai manusia dapat mempengarui energi lain yang ada di semesta ini dengan leluasanya yang melalui proses resonansi frekuensi energi yang dilakukan pikiran manusia ke benda-benda lain. Hal ini sangat terkait dengan ayat berikut (artinya).

“Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan”. (QS. Luqman: 20)

“Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jatsiah: 13)

Sekarang bagaimana, anda percaya bahwa seluruh materi atau benda-benda di alam semesta ini dapat dipengaruhi oleh manusia. Dalam ayat di atas memakai kata tunduk dan menundukkan, pada dasarnya adalah apa yang di langit dan di bumi diserahkan kepada manusia. Dan manusia di dalam mengelola alam ini dengan kekuatannya baik secara fisik maupun dengan fikirannya yang dapat mempengarui alam semesta yang kita huni ini.

Bukti terkait dengan ini adalah praktek telekinesis. Anda tahu istilah ini? Telekinesis adalah suatu kekuatan menggerakkan benda tanpa tangan tapi murni dengan kekuatan konsentrasi pikiran yang ditujukan pada suatu benda. Prosenya amat mudah tapi sulit dilakukan karena membutuhkan latihan yang serius dan waktu terntentu untuk menguasai ilmu ini. Tetapi pada dasarnya memiliki pemahaman yang sederhana yaitu pikiran dan perasaan manusia memainkan peran utama dengan cara memancarkan gelombang energi yang sangat kuat, lalu gelombang energi ini, berhubung dikonsentrasikan pada satu benda maka, energinya akan terpusat pada satu objek dan akhirnya meresonansi atau mempengaruhi energi dari objek tersebut dan bergerak.

Anda sering mendengar istilah ini? Atau baru sekarang?. Itu tidak jadi masalah. nah, di dalam pembahasan mengenai rahasia jimat, kalimat ini juga menjadi bagian dari pembicaraan kita yakni “kita adalah apa yang kita pikirkan”. Kalimat ini sering dikupas dan dijadikan bahan motifator bagi para mentor inspirasi untuk membangkitkan gairah hidup manusia dalam beraktifitas apa saja untuk memperoleh apa yang menjadi impiannya. Hubungannya dengan jimat juga sangat signifikan, yakni kita sebagai manusia hidup dengan segala macam aspek kondisi yang kita alami adalah dampak dari pemikiran kita sendiri. Contohnya, apabila kita berpikir untuk sehat maka kita menjadi sehat, apabila berpkiran sakit maka bisa menjadi sakit, kita berpikiran kaya maka akan kaya.

Masalah seperti ini adalah wajar bagi manusia, kata orang jaman dulu “manungso mandi marang ucape dewe”. Artinya manusia itu sesuai dengan ucapannya sendiri, dan ucapan itu sendiri munculnya adalah dari pikiran. Ya meskipun toh ini semua tidak bisa lepas dari kehendak dan kekuasaan Allah SWT, tetapi segala kendalinya manusia juga diberi kebebasan oleh-Nya.

Kembali masalah kesaktian jimat dilihat dari sudut pandang pengertian ini. Kita mestinya tahu bahwa segala aspek kehidupan kita pusat utamanya adalah di dalam otak kita masing-masing. Dan otak, memegang kendali utama untuk mengadakan segalam macam aktifitas. Di dalam sistem kerja otak, terdapat bagian-bagian yang sungguh fantastik di mana bagian ini memiliki peran-peran penting yang bertanggung jawab pada masalah ketenangan, keharmonisan, perasaan, kesembuhan. Begitu pula dalam masalah kaya miskin, beruntung, sial, pada dasarnya dibentuk dari otak kita sendiri. Nah dari mana cara membentuknya, yaitu dari cara kita berpikir mengenai suatu obyek atau masalah.

Oleh sebab itu, jika percaya pada jimat sakti yang dapat mendtangkan kekayaan, ketenangan dsb, maka pada dasarnya yang berperan utama adalah dalam pikiran kita sendiri. Bukan pada benda (red-jimat) itu. Akan tetapi, benda itu, secara mendasar, adalah sebagai penguat pikiran dan perasaan kita untuk percaya bahwa saya akan sembuh, sehat, kaya, sukses, disukai orang dll. Secara mendasar pula, jimat yang anda katakan sakti itu hanyalah bentuk dari adanya kekuatan pikiran dan perasaan masing-masing orang yang memiliki benda itu. Jika demikian, konsekuensinya ialah kita dapat kaya meskipun tanpa jimat keberuntungan, kita dapat sehat tanpa jimat kesembuhan, kita dapat cepat jodoh tanpa jimat penarik lawan jenis, dsb.

Banyak kasus diantara sahabat kita yang katanya pernah memiliki jimat-jimat tertentu, tetapi pada kenyataannya jimat-jimat itu ternyata tidak sesuai yang diharapkan. Atau bisa jadi imbas dari jimat itu sangat kecil, nah ini semua juga karena pengaruh dari kuatnya pikiran dan perasaan kita saja. Kalau kita kuat, yakin dengan penuh kesadaran pikiran dan perasaan maka hal apa saja bisa terjadi dalam hidup kita, tetapi sebaliknya jika tidak sepenuhnya yakin maka apa yang menjadi harapan hidup kita hanyalah impian kosong belaka meskipun itu memegang jimat keberuntungan.

Hukum ketertarikan di alam semesta (the Law of Attraction)
Untuk melengkapi pemahaman kita soal rahasia kekuatan jimat, saya cuplikkan kepada anda mengenai hukum ketertarikan di alam semesta (law of attaction) yang saya ambil dari buku “the secret” karya Ronda Berny dari Australia. Buku tersebut asik dibaca dan memberikan wawasan baru bagi kita dalam memahami rahasia kehidupan yang lebih mendalam dan luas baik secara psikologi maupun ilmiah sainsnya.

Inti dari buku tersebut memberikan pemahaman bahwa apapun yang dialami oleh diri kita saat ini ataupun masa kapanpun adalah karena kita sendiri yang menariknya. Dan Ini karena adanya hukum ketertarikan yang bekerja di alam semesta. Misalkan kita sehat, sakit, kaya, kita miskin, bahagia, sengsara, beruntung, sial, dan apa saja nasib yang kita alami adalah adanya keterkaitan yang sangat urgen dari diri kita sendiri yang melalui proses pembentukan sebuah pola-pola khusus yang mempengaruhi segala macam aspek dan faktor-faktor penyebab yang menjadikan diri kita seperti apa yang kita pikirkan.

Pemahaman ini sederhana, Cuma kita harus memahaminya dari sudut pandang sains ilmiah, terutama yaitu alam quantum. Secara ilmiah alam quantum yaitu bagian sub atomik yang paling kecil yang menyusun seluruh realitas yang ada. Seperti batu, pohon, laut, manusia, mobil, rumah, harta, kesehatan, dan seluruh isi alam, pada level quantum adalah sama yaitu sama-sama terdiri dari energi. Dan, energi itu sifatnya bergerak-gerak.

Akan tetapi, energi yang menyusun pada diri manusia disamping energi yang sama dengan energi di alam semesta, manusia memiliki tingkat energi tertinggi yakni pikiran dan perasaannya. Nah, pikiran dan perasaannya inilah yang akan mempengaruhi energi lain yang ada di alam semesta dengan cara merosanansinya dan akhirnya akan menariknya.

Secara lebih eksplisit, energi di alam semesta ini dapat terpengaruh sekaligus akan tertarik kepada diri kita jika pikiran dan perasaan kita terfokus pada keinginan itu. Misalkan kita ingin mobil, mobil adalah materi yang tersusun dari energi. Pikiran dan perasaan kita terfokus pada keinginan mendapatkan mobil. Maka, energi dari pikiran dan perasaan kita akan terpancar bergelombang ke alam semesta yang akhirnya menggerakkan segala macam faktor untuk mendatangkan mobil yang kita inginkan itu dengan caranya sendiri yang kita tidak memahaminya. Biasanya kita dapat hadiah secara tiba-tiba, dapat rezeki atas usaha kita kemudian dibelikan mobil itu, dll. Pokoknya apa saja yang terjadi pada diri kita apapun itu bentuknya adalah kita sendiri yang menariknya.

Begitu pula dengan kesehatan, kepercayaan, keberuntungan, dll. Semuanya, apapun yang kita inginkan akan terdapatkan jika kita mau fokus pikiran dan perasaan (bisa dengan cara usaha dan doa_merupakan bentuk dari fokus). Inilah hukum ketertarikan di jagat semesta. Semuanya berawal dari pikiran kita sendiri dan berakhir pada pikiran kita sendiri pula. Lantas di mana perannya jimat yang konon katanya dapat mendatangkan keberuntungan itu…???

Memasuki Zona Quantum Diri

Assalamu ‘alaikum…
Sukses Power = Dzikir + Fikir = Heartware + Brainware.
Anda tahu Rudal Nuklir. Hardwarenya adalah Bom nuke-nya dan softwarenya adalah Chip Komputer..?
Nah, Energi Bom Nuklir yg ada di dalam diri kita adalah Power dari Hati Nurani. Sedangkan Remote Control/alat pengendalinya adalah otak/pikiran anda. Jadi bila kita hanya memperbesar power Nuklirnya saja, tanpa pernah mahir menggunakan alat pengendalinya, maka bisa di ibaratkan memberikan pisau pada anak kecil, yang akibatnya bisa membahayakan jiwanya sendiri nantinya..

Oleh karena itulah, bila dalam NAQS DNA level 1, katub Zona Quantum Energi Qolbu anda telah di aktivasi. Dan anda sudah mulai diperkenalkan kemampuan-kemampuan dasar yang diperlukan untuk mengakses Zona Quantum Qolbu anda. Maka di level 2, kami akan lebih banyak mengupas dan memberikan pemahaman kepada anda tentang mekanisme kinerja Brain Power (Kekuatan Pikiran). Yang menjadikan anda seorang yang ahli dalam mengendalikan kekuatan & potensi yang ada di dalam diri anda secara utuh, hingga  tercapailah keseimbangan antara Hati & Otak kita menuju Zona Quantum Diri secara holistik.

Dzikir dalam Fikir

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. 3 Ali Imram : 190-191).

Program Apa yang Mengendalikan Perilaku Seseorang?
[tranceformasi.blogspot.com] Perumpamaan yang paling memadai untuk pikiran anda adalah komputer. Dan kurang lebih memang demikian: Pikiran anda seperti komputer. Ia bekerja karena ada program-program yang anda instalkan ke dalamnya. Ada sekian banyak program dan masing-masing bekerja independen dengan perintah-perintah tersendiri.

Dan, sebagaimana semua program komputer, pikiran anda mengandung banyak perintah yang memiliki fungsi spesifik untuk menjalankan perilaku tertentu. Ketika sebuah perintah dijalankan, ia akan menjalankan fungsi tersendiri yang terpisah dan otonom dari program-program lain. Dengan kata lain, pikiran anda menjalankan disosiasi.

Kemampuan untuk melakukan disosiasi (pemisahan) itulah yang memungkinkan anda mengerjakan beberapa hal sekaligus. Anda bisa mengepel lantai dan sekaligus mendengarkan radio. Anda bisa menyeterika dan pada saat yang sama menikmati tayangan televisi. Anda bisa menyopir mobil sambil merencanakan apa yang akan anda lakukan besok pagi. Karena program-program itu bekerja terpisah dan otonom satu sama lain, anda tidak harus berpikir keras tentang apa yang harus anda lakukan saat mengepel lantai. Anda bisa melakukannya secara otomatis sembari menjalankan program lain.

Komputer bisa tersendat atau hang ketika anda menjalankan program terlalu banyak pada satu kesempatan. Begitupun pikiran bisa menjadi hang ketika orang menjalankan program terlalu banyak pada satu kesempatan. Kita punya istilah “terlalu banyak pikiran” untuk orang-orang yang kehilangan fokus atau tampak linglung.

Karena itu, agar otak selalu bekerja sempurna, anda perlu menjalankan program yang tepat untuk menghadapi situasi apa pun dalam kehidupan anda. Persoalannya, apa yang disebut program yang tepat?

Setiap orang menginstalkan program-program ke dalam pikirannya sepanjang perjalanan hidup. Ketika anda menghadapi situasi keseharian, anda memberlakukan perintah tertentu dalam pikiran anda yang memungkinkan anda menghadapi situasi keseharian anda dengan tindakan yang memadai. Banyak program telah terinstal ke dalam pikiran anda dan dengan itu semua anda menjalani kehidupan anda.

Program-program ini masih akan terus bertambah, sebab setiap kali menghadapi situasi baru, pikiran anda akan menciptakan prosedur baru pada saat itu juga untuk memudahkan anda berhadapan dengan situasi tersebut. Prosedur baru ini mungkin anda ciptakan dengan mengkopi elemen-elemen dari prosedur lama, atau itu sama sekali baru. Program baru ini bisa tepat bisa melenceng.

Ambil contoh bagaimana seorang anak mengembangkan keengganan terhadap pelajaran matematika. Di kelas satu sampai empat SD, ia mungkin baik-baik saja. Program-programnya berjalan beres. Mulai kelas lima dan seterusnya ia menjalankan program untuk membenci matematika. Usut punya usut, rupanya ada sebuah kejadian tidak menyenangkan yang ia alami dengan guru matematikanya di kelas lima. Sejak itu ia mengembangkan perasaan tidak suka kepada guru tersebut, dan ia merasa tidak nyaman oleh kehadiran si guru. Akibatnya, nilai matematikanya memburuk dan selanjutnya ia mengembangkan kebencian terhadap pelajaran matematika, tidak peduli siapa pun guru yang mengajarkannya.

Begitulah, sebuah program baru terinstal karena situasi tertentu, dan program tersebut pelan-pelan menyingkirkan program lama. Si anak, yang sebelumnya tidak memiliki masalah dengan pelajaran matematika, setelah menginstal program baru tersebut menjadi anak yang membenci matematika. Dan dengan itu, ia semakin mengembangkan kesulitan untuk berurusan dengan matematika.

Dengan analogi itu, kita bisa mengatakan bahwa memasuki Zona Quantum Diri adalah sebuah upaya untuk membereskan program-program bervirus dalam pikiran seseorang. Mungkin bahkan menyingkirkan program yang merusak sehingga program-program lain yang lebih produktif bisa dijalankan secara optimum.

LUCK FACTOR : Mengenali Datangnya Keajaiban & Tingkatkan Keberuntungan

[www.sangpemenang.com] Para ahli neuroscience serta mereka yang ahli dalam menerapkan LoA berpendapat bahwa keajaiban itu ilmiah dan keajaiban itu perpola. Jadi karena keajaiban(kemudahan Tuhan) itu ilmiah dan berpola maka bisa diulangi lagi sesering kita mau asal kita mengikuti hukum-hukum LoA.

Yang kita butuhkan adalah kejelian, intuisi,dan kepekaan terhadap tanda-tanda yang diberikanNYA dari doa-doa/keinginan/impian kita serta tindakan riil yang kita ambil begitu melihat tanda-tandaNYA. Kejelian dan kepekaan kita dalam melihat tanda-tandanya akan mempengaruhi tindakan yang kita ambil. Kita mungkin sering melihat tanda-tanda dari NYA namun kita tidak punya kejelian dalam membacanya. Seperti diibaratkan seorang pengendara mobil di persimpangan jalan yang sudah melihat tanda “DILARANG BELOK KANAN” tapi tetap saja memaksa belok kanan. Dan hasilnya dia malah kena tilang Polisi.

Ada satu cerita tentang seorang bapak yang sangat rajin beribadah kepada Tuhan. Suatu hari kampung tempat si bapak tinggal itu mengalami hujan yang sangat deras selama berhari-hari. Hal ini menyebabkan sungai di kampung itu airnya meluab hingga setinggi mata kaki. Orang-orang pada panik dan saling mengingatkan warga tentang bahaya meluabnya air sungai tadi. Si bapak yang rajin sembahyang itu juga diingatkan oleh tetangga untuk hati-hati, namun si bapak itu malah berkata “Tenang, Tuhan Maha Pemurah, dia tidak akan mencelakai hambaNYA”.

Beberapa jam kemudian tinggi air dari sungai yang meluab itu sudah mencapai setinggi dada orang dewasa. Penduduk kampung mulai mengungsi. Team penolong pun datang menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi penduduk ke tempat yang lebih aman. Saat tiba dirumah si bapak itu, team penolong mencoba mengajak si bapak naik perahu karet. Namun si bapak menolak karena dia yakin bahwa Tuhan itu Maha Penolong, jadi pasti dia akan selamat dengan pertolonganNYA.

Menjelang subuh tinggi air di kampung itu sudah mencapai genting rumah. Dengan sisa-sisa tenaganya si bapak itu menaiki atap rumahnya dan duduk diatas gentingnya. Tak berapa lama kemudian datanglah helikopter milik team penyelamat yang mencoba mengevakuasi sisa-sisa penduduk yang mungkin masih tertinggal. Ketika melihat si bapak itu, helikopter team penyelamat mendekat dan coba mengevakuasi si bapak. Namun bapak itu tetap menolak, dan masih yakin bahwa Tuhan itu Maha Penyayang. Singkat cerita beberapa saat kemudian si bapak itu dan kampungnya tenggelam ditelan air bah yang semakin meninggi.

Di akhirat si bapak tadi dengan perasaan geram dan marah mendatangi malaikat yang bertugas disana. “Hai kat…!!! Aku ini kan sudah rajin sembahyang, kenapa Tuhan tidak mau menolong aku?” katanya dengan membentak. Si malaikat pun berkata, “Gak mau nolong gimana? DIA sudah kirim tetangga-tetanggamu untuk mengingatkanmu, kau tidak percaya. Kemudian DIA kirim perahu karet, kamu menolak. Dan terakhir DIA kirim helikopter, eh… malah kamu usir. DIA pikir kamu emang mau mati…”

Rekan-rekan diskusi yang budiman, dari cerita diatas dapatkah rekan-rekan melihat suatu polanya? Si bapak yang rajin sembahyang itu berdoa minta pertolongan Tuhan, kemudian Tuhan mengirim pertolongan melalui orang-orang disekitarnya. Namun si bapak itu tidak bisa membaca tanda-tanda yang dikirimkanNYA untuk mengabulkan permintaannya. Dia kurang jeli dan peka melihat tanda-tanda yang Tuhan kirimkan sehingga tidak mengambil tindakan nyata dari semua peluang yang ada.

Jika si bapak lebih jeli dan kemudian mengikuti petunjuk yang Tuhan berikan melalui kesempatan-kesempatan yang DIA kirimkan, pasti si bapak itu akan selamat dan bergumam “INILAH KEAJAIBAN TUHAN”. Namun karena dia kurang jeli melihat dan memanfaatkan tanda-tanda itu maka dia jadi tidak tertolong lagi dan mungkin beranggapan “INILAH KESIALAN SAYA”.

Jadi bahwa selain keajaiban itu ilmiah dan berpola, kesialan juga ilmiah dan berpola. Dan pola dari masing-masing orang itu berbeda satu sama lain. Jadi coba sekarang kita ingat-ingat apa keinginan kita dimasa lalu yang begitu kuat yang ingin kita wujudkan dan akhirnya terwujud. Catat dalam selembar kertas, kemudian ingat-ingat lagi kejadian-kejadian selanjutnya yang mendatangi kita yang ada hubungannya dengan kinginan kita itu. Terus catat juga tindakan dan keputusan apa yang kita lakukan untuk mencapai keinginan kita itu.

Tidak perlu keinginan-keinginan besar. Yang kecil-kecil juga bisa. Saya ingat cerita salah satu teman saya beberapa tahun lalu. Saat itu dia belum lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan kecil, perusahaan keluarga. Setiap gajian bosnya selalu memanggilnya kemudian memberinya gaji langsung dari sakunya. Tanpa amplop. Tanpa menanda tangani slip gaji apapun. Kemudian teman saya itu berpikir “Pasti enak ya rasanya kalo kerja di perusahaan yang ada seragam untuk karyawannya dan pada saat gajian uangnya ditransfer ke rekening kita oleh perusahaan.” Entah bagaimana ceritanya impiannya itu kini terwujud. Persis sama dengan yang dia impikan. Jadi gak mesti impian-impian besar yang kecil-kecil dulu.

Jadi catat semua yang anda ingat. Baik itu keinginan kita, kesempatan yang menghampiri kita, orang-orang yang membantu kita serta tindakan dan keputusan yang kita ambil sehingga impian kita itu terwujud. Catat semua. Temukan kemiripannya. Temukan polanya.

Demikian juga dengan keinginan-keinginan kita yang belum terwujud. Catat itu semua. Catat kejadian-kejadian dan kesempatan yang menghampiri kita. Serta catat pula tindakan yang kita lakukan sehingga keinginan kita itu semakin menjauh dari kita. Catat semua hal-hal salah yang telah kita perbuat sehingga keinginan kita itu tidak terwujud.

Awalnya memang sulit. Tapi dengan latihan kita akan menjadi lebih jeli dan lebih peka dalam melihat tanda-tandaNYA,sehingga polanya pun akan semakin jelas terlihat.

INCREASE YOUR LUCK FACTOR
Sekarang kita bicara mengenai FAKTOR KEBERUNTUNGAN. Mungkin ini hal yang asing buat teman-teman, tapi coba lihat sekeliling kita. Banyak sekali orang-orang yang hidupnya penuh dengan keberuntungan, Tour Perusahaan dapat hadiah ke dua, agustusan dapet yang pertama, beli kopi, beli permen, beli roti, bahkan beli kacang pun dapet hadiah uang. Namun  ada juga orang-orang yang kemanapun dia melangkah, ia akan bertemu dengan kesialan. Ada yang dari bayi sampai sekarang belum pernah menang undian sama sekali, baik di acara agustusan, ultah sekolah, acara jalan santai, sepeda santai dll. Nah, saya punya  Berita baik buat temen-temen, ternyata keberuntungan bisa kita rubah, bahkan kita tingkatkan. Bagi yang belum percaya silakan beli bukunya Richard Fiseman yang judulnya The Luck Factor.

Oke langsung saja kita bahas tips-tips sederhananya:

1. Selalu dengarkan suara hati. (Intuisi)
Seringkali setiap kita mau melakukan sesuatu, selalu muncul rasa takut, ragu ragu, malas, bahkan tidak sedikit yang menunda-nunda. Tanya kembali intuisi anda, apakah perasaan yang muncul itu penghambat atau bisikan setan saja. Bahkan seringkali intuisi yang tajam juga sanggup memprediksi tingkat keberhasilanya. Dan kadang intuisi seperti ini muncul tiba-tiba. Mungkin ketika kita lagi tidur-tiduran, entah kenapa seperti ada bisikan yang mengajak kita berjalan ke suatu tempat, coba ikuti saja dan lihat apa yang terjadi. (baca artikel : Mempertajam Intuisi)

2. Optimis Vs Pesimis.
Misalkan saja di kampung ada berita, telah jatuh sekotak uang dari pesawat yang kemungkinan terbesarnya jatuh di puncak gunung kampung itu. Siapa yang bisa menemukan akan di beri separo dari jumlah uang itu. Coba kalau teman teman jadi warga kampung, kalimat apa yang muncul dalam pikiran?. Mungkin gini, “ah paling itu berita bohong”, “sukur kalau di gunung itu kalau di gunung yang lain, dapet cape doank kita”, “jangan-jangan uangnya cuma ceban, rugi donk”, “ ya kalau isinya uang, kalau bom”, mungkin ada temen-temen yang suka bersikap begini. Lihatlah bahkan baru denger pengumuman dan belum melakukan apa-apa sudah menderita luar biasa. Ini adalah orang pesimis. Untuk orang optimis tentu teman-teman sudah bisa memiliki gambaran.

3. Ambil Hikmah setiap kejadian.
Misalkan kita kena sariawan, trus mengeluh “sariawan sialan”, apakah sembuh? Gak bakalan. Bisa jadi ketika mengeluh pikiran bawah sadar menerima keluhan temen teman dan jangan heran kalau selalu kena sariawan. Ingat teori the secret, “like Attract like”. Ketika di pikiran bawah sadar kita ada kata sariawan maka itulah yang akan kita terima. Maka jangan heran hati yang penuh kasih sayang akan menarik lebih banyak kasih sayang. Like Attract Like. Alih alih mengeluh karena sariawan mending liat apa yang ada di balik sariawan ini. Oh…ternyata sistim kekebalan tubuh kita sedang lemah, kita kurang vitamin c, sayuran, kurang air putih dan badan kita kurang olahraga sehingga metabolism tubuh kita tidah sempurna. Apalagi yang kerjaanya duduk aja di depan computer. Jadi sariawan juga membawa peringatan, jadi konyol sekali kalau menyikapinya dengan keluhan. Begitu juga dengan banyak hal yang lain.

Sekarang tips sederhana MENINGKATKAN keberuntungan:
Sebelum tidur ambil pena dan kertas, usahakan suasana tenang. Tulis semua keberuntungan yang temen-temen semua dapatkan di hari ini. Kalau merasa tidak ada, cek lagi. Misal hari ini aku bangun lebih pagi dengan badan yang segar, saya datang ke kantor tepat waktu tanpa kemacetan, saya ketemu cewe cantik dan senyum walau belum berani menyapa, di busway dapat kenalan baru yang aduhai bodinya, dll tulis semua. Misalnya ban bocor gimana? Cari untungnya misalnya untung bawa serep, atau untung deket tukang tambal ban bukan di hutan belantara yang penuh macan, untung bawa uang sehingga bisa minta tolong orang buat ganti ban. Untung cuma ban yang bocor, coba kalau radiator, dll. Kenapa harus di tulis, percaya gak percaya dengan di tulis daya ungkit keberuntunganya bisa 20x lipat dari pada di pikirkan saja.

Rasakan kebahagiaan dengan mensyukuri semua yang sudah teman-teman tulis. Baca sekali lagi dan bener-bener rasakan energi kesyukuran itu. Terakhir ucapkan “dan esok aku akan lebih beruntung lagi”. Dan silakan tidur.

Tips pamungkas meningkatkan keberuntungan adalah dengan amal sedekah, apalagi sedekah yang bikin surprise. Misalnya ada pengamen, kita jarang sekali ngasih, trus kita kasih seribu. Itu namanya biasa. Coba kasih lima ribu, teman teman pasti bisa tebak gimana perasaan sang pengamen ketika memegang uang kita. Perasaan-perasaan orang lain seperti ini bisa menghindarkan kita dari kesialan dan musibah, kok bisa? Saya juga kurang tau, yang pasti sudah banyak buktinya. Kalau saya sering gini, misalnya naik ojeg dari cengkareng ke rumah. Biasanya tukang ojeg minta 10.000, aku tawar habis-habisan sampai dia mau nganterin dengan 7000. Sampai di rumah aku kasih 15.000, sambil bilang gini, “sisanya biar buat jajan putranya Pak”. Kalau temen-temen sempat melihat wajah bapak ini, matanya berbinar, senyumnya kaget seakan tak percaya, mungkin bapak ini sudah membayangkan wajah putranya yang bahagia mendapat tambahan uang jajan. Dan bagaimana dengan perasaan kita sendiri? Coba saja sendiri, terlalu indah untuk di ceritakan di sini….

Coba tips yang sebelum tidur selama 2 minggu dan siap-siap dengan keberuntunyan baru yang sangat mengejutkan. Bingung atau kurang jelas, tanya saja….
Semoga bermanfaat……

AVATAR SHAKTI NAQS

Pelajaran metafisika di dalam pelatihan NAQS DNA terbagi 2 tahap. Yaitu

  1. Tahap Shakti 
  2. Tahap Suci/spiritual (Pemurnian diri/ Tazkiyatun Nafzu).

Level SHAKTI, adalah tahap pembekalan diri dengan senjata batiniyah/mental berupa tools yang berguna untuk menghadapi masalah kehidupan sehari-hari. Hakikat makna shakti adalah meraih kekuatan keimanan yang haqqul yakin atau sebuah kondisi keteguhan hati, sehingga dengan hati yang telah mantap dan yakin maka segala masalah kehidupan akan dengan mudah untuk dihadapi, baik masalah yang bersumber dari dalam diri sendiri maupun masalah yang bersumber dari luar diri termasuk masalah sandang, pangan, papan, dll.

Ketika sebuah keteguhan bathin telah di raih maka apapun ujian dan cobaan kehidupan yang menderanya tidak akan sampai menggoyahkan keimanannya. Bathin yang haqqul Yaqin tiada tergoyah oleh apapun saja, itulah maqom nafsul muthmainnah yaitu jiwa yang tenang. Itulah hakikat JIWA SHAKTI…

Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang- orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir.“( QS. At Taubah 9:26 )

Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mu’min supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,“( QS. Al Fat-h 48:4 )

Setelah karunia ketenangan hati diturunkan Allah ke dalam hati kita, maka perjalanan bathin selanjutnya adalah menempuh perjalanan Ruhani kembali kepada Tuhan. Sebagaimana Firman Allah : “Hai jiwa (hati) yang tenang (nafsul mutmainnah). Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu. Masuklah ke dalam surgaKu“. Q-S Al-Fajr ayat 27-30.

Bagaima jiwa kita yang kotor dan penuh dosa ini bisa kembali kepada Tuhan yang Maha Suci, maka tiada jalan lain. Kita harus secara intensif melakukan pemurnian diri (Tazkiyatun Nafs). Membersihkan segala kotoran yang ada di dalam diri kita seara terus menerus di dalam naungan ridloNya….

.WALI ALLAH & AVATAR
Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang- orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” (QS. Yunus : 62-63).

Ketahuilah, sungguh para kekasihnya itu adalah orang-orang yang takwa” (Al-Anfal 8:34)

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”(QS, Al-Hujarat:13)

Ayat di atas mengandung pengertian bahwa wali Allah (waliyullah) ialah orang yang beriman dan bertakwa. Semua orang yang beriman adalah wali Allah, dan di dalam diri setiap orang yang beriman terdapat tingkat kewalian sesuai dengan tingkat keimanan & ketakwaannya. Allah Azza wa Jalla telah berfirman akan keberadaan seorang wali-Nya di muka bumi dari orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa! Allah Azza wa Jalla menetapkan sebuah kriteria untuk wali-Nya adalah tidak ada kekhawatiran dan tidak bersedih hati. Seseorang disebut sebagai wali Allah apabila dia sudah bertakwa dengan sebenar-benar Takwa. Serta di dalam hidupnya tidak pernah merasa khawatir atas apa pun menyangkut keberadaan dirinya terkait pemenuhan kebutuhan hidupnya! Baginya, cukuplah hanya Allah yang memenuhinya! Allah Azza wa Jalla menjadi sandarannya! Allah Azza wa Jalla menjamin dirinya atas semua keperluannya! Dia yakim akan janji Allah, serta ridlo dan gembira dengan janjiNya.

Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar “ (Yunus:64).

Avatar (Sansekerta: अवतार, avatāra, baca: awatara) dalam agama Hindu adalah inkarnasi dari Tuhan Yang Maha Esa maupun manifestasinya. Tuhan Yang Maha Esa ataupun manifestasinya turun ke dunia, mengambil suatu bentuk dalam dunia material, guna menyelamatkan dunia dari kehancuran dan kejahatan, menegakkan Kebenaran dan menyelamatkan orang-orang yang melaksanakan Kebenaran.

Dalam Bhagawadgita, salah satu kitab suci agama Hindu selain Weda, Kresna sebagai perantara Tuhan Yang Maha Esa bersabda:
Yadā yadā hi dharmasya glānir bhavati bhārata abhyutthānam adharmasya tadātmanam srjāmy aham paritrānāya sādhūnām vināśāya ca duskrtām dharma samsthāpanarthāya sambavāmi yuge yuge” (Bhagavad-gītā, 4.7-8)

Arti
Manakala kebenaran merosot dan kejahatan merajalela,
pada saat itulah Aku akan turun menjelma ke dunia,
wahai keturunan Bharata (Arjuna).
Untuk menyelamatkan orang-orang saleh
dan membinasakan orang jahat
dan menegakkan kembali kebenaran,
Aku sendiri menjelma dari zaman ke zaman.

Avatar Pengendali
Kekuatan utama dari level SHAKTI ini adalah Kemampuan untuk Mengendalikan Kekuatan Energi segala unsur atau anasir Alam Semesta yang berada di dalam diri (Alam Mikro Kosmos) dan di luar dirinya (Alam Makrokosmos). Dalam serial animasi televisi berjudul Avatar: The Legend of Aang, Pengendalian unsur alam merupakan suatu bentuk Ilmu Mengolah Energi Chi, dimana orang tertentu mampu mengendalikan dan memanipulasi energi suatu unsur alam. Dalam cerita, empat unsur elemen Alam Semesta  yang mampu dikendalikan adalah energi unsur air, tanah, api, dan udara.

Pengendalian diri atau penguasaan diri merupakan aspek yang perlu dilatih sejak dini. Tidak ada aspek kemampuan untuk menguasai diri yang turun dari langit, melainkan diperoleh dari proses yang panjang dalam pengalaman hidup selama berhubungan dengan diri sendiri dan orang-orang sekitar. Bahkan dalam sebuah kata bijak tertulis, “Siapa yang menguasai diri ibarat mengalahkan sebuah kota”. Diri yang kita bawa-bawa sekarang ini dapat menguasai kita atau kita yang menguasainya, dapat menjadi sahabat atau malah menjadi lawan. Tergantung pilihan kita menjalani hidup ini. Mengendalikan diri termasuk mengendalikan ego, mengendalikan hawa nafsu, mengendalikan emosi, mengendalikan rasa iri, mengendalikan kemalasan, mengendalikan rasio, ambisi, dan banyak lagi lainnya.

Apa pesan terpenting dari perlunya melatih kemampuan Pengendalian ini, yaitu menjaga stabilitas getaran hati dan fikiran agar tetap bergetar pada frekwensi yang di kehendaki. Sehingga dengan demikian kondisi energi batinnya senantiasa dalam kondisi bulat dan utuh di setiap saat dan kondisi. Dengan demikian, siswa NAQS DNA yang telah menggapai tingkatan ini bisa dikatakan telah menjadi seorang Avatar Shakti The Master Energy of NAQS DNA.

Kuncinya adalah : SSIRRULLAH 

SABAR
SYUKUR
IKHLAS 
RIDLO

Ruju’ ilallah (God Oriented)

“Jika Allah menolong kamu, 
maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; 
jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), 
maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? 
Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal.” 
( QS. Ali Imran 3 ; 160 )

Dancing With The Energy ; Tarian Gerak Hidup Gerak Rasa Sejati

لا حول ولا قوة إلا بالله

PUSATKAN RASA DENGAN TIADA TERPUTUS KEPADA GETARAN ENERGI ILAHI.  TATKALA BERBUAT SESUATU BUKAN KARENA DORONGAN NAFSU DAN BUKAN PULA KARENA ANGAN-ANGAN KOSONG.  TETAPI SEMATA-MATA PETUNJUKNYA. MENGIKUTI GERAK RASA SEJATI TUNTUNAN SUARA  HATI NURANI.

LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH
TIDAK ADA DAYA DAN UPAYA KECUALI DENGAN PERTOLONGAN ALLAH

Rasulullah s.a.w. bersabda : “Perbanyakkanlah membaca La Haula Wala Quwwata Illa Billah karena sesungguhnya bacaan ini adalah obat bagi 99 penyakit, yang mana penyakit paling ringan adalah kebimbangan” (Riwayat Al-Uqaili melalui jabir r.a.)

Mengapa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan kalimat lâ haulâ wa lâ quwwata illâ billâh?

Jawabannya, agar kita melepaskan diri kita dari segala apa yang kita merasa mampu untuk melakukannya, dan kita serahkan semua urusan kepada Allah. Sesungguhnya yang dapat menolong dalam semua aktivitas kita hanyalah Allah Ta’ala, dan ini adalah makna ucapan kita setiap kali melakukan shalat,

Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan”. [al-Fâtihah/1:5].

Dan kalimat ini, adalah makna dari doa yang sering kita ucapkan dalam akhir shalat kita:

اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Ya Allah, tolonglah aku agar dapat berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu”

Pada hakikatnya seorang hamba tidak memiliki daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. Seorang penuntut ilmu tidak akan mungkin duduk di majlis ilmu, melainkan dengan pertolongan Allah. Seorang guru tidak akan mungkin dapat mengajarkan ilmu yang bermanfaat, melainkan dengan pertolongan Allah. Begitupun seorang pegawai, tidak mungkin dapat bekerja melainkan dengan pertolongan Allah.

Seorang hamba tidak boleh sombong dan merasa bahwa dirinya mampu untuk melakukan segala sesuatu. Seorang hamba seharusnya menyadari bahwa segala apa yang dilakukannya semata-mata karena pertolongan Allah. Sebab, jika Allah tidak menolong maka tidak mungkin dia melakukan segala sesuatu. Artinya, dengan mengucapkan kalimat ini, seorang hamba berarti telah menunjukkan kelemahan, ketidakmampuan dirinya, dan menunjukkan bahwa ia adalah orang yang sangat membutuhkan pertolongan Allah.

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Ali Imran : 191)

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An Nisaa’ : 103)

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Yunus : 92)

Sekilas Ilmu Bayu bajra
Bayu bajra adalah sebuah ilmu dari Sang Anoman, Bayu Bajra adalah tarian rasa ( hawa hidup ), gerak rasa sejati yang terpancar dari cakra anahata mengalir keseluruh tubuh serta menggerakkanya sesuai gelombang rasa sejati. Apabila kepekaan dalam gerak rasa ini dipadukan dengan aura ( energi gaib tertentu ) yang ada di alam, maka gerak rasa ini akan berubah menjadi tarian kekuatan gaib dengan daya dan karakter percis/sama seperti energi aura yang diserapnya.

Beberapa contoh ilmu serap aura : ilmu silat strom, Macan pulaki, Gajah Mada, Bayu Anoman, Brucelee, Bayu Sepuh Birowojati, memasukan roh alam/ tokoh sakti,dll.

Kesuksesan mengembangkan ilmu Bayu Bajra ditentukan oleh latihan penghalusan rasa, mengurangi makan daging, bumbu-bumbu keras, latihan meditasi yang rutin, faktor bakat/keturunan dan mengamalkan ilmu-ilmu khusus ( ilmu khadam, silat stroom, Dasa bayu, dll ). Ilmu ini merupakan latihan tingkat dasar uji kepekaan rasa, dan mengandung resiko bisa trance ( kesurupan ) tak terkendali..

Dancing With The Energy “Cosmic Energy NAQS DNA Dance”

Ada yang lebih aman dalam melatih kepekaan gerak rasa sejati. Yaitu melakukan gerak jurus dengan penghayatan dan tanpa pernafasan segitiga. Merasakan adanya energi yang berada di telapak tangan dan di seluruh badan ketika sedang melakukan gerak jurus senam. 

Dan bila telah semakin terlatih, bisa melakukan gerak jurus tanpa jurus, atau gerakan tarian energy. Gerakan ini murni dilakukan dengan kesadaran penuh, artinya semata-mata gerak rasa yang bisa dikendalikan oleh kesadaran kita secara penuh. Beda dengan Gerak ilmu bayu bajra atau ilmu silat setroom yang mana gerakannya tidak bisa dikendalikan oleh kesadaran para praktisi. Latihan tarian energy  ini hanya boleh dilakukan siswa senior yang sudah teruji, yang Power meditasinya dan energi kesadarannya sudah mumpuni. Sehingga tidak mudah kemasukan Frekwensi energi liar dari alam semesta.

Manfaat latihan ini adalah sangat besar sekali ketika dipraktekkan di dalam olah rasa sejati yang di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Memahami kehendak Ilahi dan ayat-ayat-Nya di dalam setiap gerak hidup kita, sebagai langkah pasti untuk memahami Asma, Sifat, dan Gerak Perbuatan Tuhan di Alam semesta dan di dalam diri kita. Sebagai perwujudan penghayatan kalimah “La Haula Wala Quwwata Illa Billah” seperti yang telah dijelaskan di atas.

Wallahu a’lam bisshowab…

SIMBOL REIKI USUI

Dalam berlatih Reiki, Level 1 diajarkan bagaimana kita menyalurkan Reiki kepada diri sendiri dan orang lain, pada Level 2 kita belajar bagaimana menggunakan energi lebih jauh lagi dan mempelajari sifat-sifat energi seperti disimbolkan dalam simbol chokurei (fokus: untuk mempercepat hasil dan memperkuat rasa), Se hei Ki (Harmonis: keseimbangan dan penyebaran energi) dan Hon Za she zo nen ( Sifat dasar dari energi adalah tidak ada ruang dan waktu).

Ketika Sensei Usui ingin mengajarkan pemahaman Beliau tentang energi dan sifat-sifatnya, beliau merasa bahwa penjelasan yang bagaimana bagusnya tidak akan mampu menandingi pemahaman yang diperoleh seseorang secara langsung. Ini dibuktikan melalui pengalaman beliau sendiri ketika sedang belajar mencari pemahaman spiritual tertinggi (Satori). Hingga suatu saat ketika beliau bertemu dengan seorang biksu Zen, sang biksu menganjurkan Sensei untuk menjalani latihan spiritual sendiri dan tidak mencari pemahaman dari buku atau guru-guru spiritual.

Apa yang dirasakan oleh Sensei Usui, tentu tidak mudah bagi kita di dunia modern untuk bisa mengalaminya. Sehingga Sensei Usui memberikan suatu petunjuk melalui penggunaan simbol-simbol dalam Reiki level 2(Okuden).

Dalam Cho ku Rei, kita belajar tentang pentingnya konsentrasi untuk mendapatkan hasil.

Dalam Se Hei Ki, kita belajar bahwa segala sesuatu pasti di seimbangkan kembali, yang berlebihan akan dikurangi dan yang kurang akan ditambahkan. Dalam simbol ini terkandung pelajaran tentang hukum sebab-akibat.

Dalam Hon Za She Zo Nen, kita belajar tentang sifat hakiki tentang segala sesuatu, yaitu tidak terbatas oleh ruang dan waktu, tidak pernah terlahir dan tidak pernah mati.

Kedalaman pelajaran Reiki yang terkandung didalam simbol-simbol tersebut, terbuka bagi anda dan siapa saja yang melatih Reiki dan memberi kesempatan bagi diri anda untuk mengerti

Seorang praktisi reiki level 2 sudah bisa menggunakan simbol reiki dalam melakukan healing baik diri sendiri atau orang lain. Attunement Reiki pada level 2 ini juga akan meningkatkan intensitas energi seorang praktisi reiki. Simbol reiki dapat diartikan sebagai lambang energi spesifik yang merupakan kristalisasi dari suatu fungsi energi yang digunakan dalam reiki.

Salah satu simbol penguat reiki berfungsi untuk menguatkan vibrasi energi reiki agar bekerja semaksimal mungkin dibarengi affirmasi yang tepat sesuai dengan karakter simbol reiki yang sedang digunakan. Praktisi Reiki dapat juga mempergunakan simbol lain yang dirancang untuk membersihkan unsur negative dari
suatu lokasi atau tempat.

Sebaliknya praktisi Reiki dapat mempergunakan simbol pengiriman energi jarak jauh untuk penyembuhan pasien di beberapa tempat berlainan dalam jumlah banyak sekaligus. Simbol dapat digambarkan secara fisik dengan memanfaatkan chakra atau secara visualisasi.

Secara fisik praktisi Reiki menggambar simbol di depan dadanya dengan menggunakan tangan kanan atau kiri. Gerakan tangan ini menggambar simbol layaknya melukis simbol di kertas. Setelah digambarkan simbol dihubungkan dengan kekuatan alam semesta agar dapat menjalankan fungsinya.

Simbol Reiki ini hanya dapat digunakan oleh praktisi Reiki ketika sudah menduduki level 2 dalam tataran pembelajaran Reiki. Attunement Reiki level 2 ini juga akan meningkatkan intensitas energi praktisi Reiki mencapai 10 kali lipat dibandingkan praktisi Reiki di level 1. Simbol-simbol Reiki merupakan perangkat penghubung antara praktisi Reiki dengan pembimbing Reiki.

Penggunaan simbol ini dapat membantu meningkatkan vibrasi energi seorang praktisi Reiki. Hal ini disebabkan simbol-simbol tersebut mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang sangat khas atas penyembuhan penyakit juga kasus penyaluran energi jarak jauh terhadap pasien lain di tempat berbeda dan waktu berbeda pula.

Simbol Reiki dapat diartikan sebagai lambang energi spesifik yang merupakan kristalisasi dari suatu fungsi energi dalam Reiki.

Dalam tradisi Reiki lain misal gTummo, Tummo, Usui Tibetan setelah mendapatkan attunement seorang praktisi Reiki akan memperoleh hak atas penggunaan simbol ini di mana simbol ini dilukiskan sebagai simbol daya, simbol mental/emosi dan simbol relativitas.

Dalam istilah tradisional Reiki dikenal dengan nama Cho Ku Rei, She Hei Ki, dan Hon Sha Ze Sho Nen. Hanya Reiki tradisi Inti Reiki dan Kundalini Reiki simbol ini tidak dipergunakan.

Sebagai gantinya kekuatan dan ketepatan merancang afirmasi yang diucapkan ketika mulai menyalurkan energi. Kendati demikian sebagai seorang praktisi Reiki diwajibkan mengenal dan memahami bentuk dan cara membuat ketiga simbol tersebut. Bila praktisi Reiki sudah menduduki level Personal Mastery atau level
Master penggunaan simbol ini sudah tidak dipergunakan lagi, karena pada level ini penyembuhan hanya dilakukan dengan niat.

Dengan niat energi akan bekerja sesuai dengan simbol yang digunakan saat healing. Tentunya tingkatan ini memerlukan latihan praktek yang konsisten dalam memahami simbol yang dimaksud serta keyakinan tinggi dalam menggunakan simbol tadi. Semakin tinggi level praktisi Reiki simbol cukup diniatkan saja bekerja
tanpa menggunakan gerakan tangan dalam melukis simbol di depan tubuh praktisi Reiki.

Dengan memahami kerja simbol ini bukan berarti praktisi reiki mengkultuskan simbol reiki. Simbol reiki hanya alat bantu saja dalam penyaluran reiki kepada pasien. Tak ubahnya kalau kita berkehendak pergi ke Bandung misalnya, kita bisa menggunakan sarana transportasi yang dapat membantu mencapai tujuan dengan cepat dengan naik bus, kereta api atau pesawat terbang dibandingkan bila kita berjalan kaki. Memang nanti juga sampai ke Bandung tapi memakan waktu lama untuk sampai tujuan. Nah dalam pembelajaran Reiki ini simbol mulai dipakai bila praktisi sudah menduduki level 2 dan sudah sejauh mana mempraktekkan Reiki untuk mendapatkan kesehatan serta kebugaran tubuh pribadi dan tentu saja menyalurkan Reiki untuk orang lain baik jarak dekat atau jarak jauh.

Praktek menggunakan simbol-simbol

CHO KU REI

1. Meningkatkan energi

  • Hadapkan kedua telapak dengan jarak kira2 25 cm didepan pusar. Niatkan cakra jantung menggambar simbol cho ku rei diantara kedua telapak tangan itu.
  • Afirmasikan: chokurei 3X, tarik energi reiki sesuai simbol dan bentuk bola energi. Tunggu 1/2 mnt.
  • Kemudian dorong bola energi masuk cakra pusar, sambil afirmasikan: masuklah seutuhnya dalam cakra pusar saya, dantingkatkan energi saya/pasien jadi 3X lipat secara merata.

2. Melindungi orang atau benda

  • Lakukan prosedur menggambar simbol.
  • Setelah terbentuk bayangkan orang atau benda yang dilindungi berada dalam bola energi dan afirmasikan: bola energi ini sangat kuat, sehingg tidak ada kekuatan negatif yang bisa menembusnya. Dan bola ini akan bertahan selama 1 minggu.
  • Kekuatan bertahan bola itu, tergantung kekuatan anda.

3. Membersihkan benda

  • Lakukan prosedur menggambar simbol. Cuma sekarang dilakukan diatas benda yg akan dibersihkan, kira2 10 cm.
  • Kemudian dorong bola ketarget dan afirmasikan: masuklah dlm benda ini, bersihkan dan penuhi dengan energi reiki.

3. Menguatkan simbol lain

  • Digambar setelah simbol lain digambar dan diberi perintah.
  • Afirmasinya: perkuatlah kerja simbol, mis: she hei ki.

SEI HEI KI

  • Membersihkan energi negatif
  • Lakukan prosedur menggambar simbol diatas bagian yang sakit.
  • Kemudian dorong masuk bola energi, dan niatkan agar membersihkan energi negatif dibagian tsb.

Hon sha she so nen

  • Jembatan energi untuk pengiriman energi jarak jauh
  • Lakukan prosedur gambar simbol, kali ini didepan dada.
  • Afirmasikan: semua energi dan simbol yang dikirim akan diterima: si A/semua pasien yang ada pada daftar (kalau pasien banyak bikin daftar). Pada saat ini/1jam yang lalu/2jam lagi. Dan simbol akan bekerja setelah pasien siap menerima energi.
  • Lalu lepas tangan sebentar. Ulangi prosedur menggambar simbol cho ku rei.
  • Setelah bola terbentuk, afirmasikan: perkuat kerja simbol (HSSN) agar masing2 pasien menerima energi 100% utuh. Kemudian lakukan healing seakan pasien ada didepan anda.

Tiga simbol itu merupakan simbol pokok.

Nb. 
Simbol dalam Reiki NAQS berbeda dengan Reiki USUI. Namun sama dalam aplikasinya. Sehingga bagi anda yang sudah pernah belajar Rei Ki dari tradisi yang lain. Tentu sudah terbiasa dengan penggunaan simbol Rei Ki.

Pemakaian simbol dan bola energi di dalam Rei Ki NAQS bukanlah sebuah keharusan. Namun boleh digunakan.