Tekhnik Mematahkan Akibat Mimpi Buruk

Sebagian besar orang dewasa pernah mengalami mimpi buruk setidaknya satu kali dalam sebulan. Mimpi buruk ini terkadang membuat seseorang terbangun tiba-tiba, merasa pusing, lelah, dan tidur pun menjadi kurang berkualitas.

Penyebab mimpi buruk antara lain, konsumsi obat-obatan, gen yang tidak sempurna, penyakit saraf degeneratif seperti Alzheimer, dan peristiwa traumatis. Mimpu buruk juga mendera orang yang mengalami stres saat siang hari. Pada malam hari, emosi yang timbul karena stres siang hari, muncul dalam bentuk mimpi buruk.

Lalu, beberapa orang, terutama yang berkepribadian terbuka dan sensitif, mungkin memiliki batas tipis antara mimpi dan kenyataan. Sehingga, kejadian buruk saat siang hari bisa hadir saat malam hari dalam bentuk mimpi buruk.

“Mimpi buruk adalah mimpi yang bersifat disfungsional,” kata Rosalind Cartwright, kepala pelayanan gangguan tidur dit Rush-Presbyterian – St. Luke’s Medical Center, AS, seperti dikutip dari Best Health Mag.

Ketika Anda berusaha menenangkan perasaaan dan meredakan emosi negatif, otak pun memprosesnya. Emosi negatif yang berlebihan diproses, dan justru muncul saat Anda tidur melalui mimpi buruk. Jika Anda pernah berada dalam kecelakaan mobil yang buruk misalnya, Anda mungkin tidak dapat segera mengatasi rasa trauma dan emosi negatif yang muncul. Mimpi buruk pun akan mudah muncul.

Seperti Cartwright tulis dalam bukunya ‘Crisis Dreaming’, ia mengungkap kalau mimpi buruk adalah tangisan dalam bentuk lain. Terkadang mimpi buruk bisa membantu seseorang mencari resolusi untuk mengatasi masalah dan trauma yang dihadapinya.

Jika anda mimpi sesuatu yang buruk dan anda khawatir mimpi tersebut merupakan isyaroh/firasat buruk buat diri anda sendiri atau keluarga anda di masa mendatang. Ketahuilah sebenarnya mimpi yang anda alami itu hanyalah satu buah gambaran dari seribu kemungkinan gambaran kejadian yang bisa terjadi dari kehidupan masa datang anda. Jadi firasat yang anda peroleh itu belumlah merupakan kepastian yang pasti terjadi. Dan Allah mengilhamkan firasat itu ke dalam mimpi anda berarti Allah menghendaki anda untuk bisa mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi.

Dan kali akan saya sharingkan beberapa tekhnik sederhana untuk mematahkan pengaruh buruk dari mimpi anda tersebut.

TEKHNIK 1 :

Ucapkan doa ini ;

أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ
ALLOHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MIN  ‘AMALISY SYAITHOON, WA SAYYI-AATIL  AHLAAM, lalu meludah 3X ke arah kiri

Ya Alloh aku berlindung kepadaMu dari perbuatan syetan dan buruknya mimpi

TEKHNIK 2 :
Ambillah sapu lidi (bisa juga tusuk gigi, bambu kecil dll). Lalu potong atau patahkan dengan tangan anda menjadi 7 (tujuh) batang, kecil-kecil, kira-kira 3 sentimeter. Sediakan selembar kertas atau tissue. Siapkan garam dapur, sedikit saja. Taruhlah potongan ke tujuh sapu lidi dan garam dapur tadi ke dalam tissue atau kertas. Lipat kertas tersebut dan kuburkan ke dalam tanah (pekarangan, halaman rumah anda).

Ucapkan kalimat afirmasi/doa ketika akan mengubur/membenam kertas (yang berisi 7 potong sapu lidi dan garam) :

AFFIRMASI :


بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شئ في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم

Bismillaahilladzi laa yadzurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa laa fissamaa’i wa huwas samii’ul ‘aliim
Ya ALLAH. Jauhkanlah saya dan keluarga saya dari malapetaka. Tidak akan tumbuh garam yang saya kubur ini. Seperti halnya mimpi buruk saya yang tidak akan menjadi kenyataan dan tidak akan terjadi. Amien.” .

Rasulullah bersabda :
وروينا في ” سنن أبي داود ” و ” الترمذي ” عن عثمان بن عفان رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” ما من عبد يقول في صباح كل يوم ومساء كل ليلة : بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شئ في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم ، ثلاث مرات لم يضره شئ ” قال الترمذي : هذا حديث حسن صحيح ، هذا لفظ الترمذي.
وفي رواية أبي داود : ” لم تصبه فجأة بلاء “.

Diriwayatkan oleh Ibn Sunniy dan Attirmidziy, dari Utsman bin Affan ra berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : “Tiadalah seorang hamba berdoa dipagi setiap hari dan sore setiap petang : Bismillahilladzi….(dst) sebanyak 3X maka ia tak akan diganggu sesuatu” berkata Imam Tirmidziy hadits ini hasan shahih, dan ini lafadh riwayat Tirmidzy, dan pada lafadh riwayat Abu Dawud : Barangsiapa yg membacanya maka ia tak akan mendapat musibah yg datang tiba tiba/dikagetkan musibah.

TEKHNIK 3 :

عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ” من قال حين يصبح ثلاث مرات : أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم ، وقرأ ثلاث آيات من سورة الحشر ، وكل الله تعالى به سبعين ألف ملك يصلون عليه حتى يمسي ، وإن مات في ذلك اليوم مات شهيدا ، ومن قالها حين يمسي كان بتلك المنزلة ” (حسن غريب).
Dari Nabi saw yg bersabda : “Barangsiapa yg berkata dipagi hari 3X : Audzubillahissami’il’aliim minassyaythaanirrajiim, dan diteruskan dengan 3 ayat terakhir surat Alhasyr, )Law Anzalna… dst) maka Allah wakilkan baginya 70.000 malaikat yg bershalawat untuknya hingga sore, jika ia wafat dihari itu maka ia wafat sebagai syahid, barangsiapa yg membacanya di sore hari maka mendapat manzilah itu pula (hadits hasan gharib)

( QS. Al Hasyr 21 – 24 ) :
لَوْ أَنزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُ خَاشِعاً مُّتَصَدِّعاً مِّنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
21. Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quraan ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
22. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
23. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاء الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
24. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Diabetespun Mundur Terkena Jurus Undur-Undur " The Lion Ant"

Tahukah anda undur-undur yang dalam bahasa latinnya Myrmeleon sp atau bahasa mandarinnya di-gu-niu dan Inggris nya Lion Ant terbukti secara klinik dapat menyembuhkan diabetes juga penyakit lainnya bahkan stroke berat sekalipun hanya dengan memakannya hidup-hidup. Dan dari dahulu sampai sekarang pun pengobatan Cina masih menggunakannya .

Undur-undur banyak ditemui disekitar rumah yang halamannya berpasir. Rumah atau lebih tepat disebut sebagai perangkap (seperti laba-laba) terlihat seperti lingkaran atau lubang di pasir. Serangga atau semut yang melaluinya akan terjebak dalam lubang pasir tersebut sehingga tidak dapat naik. Makanan undur-undur adalah serangga kecil.

Menurut Kawruh Boso Jowo karangan Daryanto, Undur-undur merupakan ‘anak’ Kinjeng Dom atau Capung jarum. Capung Jarum merupakan capung kecil yang mirip jarum.

Undur-undur sebagai obat
Tahukah kamu, kalau undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah. Undur-undur mempunyai nama latin Myrmeleon sp ternyata berkhasiat menurunkan kadar gula penderita diabetes. Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea. Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Dimana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.

Cara mengkonsumsinya :

  1. Langsung ditelan @ 3 atau 5 ekor. jadi setelah undur-undur dimabil dan dicuci bersih langsung aja ditelan sambil minum ..
  2. Beli kapsul kosong dan undur-undur dimasukkan hidup-hidup ke dalam kapsul ( setelah undur-undur dicuci ya…..)

Undur-undur adalah sebutan untuk kelompok serangga dari famili Myrmeleontidae (kadang-kadang salah dieja sebagai Myrmeleonidae). Di dunia ini diperkirakan ada sekitar 2.000 spesies undur-undur dan mereka tersebar di seluruh dunia, terutama di wilayah bersuhu hangat dan berpasir.

Larva Undur-Undur di atas Telapak Tangan

Nama “undur-undur” diberikan pada hewan ini karena kebiasaan larvanya berjalan mundur saat menggali sarang jebakan di tanah. Di daerah Barat, hewan ini dikenal dengan nama antlion (semut singa). Nama itu diberikan karena kebiasaan larvanya yang memburu semut secara ganas dengan cara menggali jebakan di dalam tanah sehingga dianggap sebagai “singanya para semut”.

Klasifikasi
Undur-undur memiliki nama famili Myrmeleontidae yang berasal dari bahasa Yunani myrmex (semut) dan leon (singa) sehingga nama Myrmeleontidae secara harfiah bisa diartikan “semut singa”. Famili Myrmeleontidae sendiri termasuk ke dalam ordo Neuroptera yang dalam bahasa Yunani bisa diartikan sebagai “sayap jala” atau “sayap berurat”. Nama itu diberikan karena semua serangga dalam ordo ini memiliki dua pasang sayap transparan dan berurat.

Anatomi
Reproduksi terjadi tidak lama setelah undur-undur baru saja keluar dari kepompongnya. perkawinan dimulai ketika sepasang undur-undur jantan dan betina hinggap di pohon. Sepasang undur-undur itu lalu melakukan kopulasi dengan cara saling melekatkan ujung ekornya. Kopulasi bisa berlangsung hingga dua jam lamanya. Undur-undur betina yang sudah kawin selanjutnya akan pergi mencari tempat untuk bertelur dan masih mungkin kembali ke tempat yang sama untuk kembali melakukan perkawinan.

Undur-undur mengalami metamorfosis sempurna: telur, larva, kepompong, dan dewasa. Perkembangan undur-undur dimulai ketika betina meletakkan telurnya di dalam tanah berpasir dengan cara mengetuk-ngetuk abdomennya ke dalam tanah dan mengeluarkan telur-telurnya di sana. Di dalam tangkapan, undur-undur betina bisa mengeluarkan telur hingga 20 butir sekali bertelur dan biasanya ia memilih pasir yang bersuhu hangat. Kadang-kadang, undur-undur betina yang sedang menaruh telur di atas pasir tertangkap oleh larva undur-undur lain yang kebetulan membuat jebakan yang berdekatan dengan tempatnya bertelur.

Telur undur-undur akan menetas menjadi larva yang bertubuh gempal, pipih, berkaki enam, dan memiliki sepasang taring panjang di kepalanya. Mayoritas spesies larva undur-undur selanjutnya akan membuat jebakan di tanah dengan cara bergerak mundur memakai tubuhnya seperti mata bor dan mulai menggali dengan gerakan spiral hingga akhirnya membentuk sarang jebakannya yang berbentuk seperti corong (biasa disebut “liang undur-undur”). Pada sebagian spesies undur-undur semisal Dendroleon pantheormis, larvanya tidak membuat sarang jebakan, namun hanya bersembunyi di tempat-tempat tertentu lalu menerkam hewan kecil yang lewat di dekatnya. Hal yang unik pada larva undur-undur adalah mereka tidak memiliki anus sehingga ampas sisa-sisa metabolisme tubuhnya akan disimpan dan baru dikeluarkan ketika mereka sudah menjadi undur-undur dewasa.

Fase selanjutnya dalam pertumbuhan undur-undur adalah fase kepompong atau pupa. Kepompong mereka berupa kumpulan butiran pasir di sekitarnya yang disatukan dengan sutra dari kelenjar di abdomennya. Kepompong ini biasanya terkubur hingga beberapa sentimeter di dalam tanah. Pada fase kepompong terjadi perubahan bentuk di dalamnya dan setelah sekitar satu bulan, undur-undur dewasa akan keluar dan mulai menunggu sayapnya kering sebelum bisa terbang untuk mencari pasangan. Undur-undur dewasa rata-rata berusia antara 20-25 hari, sementara sebagian dari mereka juga diketahui bisa hidup hingga usia 45 hari.

Perilaku
Undur-undur dewasa jarang terlihat di alam liar karena ia baru aktif keluar di sore hari dan bisa terlihat menggerombol di malam hari saat sedang mencari pasangan kawin. Mereka juga kadang-kadang dianggap sebagai gangguan bagi manusia karena jika hinggap pada seseorang, mereka bisa memberikan gigitan yang cukup menyakitkan walaupun tidak sampai membahayakan.

Makanan

Larva undur-undur terkenal sebagai pemangsa yang ganas karena ia memakan hampir segala jenis Arthropoda kecil, terutama semut. Ia berburu secara pasif dengan cara membuat sarang jebakan berbentuk corong, lalu bersembunyi di tengahnya sambil menunggu ada mangsa yang terperosok masuk. Bila ada mangsa terjebak masuk ke dalam perangkapnya namun masih bisa bergerak naik, larva undur-undur akan melempari mangsanya dengan butiran pasir agar tergelincir. Larva undur-undur mengetahui kehadiran korbannya dengan cara merasakan getaran dari gerakan korbannya. Larva undur-undur juga memiliki sepasang rahang tajam dan di ujungnya terdapat lubang untuk menyuntikkan racun ke dalam tubuh mangsanya untuk membunuhnya, lalu mulai menghisap cairan tubuhnya.

Makanan undur-undur dewasa lebih bervariasi. Sebagian spesies hidup dengan memakan nektar dari bunga, sementara beberapa spesies lainnya hidup dengan memakan Arthropoda kecil seperti halnya larva undur-undur.

Sumber : id.wikipedia.org dan berbagai sumber lainnya.

Mendongkrak Vitalitas Dengan Belut

Kita mengenal nama belut, welut or lindung untuk mahluk yang sama, jenis ikan yang berbentuk panjang,bulat seperti ular. Hidupnya di air tawar atau laut. Sukanya menyelusup ke dalam lumpur or tanah becek seperti sawah,misalnya. Orang Inggris nyebutnya ‘eel’. Kalau sudah jadi makanan, orang Jepang menyebutnya unagi untuk yang air tawar, dan anago untuk yang dari laut. Ikan moa adalah nama lain untuk belut, khususnya yang berbadan gede.

Belut adalah sekelompok ikan berbentuk mirip ular yang termasuk dalam suku Synbranchidae. Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis. Jenis-jenisnya banyak yang belum diperikan dengan lengkap sehingga angka-angka itu dapat berubah. Anggotanya bersifat pantropis (ditemukan di semua daerah tropika).

Belut berbeda dengan sidat, yang sering dipertukarkan. Ikan ini boleh dikatakan tidak memiliki sirip, kecuali sirip ekor yang juga tereduksi, sementara sidat masih memiliki sirip yang jelas. Ciri khas belut yang lain adalah tidak bersisik (atau hanya sedikit), dapat bernafas dari udara, bukaan insang sempit, tidak memiliki kantung renang dan tulang rusuk. Belut praktis merupakan hewan air darat, sementara kebanyakan sidat hidup di laut meski ada pula yang di air tawar. Mata belut kebanyakan tidak berfungsi baik; jenis-jenis yang tinggal di gua malahan buta.

Ukuran tubuh bervariasi. Monopterus indicus hanya berukuran 8,5 cm, sementara belut marmer Synbranchus marmoratus diketahui dapat mencapai 1,5m. Belut sawah sendiri, yang biasa dijumpai di sawah dan dijual untuk dimakan, dapat mencapai panjang sekitar 1m (dalam bahasa Betawi disebut moa).

Kebanyakan belut tidak suka berenang dan lebih suka bersembunyi di dalam lumpur. Semua belut adalah pemangsa. Daftar mangsanya biasanya hewan-hewan kecil di rawa atau sungai, seperti ikan, katak, serangga, serta krustasea kecil.(id.wikipedia.org)

Belut merupakan makanan favorit di banyak negara. Salah satunya Jepang dan Korea. Selain itu, banyak kepercayaan yang menyebutkan bahwa belut merupakan makanan stamina pria yang bisa meningkatkan gairah seksual.

UNAGI

UNAGI

Unagi itu nama makanan Jepang berbahan baku belut, biasanya mereka memanggang belut yang sudah dipipihkan dulu badannya. Sausnya pake saus bbq. Mereka percaya bahwa unagi merupakan ‘afrodisiak’ bagi lelaki. Jadi, kalau seorang nyonya Jepang menghendaki ‘malam panjang’ nan romantis dan ‘hot’, maka dibelinyalah selusin unagi dari warung di kota, karena jarang yang mau masak sendiri, dan disajikan oleh sang nyonya kepada suaminya untuk makan malam. Tapi, kalaulah sang suami Jepang sering jajan unagi sendiri di luaran tanpa diketahui isterinya, dan larut malam barulah pulang….. maka saya ndak tahu untuk maksud & tujuan apa beliau menyantap unagi di kedai luaran.

Dari mana datangnya ‘kepercayaan’ itu? Kayaknya sih dari kandungan sang belut yang kaya akan protein, calcium, vitamin A and E, semua kandungan yang biasanya diperlukan bagi pria untuk jadi ‘perkasa’.

Dengan kandungan tersebut, mungkin saja belut berkhasiat sebagai obat bagi beberapa jenis penyakit, termasuk sakit kuning, misalnya. Karena tubuh yang sakit tentunya membutuhkan ‘extra fooding’ agar diperoleh ‘bahan baku’ bagi sel-sel darah putih untuk memerangi virus atau bakteri ‘intruder’ yang nyelonong masuk ke tubuh kita.

CARA MASAK UNAGI
Cara masak belut ala Jepang, yang di’pangkung’ (pukul-pukul) dulu, baru dipanggang (persisnya dibakar di atas bara api) dengan tusukan besi seperti sashlik or sate, mirip cara orang Pontianak waktu memanggang cumi or sotong, dibikin pipih tipis dulu, baru dibakar. Bumbunya lebih sering berupa saus barbecue yang semi manis. Hanya saja, kalau kita lihat dari fotonya, yang di Jepang pukul-pukulannya tidak sampai membuat sang belut menjadi pipih kayak kertas.

Kalau masakan yang anda jumpai di kota (kawasan Glodok) biasanya bertitel ‘lindung cah fumak’ di daftar menunya. Biasanya si belut dipotong-potong jadi pendek dulu, dibersihkan, digoreng garing dengan cara ‘deep fried’, baru dicah bersama sayur khumak (sejenis siomak berwarna hijau tua), dicampur ang-ciu dan angkak (bumbu seperti butiran beras berwarna merah). Makanya terasa ‘crispy’ waktu dikunyah,walau dimasaknya pakai cah-sedikit kuah.

Kalau anda termasuk yang ‘jijikan’, memang sebaiknyalah beli saja yang sudah Matang, seperti yang biasa dilakukan oleh nyonya-nyonyaJepang ketika mengharapkan malam-malam panjang nan romantis.

KHASIAT LAIN BELUT
Untuk masalah kesehatan pun, belut tidak pernah melicinkan dirinya kepada manusia. Mengonsumsi belut, akan menjaga daya tahan tubuh Anda, utamanya pada saat musim panas. Belut tidak mengandung gula dan rendah sodium, namun tinggi fosfor, kaya dengan vitamin yang dibutuhkan tubuh secara umum. Mengonsumsi belut mampu meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh dan mengurangi tekanan darah, juga mengurangi risiko arthritis.

Belut pun bermanfaat bagi kesehatan penglihatan, perkembangan fungsi syaraf pusat, menormalkan tekanan darah di otak. Dan, beberapa penelitian menjelaskan kehebatan belut untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2. Karena mengandng omega 3, maka belut menjadi bagian dari konsumsi makanan menghalangi tumbuhnya diabetes dalam kasus meningkatnya kadar gluokasa di luar batas.

Bagi jantung, daging ini termasuk yang oke punya. Meringankan faktor risiko penyakit jantung, termasuk penyempitan pembuluh jantung, sehingga orang Jepang menciptakan kapsul suplemen makanan dari belut untuk menjaga kesehatan jantung.

Tepung belut, dikabarkan juga bermanfaat bagi para manula untuk bisa senantiasa bervitalitas tinggi dan lebih berenergi, tidak heran orang Korea menyamakannya setangguh gingseng sebagai sumber stamina. Sementara di Inggris, belut telah menjadi makanan tradisional terutama bagi mereka yang tinggal di London timur.

Secara keseluruhan, dalam daging belut terkandung kebaikan yang banyak, di antaranya termasuk kolesterol, sodium, protein, air, kalories tinggi, Asam lemak tak jenuh Omega-3, Asam lemak tak jenuh Total Omega-6, Vitamin A, C, E (Alpha Tocopherol), Thiamin, Riboflavin, Niacin, Vitamin B6, Folate, Vitamin B12, Pantothenic Acid, Choline, Kalcium, Zat besi, magnesium, fosfor , potassium, sodium, Zinc, Mangan, dan Selenium. Kandungan sebesar itu maksimal dalam daging belut seberat 204 gram saja.

Dilihat dari komposisi gizinya, belut mempunyai nilai energi yang cukup tinggi, yaitu 303 kkal per 100 gram daging. Nilai energi belut jauh lebih tinggi dibandingkan telur (162 kkal/ 100 g tanpa kulit) dan daging sapi (207 kkal per 100 g). Hal itulah yang menyebabkan belut sangat baik untuk digunakan sebagai sumber energi.

Nilai protein pada belut (18,4 g/ 100 g daging) setara dengan protein daging sapi (18,8 g/ 100g), tetapi lebih tinggi dari protein telur (12,8 g/100 g). Seperti jenis ikan lainnya, nilai cerna protein pada belut juga sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk sumber protein bagi semua kelompok usia, dari bayi hingga usia lanjut.

Protein belut juga kaya akan beberapa asam amino yang memiliki kualitas cukup baik, yaitu leusin, lisin, asam aspartat, dan asam glutamat. Leusin dan isoleusin merupakan asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga keseimbangan nitrogen pada orang dewasa.

Leusin juga berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot. Asam glutamat sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan asam aspartat untuk membantu kerja neurotransmitter.

Tingginya kadar asam glutamat pada belut menjadikan belut berasa enak dan gurih. Dalam proses pemasakannya tidak perlu ditambah penyedap rasa berupa monosodium glutamat (MSG).

Kandungan arginin (asam amino nonesensial) pada belut dapat memengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HGH). HGH ini yang akan membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Hasil uji laboratorium juga menunjukkan bahwa arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

Kaya Mineral dan Vitamin
Belut kaya akan zat besi (20 mg/100 g), jauh lebih tinggi dibandingkan zat besi pada telur dan daging (2,8 mg/ 100g). Konsumsi 125 gram belut setiap hari telah memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, yaitu 25 mg per hari. Zat besi sangat diperlukan tubuh untuk mencegah anemia gizi, yang ditandai oleh tubuh yang mudah lemah, letih, dan lesu.

Zat besi berguna untuk membentuk hemoglobin darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen tersebut selanjutnya berfungsi untuk mengoksidasi karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi untuk aktivitas tubuh. Zat besi juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.

Belut juga kaya akan fosfor. Nilainya dua kali lipat fosfor pada telur. Tanpa kehadiran fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang. Karena itu, konsumsi fosfor harus berimbang dengan kalsium, agar tulang menjadi kokoh dan kuat, sehingga terbebas dari osteoporosis. Di dalam tubuh, fosfor yang berbentuk kristal kalsium fosfat umumnya (sekitar 80 persen) berada dalam tulang dan gigi.

Fungsi utama fosfor adalah sebagai pemberi energi dan kekuatan pada metabolisme lemak dan karbohidrat, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesis DNA serta penyerapan dan pemakaian kalsium. Kebutuhan fosfor bagi ibu hamil tentu lebih banyak dibandingkan saat-saat tidak mengandung, terutama untuk pembentukan tulang janinnya. Jika asupan fosfor kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu. Kebutuhan fosfor akan terpenuhi apabila konsumsi protein juga diperhatikan.

Kandungan vitamin A yang mencapai 1.600 SI per 100 g membuat belut sangat baik untuk digunakan sebagai pemelihara sel epitel. Selain itu, vitamin A juga sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, penglihatan, dan proses reproduksi.

Belut juga kaya akan vitamin B. Vitamin B umumnya berperan sebagai kofaktor dari suatu enzim, sehingga enzim dapat berfungsi normal dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B juga sangat penting bagi otak untuk berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah.

Lebih dari itu, ada beberapa khasiat lainnya, seperti:

  1. Minyak Belut: Sama seperti khasiat dari minyak bulus – yang diyakini kaum hawa bisa membuat payudara menjadi kencang dan bertambah besar – minyak belut juga mempunyai khasiat yang sama. Bahkan, tak hanya mengencangkan, minyak belut juga membuat kulit halus dan licin.
  2. Kepala Belut: Sudah sejak lama di China belut menjadi menu afrodisiak (membangkit gairah lelaki). Bagian paling ampuh untuk mendongkrak greng pria adalah kepala belut. Caranya, kepala belut dikeringkan lalu ditumbuk halus. Bubuk ini dikonsumsi dengan air putih.
  3. Kapsul Belut: Sebagai jamu, serbuk belut yang dibungkus (kemasan) kapsul, bisa dijadikan obat mujarab penambah darah dan penyakit liver. Selain itu, bisa mendongkrak kekebalan tubuh karena kaya energi. Nilai energi setiap 100 gram belut mencapai 303 kkal, jauh lebih tinggi dari telur ayam yang cuma 162 kkal/gram, atau daging sapi yang 207 kkal/100 gram.

DARI BERBAGAI SUMBER
Ditulis dalam KESEHATAN. 1 Comment »

>Diabetespun Mundur Terkena Jurus Undur-Undur " The Lion Ant"

>

Tahukah anda undur-undur yang dalam bahasa latinnya Myrmeleon sp atau bahasa mandarinnya di-gu-niu dan Inggris nya Lion Ant terbukti secara klinik dapat menyembuhkan diabetes juga penyakit lainnya bahkan stroke berat sekalipun hanya dengan memakannya hidup-hidup. Dan dari dahulu sampai sekarang pun pengobatan Cina masih menggunakannya .

Undur-undur banyak ditemui disekitar rumah yang halamannya berpasir. Rumah atau lebih tepat disebut sebagai perangkap (seperti laba-laba) terlihat seperti lingkaran atau lubang di pasir. Serangga atau semut yang melaluinya akan terjebak dalam lubang pasir tersebut sehingga tidak dapat naik. Makanan undur-undur adalah serangga kecil.

Menurut Kawruh Boso Jowo karangan Daryanto, Undur-undur merupakan ‘anak’ Kinjeng Dom atau Capung jarum. Capung Jarum merupakan capung kecil yang mirip jarum.

Undur-undur sebagai obat
Tahukah kamu, kalau undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah. Undur-undur mempunyai nama latin Myrmeleon sp ternyata berkhasiat menurunkan kadar gula penderita diabetes. Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea. Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Dimana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.

Cara mengkonsumsinya :

  1. Langsung ditelan @ 3 atau 5 ekor. jadi setelah undur-undur dimabil dan dicuci bersih langsung aja ditelan sambil minum ..
  2. Beli kapsul kosong dan undur-undur dimasukkan hidup-hidup ke dalam kapsul ( setelah undur-undur dicuci ya…..)

Undur-undur adalah sebutan untuk kelompok serangga dari famili Myrmeleontidae (kadang-kadang salah dieja sebagai Myrmeleonidae). Di dunia ini diperkirakan ada sekitar 2.000 spesies undur-undur dan mereka tersebar di seluruh dunia, terutama di wilayah bersuhu hangat dan berpasir.

Larva Undur-Undur di atas Telapak Tangan

Nama “undur-undur” diberikan pada hewan ini karena kebiasaan larvanya berjalan mundur saat menggali sarang jebakan di tanah. Di daerah Barat, hewan ini dikenal dengan nama antlion (semut singa). Nama itu diberikan karena kebiasaan larvanya yang memburu semut secara ganas dengan cara menggali jebakan di dalam tanah sehingga dianggap sebagai “singanya para semut”.

Klasifikasi
Undur-undur memiliki nama famili Myrmeleontidae yang berasal dari bahasa Yunani myrmex (semut) dan leon (singa) sehingga nama Myrmeleontidae secara harfiah bisa diartikan “semut singa”. Famili Myrmeleontidae sendiri termasuk ke dalam ordo Neuroptera yang dalam bahasa Yunani bisa diartikan sebagai “sayap jala” atau “sayap berurat”. Nama itu diberikan karena semua serangga dalam ordo ini memiliki dua pasang sayap transparan dan berurat.

Anatomi
Reproduksi terjadi tidak lama setelah undur-undur baru saja keluar dari kepompongnya. perkawinan dimulai ketika sepasang undur-undur jantan dan betina hinggap di pohon. Sepasang undur-undur itu lalu melakukan kopulasi dengan cara saling melekatkan ujung ekornya. Kopulasi bisa berlangsung hingga dua jam lamanya. Undur-undur betina yang sudah kawin selanjutnya akan pergi mencari tempat untuk bertelur dan masih mungkin kembali ke tempat yang sama untuk kembali melakukan perkawinan.

Undur-undur mengalami metamorfosis sempurna: telur, larva, kepompong, dan dewasa. Perkembangan undur-undur dimulai ketika betina meletakkan telurnya di dalam tanah berpasir dengan cara mengetuk-ngetuk abdomennya ke dalam tanah dan mengeluarkan telur-telurnya di sana. Di dalam tangkapan, undur-undur betina bisa mengeluarkan telur hingga 20 butir sekali bertelur dan biasanya ia memilih pasir yang bersuhu hangat. Kadang-kadang, undur-undur betina yang sedang menaruh telur di atas pasir tertangkap oleh larva undur-undur lain yang kebetulan membuat jebakan yang berdekatan dengan tempatnya bertelur.

Telur undur-undur akan menetas menjadi larva yang bertubuh gempal, pipih, berkaki enam, dan memiliki sepasang taring panjang di kepalanya. Mayoritas spesies larva undur-undur selanjutnya akan membuat jebakan di tanah dengan cara bergerak mundur memakai tubuhnya seperti mata bor dan mulai menggali dengan gerakan spiral hingga akhirnya membentuk sarang jebakannya yang berbentuk seperti corong (biasa disebut “liang undur-undur”). Pada sebagian spesies undur-undur semisal Dendroleon pantheormis, larvanya tidak membuat sarang jebakan, namun hanya bersembunyi di tempat-tempat tertentu lalu menerkam hewan kecil yang lewat di dekatnya. Hal yang unik pada larva undur-undur adalah mereka tidak memiliki anus sehingga ampas sisa-sisa metabolisme tubuhnya akan disimpan dan baru dikeluarkan ketika mereka sudah menjadi undur-undur dewasa.

Fase selanjutnya dalam pertumbuhan undur-undur adalah fase kepompong atau pupa. Kepompong mereka berupa kumpulan butiran pasir di sekitarnya yang disatukan dengan sutra dari kelenjar di abdomennya. Kepompong ini biasanya terkubur hingga beberapa sentimeter di dalam tanah. Pada fase kepompong terjadi perubahan bentuk di dalamnya dan setelah sekitar satu bulan, undur-undur dewasa akan keluar dan mulai menunggu sayapnya kering sebelum bisa terbang untuk mencari pasangan. Undur-undur dewasa rata-rata berusia antara 20-25 hari, sementara sebagian dari mereka juga diketahui bisa hidup hingga usia 45 hari.

Perilaku
Undur-undur dewasa jarang terlihat di alam liar karena ia baru aktif keluar di sore hari dan bisa terlihat menggerombol di malam hari saat sedang mencari pasangan kawin. Mereka juga kadang-kadang dianggap sebagai gangguan bagi manusia karena jika hinggap pada seseorang, mereka bisa memberikan gigitan yang cukup menyakitkan walaupun tidak sampai membahayakan.

Makanan

Larva undur-undur terkenal sebagai pemangsa yang ganas karena ia memakan hampir segala jenis Arthropoda kecil, terutama semut. Ia berburu secara pasif dengan cara membuat sarang jebakan berbentuk corong, lalu bersembunyi di tengahnya sambil menunggu ada mangsa yang terperosok masuk. Bila ada mangsa terjebak masuk ke dalam perangkapnya namun masih bisa bergerak naik, larva undur-undur akan melempari mangsanya dengan butiran pasir agar tergelincir. Larva undur-undur mengetahui kehadiran korbannya dengan cara merasakan getaran dari gerakan korbannya. Larva undur-undur juga memiliki sepasang rahang tajam dan di ujungnya terdapat lubang untuk menyuntikkan racun ke dalam tubuh mangsanya untuk membunuhnya, lalu mulai menghisap cairan tubuhnya.

Makanan undur-undur dewasa lebih bervariasi. Sebagian spesies hidup dengan memakan nektar dari bunga, sementara beberapa spesies lainnya hidup dengan memakan Arthropoda kecil seperti halnya larva undur-undur.

Sumber : id.wikipedia.org dan berbagai sumber lainnya.

>Mendongkrak Vitalitas Dengan Belut

>

Kita mengenal nama belut, welut or lindung untuk mahluk yang sama, jenis ikan yang berbentuk panjang,bulat seperti ular. Hidupnya di air tawar atau laut. Sukanya menyelusup ke dalam lumpur or tanah becek seperti sawah,misalnya. Orang Inggris nyebutnya ‘eel’. Kalau sudah jadi makanan, orang Jepang menyebutnya unagi untuk yang air tawar, dan anago untuk yang dari laut. Ikan moa adalah nama lain untuk belut, khususnya yang berbadan gede.

Belut adalah sekelompok ikan berbentuk mirip ular yang termasuk dalam suku Synbranchidae. Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis. Jenis-jenisnya banyak yang belum diperikan dengan lengkap sehingga angka-angka itu dapat berubah. Anggotanya bersifat pantropis (ditemukan di semua daerah tropika).

Belut berbeda dengan sidat, yang sering dipertukarkan. Ikan ini boleh dikatakan tidak memiliki sirip, kecuali sirip ekor yang juga tereduksi, sementara sidat masih memiliki sirip yang jelas. Ciri khas belut yang lain adalah tidak bersisik (atau hanya sedikit), dapat bernafas dari udara, bukaan insang sempit, tidak memiliki kantung renang dan tulang rusuk. Belut praktis merupakan hewan air darat, sementara kebanyakan sidat hidup di laut meski ada pula yang di air tawar. Mata belut kebanyakan tidak berfungsi baik; jenis-jenis yang tinggal di gua malahan buta.

Ukuran tubuh bervariasi. Monopterus indicus hanya berukuran 8,5 cm, sementara belut marmer Synbranchus marmoratus diketahui dapat mencapai 1,5m. Belut sawah sendiri, yang biasa dijumpai di sawah dan dijual untuk dimakan, dapat mencapai panjang sekitar 1m (dalam bahasa Betawi disebut moa).

Kebanyakan belut tidak suka berenang dan lebih suka bersembunyi di dalam lumpur. Semua belut adalah pemangsa. Daftar mangsanya biasanya hewan-hewan kecil di rawa atau sungai, seperti ikan, katak, serangga, serta krustasea kecil.(id.wikipedia.org)

Belut merupakan makanan favorit di banyak negara. Salah satunya Jepang dan Korea. Selain itu, banyak kepercayaan yang menyebutkan bahwa belut merupakan makanan stamina pria yang bisa meningkatkan gairah seksual.

UNAGI

UNAGI

Unagi itu nama makanan Jepang berbahan baku belut, biasanya mereka memanggang belut yang sudah dipipihkan dulu badannya. Sausnya pake saus bbq. Mereka percaya bahwa unagi merupakan ‘afrodisiak’ bagi lelaki. Jadi, kalau seorang nyonya Jepang menghendaki ‘malam panjang’ nan romantis dan ‘hot’, maka dibelinyalah selusin unagi dari warung di kota, karena jarang yang mau masak sendiri, dan disajikan oleh sang nyonya kepada suaminya untuk makan malam. Tapi, kalaulah sang suami Jepang sering jajan unagi sendiri di luaran tanpa diketahui isterinya, dan larut malam barulah pulang….. maka saya ndak tahu untuk maksud & tujuan apa beliau menyantap unagi di kedai luaran.

Dari mana datangnya ‘kepercayaan’ itu? Kayaknya sih dari kandungan sang belut yang kaya akan protein, calcium, vitamin A and E, semua kandungan yang biasanya diperlukan bagi pria untuk jadi ‘perkasa’.

Dengan kandungan tersebut, mungkin saja belut berkhasiat sebagai obat bagi beberapa jenis penyakit, termasuk sakit kuning, misalnya. Karena tubuh yang sakit tentunya membutuhkan ‘extra fooding’ agar diperoleh ‘bahan baku’ bagi sel-sel darah putih untuk memerangi virus atau bakteri ‘intruder’ yang nyelonong masuk ke tubuh kita.

CARA MASAK UNAGI
Cara masak belut ala Jepang, yang di’pangkung’ (pukul-pukul) dulu, baru dipanggang (persisnya dibakar di atas bara api) dengan tusukan besi seperti sashlik or sate, mirip cara orang Pontianak waktu memanggang cumi or sotong, dibikin pipih tipis dulu, baru dibakar. Bumbunya lebih sering berupa saus barbecue yang semi manis. Hanya saja, kalau kita lihat dari fotonya, yang di Jepang pukul-pukulannya tidak sampai membuat sang belut menjadi pipih kayak kertas.

Kalau masakan yang anda jumpai di kota (kawasan Glodok) biasanya bertitel ‘lindung cah fumak’ di daftar menunya. Biasanya si belut dipotong-potong jadi pendek dulu, dibersihkan, digoreng garing dengan cara ‘deep fried’, baru dicah bersama sayur khumak (sejenis siomak berwarna hijau tua), dicampur ang-ciu dan angkak (bumbu seperti butiran beras berwarna merah). Makanya terasa ‘crispy’ waktu dikunyah,walau dimasaknya pakai cah-sedikit kuah.

Kalau anda termasuk yang ‘jijikan’, memang sebaiknyalah beli saja yang sudah Matang, seperti yang biasa dilakukan oleh nyonya-nyonyaJepang ketika mengharapkan malam-malam panjang nan romantis.

KHASIAT LAIN BELUT
Untuk masalah kesehatan pun, belut tidak pernah melicinkan dirinya kepada manusia. Mengonsumsi belut, akan menjaga daya tahan tubuh Anda, utamanya pada saat musim panas. Belut tidak mengandung gula dan rendah sodium, namun tinggi fosfor, kaya dengan vitamin yang dibutuhkan tubuh secara umum. Mengonsumsi belut mampu meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh dan mengurangi tekanan darah, juga mengurangi risiko arthritis.

Belut pun bermanfaat bagi kesehatan penglihatan, perkembangan fungsi syaraf pusat, menormalkan tekanan darah di otak. Dan, beberapa penelitian menjelaskan kehebatan belut untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2. Karena mengandng omega 3, maka belut menjadi bagian dari konsumsi makanan menghalangi tumbuhnya diabetes dalam kasus meningkatnya kadar gluokasa di luar batas.

Bagi jantung, daging ini termasuk yang oke punya. Meringankan faktor risiko penyakit jantung, termasuk penyempitan pembuluh jantung, sehingga orang Jepang menciptakan kapsul suplemen makanan dari belut untuk menjaga kesehatan jantung.

Tepung belut, dikabarkan juga bermanfaat bagi para manula untuk bisa senantiasa bervitalitas tinggi dan lebih berenergi, tidak heran orang Korea menyamakannya setangguh gingseng sebagai sumber stamina. Sementara di Inggris, belut telah menjadi makanan tradisional terutama bagi mereka yang tinggal di London timur.

Secara keseluruhan, dalam daging belut terkandung kebaikan yang banyak, di antaranya termasuk kolesterol, sodium, protein, air, kalories tinggi, Asam lemak tak jenuh Omega-3, Asam lemak tak jenuh Total Omega-6, Vitamin A, C, E (Alpha Tocopherol), Thiamin, Riboflavin, Niacin, Vitamin B6, Folate, Vitamin B12, Pantothenic Acid, Choline, Kalcium, Zat besi, magnesium, fosfor , potassium, sodium, Zinc, Mangan, dan Selenium. Kandungan sebesar itu maksimal dalam daging belut seberat 204 gram saja.

Dilihat dari komposisi gizinya, belut mempunyai nilai energi yang cukup tinggi, yaitu 303 kkal per 100 gram daging. Nilai energi belut jauh lebih tinggi dibandingkan telur (162 kkal/ 100 g tanpa kulit) dan daging sapi (207 kkal per 100 g). Hal itulah yang menyebabkan belut sangat baik untuk digunakan sebagai sumber energi.

Nilai protein pada belut (18,4 g/ 100 g daging) setara dengan protein daging sapi (18,8 g/ 100g), tetapi lebih tinggi dari protein telur (12,8 g/100 g). Seperti jenis ikan lainnya, nilai cerna protein pada belut juga sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk sumber protein bagi semua kelompok usia, dari bayi hingga usia lanjut.

Protein belut juga kaya akan beberapa asam amino yang memiliki kualitas cukup baik, yaitu leusin, lisin, asam aspartat, dan asam glutamat. Leusin dan isoleusin merupakan asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga keseimbangan nitrogen pada orang dewasa.

Leusin juga berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot. Asam glutamat sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan asam aspartat untuk membantu kerja neurotransmitter.

Tingginya kadar asam glutamat pada belut menjadikan belut berasa enak dan gurih. Dalam proses pemasakannya tidak perlu ditambah penyedap rasa berupa monosodium glutamat (MSG).

Kandungan arginin (asam amino nonesensial) pada belut dapat memengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HGH). HGH ini yang akan membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Hasil uji laboratorium juga menunjukkan bahwa arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

Kaya Mineral dan Vitamin
Belut kaya akan zat besi (20 mg/100 g), jauh lebih tinggi dibandingkan zat besi pada telur dan daging (2,8 mg/ 100g). Konsumsi 125 gram belut setiap hari telah memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, yaitu 25 mg per hari. Zat besi sangat diperlukan tubuh untuk mencegah anemia gizi, yang ditandai oleh tubuh yang mudah lemah, letih, dan lesu.

Zat besi berguna untuk membentuk hemoglobin darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen tersebut selanjutnya berfungsi untuk mengoksidasi karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi untuk aktivitas tubuh. Zat besi juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.

Belut juga kaya akan fosfor. Nilainya dua kali lipat fosfor pada telur. Tanpa kehadiran fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang. Karena itu, konsumsi fosfor harus berimbang dengan kalsium, agar tulang menjadi kokoh dan kuat, sehingga terbebas dari osteoporosis. Di dalam tubuh, fosfor yang berbentuk kristal kalsium fosfat umumnya (sekitar 80 persen) berada dalam tulang dan gigi.

Fungsi utama fosfor adalah sebagai pemberi energi dan kekuatan pada metabolisme lemak dan karbohidrat, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesis DNA serta penyerapan dan pemakaian kalsium. Kebutuhan fosfor bagi ibu hamil tentu lebih banyak dibandingkan saat-saat tidak mengandung, terutama untuk pembentukan tulang janinnya. Jika asupan fosfor kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu. Kebutuhan fosfor akan terpenuhi apabila konsumsi protein juga diperhatikan.

Kandungan vitamin A yang mencapai 1.600 SI per 100 g membuat belut sangat baik untuk digunakan sebagai pemelihara sel epitel. Selain itu, vitamin A juga sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, penglihatan, dan proses reproduksi.

Belut juga kaya akan vitamin B. Vitamin B umumnya berperan sebagai kofaktor dari suatu enzim, sehingga enzim dapat berfungsi normal dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B juga sangat penting bagi otak untuk berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah.

Lebih dari itu, ada beberapa khasiat lainnya, seperti:

  1. Minyak Belut: Sama seperti khasiat dari minyak bulus – yang diyakini kaum hawa bisa membuat payudara menjadi kencang dan bertambah besar – minyak belut juga mempunyai khasiat yang sama. Bahkan, tak hanya mengencangkan, minyak belut juga membuat kulit halus dan licin.
  2. Kepala Belut: Sudah sejak lama di China belut menjadi menu afrodisiak (membangkit gairah lelaki). Bagian paling ampuh untuk mendongkrak greng pria adalah kepala belut. Caranya, kepala belut dikeringkan lalu ditumbuk halus. Bubuk ini dikonsumsi dengan air putih.
  3. Kapsul Belut: Sebagai jamu, serbuk belut yang dibungkus (kemasan) kapsul, bisa dijadikan obat mujarab penambah darah dan penyakit liver. Selain itu, bisa mendongkrak kekebalan tubuh karena kaya energi. Nilai energi setiap 100 gram belut mencapai 303 kkal, jauh lebih tinggi dari telur ayam yang cuma 162 kkal/gram, atau daging sapi yang 207 kkal/100 gram.

DARI BERBAGAI SUMBER

Dahsyatnya Khasiat Meniran (Phylanthus urinaria, Linn.)

Meniran (Phylanthus urinaria, Linn.)

Sinonim :

Phylanthus alatus, Bl. P. cantonensis, Hornem. P. echinatus, Wall. P. lepidocarpus, Sieb.et Zucc P. leprocarpus, Wight.

Familia : Euphorbiaceae

Uraian : Morfologi Meniran

  • Batang : Berbentuk bulat berbatang basah dengan tinggi kurang dari 50 cm. 
  • Daun : Mempunyai daun yang bersirip genap setiap satu tangkai daun terdiri dari daun majemuk yang mempunyai ukuran kecil dan berbentuk lonjong. 
  • Bunga : Terdapat pada ketiak daun menghadap kearah bawah. 
  • Syarat Tumbuh : Meniran tumbuhan berasal dari daerah tropis yang tumbuh liar di Hutan-hutan, ladang-ladang, Kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah, pada umumnya tidak dipelihara, karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Meniran tumbuh subur ditempat yang lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Nama Lokal :
Child pick a back (Inggris), Kilanelli (India), Meniran (Jawa); Zhen chu cao, Ye xia zhu (Cina), Gasau madungi (Ternate);

Komposisi :
Senyawa kimia yang terkandung dalam tumbuhan Meniran : – Zat Filantin – Kalium – Mineral – Damar – Zat Penyamak

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit kuning (lever), Malaria, Demam, Ayan, Batuk, Haid lebih; Disentri, Luka bakar, Luka koreng, Jerawat.

IMMUN MODULATOR : MENINGKATKAN SISTEM IMUN
Meniran, mungkin masyarakat pada umumnya telah mengetahui bagaimana wujud dari tanaman ini. Meniran (Phyllantus niruri) memang tumbuhan semak yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Tumbuhan ini banyak tumbuh di hutan, kebun, ladang dan halaman rumah. Tumbuhan ini biasa dianggap rumput liar, padahal tumbuhan meniran dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional.

Hampir semua bagian tanaman meniran berkhasiat obat. Banyak literatur yang menunjukkan bahwa secara turun temurun meniran dipercaya dapat menyembuhkan penyakit-penyakit yang terkait dengan saluran empedu dan berkhasiat menurunkan jumlah virus hepatitis B yang ditemukan dalam darah.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa meniran memiliki aktivitas imunomodulator. Imunomodulator berperan membuat sistem imun lebih aktif dalam menjalankan fungsinya, menguatkan sistem imun tubuh (imunostimulator) atau menekan reaksi sistem imun yang berlebihan (imunosuppressan). Dengan demikian, kekebalan atau daya tahan tubuh kita selalu optimal sehingga tetap sehat ketika diserang virus,bakteri, dan mikroba lainnya.

Kandungan kimia yang bermanfaat dari meniran adalah flavonoid. Pada tanaman lainnya kandungan flavonoid sebenarnya juga ada, bedanya pada meniran aktivitas peningkatan sistem imunnya ternyata lebih baik.

Sebagai imunomodulator, meniran tidak semata-mata berefek meningkatkan sistem imun, namun juga menekan sistem imun apabila aktivitasnya berlebihan. Jika aktivitas sistem imun berkurang, maka kandungan flavonoid dalam meniran akan mengirimkan sinyal intraseluler pada reseptor sel untuk meningkatkan aktivitasnya. Sebaliknya jika sistem imun kerjanya berlebihan, maka meniran berkhasiat dalam mengurangi kerja sistem imun tersebut. Jadi, meniran berfungsi sebagai penyeimbang sistem imun. (thenewpiogama.wordpress.com)

Ekstrak Meniran Atasi DBD
Tumbuhan ini memiliki kandungan yang bisa meningkatkan trombosit darah, sehingga cocok menjadi obat alternatif bagi penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).

Adalah lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang melakukan penelitian terkait kandungan Meniran itu.

Lima peneliti muda ITS itu adalah M. Burhan Rosyidi, Idya Rachmawati, Tyas Wulan Sari, Angga Premana dan M Herman Eko.

Mereka memiliki ide membuat ekstrak Meniran menjadi sirup yang bisa dikonsumsi untuk penderita DBD.

Ide penelitian itu pun diajukan ke Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas RI lewat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) setahun silam dan akhirnya didanai.

Untuk mengawali penelitian, Idya dan keempat rekannya mengumpulkan Meniran. “Kami cukup mengumpulkan Meniran yang ada di sekitar kampus saja,” ucapnya.

Menurut mahasiswa Biologi ITS itu, ide pemanfaatan Meniran itu tak terlepas dari mudahnya tanaman itu ditemukan, termasuk di kampus.

“Meniran itu tumbuh liar dan hampir ada di setiap pinggir jalan, bahkan di ladang yang kering juga bisa ditemui,” paparnya.

Ekstraksi-destilasi
Dari studi literatur, mereka mengetahui bila tanaman yang mengandung “flavonoid” itu berkhasiat meningkatkan trombosit darah.

“Flavonoid itu mampu meningkatkan zat antibodi yang berguna dalam pembentukan trombosit darah, zat itu pula yang terkandung dalam jambu biji,” kata peneliti muda lainnya, Burhan.

Dalam penelitian itu, mereka mencoba mengekstraksi Meniran untuk memperoleh flavonoid, lalu membuat formulasi dan mengujinya pada sampel uji yang sudah diinfeksi virus DBD.

Untuk melakukan ekstraksi, Laboratorium Kimia Organik menjadi sasaran kelima mahasiswa itu, guna mendapatkan kandungan flavonoid murni.

Proses itu ternyata tidak mudah. “Kami kadang harus mendestilasi Meniran hingga larut, kemudian ada beberapa proses lagi seperti kromatografi kolom untuk pembuktian akhir adanya flavonoid,” kilahnya.

Mahasiswa asal Gresik itu menuturkan pekerjaan selanjutnya adalah melihat hasil peningkatan trombosit pada hewan uji (tikus besar) yang telah disuntik flavonoid.

“Untuk melihat apakah trombosit tersebut meningkat, maka sumsum tulang belakang dari tikus besar itu dibedah. Dari kepingan sumsum tulang belakang itu bisa diketahui berapa jumlah trombosit dengan penambahan Nacl terlebih dahulu,” katanya.

Setelah itu, tim peneliti muda itu melakukan perbandingan dan diketahui bila jumlah trombosit hewan yang diuji dengan ekstrak Meniran mengalami kenaikan lebih besar dibandingkan dengan yang tidak.

“Penelitian tidak berhenti, karena kami masih memerlukan ekstrak murni flavonoid Meniran untuk dibuat menjadi sirup, sehingga perlu ditambahkan beberapa zat lagi,” katanya.

Kelima peneliti muda dari ITS itu berharap Meniran nantinya bisa dimanfaatkan sebagai obat bagi manusia melalui formulasi dosis lebih lanjut yang layak untuk konsumsi manusia, tapi konsumsi secara langsung untuk lalapan juga tak apa. (source : kesehatan.kompas.com)

Mengobati Penyakit TB
Tanaman tradisional meniran (Phyllanthus nururi) ternyata bisa dipakai mengobati penyakit tuberkulosis (Tb), bahkan bisa dikembangkan menjadi pengobatan terkini dalam pemberantasan Tb.

Khasiat meniran tersebut sudah diuji lewat sebuah studi yang dilakukan dr Zulkifli Amin. Penelitian itu pula yang membawanya meraih gelar doktor dalam ilmu penyakit dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, beberapa waktu lalu.

Dalam disertasinya berjudul Peran Penambahan Imunomodulator Ekstrak Phyllanthus pada OAT (obat anti-tuberkulosis) Standar Terhadap Konversi BTA (basil tahan asam) Tuberkulosis Paru Pasca Primer, Zulkifli mengatakan, penambahan ekstrak meniran pada obat anti-Tb untuk pasien tuberkulosis paru pascaprimer dapat mendorong terjadinya perubahan pada BTA tiga kali lebih besar.

”Campuran obat anti-Tb dan ekstrak meniran itu aman dikonsumsi,” kata Zulkifli di hadapan tim penguji yang dipimpin Prof dr Agus Firmansyah, Guru Besar Tetap Ilmu Kesehatan Anak dengan tujuh anggota lainnya.

Didampingi promotornya, Prof dr A Dinajani Mahdi dan ko-promotor Prof dr RHH Nelwan serta dr Armen Muchtar SpFK, Zulkifli mengatakan, ekstrak meniran –atau di Sumatra disebut tanaman si dukung anak– selama ini dikenal sebagai obat infeksi virus hepatitis B dan woodchuck hepatitis virus.

”Ekstrak meniran ini bersifat imunostimulan. Berdasarkan penelitian pemberian ekstrak ini secara oral dapat mempengaruhi fungsi dan aktivitas komponen sistem imun, di antaranya dalam produksi IFN-y (Interferon-gamma) dan TNF alpha (Tumor necrosis factor-alfa),” jelas konsultan paru di RSUPN Cipto Mangunkusumo ini.

Peran sitokin (zat kimia yang dapat membunuh sel) IFN-y dan TNF-alpha, lanjutnya, telah dibuktikan para peneliti berefek langsung terhadap penyembuhan pasien Tb paru. Para dokter pun tahu bahwa IFN-y dan TNF-alpha bermanifestasi terhadap konversi BTA di dalam sputum (dahak).

Zulkifli menjelaskan, obat-obat anti-Tb saja tidak dapat mengeradikasi kuman mikrobakterium tanpa bantuan sistem imun yang efektif. Infeksi Tb pun memperlihatkan perjalanan penyakit, gejala klinik dan dampak yang berbeda-beda pada masing-masing penderita.

”Keadaan ini dikarenakan adanya perbedaan respons imun pejamu (host) dan perbedaan virulensi kuman. Mekanisme virulensi kuman bisa tetap bertahan di dalam tubuh meskipun diobati karena basil bakteri Tb mampu mempertahankan diri terhadap mekanisme respons imun.”

lebih lanjut, Ketua Divisi Pulmonologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo ini memaparkan, dari tahun ke tahun para dokter telah mencoba memberikan obat terkini sebagai imunomodulator untuk membunuh basil Tb agar hasilnya maksimal. Banyak pula dikembangkan imunomodulator dari bahan alami atau tumbuh-tumbuhan.

”Tujuan pemberian imunomodulator untuk meningkatkan fungsi dan aktivitas komponen sistem imun penderita terutama ke arah penyembuhan. Jadi sebaiknya untuk hasil maksimal pengobatan Tb diberikan dalam dua aspek.”

Pertama, lanjutnya, aspek kemoterapi dengan obat-obat standar yang biasa digunakan. Sedangkan aspek imunoterapi menggunakan obat-obatan imunostimulan untuk mencapai efektivitas pengobatan yang optimal. Penelitian dilakukan sejak 2001-2004 terhadap pasien-pasien Tb berusia 15-55 tahun dan belum pernah berobat sama sekali.

Dari hasil penelitian Zulkifli, para pasien Tb paru diberi kapsul meniran dan obat anti-Tb secara bersamaan. Dalam waktu dua bulan pemberian obat kombinasi ini mampu memperbaiki respons imun seluler, juga adanya perbaikan konversi BTA dan indikator lainnya pada penderita Tb paru.

Sedangkan efek samping dari EPN dibandingkan OAT tidak berbeda secara signifikan. ”Dengan kata lain pemberian EPN dikombinasikan dengan OAT standar cukup aman. Dan pengobatan ini dalam jangka panjang bisa mencegah kekambuhan.”
Sumber : Media Indonesia (sehatherbal.blogspot.com)

Penggunaan Untuk Obat :

1. Sakit Kuning
a. Bahan Utama: 16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun)

  • Bahan Tambahan: 2 gelas Air Susu
  • Cara membuat: Tanaman meniran dicuci lalu ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiap hari.

b. Bahan Utama: 7 batang tanaman meniran (akar, Batang dan bunga)

  • Bahan Tambahan: 7 buah Bunga cengkeh kering, 5 cm rimpang umbi temulawak, 1 potong kayu manis
  • Cara Membuat: Seluruh bahan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari.

2. Malaria

  • Bahan utama: 7 Batang tanaman Meniran lengkap
  • Bahan tambahan: 5 Biji bunga cengkeh kering, 1 potong kayu manis
  • Cara membuat: Seluruh bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari.

3. Ayan

  • Bahan Utama: 17 – 21 batang tanaman meniran (akar, batang, daun dan Bunga)
  • Cara membuat: bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/4 gelas selama 3 hari berturut-turut

4. Demam

  • Bahan utama: 3-7 batang Tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
  • Cara membuat: bahan dicuci bersih, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas .
  • Cara menggunakan: disaring, kemudian diminum sekaligus.

5. Batuk

  • Bahan Utama: 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, dan bunga)
  • Bahan tambahan: Madu secukupnya.
  • Cara membuat: Bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata.
  • Cara menggunakan: diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari

6. Haid berlebihan

  • Bahan Utama: 3 – 7 potong akar Meniran kering
  • Bahan tambahan : 1 gelas air tajan
  • Cara membuat: bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih, Kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

7. Disentri

  • Bahan Utama: 17 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga )
  • Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

8. Luka Bakar Kena Api atau Air Panas

  • Bahan Utama: 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
  • Bahan Tambahan: 1 Rimpang umbi temulawak (4 cm), 3 buah bunga cengkeh kering, 1 potong kayu Manis.
  • Cara membuat: Bahan utama ditumbuk halus, dan temulawak diiris-iris . Kemudian dicampur dengan bahan -bahan yang lain dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.

9. Luka koreng

  • Bahan Utama: 9 – 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
  • Cara membuat: Bahan Utama dicuci Bersih dan ditumbuk halus. Kemudian direbus dengan 1 cerek air.
  • Cara menggunakan: dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.

10. Jerawat

  • Bahan Utama: 7 Batang tanaman meniran
  • Bahan Tambahan: 1 Rimpang umbi kunyit (4 cm)
  • Cara membuat: Seluruh bahan dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus, Kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.

(smallcrab.com)

>Dahsyatnya Khasiat Meniran (Phylanthus urinaria, Linn.)

>

Meniran (Phylanthus urinaria, Linn.)

Sinonim :

Phylanthus alatus, Bl. P. cantonensis, Hornem. P. echinatus, Wall. P. lepidocarpus, Sieb.et Zucc P. leprocarpus, Wight.

Familia : Euphorbiaceae

Uraian : Morfologi Meniran

  • Batang : Berbentuk bulat berbatang basah dengan tinggi kurang dari 50 cm. 
  • Daun : Mempunyai daun yang bersirip genap setiap satu tangkai daun terdiri dari daun majemuk yang mempunyai ukuran kecil dan berbentuk lonjong. 
  • Bunga : Terdapat pada ketiak daun menghadap kearah bawah. 
  • Syarat Tumbuh : Meniran tumbuhan berasal dari daerah tropis yang tumbuh liar di Hutan-hutan, ladang-ladang, Kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah, pada umumnya tidak dipelihara, karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Meniran tumbuh subur ditempat yang lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Nama Lokal :
Child pick a back (Inggris), Kilanelli (India), Meniran (Jawa); Zhen chu cao, Ye xia zhu (Cina), Gasau madungi (Ternate);

Komposisi :
Senyawa kimia yang terkandung dalam tumbuhan Meniran : – Zat Filantin – Kalium – Mineral – Damar – Zat Penyamak

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit kuning (lever), Malaria, Demam, Ayan, Batuk, Haid lebih; Disentri, Luka bakar, Luka koreng, Jerawat.

IMMUN MODULATOR : MENINGKATKAN SISTEM IMUN
Meniran, mungkin masyarakat pada umumnya telah mengetahui bagaimana wujud dari tanaman ini. Meniran (Phyllantus niruri) memang tumbuhan semak yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Tumbuhan ini banyak tumbuh di hutan, kebun, ladang dan halaman rumah. Tumbuhan ini biasa dianggap rumput liar, padahal tumbuhan meniran dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional.

Hampir semua bagian tanaman meniran berkhasiat obat. Banyak literatur yang menunjukkan bahwa secara turun temurun meniran dipercaya dapat menyembuhkan penyakit-penyakit yang terkait dengan saluran empedu dan berkhasiat menurunkan jumlah virus hepatitis B yang ditemukan dalam darah.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa meniran memiliki aktivitas imunomodulator. Imunomodulator berperan membuat sistem imun lebih aktif dalam menjalankan fungsinya, menguatkan sistem imun tubuh (imunostimulator) atau menekan reaksi sistem imun yang berlebihan (imunosuppressan). Dengan demikian, kekebalan atau daya tahan tubuh kita selalu optimal sehingga tetap sehat ketika diserang virus,bakteri, dan mikroba lainnya.

Kandungan kimia yang bermanfaat dari meniran adalah flavonoid. Pada tanaman lainnya kandungan flavonoid sebenarnya juga ada, bedanya pada meniran aktivitas peningkatan sistem imunnya ternyata lebih baik.

Sebagai imunomodulator, meniran tidak semata-mata berefek meningkatkan sistem imun, namun juga menekan sistem imun apabila aktivitasnya berlebihan. Jika aktivitas sistem imun berkurang, maka kandungan flavonoid dalam meniran akan mengirimkan sinyal intraseluler pada reseptor sel untuk meningkatkan aktivitasnya. Sebaliknya jika sistem imun kerjanya berlebihan, maka meniran berkhasiat dalam mengurangi kerja sistem imun tersebut. Jadi, meniran berfungsi sebagai penyeimbang sistem imun. (thenewpiogama.wordpress.com)

Ekstrak Meniran Atasi DBD
Tumbuhan ini memiliki kandungan yang bisa meningkatkan trombosit darah, sehingga cocok menjadi obat alternatif bagi penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).

Adalah lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang melakukan penelitian terkait kandungan Meniran itu.

Lima peneliti muda ITS itu adalah M. Burhan Rosyidi, Idya Rachmawati, Tyas Wulan Sari, Angga Premana dan M Herman Eko.

Mereka memiliki ide membuat ekstrak Meniran menjadi sirup yang bisa dikonsumsi untuk penderita DBD.

Ide penelitian itu pun diajukan ke Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas RI lewat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) setahun silam dan akhirnya didanai.

Untuk mengawali penelitian, Idya dan keempat rekannya mengumpulkan Meniran. “Kami cukup mengumpulkan Meniran yang ada di sekitar kampus saja,” ucapnya.

Menurut mahasiswa Biologi ITS itu, ide pemanfaatan Meniran itu tak terlepas dari mudahnya tanaman itu ditemukan, termasuk di kampus.

“Meniran itu tumbuh liar dan hampir ada di setiap pinggir jalan, bahkan di ladang yang kering juga bisa ditemui,” paparnya.

Ekstraksi-destilasi
Dari studi literatur, mereka mengetahui bila tanaman yang mengandung “flavonoid” itu berkhasiat meningkatkan trombosit darah.

“Flavonoid itu mampu meningkatkan zat antibodi yang berguna dalam pembentukan trombosit darah, zat itu pula yang terkandung dalam jambu biji,” kata peneliti muda lainnya, Burhan.

Dalam penelitian itu, mereka mencoba mengekstraksi Meniran untuk memperoleh flavonoid, lalu membuat formulasi dan mengujinya pada sampel uji yang sudah diinfeksi virus DBD.

Untuk melakukan ekstraksi, Laboratorium Kimia Organik menjadi sasaran kelima mahasiswa itu, guna mendapatkan kandungan flavonoid murni.

Proses itu ternyata tidak mudah. “Kami kadang harus mendestilasi Meniran hingga larut, kemudian ada beberapa proses lagi seperti kromatografi kolom untuk pembuktian akhir adanya flavonoid,” kilahnya.

Mahasiswa asal Gresik itu menuturkan pekerjaan selanjutnya adalah melihat hasil peningkatan trombosit pada hewan uji (tikus besar) yang telah disuntik flavonoid.

“Untuk melihat apakah trombosit tersebut meningkat, maka sumsum tulang belakang dari tikus besar itu dibedah. Dari kepingan sumsum tulang belakang itu bisa diketahui berapa jumlah trombosit dengan penambahan Nacl terlebih dahulu,” katanya.

Setelah itu, tim peneliti muda itu melakukan perbandingan dan diketahui bila jumlah trombosit hewan yang diuji dengan ekstrak Meniran mengalami kenaikan lebih besar dibandingkan dengan yang tidak.

“Penelitian tidak berhenti, karena kami masih memerlukan ekstrak murni flavonoid Meniran untuk dibuat menjadi sirup, sehingga perlu ditambahkan beberapa zat lagi,” katanya.

Kelima peneliti muda dari ITS itu berharap Meniran nantinya bisa dimanfaatkan sebagai obat bagi manusia melalui formulasi dosis lebih lanjut yang layak untuk konsumsi manusia, tapi konsumsi secara langsung untuk lalapan juga tak apa. (source : kesehatan.kompas.com)

Mengobati Penyakit TB
Tanaman tradisional meniran (Phyllanthus nururi) ternyata bisa dipakai mengobati penyakit tuberkulosis (Tb), bahkan bisa dikembangkan menjadi pengobatan terkini dalam pemberantasan Tb.

Khasiat meniran tersebut sudah diuji lewat sebuah studi yang dilakukan dr Zulkifli Amin. Penelitian itu pula yang membawanya meraih gelar doktor dalam ilmu penyakit dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, beberapa waktu lalu.

Dalam disertasinya berjudul Peran Penambahan Imunomodulator Ekstrak Phyllanthus pada OAT (obat anti-tuberkulosis) Standar Terhadap Konversi BTA (basil tahan asam) Tuberkulosis Paru Pasca Primer, Zulkifli mengatakan, penambahan ekstrak meniran pada obat anti-Tb untuk pasien tuberkulosis paru pascaprimer dapat mendorong terjadinya perubahan pada BTA tiga kali lebih besar.

”Campuran obat anti-Tb dan ekstrak meniran itu aman dikonsumsi,” kata Zulkifli di hadapan tim penguji yang dipimpin Prof dr Agus Firmansyah, Guru Besar Tetap Ilmu Kesehatan Anak dengan tujuh anggota lainnya.

Didampingi promotornya, Prof dr A Dinajani Mahdi dan ko-promotor Prof dr RHH Nelwan serta dr Armen Muchtar SpFK, Zulkifli mengatakan, ekstrak meniran –atau di Sumatra disebut tanaman si dukung anak– selama ini dikenal sebagai obat infeksi virus hepatitis B dan woodchuck hepatitis virus.

”Ekstrak meniran ini bersifat imunostimulan. Berdasarkan penelitian pemberian ekstrak ini secara oral dapat mempengaruhi fungsi dan aktivitas komponen sistem imun, di antaranya dalam produksi IFN-y (Interferon-gamma) dan TNF alpha (Tumor necrosis factor-alfa),” jelas konsultan paru di RSUPN Cipto Mangunkusumo ini.

Peran sitokin (zat kimia yang dapat membunuh sel) IFN-y dan TNF-alpha, lanjutnya, telah dibuktikan para peneliti berefek langsung terhadap penyembuhan pasien Tb paru. Para dokter pun tahu bahwa IFN-y dan TNF-alpha bermanifestasi terhadap konversi BTA di dalam sputum (dahak).

Zulkifli menjelaskan, obat-obat anti-Tb saja tidak dapat mengeradikasi kuman mikrobakterium tanpa bantuan sistem imun yang efektif. Infeksi Tb pun memperlihatkan perjalanan penyakit, gejala klinik dan dampak yang berbeda-beda pada masing-masing penderita.

”Keadaan ini dikarenakan adanya perbedaan respons imun pejamu (host) dan perbedaan virulensi kuman. Mekanisme virulensi kuman bisa tetap bertahan di dalam tubuh meskipun diobati karena basil bakteri Tb mampu mempertahankan diri terhadap mekanisme respons imun.”

lebih lanjut, Ketua Divisi Pulmonologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo ini memaparkan, dari tahun ke tahun para dokter telah mencoba memberikan obat terkini sebagai imunomodulator untuk membunuh basil Tb agar hasilnya maksimal. Banyak pula dikembangkan imunomodulator dari bahan alami atau tumbuh-tumbuhan.

”Tujuan pemberian imunomodulator untuk meningkatkan fungsi dan aktivitas komponen sistem imun penderita terutama ke arah penyembuhan. Jadi sebaiknya untuk hasil maksimal pengobatan Tb diberikan dalam dua aspek.”

Pertama, lanjutnya, aspek kemoterapi dengan obat-obat standar yang biasa digunakan. Sedangkan aspek imunoterapi menggunakan obat-obatan imunostimulan untuk mencapai efektivitas pengobatan yang optimal. Penelitian dilakukan sejak 2001-2004 terhadap pasien-pasien Tb berusia 15-55 tahun dan belum pernah berobat sama sekali.

Dari hasil penelitian Zulkifli, para pasien Tb paru diberi kapsul meniran dan obat anti-Tb secara bersamaan. Dalam waktu dua bulan pemberian obat kombinasi ini mampu memperbaiki respons imun seluler, juga adanya perbaikan konversi BTA dan indikator lainnya pada penderita Tb paru.

Sedangkan efek samping dari EPN dibandingkan OAT tidak berbeda secara signifikan. ”Dengan kata lain pemberian EPN dikombinasikan dengan OAT standar cukup aman. Dan pengobatan ini dalam jangka panjang bisa mencegah kekambuhan.”
Sumber : Media Indonesia (sehatherbal.blogspot.com)

Penggunaan Untuk Obat :

1. Sakit Kuning
a. Bahan Utama: 16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun)

  • Bahan Tambahan: 2 gelas Air Susu
  • Cara membuat: Tanaman meniran dicuci lalu ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiap hari.

b. Bahan Utama: 7 batang tanaman meniran (akar, Batang dan bunga)

  • Bahan Tambahan: 7 buah Bunga cengkeh kering, 5 cm rimpang umbi temulawak, 1 potong kayu manis
  • Cara Membuat: Seluruh bahan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari.

2. Malaria

  • Bahan utama: 7 Batang tanaman Meniran lengkap
  • Bahan tambahan: 5 Biji bunga cengkeh kering, 1 potong kayu manis
  • Cara membuat: Seluruh bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari.

3. Ayan

  • Bahan Utama: 17 – 21 batang tanaman meniran (akar, batang, daun dan Bunga)
  • Cara membuat: bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/4 gelas selama 3 hari berturut-turut

4. Demam

  • Bahan utama: 3-7 batang Tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
  • Cara membuat: bahan dicuci bersih, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas .
  • Cara menggunakan: disaring, kemudian diminum sekaligus.

5. Batuk

  • Bahan Utama: 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, dan bunga)
  • Bahan tambahan: Madu secukupnya.
  • Cara membuat: Bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata.
  • Cara menggunakan: diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari

6. Haid berlebihan

  • Bahan Utama: 3 – 7 potong akar Meniran kering
  • Bahan tambahan : 1 gelas air tajan
  • Cara membuat: bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih, Kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

7. Disentri

  • Bahan Utama: 17 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga )
  • Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

8. Luka Bakar Kena Api atau Air Panas

  • Bahan Utama: 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
  • Bahan Tambahan: 1 Rimpang umbi temulawak (4 cm), 3 buah bunga cengkeh kering, 1 potong kayu Manis.
  • Cara membuat: Bahan utama ditumbuk halus, dan temulawak diiris-iris . Kemudian dicampur dengan bahan -bahan yang lain dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.

9. Luka koreng

  • Bahan Utama: 9 – 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
  • Cara membuat: Bahan Utama dicuci Bersih dan ditumbuk halus. Kemudian direbus dengan 1 cerek air.
  • Cara menggunakan: dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.

10. Jerawat

  • Bahan Utama: 7 Batang tanaman meniran
  • Bahan Tambahan: 1 Rimpang umbi kunyit (4 cm)
  • Cara membuat: Seluruh bahan dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus, Kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.

(smallcrab.com)