Aktivasi Otak Tengah Sangat Berbahaya

Benarkah aktivasi otak tengah itu efektif?
Benarkah pengaktifan otak tengah justru menimbulkan dampak negatif?
Benarkah aktivasi otak tengah menciptakan anak genius dengan cara instan?

Sebagai ilmuwan, praktisi hipnoterapi, dan pakar past life regression, Richard Claproth, Ph.D, dengan berani dan tegas menyatakan: AKTIVASI ”OTAK TENGAH” SANGAT BERBAHAYA!

Anak berkembang menjadi “monster” dan genius palsu. Bila tak waspada, orang tua justru mengorbankan masa depan anaknya sendiri.

RELAKAH ANDA MENJADIKAN ANAK SEBAGAI KELINCI PERCOBAAN?
Banyak perilaku negatif yang timbul pada anak yang diaktivasi otak tengahnya, di antaranya:

  • Sombong
  • Paranoid
  • Bullying
  • Depresi
  • Tidak respek kepada orang tua.

Jadilah orang tua yang lebih peka akan kebutuhan anak. Masih ada banyak cara lain yang lebih ilmiah dan BENAR-BENAR terbukti dapat membuat anak cerdas.

Pendahuluan
Perdebatan mengenai otak tengah; perlu tidaknya otak tengah tersebut diaktifkan; terus terjadi. Masyarakat makin memahami pentingnya menyeimbangkan kedua belahan otak kanan dan kiri, karena masing-masing belahan tersebut memiliki beragam fungsi yang saling mengisi dalam perjalanan panjang kehidupan seorang manusia.

Ironisnya seolah belum puas dengan kekayaan kedua belahan otak kita, sekelompok ilmuwan mulai mengotak-atik dan mencari bagian lain, yang dinamakan otak tengah. Mereka mencari tahu apakah dengan mengaktivasi otak tengah kecerdasan seseorang akan makin bertambah, atau mengubah mereka menjadi jenius, serta memiliki berbagai kecerdasan lain yang supra-natural?

Di kalangan medis otak tengah ini dikenal sebagai bagian dari otak manusia yang memiliki fungsi sangat vital, misalnya sebagai pusat pengendali jantung, pembuluh darah, pernafasan, * refleks-refleks, dan masih banyak lagi. Berbagai tulisan ilmiah mengenai otak tengah ini bisa kita baca dalam berbagai tulisan sepuluh tahun terakhir.

Sayangnya sampai hari ini belum ada satupun publikasi ilmiah yang berani menyatakan bahwa aktivasi otak tengah berhubungan dengan kecerdasan seseorang, apalagi membuat IQ seseorang meloncat jauh melebihi IQ manusia pada umumnya, atau dikenal dengan istilah jenius.

Dahulu orang berpikir bahwa kecerdasan identik dengan IQ, meskipun mereka mengetahui dalam test IQ yang diukur hanyalah kecerdasan seseorang di bidang matematika, linguistik dan sedikit visuo-spatial.

Saat ini wawasan kita mulai terbuka, melalui hasil penelitian Prof Gardner di tahun 1980an diketahui bahwa ada delapan jenis kecerdasan yang berbeda yang bisa dimiliki oleh masing-masing kita dalam porsi yang berbeda. Masing-masing kecerdasan tersebut menempati area yang berbeda di sisi kiri dan kanan otak kita. Kecerdasan yang bervariasi ini disebut Kecerdasan Multipel (Multiple Intelligence).

Sehubungan dengan otak tengah tadi, muncul pertanyaan, adakah hubungan antara kecerdasan ini dengan fungsi otak tengah / mid brain seseorang? Benarkah aktivasi otak tengah membuat seseorang makin cerdas dan jenius, karena memiliki kemampuan supra-natural?

Kita bisa terkagum-kagum ketika melihat seorang anak yang duduk di bangku SD dengan mata tertutup bisa menyebutkan dengan benar nilai dan gambar kartu-kartu remi yang juga dalam keadaan tertutup. Sementara anak yang lain menggambar dengan mata tertutup, membaca koran, atau bahkan bisa naik sepeda dengan mata tertutup. Sebuah atraksi luar biasa ini bisa dilakukan oleh anak-anak ini dengan hanya latihan dua hari saja!

Menyaksikan kemampuan ajaib itu, para orangtua pun berbondong-bondong mendaftarkan anaknya untuk mengikuti pelatihan singkat dan mahal dengan memegang janji dari panitia pelatihan bahwa anak mereka akan menjadi lebih cerdas, bahkan jenius, hanya dalam beberapa hari. Benarkah janji itu?

Kalau sekilas melihat atraksi extra ordinary atau di luar kebiasaan umum yang dilakukan anak-anak tadi, sepertinya janji tersebut masuk akal. Tetapi kalau kita pikirkan secara mendalam, bukan seperti itu kejeniusan yang kita harapkan pada anak-anak kita.

Dalam tulisannya, Lely Setyawati Kurniawan, seorang Psikiater dari Denpasar, Bali, menyebut kondisi seperti yang dialami oleh anak-anak di atas sebagai awareness, yakni suatu kondisi mental penuh kewaspadaan. Kondisi awareness yang berlebihan akan membuat seseorang mengalami berbagai gangguan kejiwaan, berupa gejala yang ringan berupa Gangguan Cemas Menyeluruh, sampai tipe berat berupa Gangguan Paranoid.

Kondisi awareness tersebut muncul setelah otak tengah anak-anak tersebut diaktivasi dengan suatu cara tertentu, seperti memperdengarkan alunan musik klasik dan instrumentalia lainnya, gerakan-gerakan tubuh, menciptakan suasana tertentu, dan lain-lain, kemudian ditambah juga dengan program neuro-linguistik (NLP) yang disisipkan demi sebuah proses aktivasi yang nantinya mengarah pada suatu keadaan extra sensory perception (ESP).

Namun perlu diketahui bahwa hingga hari ini belum ada satupun publikasi ilmiah yang menyatakan bahwa aktivasi otak tengah meningkatkan kecerdasan manusia, apalagi meng-upgrade-nya menjadi jenius.

Sebaliknya penelitian beberapa ahli sudah membuktikan secara ilmiah bahwa aktivasi otak tengah bisa memberikan dampak buruk bagi fungsi organ tubuh, seperti penelitian Musa A. Haxiu & Bryan K. Yamamoto (2002) membuat suatu penelitian otak tengah pada 24 ekor musang jantan. Hasilnya aktivasi otak tengah di daerah periaquaductal gray (PAG) ternyata justru mengakibatkan otot-otot polos pernafasan mengalami relaksasi, sehingga mengganggu pernafasan hewan-hewan tersebut.

Begitu juga dengan penelitian Peter D. Larsen, Sheng Zhong, dkk. (2001) ada beberapa hal yang berubah karena aktivasi otak tengah, misalnya tekanan arteri utama (mean arterial pressure), aliran darah di ginjal (renal blood flow), aliran darah di daerah paha (femoral blood flow), persarafan daerah bawah jantung (Inferior cardiac), persarafan simpatis dan denyut jantung akan makin meningkat, sebaliknya tekanan darah justru turun, aktivitas persarafan di daerah tulang belakang juga turun. Peningkatan tekanan arteri, aliran darah ginjal dan paha tersebut bisa mencapai 328%.

Tulisan Hugo D. Critchley, Peter Taggart dkk. (2005) membuat kita lebih terperangah lagi, karena ternyata induksi lateralisasi pada aktifitasi otak tengah dapat mengakibatkan mental stres, serta berbagai stres lain yang akan memicu gangguan irama jantung dan kematian mendadak (sudden death). Penyebabnya adalah karena tidak seimbangnya dorongan simpatetik persyarafan jantung.

Nah, alih-alih menjadikan anak jenius, aktivasi otak tengah ternyata menciptakan bahaya pada anak anda, yang mungkin saja akan terjadi semakin cepat kalau anak terus-menerus menerapkan secara intensif metoda aktivasi dan praktek penggunaan kemampuan otak tengah.

Sebenarnya ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh suatu lembaga yang memiliki metoda baru sebelum dilemparkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Minimal telah melalui 10 tahun percobaan di laboratorium (in vivo), setelah lulus uji klinis, barulah diujikan pada hewan-hewan percobaan dengan evaluasi sekitar 10 tahun. Pada tahap ketiga barulah diujikan pada para relawan (biasanya mereka dibayar) dan kembali dilakukan evaluasi. Dengan demikian dibutuhkan waktu sekitar 30 tahun untuk membawa suatu metode baru yang aman ke tengah masyarakat.

Sebaiknya anda berhati-hati untuk mengikutkan anak dalam sembarang metoda pelatihan yang mengarah kepada manipulasi otak dan alam bawah sadar, sebelum bertanya kepada ahlinya dan meyakini keabsahan metoda tersebut secara ilmiah, dan jangan termakan propaganda para penjual yang mengharapkan keuntungan bisnis semata.

Anatomi dan Fungsi Otak
Pada saat lahir seorang anak memiliki 100 miliar sel otak yang disebut sel neuron – jumlah ini sama dengan banyaknya bintang di galaksi Bima Sakti – serta 1 Triliun sel glia, yang berfungsi sebagai sel pelindung bagi sel-sel otak tadi. Pembentukan sel-sel otak ini dimulai sejak minggu ketiga sel sperma membuahi sel telur, dengan
kecepatan tumbuh 250 ribu sel/menit. Pada minggu kesepuluh sel-sel otak menjadi makin sibuk mempersiapkan diri agar bisa mulai menerima stimulus / rangsangan dari luar.

Saat usia 3 tahun telah terbentuk 1000 triliun jaringan koneksi /sinapsis, jumlah ini ternyata 2 kali jumlah jaringan orang dewasa. Satu sel otak mampu menjalin 15 ribu koneksi dengan sel lain, jaringan yang sering digunakan akan semakin kuat dan permanen, tetapi yang jarang digunakan akan mati.

Otak manusia dibagi menjadi enam divisi utama, yaitu :

  1. Serebrum
  2. Diensefalon (kedua bagian ini sering disebut sebagai Forebrain / Pro-ensefalon)
  3. Serebelum
  4. Midbrain (Mesencephalon)
  5. Pons
  6. Medula Oblongata.

Tiga bagian terakhir ini disebut brain stem atau batang otak.

Dalam bahasa kedokteran “Otak tengah” dikenal dengan midbrain atau mesencephalon. Dan di bidang neurologi midbrain juga dikenal sebagai otak “primitif”. Midbrain (Mesensefalon) terdiri dari superior colliculi dan inferior colliculi. Superior colliculi merupakan pusat refleks gerakan kepala dan bola mata ketika berespon terhadap rangsang visual, sedangkan inferior colliculi merupakan pusat refleks gerakan kepala dan tubuh ketika berespon terhadap rangsang suara.

Menjadi Jenius?
Nah dikaitkan dengan janji, cukup dengan mengaktifkan otak tengah (mesensefalon) mampu membuat seorang manusia menjadi jenius; Apakah definisi jenius? Range IQ normal adalah 90 – 110. Dengan IQ normal seorang anak bisa tamat SMA, sebagian bahkan tamat S1. Di atas angka tersebut seseorang disebut Superior, di atasnya lagi adalah Very Superior, dan jika IQ nya lebih dari 180 orang akan disebut jenius.

Seringkali peringkat IQ bisa membuat anak stres, padahal IQ tak bisa mengukur kecerdasan emosional (EQ) seseorang.

Anak-anak yang sulit konsentrasi seringkali membuat kewalahan para orang-tua dan guru. Orang-tua dan guru menduga anak tersebut bodoh karena nilai akademik di sekolah sangat kurang, padahal bisa saja mereka ini sebenarnya memiliki kecerdasan yang baik, tetapi rentang waktu perhatian mereka sangat pendek. Rentang waktu perhatian ideal anak usia 5 tahun hanya berkisar 5 menit saja, sedangkan anak-anak usia 15 tahun berkisar 15 menit. Untuk membuat mereka bertahan lebih lama, para pendidik diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Hal ini haruslah dilakukan secara berkala saat konsentrasi dan perhatian anak-anak mulai menurun.

Dalam keadaan tertentu seperti takut, sedih akibat depresi dan berbagai stres / tekanan mental lainnya seseorang menjadi kehilangan daya konsentrasi, Orang-tua biasanya membawa anak-anak tersebut untuk berkonsultasi dengan psikiater ataupun psikolog dengan keluhan kesulitan belajar dan menurunnya prestasi akademik.

Sebenarnya peranan orang-tua sangat besar untuk proses belajar seorang anak, apa yang orang-tua pikirkan, katakan dan lakukan akan terus melekat dalam benak anak-anak, mempengaruhi suasana dan kenyamanan belajar mereka dan mempengaruhi jalan hidup serta masa depan mereka. Anak-anak bisa mengalami kebahagiaan, atau sebaliknya depresi – sama seperti orang dewasa yang lain – karena perkataan dan tindakan orang-tua mereka.

Mengaktivasi Otak
Ada cukup banyak cara yang biasa dipakai untuk mengaktivasi otak, misalnya dengan alunan musik klasik (yang paling poluler karya-karya Mozart), lagu-lagu / instrumentalia tertentu, gerakan-gerakan tubuh, menciptakan suasana tertentu, bermain dengan angka-angka, menambahkan berbagai bahan chemical, dan masih banyak cara lainnya. Banyak institusi menawarkan berbagai pelatihan yang menjanjikan untuk
meningkatkan IQ tersebut, dengan memasukkan berbagai metode yang diyakini dapat menghilangkan tekanan mental para peserta selanjutnya mempermudah pengaktifan bagian-bagian tertentu otaknya.

Beberapa ilmuwan mencoba mempelajari tentang otak tengah / mid brain. Harapan mereka sesudah penemuan yang mencengangkan tentang kiri dan kanan, sekaranglah saatnya mengungkap fenomena tentang otak tengah. Metode yang digunakan bukan sekedar cara-cara klasik seperti yang kita kenal di atas, karena program neuro-linguistik (NLP) mereka sisipkan demi sebuah proses aktivasi yang nantinya mengarah pada suatu keadaan extra sensory perception (ESP).

Suasana dibuat sedemikian rupa agar semua peserta yang ada di ruangan tersebut memasuki Alpha State, suatu fase dimana gelombang lambat di otak manusia, yang membuat seseorang mudah dipengaruhi dan diisi oleh berbagai hal oleh para instruktur. Metode yang cukup popular dikenal saat ini adalah BFR (blindfold reading).

Sebagai informasi, di Rusia diperlukan waktu satu tahun bagi seorang siswa untuk mampu melakukan aksi blindfold. Di Jepang, sedikitnya perlu waktu tiga bulan untuk melakukannya. Ajaibnya di Indonesia suatu perusahaan pelatihan menyatakan hanya perlu waktu 12 jam untuk membuat anak-anak jenius!

Aktivasi dianggap berhasil apabila mereka berhasil mengenali berbagai macam benda dan halangan di sekitarnya dalam keadaan mata ditutup. Dengan demikian anak-anak tersebut akan mampu membaca, menggambar, menghitung, berlari dan menghindari semua rintangan tanpa menggunakan indera penglihatan mereka yaitu mata.

Bahkan mereka berani menjanjikan, anak-anak akan memiliki kemampuan tembus pandang, menyusun kartu remi secara urut tanpa melihat, dapat membaca suatu dokumen rahasia di balik tembok, menghitung uang yang ada dalam dompet di saku baju seseorang, merangkum seluruh isi textbook dalam waktu singkat, memprediksi hal-hal buruk yang bakal terjadi esok, bahkan membaca pikiran orang-orang yang ada di sekelilingnya agar tak mudah tertipu.

Hal itu bagi mereka dianggap sebagai talenta manusia baru di jaman modern ini, karena memiliki kecerdasan tersendiri (jenius) dengan kemampuan extra sensory perception (ESP), sehingga nantinya kita tak lagi tertarik menonton acara pertandingan sulap The Master.

Pandangan di atas tentu tidak begitu saja dapat dibenarkan, karena secara medis kita bisa mengenali fungsi fisiologi seluruh organ dalam tubuh kita. Mengaktifkan dan menciptakan seseorang untuk memperoleh pengalaman extra sensory perception sudah jauh melenceng dari ranah medis fisiologis.

Bahkan hal ini erat kaitannya dengan terjadinya berbagai gangguan mental pada manusia, yang salah satu gejalanya adalah mampu mendengar, melihat, merasakan dan membaca hal-hal yang tidak bisa didengar, dilihat, dirasakan dan dibaca oleh orang-orang sehat lainnya. Sebagai contoh pada kasus-kasus Skizofrenia pasien merasa yakin dengan kemampuannya membaca isi hati dan pikiran orang-orang lain di sekelilingnya, serta meyakini berbagai penglihatan dan pendengaran gaib yang bisa membuat orang lain berdiri bulu kuduknya.

Sampai hari ini belum ada satupun publikasi yang menyatakan bahwa otak tengah dapat diaktifkan untuk meningkatkan kecerdasan manusia, apalagi meng-upgrade nya menjadi jenius. Musa A. Haxiu & Bryan K. Yamamoto (2002) membuat suatu penelitian midbrain pada 24 ekor musang jantan. Hasilnya aktivasi midbrain di daerah periaquaductal gray (PAG) ternyata justru mengakibatkan otot-otot polos pernafasan menjadi relaksasi, sehingga mengganggu pernafasan hewan-hewan tersebut.

Ada beberapa tahapan yang harus dilewati oleh suatu lembaga yang memiliki ide penelitian sebelum dilemparkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Minimal telah melalui 10 tahun percobaan di laboratorium (in vivo), setelah lulus uji klinis, barulah diujikan pada hewan-hewan percobaan dengan evaluasi sekitar 10 tahun. Pada tahap ketiga barulah diujikan pada para relawan (biasanya mereka dibayar) dan kembali dilakukan evaluasi. Dengan demikian dibutuhkan waktu sekitar 30 tahun untuk membawa suatu metode baru yang aman dalam masyarakat.

Menurut Peter D. Larsen, Sheng Zhong, dkk. (2001) ada beberapa hal yang berubah karena aktivasi midbrain, misalnya tekanan arteri utama (mean arterial pressure), aliran darah di ginjal (renal blood flow), aliran darah di daerah paha (femoral blood flow), persarafan daerah bawah jantung (Inferior cardiac), per-syaraf-an simpatis dan denyut jantung akan makin meningkat, sebaliknya tekanan darah justru
turun, aktivitas persarafan di daerah tulang belakang juga turun. Peningkatan tekanan arteri, aliran darah ginjal dan paha tersebut bisa mencapai 328%.

Peranan orang-tua
Seringkali orang-tua terlalu sibuk sehingga tidak punya cukup waktu untuk memperhatikan buah hati mereka. Waktu 24 jam sehari terasa kurang, karena saat anak-anak berangkat sekolah pagi-pagi orang-tua tak bisa bangun dan mengantar mereka, mereka baru pulang kembali ke rumahnya pada malam hari sesudah anak-anak tertidur. Sebagai pembenaran diri sendiri para orang-tua sering berkilah, bahwa kualitas pertemuan mereka dengan anak-anak jauh lebih penting daripada kuantitas waktu. Benarkah?

Sebuah intitusi bahkan berani menjanjikan bahwa dengan menyisihkan waktu 15-30 menit saja selama 20-30 hari untuk membantu anak-anak berlatih sama artinya dengan mendampingi mereka seumur hidup hingga usia 18 tahun. Semudah itukah hubungan orang-tua dengan anak terjalin? Cukupkah waktu yang hanya 15-30 menit tadi untuk berdiskusi, saling curhat, atau sekedar bermain bersama dan bercanda?

Hubungan orang-tua dan anak tidak bisa dibatasi seperti halnya sebuah mata pelajaran di sekolah. Memang ikatan emosional diantara mereka akan sangat menentukan kualitas hubungan yang terjalin.

Idealnya orang-tua memiliki waktu yang tak terbatas untuk anak-anaknya, demi sebuah proses kematangan dan kemandirian. Bahkan saat anak-anak beranjak dewasa dan menikah seringkali mereka masih ingin duduk bermanja-manja dengan orang-tuanya. Saat mereka menghadapi berbagai permasalahan hidup salah satu tempat yang nyaman untuk berbagi adalah orang-tua mereka.

Target dan evaluasi pembuktian kejeniusan sesudah aktivasi otak tengah
Sesudah melalui program latihan ini anak-anak akan mempunyi kemampuan untuk melihat dengan sentuhan (skin vision). Sebagian anak lainnya yang telah teraktifasi otak tengahnya mampu melihat kartu secara detail dengan penciuman atau pendengarannya. Sebagian lainnya mengatakan mereka mampu melihat, menulis, membaca, dan mewarnai di dalam kegelapan total. Selain itu mereka juga akan memiliki Loving Inteligence.

Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta. Bagaimana dengan harapan orang-tua yang telah mengirim dan membayar biaya yang cukup tinggi demi mengikutkan anak-anak mereka dalam pelatihan ini?

Setelah sekian bulan tentu saja para orang-tua berharap anak-anak mereka akan memiliki prestasi akademik yang lebih baik. Secara teoritis, nilai sekolah seharusnya meningkat, karena selepas aktifasi otak tengah tersebut, memori dan konsentrasi akan meningkat dan cukup banyak potensi penting dalam diri anak yang akan dibangkitkan. Namun kenyataannya tidaklah sesederhana itu karena peningkatan kemampuan akademis ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan.

Penelitian Bjorn H. Schott, Constanze I Seidenbecher dkk. (2006) menyatakan bahwa pada manusia, memory seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, jadi tidak sama dengan binatang. Telah dilakukan pembuktian secara anatomi dan behavior dengan mempergunakan alat MRI, diperoleh hasil yang tidak signifikan. Yang membedakan memori adalah faktor genetik (kromosome 17q11 dan 7q36), hal ini dikenal sebagai polymorphisme dopamine pada kromosom.

Hal ini yang tentunya menimbulkan keprihatinan tersendiri bagi masyarakat, karena sebelumnya orang-tua begitu antusias mengharapkan anaknya akan berubah menjadi anak-anak yang jenius dan memiliki banyak kemampuan lebih sesudah mengikuti program pelatihan otak tengah ini, lagipula orang-tua telah mengeluarkan sejumlah besar biaya.

Menurut Bjorn H. Schott, Daniela B. Sellner dkk. (2004) terdapat hubungan erat antara formasi memori di hipokampus dan neuro-modulasi dopaminergik, terutama di Ventral Tegmental Area (VTA) dan medial Substansia Nigra midbrain. Teknik yang dipakai untuk mengaktivasi otak disesuaikan dengan lokasi, memakai kata-kata yang menyenangkan, hitungan-hitungan silabus, dan sebagainya. Namun aktivasi tersebut tidak relevan dengan tugas-tugas yang harus dipelajari.

Tulisan Hugo D. Critchley, Peter Taggart dkk. (2005) membuat kita terperangah, karena ternyata induksi lateralisasi aktifitas midbrain dapat mengakibatkan mental stres, serta berbagai stres lain yang akan memicu gangguan irama jantung dan kematian mendadak (sudden death). Penyebabnya adalah karena tidak seimbangnya dorongan simpatetik persyarafan jantung.

Perlukah aktivasi otak tengah?
Orangtua perlu menghargai setiap talenta yang dimiliki anak-anaknya, karena pada dasarnya semua anak adalah cerdas. Kecerdasan ini tidak bisa disamakan dengan IQ, karena saat ini kita telah mengenal delapan macam kecerdasan, yang dikenal sebagai multiple intelligence yang ada dalam diri manusia. Mereka yang tidak bisa matematika dan IQ nya rendah bukan berarti tidak cerdas, karena mungkin saja mereka memiliki kecerdasan inter personal yang baik.

Suatu tantangan bagi para orangtua dan kita semua yang memiliki anak, mampukah kita menghasilkan anak-anak yang bukan sekedar CERDAS, tetapi juga BAIK dan BERMORAL? Cerdas bahkan genius saja belumlah cukup. Karena dengan kecerdasan saja tidak menjamin mereka membuat dunia ini menjadi lebih baik. Banyak orang-orang cerdas justru mencelakai orang lain, memanipulasi suatu keadaan demi keuntungan dirinya sendiri.

Mengapa dalam waktu 12 jam pelatihan atau satu setengah hari saja anak-anak tersebut bisa berubah? Salah satunya adalah kenyataan bahwa anak-anak dengan perilaku bermasalah sebenarnya membutuhkan perhatian dari orangtua mereka. Dalam program pelatihan midbrain tersebut semua orangtua diharapkan memperhatikan anaknya, mau melatih kembali anak-anak tersebut di rumah, termasuk setelah latihan selesai.

Yang terjadi di sini sebenarnya adalah anak-anak tersebut dilatih untuk peka terhadap berbagai bahaya dan rintangan yang ada di depan, serta ‘dipaksa untuk bersikap dan berperilaku lebih baik’ karena mereka telah diberikan teladan yang baik oleh orangtua dan orang-orang dewasa di sekelilingnya.

Penutup
Yang terjadi pada anak-anak tersebut sebenarnya bukan JENIUS (memiliki IQ yang sangat tinggi atau di atas 140), melainkan latihan untuk suatu kewaspadaan (AWARENESS) terhadap apapun yang ada di sekeliling mereka.

Kondisi semacam ini perlu kita cermati lebih baik, mengingat kondisi awareness yang berlebihan akan membuat seseorang mengalami berbagai gangguan jiwa, dari gejala yang ringan berupa Gangguan Cemas Menyeluruh, sampai tipe berat berupa Gangguan Paranoid.

Itulah sebabnya orangtua diminta waspada dan berhati-hati sebelum mengirim anak-anak mereka ke suatu institusi yang menawarkan sanggup mengubah anak-anak menjadi jenius dalam waktu singkat.

Orangtua perlu menghargai setiap talenta yang dimiliki anak-anaknya, karena pada dasarnya semua anak adalah cerdas. Suatu tantangan bagi para orangtua dan kita semua yang memiliki anak, mampukah kita menghasilkan anak-anak yang bukan sekedar CERDAS, tetapi juga BAIK dan BERMORAL? Cerdas bahkan genius saja belumlah cukup.

Karena dengan kecerdasan saja tidak menjamin mereka membuat dunia ini menjadi lebih baik. Banyak orang-orang cerdas justru mencelakai orang lain, memanipulasi suatu keadaan demi keuntungan dirinya sendiri.

Daftar Pustaka

  1. Adi W. Gunawan, Apakah IQ Anak bisa ditingkatkan, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2005.
  2. Musa A. Haxiu & Bryan K. Yamamoto, Activation of the midbrain periaqueductal gray induced airway smooth muscle relaxation, J. Appl. Physiol 93:440-449, 2002.
  3. Scott R. Wersinger & Michael J. Braun, Sexually dimorphic activation of midbrain tyrosine hydroxylase neurons after mating/exposure to chemosensory cues in the ferret, Biology of  Reproduction 56, 1407-1414, 1997.
  4. Bjorn H. Scott, Constanze I Seidenbecher, et al: The dopaminergic midbrain participation in human episodic memory formation: Evidence from genetic imaging, The Journal of Neuroscience, February 1, 2006 – 26(5): 1407-1417.
  5. Bjorn H. Schott, Daniela B. Sellner, et al, Activation of midbrain structures by associative novelty and the formation of explicit memory in humans, Learn. Mem. 2004 – 11: 383-387.
  6. Hugo D. Critchley, Peter Taggart, et al, Mental stress and sudden death: asymetric midbrain activity as a linking mechanism, J. Brain 2005, 128, 75-85.
  7. Chao Guo, Hai Yan Qiu, et al, Lmx1b-controlled Isthmic organizer is essential for development of midbrain dopaminergic neurons, The Journal of neuroscience, Dec 24, 2008 – 28(52): 14097-14106.
  8. Peter D. Larsen, Sheng Zhong, Gerard L. Gebber & Susan M. Barman, Symphatetic nerve & cardiovascular responses to chemical activation of midbrain defense region, Am. J. Physiol Regulatory Integrative Comp. Physiol 280: R1704 – R1712, 2001.

Sumber: Lely Setyawati Kurniawan, seorang Psikiater, Staf Dosen di Bagian Psikiatri pada Fakultas Kedokteran Udayana, Bali, dan sebagai konsultan Forensik Psikiatri di RSUP Sanglah, Denpasar

Iklan

Tahi Lalat = Tumor Jinak ??

Hampir setiap orang memiliki tahi lalat, baik dibawa sejak lahir (banyak yang menyebut sebagai tanda lahir) ataupun yang tumbuh saat telah dewasa. Tahi lalat bagi sebagian artis justru menjadi landmark yang membuat dirinya jadi tampak seksi, tentunya jika Anda mengerti maksud saya, saat ini otak Anda sedang memuat image wajah ganteng Enrique Iglesias yang terkenal dengan tahi lalat seksi di pipi kanannya. Ada pula yang berpendapat adanya tahi lalat pada lokasi tertentu pada wajah menandakan hoki, sedangkan pada daerah lainnya dianggap pembawa sial. Terlepas dari kepercayaan hoki dan sial tersebut, tahi lalat pada kenyataannya memang dapat bermuka dua, yaitu pada sebagian besar kasus tidak berbahaya tetapi pada beberapa kasus lainya fatal.

Tahi lalat dikenal dalam istilah medis sebagai nevus pigmentosus, merupakan tumor jinak pada kulit yang paling umum dijumpai pada manusia. Tumor jinak ini yang khas adalah berwarna gelap, sebagian besarnya menetap, sebagian lain terus membesar sehingga kadangkala mengkhawatirkan si empunya. Memang sebagian besar tahi lalat didapatkan sejak lahir, tetapi tahi lalat dapat pula baru muncul saat dewasa dan umumny dalam kasus ini pemicunya adalah kontak yang sering dengan sinar matahari. Tahi lalat secara umum tidaklah berbahaya, dan biasanya hanya menimbulkan keluhan kosmetis.

Tetapi tahi lalat dapat pula pada suatu waktu berubah menjadi kanker (keganasan) yang disebut melanoma maligna, sehingga pengenalan dini gejala perubahan ini wajib diketahui oleh yang empunya tahi lalat. Beberapa kriteria suatu tahi lalat beranjak menjadi ganas adalah ; dalam beberapa waktu terakhir bertambah besar dengan cepat, terjadi perubahan warna ke arah lebih gelap, bentuknya menjadi tidak beraturan lagi, jaringan kulit di sekitarnya meradang kemerahan, tahi lalat mudah berdarah jika tersenggol serta munculnya keluhan seperti gatal dan perih. Jika hal semacam tersebut dialami, maka sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter kulit atau bedah supaya dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Seringkali perubahan menjadi ganas disebabkan karena iritasi berulang pada tahi lalat seperti sering tertekan, dipencet-pencet, lecet atau tergesek (misalnya tahi lalat di punggung oleh baju yang sempit).

Memang dikenal jenis tahi lalat yang cenderung menjadi ganas yaitu nevus junctional. Jenis tahi lalat ini memiliki batas tegas, permukaannya cenderung rata atau sedikit saja menonjol, berwarna lebih terang seperti coklat muda, dan lokasi terseringnya di telapak tangan, kaki atau kelamin. Karena lokasinya di telapak tangan atau kaki, maka tahi lalat ini sering mengalami trauma karena gesekan, penekanan dan sebagainya. Hal ini lah yang dapat memicu perubahan menjadi ganas. Sebaiknya perhatian lebih harus diberikan terhadap adanya tahi lalat jenis demikian.

Dunia medis memang belum menemukan peran tahi lalat bagi tubuh. Namun, tahi lalat bisa menjadi penanda gejala awal kanker kulit. Berdasar Cancer Research Institute, berikut empat ciri utama tahi lalat yang perlu diwaspadai.

  1. Bentuk tahi lalat tidak umum atau asimetris
  2. Tepian tahi lalat terlihat tidak beraturan atau tidak rata
  3. Tahi lalat meradang atau mengalami perubahan warna seperti coklat, merah, putih, biru, dan menghitam. Perubahan warna ini biasanya disertai dengan rasa gatal.
  4. Tahi lalat terus membesar hingga memiliki diameter yang tidak wajar hingga lebih 1 sentimeter.

Jika Anda memiliki tahi lalat dengan ciri-ciri semacam itu, segera periksakan ke dokter. Sebab, tahi lalat ganas umumnya sulit terdeteksi. Cara untuk memastikan apakah tahi lalat itu termasuk tumor jinak atau ganas adalah dengan biopsi atau pengambilan jaringan.

Banyak yang bilang tahi lalat adalah pemanis wajah. Tapi hati-hati, tahi lalat juga bisa jadi ancaman bagi kulit maupun tubuh jika penampakan dan perkembangannya tidak normal.

Tahi lalat sebenarnya merupakan hasil pigmentasi kulit yang berkembang karena beberapa alasan. Sampai sekarang, ilmu pengetahuan tidak bisa menjawab apa fungsi tahi lalat sebenarnya pada kulit.

Tahi lalat yang semakin membesar, berubah warna dan punya bentuk tidak simetris adalah ciri tahi lalat yang berbahaya karena bisa jadi itu pertanda kanker kulit atau melanoma.

Normalnya, tahi lalat memiliki bentuk stabil meski ada perubahan hormon dalam tubuh. Namun tidak demikian pada tahi lalat yang berbahaya. Ia akan tumbuh membesar melebihi ukuran kacang polong.

Menurut Cancer Research Institute, ada 4 kriteria yang bisa dijadikan patokan untuk mengetahui tahi lalat berbahaya atau tidak yang disebut dengan aturan ABCD, seperti diberitakan dari Essortment:

  1. A = Asymmetry
    Tahi lalat yang bersifat kanker cenderung mempunyai bentuk yang tidak beraturan.
  2. B = Border
    Tahi lalat yang bersifat kanker mempunyai batas atau pinggiran yang abnormal, yakni tepinya bergerigi.
  3. C = Colour
    Tahi lalat dengan berbagai warna seperti coklat, merah, putih, biru dan hitam sering menandai tahi lalat yang bersifat kanker ketimbang tahi lalat dengan satu warna.
  4. D = Dimension
    Tahi lalat yang bersifat kanker biasanya lebih besar dari tahi lalat jinak, bisa sebesar penghapus pensil atau lebih besar.

Masalah tahi lalat bukan hanya masalah di permukaan kulit, tapi masalah di dalam lapisan bawah kulit, jadi jarang sekali yang bisa ditangani dengan pengobatan tradisional.

Tahi lalat yang berisiko kanker harus ditangani segera sebelum mengalami metastatis atau penyebaran ke bagian tubuh lainnya. Namun dengan teknologi canggih di dunia medis saat ini, tahi lalat bisa diangkat dengan operasi atau teknik laser. Butuh 2 minggu hingga kulit benar-benar sembuh setelah operasi.

Kebanyakan orang sadar mereka punya tahi lalat tapi sebagian lainnya tidak sadar karena posisinya yang susah terlihat seperti di punggung. Sebaiknya periksalah seluruh bagian tubuh (wajah, telinga, leher, dada, punggung, jari kaki/tangan, kulit rambut, bibir, mata bahkan alat kelamin) untuk mengetahui ada tahi lalat atau tidak.

Jika terlihat ada tanda-tanda tahi lalat yang mencurigakan, bersikaplah proaktif dengan segera mendatangi dokter atau ahlinya. Pastikan juga selalu memakai pelembab atau krim pelindung matahari dan hindari sinarnya antara pukul 10 pagi dan 4 sore.

Aktor ganteng, Ewan McGregor, mengaku pernah mengoperasi salah satu tahi lalat atau andeng-andeng di wajahnya, yang ternyata di dalamnya terdapat sel kanker.

Tahi lalat yang dioperasi adalah yang berada di bawa mata sebelah kanan. Sebelumnya Ewan sama sekali tidak menyangka ada bahaya di balik tahi lalat. Hingga akhirnya, ia mendapatkan informasi tentang tahi lalat ‘hidup’, yang kemungkinan adalah melanoma atau tumor.

“Ternyata, bila kulit Anda berwarna pucat, dan sering terpapar matahari, sebaiknya jangan sepelekan tahi lalat.

Ayah dari tiga orang anak ini memang cukup sering terkena paparan sinar ultraviolet. Pasalnya, tahun lalu ia menghabiskan beberapa minggu mengendarai motor gede dari Skotlandia hingga Afrika Selatan untuk serial teve Long Way Down.

“Saya ke dokter untuk memeriksa tahi lalat. Tak tahunya, dokter memutuskan tahi lalat itu dioperasi. Dan, ternyata setelah diambil dan diperiksa di laboratorium, ternyata tumor. Meski belum tergolong ganas, tapi saya lega, karena belum terlambat. Dan, saya pun jadi rutin memeriksa tahi lalat yang dicurigai berbahaya,” katanya.

British Association of Dermatologists mengatakan Ewan telah melakukan hal tepat, sebelum pemanis wajah tersebut bisa membahayakan kesehatan. Hasil penelitian asosiasi itu satu dari empat orang Inggris tidak pernah mengecek kondisi tahi lalat mereka. Padahal perubahan bentuk dan warna dari tahi lalat menjadi gejala kanker.

Yang perlu Anda ketahui, tahi lalat ganas memang sulit dikenali. Karena, tidak ada perbedaan yang mencolok dengan tahi lalat biasa. Pada dasarnya, tahi lalat bisa dikategorikan sebagai tumor jinak.

Jika dilihat dari warna, tahi lalat sendiri memiliki banyak variasi warna yang berbeda di setiap bagian tubuh. Tahi lalat di telapak tangan dan di atas bibir cenderung lebih hitam dan pekat, sedangkan tahi lalat yang tumbuh di bagian tubuh lainnya bisa saja berwarna kecokelatan atau sedikit kemerahan. Ukuran untuk setiap tahi lalat juga sangat bervariasi, ada yang bulat kecil mungil saja, hingga ada tahi lalat yang berukuran 1 cm lebih.

Tahi lalat juga harus diwaspadai jika muncul beberapa keluhan, antara lain:

  • Rasa gatal yang tidak hilang-hilang, ukuran tahi lalat terus bertambah besar
  • Berubah warna menjadi bertambah pekat atau mengkilap. Lebih parah lagi, tahi lalat yang terganggu juga bisa menyerupai luka. Jika ditemukan gejala seperti di atas, sebaiknya langsung saja periksakan tahi lalat tersebut ke dokter.

Sedangkan tingkat keganasan tumor pada tahi lalat sangat bervariasi. Ada yang tidak menyebar, ada pula yang bisa menyebar cepat. Sehingga mampu berkembang hingga bisa menutupi wilayah sekitar tumbuhnya dengan cepat. Karena itu dalam beberapa bulan, tahi lalat sudah bisa menjalar ke wilayah lainnya pada tubuh ataupun wajah.

Untuk penangannya, tahi lalat yang ganas tapi tidak menyebar cepat, bisa diambil melalui operasi ringan. Sedangkan yang sudah menyebar hingga ke daerah sekitar di tempat tumbuhnya tahi lalat tersebut, diperlukan pembedahan yang lebih serius.

Sementara itu, secara garis besar tahi lalat dapat dibagi menjadi 5 macam seperti diberitakan dari skincancer.net:

  1. Tipe junctional yaitu tahi lalat yang biasanya berwarna coklat, tumbuh mendatar atau sedikit menimbul di permukaan kulit.
  2. Tipe compound yaitu tahi lalat yang sedikit menimbul di permukaan kulit, warnanya bervariasi mulai dari warna terang hingga coklat tua, dan memiliki sel pembentuk pigmen (melanosit) di lapisan atas (epidermis) ataupun lapian bawah kulit (dermis)
  3. Tipe dermal yaitu tahi lalat yang terletak pada lapisan bawah kulit (dermis) yang warnanya bervariasi dari warna kulit hingga coklat tua, menonjol di permukaan kulit, biasanya terdapat di tubuh bagian atas (badan, lengan, leher dan kepala). Dan mungkin terdapat rambut.
  4. Tipe sebaseous yaitu tahi lalat yang terbentuk dari aktivitas kelenjar minyak kulit yang berlebihan, biasanya berwarna kuning dan teksturnya kasar.
  5. Tipe biru yaitu tahi lalat yang sedikit menonjol, warna berasal dari pigmen di dalam kulit (biasanya biru) dan sering terdapat pada kepala, leher dan lengan atas seorang wanita.

Tahi lalat yang ganas disebut dengan Nevus Junctional. Dan bisa juga berubah menjadi kanker kulit yang sangat berbahaya, yang disebut dengan melanoma maligna.

US National Institute of Health menyebutkan Nevus Junctional adalah tahi lalat yang ditemukan dipersimpangan (perbatasan) antara kulit ari dan dermis dari lapisan kulit, tahi lalat ini biasanya berwarna dan slightly.

Tahi lalat sangat berbahaya jika sudah menjadi kanker kulit atau Melanoma Maligna. Melanoma maligna adalah kanker kulit yang sangat berbahaya, yang melibatkan sel melanocytes yang menghasilkan pigmen kulit melanin. Melanin ini juga bertanggung jawab untuk warna kulit dan rambut. Melanoma bisa berkembang sangat cepat.

Ada beberapa tanda bahwa tahi lalat tersebut bisa memicu melanoma maligna, yaitu:

  1. Rasa gatal ataupun nyeri pada tahi lalat
  2. Perubahan warna (menjadi lebih gelap, pucat atau terang) pada tahi lalat yang tidak merata.
  3. Ukurannya membesar
  4. Pelebarannya tidak merata ke samping
  5. Permukaan tidak rata
  6. Adanya luka atau trauma
  7. Tahi lalat sering berdarah walaupun hanya karena trauma ringan
  8. Adanya ulkus atau infeksi pada tahi lalat yang sukar sembuh.

Jika Anda merasakan salah satu dari tanda-tanda tersebut periksalah ke dokter kulit, agar dapat penanganan yang lebih intensif. Karena tidak semua tahi lalat adalah tanda adanya kanker kulit.

REFERENSI :
http://www.wikimu.com
http://www.suaramedia.com

Narsis Itu Penyakit Mental

Narsisisme (dari bahasa Inggris) atau narsisme (dari bahasa Belanda) adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Orang yang mengalami gejala ini disebut narsisis (narcissist). Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narkissos (versi bahasa Latin: Narcissus), yang dikutuk sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut bunga narsis.

Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir, bahkan Andrew Morrison berpendapat bahwa dimilikinya sifat narsisisme dalam jumlah yang cukup akan membuat seseorang memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain. Narsisisme memiliki sebuah peranan yang sehat dalam artian membiasakan seseorang untuk berhenti bergantung pada standar dan prestasi orang lain demi membuat dirinya bahagia. Namun apabila jumlahnya berlebihan, dapat menjadi suatu kelainan kepribadian yang bersifat patologis. Kelainan kepribadian atau bisa disebut juga penyimpangan kepribadian merupakan istilah umum untuk jenis penyakit mental seseorang, dimana pada kondisi tersebut cara berpikir, cara memahami situasi dan kemampuan berhubungan dengan orang lain tidak berfungsi normal. Kondisi itu membuat seseorang memiliki sifat yang menyebabkannya merasa dan berperilaku dengan cara-cara yang menyedihkan, membatasi kemampuannya untuk dapat berperan dalam suatu hubungan. Seseorang yang narsis biasanya memiliki rasa percaya diri yang sangat kuat, namun apabila narsisme yang dimilikinya sudah mengarah pada kelainan yang bersifat patologis, maka rasa percaya diri yang kuat tersebut dapat digolongkan sebagai bentuk rasa percaya diri yang tidak sehat, karena hanya memandang dirinya lah yang paling hebat dari orang lain tanpa bisa menghargai orang lain.

Narsis atau yang dalam istilah ilmiahnya Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah penyakit mental ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi. Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang terkena penyakit narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu.

Dalam buku Essentials Abnormal Psychology karya V. Mark Durand dan David H. Barlow, dijelaskan bahwa gangguan kepribadian narsistik adalah gangguan yang melibatkan pola pervasive dari grandiosities dalam fantasi atau perilaku; membutuhkan pujian dan kurang memiliki empati.

Orang-orang yang menilai “tinggi” dirinya sendiri – bahkan melebih-lebihkan kemampuan riil mereka dan menganggap dirinya berbeda dengan orang lain, serta pantas menerima perlakuan khusus, merupakan perilaku yang sangat ekstrem.

Narkissos atau Narsisus
jatuh cinta terhadap dirinya sendiri.
Lukisan karya
Michelangelo Caravaggio.

Dalam mitologi Yunani, Narcissus adalah seorang pemuda yang menolak cinta Echo dan sangat terpesona dengan keelokannya sendiri. Ia menghabiskan waktunya untuk mengagumi bayangan dirinya yang tercermin di danau. Para psikoanalis, termasuk Freud, menggunakan istilah narcissistic untuk mendeskripsikan orang-orang yang menunjukkan bahwa dirinya orang penting secara berlebih-lebihan dan yang terokupasi dengan keinginan mendapatkan perhatian (Cooper dan Ronningstam, 1992).

Deskripsi Klinis
Penderita gangguan kepribadian narsistik memiliki perasaan yang tidak masuk akal bahwa dirinya orang penting dan sangat terokupasi dengan dirinya sendiri sehingga mereka tidak memiliki sensivitas dan tidak memiliki perasaan iba terhadap orang lain (Gunderson, Ronningstam, dan Smith, 1995). Mereka membutuhkan dan mengharapkan perhatian khusus. Mereka juga cenderung memanfaatkan dan mengeksploitasi orang lain bagi kepentingannya sendiri serta hanya sedikit menunjukkan sedikit empati. Ketika dihadapkan pada orang lain yang sukses, mereka bisa merasa sangat iri hati dan arogan. Dan karena mereka sering tidak mampu mewujudakan harapan-harapannya sendiri, mereka sering merasa depresi.

Menurut DSM IV-TR, kriteria gangguan kepribadian narsistik yaitu, pandangan yang dibesar-besarkan mengenai pentingnya diri sendiri, arogansi, terfokus pada keberhasilan, kecerdasan, kecantikan diri, kebutuhan ekstrem untuk dipuja, perasaan kuat bahwa mereka berhak mendapatkan segala sesuatu, kecenderungan memanfaatkan orang lain, dan iri kepada orang lain.

Penyebab dan Penanganan
Beberapa penulis, termasuk Kohut (1971, 1977), percaya bahwa gangguan kepribadian narsistik muncul dari kegagalan meniru empati dari orang tua pada masa perkembangan awal anak. Akibatnya, anak tetap terfiksasi di tahap perkembangan grandiose. Selain itu, anak (dan kelak setelah dewasa) menjadi terlibat dalam pencarian, yang tak berkunjung dan tanpa hasil, figure ideal yang dianggapnya dapat memenuhi kebutuhan empatiknya, yang tak pernah terpenuhi.

Treatment research sangat terbatas, baik dalam hal jumlah studi maupun laporan tentang kesuksesannya (Groopman dan Cooper, 2001). Bila terapi dicobakan pada individu-individu ini, terapi itu sering kali difokuskan pada grandiositas, hipersensivitas terhadap evaluasi orang lain, dan kekurangan empati terhadap orang lain (Beck dan Freeman, 1990). Terapi kognitif diarahkan pada usaha mengganti fantasi mereka dengan focus pada pengalaman sehari-hari yang menyenangkan, yang memang benar-benar dapat dicapai. Strategi coping seperti latihan relaksasi digunakan untuk membantu mereka mengahadapi dan menerima kritik. Membantu mereka untuk memfokuskan perasaannya terhadap orang lain juga menjadi tujuannya. Karena penderita gangguan ini rentan mengalami episode-episode depresif, terutama pada usia pertengahan, penanganan sering dimulai untuk mengatasi depresinya. Tetapi, mustahil untuk menarik kesimpulan tentang dampak penanganan semacam itu pada gangguan kepribadian narsistik yang sesungguhnya.

Bakat Curang
Dan sebuah studi baru juga menunjukkan bahwa orang dengan karakter narsis memiliki kecenderungan untuk berbuat curang, baik pada tugas dan nyontek ujian sekolah.

Hasil studi menunjukkan bahwa orang narsis termotivasi untuk menipu dan berbuat curang karena sifatnya yang selalu ingin pamer kepada orang lain. Orang narsis juga tidak pernah merasa bersalah dengan tindakannya.

Orang narsis benar-benar ingin dikagumi oleh orang lain. Saat menjadi pelajar, ia selalu ingin mendapat nilai bagus dengan cara apapun termasuk berbuat curang dengan menyontek,” kata Amy Brunell, penulis studi dan asisten profesor psikologi di Ohio State University di Newark, dilansir Medindia.

Menurut Brunell, orang narsis cenderung lebih egois, melebih-lebihkan bakat dan kemampuannya serta kurangnya rasa empati kepada orang lain.

Narsisis (sebutan untuk orang narsis) merasa perlu untuk mempertahankan citra diri yang positif dan mereka kadang-kadang akan menyisihkan kekhawatiran etis untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan,” jelas Brunell lebih lanjut.

Studi yang dilakukan tim Brunell melibatkan 199 mahasiswa. Pada studi ini, peneliti mengukur tingkat narsisme dengan memilih pernyataan yang paling menggambarkan sifat partisipan.

Misalnya, partisipan dapat memilih antara ‘saya tidak lebih baik atau tidak lebih buruk daripada kebanyakan orang‘ atau ‘saya berpikir saya orang yang spesial‘.

Peneliti juga mengukur tingkat ‘harga diri’ partisipan dan menanyakan seberapa sering partisipan berbuat curang dengan menyontek pada saat mengerjakan tugas atau ujian sekolah selama satu tahun terakhir.

“Kami menemukan bahwa salah satu bagian yang lebih berbahaya dari narsisisme-eksibisionisme (keinginan untuk pamer dan menjadi pusat perhatian) adalah terkait dengan kecurangan, dalam hal ini kecurangan akademik,” jelas Brunell.

Brunell mengatakan, keinginan untuk memamerkan diri benar-benar membuat orang dengan karakter narsisme lebih mungkin untuk melakukan tindakan curang.

Hasil studi ini telah dipublikasikan secara online di jurnal Personality and Individual Differences.

Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders serta American Psychiatric Association pun menyebutkan beberapa gejala dan kriteria penyakit narsis, diantaranya :

  1. Mementingkan diri sendiri, melebih-lebihkan prestasi dan bakat yang dimiliki, berharap dikenal sebagai orang unggul tanpa ada hasil atau pencapaian tertentu.
  2. Terlalu bangga dengan fantasinya dan memiliki tujuan yang tidak realistik tentang keberhasilan yang tiada batas, kekuatan, kepintaran, kecantikan atau kisah cinta yang ideal.
  3. Percaya bahwa dirinya sangat spesial dan hanya bisa bergabung atau bergaul dengan orang-orang yang juga memiliki status tinggi.
  4. Memerlukan pujian yang berlebih ketika melakukan sesuatu
  5. Memiliki keinginan untuk diberi julukan tertentu
  6. Bersikap egois dan selalu mengambil keuntungan dari setiap kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya
  7. Tidak memiliki perasaan empati terhadap sesama
  8. Selalu merasa iri hati dengan keberhasilan orang lain dan percaya bahwa orang lain juga iri padanya
  9. Menunjukkan sifat arogan dan merendahkan orang lain
  10. Mudah terluka, emosional dan memiliki pribadi yang lemah

DAFTAR PUSTAKA ;

  1. WIKIPEDIA
  2. NETSAINS
  3. STROV

Kopi Jahe, Nikmat Sekaligus Sembuhkan Migrain

AN Uyung Pramudiarja – detikHealth
Springfield, Bagi yang sering terserang migrain, tidak perlu buru-buru minum obat jika tak ingin berurusan dengan efek sampingnya. Ada cara yang lebih aman untuk meredakannya, yakni dengan jahe yang dipakai sebagai bumbu masak maupun dibuat minuman.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Headache Care Center di Springfield mengungkap, ekstrak jahe efektif meredakan migrain hingga 63 persen. Pada sekitar 30 persen partisipan, migrain berkurang hanya dalam 2 jam setelah menghisap sari jahe.

Penelitian yang dipimpin Dr Roger Cady ini melibatkan 60 orang yang sering mengalami migrain. Dikutip dari Reuters, Minggu (19/6/2011), partisipan dibagi menjadi 2 kelompok terdiri dari 45 orang yang diberi jahe saat terjadi serangan migrain dan 15 orang yang hanya diberi plasebo.

Meski tidak menjelaskan secara detail mekanisme kerjanya, hasil penelitian ini menegaskan bahwa jahe bisa menjadi alternatif untuk mengatasi migrain. Selama ini, banyak orang mengunyah jahe segar untuk meredakan sakit kepala maupun rasa mual yang menyertai migrain.

Beberapa ahli meyakini, kandungan senyawa tertentu di dalam bumbu masakan yang sangat populer ini bisa menghambat prostagraldin yang merupakan mediator nyeri. Jahe juga diyakini mampu mengatasi radang pada pembuluh darah di otak yang merupakan salah satu pemicu migrain.

Dalam penelitian Dr Cady, jahe yang digunakan memang sudah disarikan dalam bentuk ekstrak. Namun untuk dikonsumsi sehari-hari, jahe segar maupun jahe kering yang sudah diserbuk juga bisa memberikan khasiat yang kurang lebih sama pada penderita migrain.

Untuk dibuat minuman, jahe segar biasanya dimemarkan lalu diseduh atau terlebih dahulu dibakar agar aromanya keluar. Bisa diminum begitu saja setelah ditambah gula atau pemanis lainnya, bisa juga dicampur dengan minuman lain menjadi teh jahe atau susu jahe.

Jahe juga sering diolah menjadi permen atau biskuit, sehingga pilihannya semakin bervariasi. Berbagai jenis masakan juga banyak yang menggunakan jahe untuk menghadirkan citarasa yang khas dan hangat, cocok untuk dikonsumsi saat cuaca dingin.

Pada beberapa orang, jahe bisa memicu efek samping seperti nyeri dada dan kurang dianjurkan bagi yang punya masalah dengan batu empedu. Namun secara umum, efek sampingnya jauh lebih aman dibanding obat-obatan kimia yang bisa memicu kerusakan hati dan ginjal.

(up/ir)
Sumber: detikcom

Dahsyatnya Kopi Belut Shirah B’Lux

CHE Rashirah Yaacob menunjukkan produk keluaran Shirah B’lux di Ekspo SDSI, Kuala Terengganu.
 Shirah B’lux Menyuguhkan solusi Praktis buat anda yang ingin mendapatkan sejuta manfaat & Dahsyatnya Khasiat Belut & Kopi dalam satu kemasan siap saji dengan sebuah produknya yang di beri nama Kopi Shirah.

KHASIAT BELUT
Dilihat dari komposisi gizinya, belut mempunyai nilai energi yang cukup tinggi, yaitu 303 kkal per 100 gram daging. Nilai energi belut jauh lebih tinggi dibandingkan telur (162 kkal/ 100 gram tanpa kulit) dan daging sapi (207 kkal per 100 gram).

Nilai protein pada belut (18,4 g/ 100 g daging) setara dengan protein daging sapi (18,8 g/ 100g), tetapi lebih tinggi dari protein telur (12,8 g/100 g). Seperti jenis ikan lainnya, nilai cerna protein pada belut juga sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk sumber protein bagi semua kelompok usia, dari bayi hingga usia lanjut.

Leusin berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot. Asam glutamat sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan asam aspartat untuk membantu kerja neurotransmitter.

Tingginya kadar asam glutamat pada belut menjadikan belut berasa enak dan gurih. Dalam proses pemasakannya tidak perlu ditambah penyedap rasa berupa monosodium glutamat (MSG).

Kandungan arginin (asam amino non-esensial) pada belut dapat memengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HGH). HGH ini yang akan membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Hasil uji laboratorium juga menunjukkan bahwa arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

Belut kaya akan zat besi (20 mg/100 g), jauh lebih tinggi dibandingkan zat besi pada telur dan daging (2,8 mg/ 100g). Konsumsi 125 gram belut setiap hari telah memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, yaitu 25 mg per hari. Zat besi sangat diperlukan tubuh untuk mencegah anemia gizi, yang ditandai oleh tubuh yang mudah lemah, letih, dan lesu.

Zat besi berguna untuk membentuk hemoglobin darah yang berfungsi membawa oksigen ke. seluruh jaringan tubuh. Oksigen tersebut selanjutnya berfungsi untuk mengoksidasi karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi untuk aktivitas tubuh. Itulah yang menyebabkan gejala utama kekurangan zat besi adalah lemah, letih, dan tidak bertenaga. Zat besi juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.

Belut juga kaya akan fosfor. Nilainya dua kali lipat fosfor pada telur. Tanpa kehadiran fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang. Karena itu, konsumsi fosfor hares berimbang dengan kalsium, agar tulang menjadi kokoh dan kuat, sehingga terbebas dari osteoporosis. Di dalam tubuh, fosfor yang berbentuk kristal kalsium fosfat umumnya (sekitar 80 persen) berada dalam tulang dan gigi.

Fungsi utama fosfor adalah sebagai pemberi energi dan kekuatan pada metabolisme lemak dan karbohidrat, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesis DNA serta penyerapan dan pemakaian kalsium. Kebutuhan fosfor bagi ibu hamil tentu lebih banyal dibandingkan saat-saat tidak mengandung, terutama untuk pembentukan tulang janinnya. Jika asupan fosfor kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu. Kebutuhan fosfor akan terpenuhi apabila konsumsi protein juga diperhatikan.

Kandungan vitamin A yang mencapai 1.600 SI per 100 g membuat belut sangat baik untuk digunakan sebagai pemelihara sel epitel. Selain itu, vitamin A juga sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, penglihatan, dan prows reproduksi.

Belut juga kaya akan vitamin B. Vitamin B umumnya berperan sebagai kofaktor dari suatu enzim, sehingga enzim dapat berfungsi normal dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B juga sangat penting bagi otak untuk berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah.

Meskipun mempunyai nilai gizi yang tinggi, kandungan lemak pada belut juga cukup tinggi, yaitu mencapai 27 g per 100 g. Lebih tinggi dibandingkan lemak pada telur (11,5 g/100 g) dan daging sapi (14,0 g/100 g).

Di antara kelompok ikan, belut digolongkan sebagai ikan berkadar lemak tinggi. Kandungan lemak pada belut hampir setara dengan lemak pada daging babi (28 g/100 gram). Menurut publikasi yang dikeluarkan oleh Singapore General Hospital, belut termasuk makanan berkolesterol tinggi dan wajib untuk diwaspadai.

Walaupun kadar lemaknya tinggi, belut tidak perlu dihindari dalam pola makan kita. Bagaimanapun, lemak memegang peran penting sebagai sumber kelezatan, sumber energi, penyedia asam lemak esensial, dan tentu saja sebagai pembawa vitamin min larut lemak (A, D, E dan K).

Pada lemak ikan terdapat vitamin D yang cukup tinggi, yaitu 10 kali lipat dibandingkan bagian dagingnya dan 50 kali lipat vitamin D yang terdapat pada susu. Vitamin D sangat berguna bagi tubuh untuk membantu penyerapan kalsium dan menghalanginya dad proses resorpsi (pelepasan kalsium dad tulang).

Upaya untuk mengurangi kadar lemak pada belut adalah dengan cara dipanggang di atas bara api. Proses pemanggangan akan menyebabkan lemak mencair dan keluar dari daging belut, menetes ke bara api. Sebaiknya belut tidak diolah dengan cara digoreng, agar kadar lemaknya tidak bertambah banyak.

Seperti pada jenis ikan lain, belut juga mengandung asam lemak omega 3. Kadar omega 3 pada lemak ikan, termasuk belut, sangat bervariasi tetapi berkisar antara 4,48 persen sampai dengan 11,80 persen. Kandungan omega 3 pada ikan, tergantung kepada jenis, umur, ketersediaan makanan, dan daerah penangkapan.

Dan hasil penelitian, diketahui bahwa bagian tubuh ikan memiliki lemak dengan komposisi omega 3 yang berbeda-beda. Kadar omega 3 pada bagian kepala sekitar 12 persen, dada 28 persen, daging permukaan 31,2 persen, dan isi rongga perut 42,1 persen (berdasarkan berat kering).

Belut Penggugah Nafsu Wanita
Belut kerap disebut-sebut dapat meningkatkan kemampuan ‘burung’ para pria untuk manggung lebih lama. Juga membuat bongsor ‘tubuhnya’. Tapi sebenarnya tidak hanya kaum adam yang dapat menangguk nilai belut dalam urusan syahwat. Namun kaum Hawa juga akan memperoleh khasiat yang sama bila rajin mengkonsumsi belut.

Selengkapnya, silahkan baca ini : Mendongkrak Vitalitas Dengan Belut Dan Ini : Dahsyatnya Manfaat Minum Kopi.


Shirah B’Lux Profile :

Rangkaian Tani Enterprise telah diasaskan & diilhamkan oleh Pn Che Rashirah Bte Yaacob yang amat berminat dalam bidang agro penternakan, beliau begitu yakin yang bidang ternakan belut ini mampu mencapai tahap paling tinggi dimana permintaan terhadap belut ini adalah sehingga ke peringkat antarabangsa.

Rangkaian Tani Enterprise telah di tubuhkan dan mula beroperasi pada September 2008 dengan pembinaan 3 buah kolam simen saiz sederhana yang mampu menghasilkan 3 tan metrik belut segar setahun. Setelah didaftar di Suruhanjaya Syarikat Malaysia ( SSM ) dengan no pendaftaran TR0081311-V dan beralamat awal di Kg Tasek Kubu, Pengkalan Berangan, 21040 Marang, Terengganu dimana Pusat Penternakan Belut ini dibina.

Namun terlalu ramai pengguna yang geli terhadap belut walaupun menyedari akan khasiat nya, Rangkaian Tani telah mengambil inisiatif dengan menjadi belut dalam bentuk produk yang mudah dan dapat diterima oleh pelbagai peringkat usia. Maka pada Jun 2009, Rangkaian Tani telah mengeluarkan 4 produk pertama beliau dengan jenama Rangkaian Tani sebagai percubaan penerimaan pengguna kepada produk yang berasaskan belut yang pertama di Malaysia. Losyen Belut Plus Serai Wangi Halia, Minyak Belut Istimewa, Jelly Belut & Kapsul Belut telah berada di pasaran dengan pek serba hijau. Sambutan dari pengguna di sekitar Terengganu amat menggalakkan namun pek serba hijau perlukan penambahbaikan.

Dengan penampilan pek serba unggu baru serta icon belut yang lebih menarik,dibawah jenama Shirah B’Lux, pengguna pasti akan lebih tertarik dan dapat menerimanya.

Pada 01 Februari 2010, 3 produk utama telah dilancarkan dengan rasminya oleh Yang Berhormat Datuk Mohamed Awang Tera , Pengerusi Jawatankuasa Pembangunan Luar Bandar Usahawan dan koperasi Di Pusat Dagangan Terengganu (TTC) .Di Bawah jenama ini, Shirah B’Lux telah mengeluarkan 3 produk utama yang berasaskan belut yang pertama di Malaysia iaitu Kopi Shirah, Losyen Belut Plus Serai Wangi Halia dan Jelly Belut . Dua produk lain yang masih menunggu kelulusan Kementerian Kesihatan Malaysia ialah kapsul belut Special dan Minyak Belut Istimewa dan dalam masa 2 minggu, produk Shirah B’lux telah berada di pasaran di seluruh Malaysia. Dalam tempoh itu juga, Shirah B’lux telah mempunyai 6 Pusat Pengedar dan lebih 50 Agen Jualan di seluruh Malaysia.

Promosi melalui ekspo yang dihadiri telah memberi kesan yang baik sehingga mendapat anugerah produk terbaik SDSI Peringkat Daerah Marang pada 24 November 2010 yang lalu.

Seterusnya SDSI di Melaka pada Disember 2010 juga telah dilanjutkan dengan mendapat sambutan yang menggalakkan dari para pengunjung disana.

Sebagai galakan untuk pasaran antarabangsa juga produk ini juga telah dibawa ke Dubai di bawah pameran produk halal pada akhir Februari 2011- 3 mac 2011.

Dahsyatnya Khasiat Minum Teh

Teh ditemukan 5.000 tahun lalu, saat seorang kaisar Cina sedang menikmati secangkir air putih hangat di tamannya. Betapa terkejutnya dia saat menemukan air yang hendak diminum kemasukan daun teh yang diterbangkan angin. Air itu menjadi terasa lebih nikmat dan menyegarkan.

Kaisar tersebut lalu menyuruh peneliti kerajaan untuk meneliti khasiat teh. Sejak itu, teh dikenal dunia sebagai minuman yang tidak hanya menyegarkan, tapi juga punya manfaat kesehatan.

Dan rupanya teh Indonesia berkhasiat lebih tinggi. “Karena kondisi cuaca dan alam Indonesia menjadikan teh yang ditanam di Indonesia mengandung polyphenol 30 persen lebih tinggi dibanding teh produksi lain,” kata Alex Rumondor, GM Marketing Activation dan Public Relations PT Sinar Sosro, saat peresmian establishment teh dalam kemasan di Jakarta baru-baru ini.

Berdasarkan proses pembuatannya, teh dapat digolong­kan menjadi tiga jenis: teh hijau, teh oolong, dan teh hitam.

  1. Teh hijau adalah teh yang sama se­kali tidak melalui proses fermentasi. Setelah daunnya dipetik, ada 4 tahap­an yang dilewati, yaitu pelayuan, pen­dinginan, penggulangan daun, dan pengeringan. Hasilnya berupa gulung­an daun berbentuk bola-bola hijau ke­abu-abuan. Setelah diproses secara keseluruhan, enzim di dalam daun­nya tetap tersimpan dan tidak mengoksidasi. Bila diseduh, hasilnya menjadi hijau-kekuningan yang pucat dengan cita rasa yang khas. Teh hijau adalah teh yang paling popular di Cina dan Jepang.
  2. Teh oolong merupakan teh semi-fermentasi. Teh jenis ini a­dalah teh nomor satu di Taiwan. Setelah daunnya dipetik, dibiar­kan layu selama beberapa jam untuk menghilangkan kelembab­annya. Daunnya kemudian digiling dengan mesin untuk menge­luarkan airnya, diikuti proses fermentasi yang pendek sebelum dipanggang di oven. Setelah diproses, warna daunnya berubah menjadi seperti tembaga dan cita rasanya ringan, antara teh hijau dan teh hitam.
  3. Teh hitam adalah teh yang difermentasi. Teh jenis ini paling banyak diproduksi di India (jenis teh ini juga yang digemari di In­donesia). Daunnya dilayukan dan digulung seperti teh oolong. Tapi proses fermentasinya jauh lebih lama, sehingga enzimnya terbuang, dan menghasilkan minyak yang melapisi bagian luar daun. Lalu, daunnya dikeringkan. Kadang-kadang teh ini diberi lapisan gula, bahkan kadang ditambah warna, aroma dan cita rasa lain.

Manfaat Teh Bagi Kesehatan
Masyarakat pada umumnya belum banyak yang tahu fungsi teh itu apa aja bagi kesehatan tubuh kita, khasiat teh yang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum adalah, minum teh ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membantu orang mengalahkan atau menjinakkan berbagai efek infeksi. Khasiat ini diketahui setelah sejumlah orang yang bukan peminum teh, disuguhi enam gelas teh hitam tiap hari. Setelah dua pekan, tubuh orang-orang tersebut terlihat lebih mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dari eksperimen di laboratorium diketahui, khasiat itu ada pada teh hitam, hijau, oolong dan pekoe, yang ternyata merangsang kemampuan sel sistem kekebalan untuk menjinakkan bakteri yang masuk ke tubuh. Dalam eksperimen itu sendiri digunakan ethylamine, yaitu zat yang dihasilkan oleh L-theanine, salah satu kandungan teh, saat L-theanine itu diurai dalam hati.

Menurut penelitian yang dilaporkan Proceedings of the National Academy of Science, ethylamine yang juga terdapat pada sayuran dan anggur diketahui pula menjinakkan patogen lain seperti parasit, virus, dan kemungkinan tumor.

Atas dasar temuan ini, Dr. Jack F. Bukowski dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School di Boston, Massachusetts, mengatakan akan banyak manfaatnya bagi orang yang ingin menyembuhkan penyakit untuk tidak lupa melengkapi menu mereka dengan minuman teh.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition melaporkan, teh bisa lebih meredam rasa haus dan memberi manfaat lain dibanding air putih. “Minum teh sebenarnya lebih baik dibanding minum air putih,” kata Dr Carrie Ruxton, ahli gizi dan penulis utama studi tersebut, kepada BBC.

Air pada dasarnya adalah menggantikan cairan. Teh menggantikan cairan dan mengandung antioksidan, sehingga punya dua hal yang terjadi untuk itu,” kata Ruxton. Antioksidan–khususnya flavonoid–dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel karena aktivitas sehari-hari. Karena itu, peneliti percaya senyawa tersebut dapat membantu menangkal serangan jantung dan beberapa jenis kanker.

Mereka menemukan bukti bahwa minum 3-4 cangkir teh sehari dapat mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung. Beberapa studi menyatakan bahwa peminum teh terlindung dari kanker, meskipun efek ini kurang jelas. Manfaat kesehatan lain termasuk perlindungan terhadap plak gigi dan kerusakan gigi, serta menguatkan tulang.

British Nutrition Foundation merekomendasikan minum teh 1,5-2 liter sehari. Dan penelitian menunjukkan bahwa minum teh 1-6 cangkir sehari, termasuk teh hitam, dapat meningkatkan asupan antioksidan. Namun ada beberapa bukti bahwa teh dapat mencegah penyerapan zat besi dari makanan sehingga mereka yang berisiko anemia harus menghindari minum teh setelah makan.

Ada beberapa unsur penting di dalam teh, yaitu kafein, teofilin, teobromin, tanin, dan sejumlah vitamin B kompleks. Kafein merangsang pusat sistem saraf dan pernafasan, proses metabolisme, serta memberikan efek hangat pada tubuh. Meskipun begitu, karena jumlah kafein dalam teh hanya sepertiga dari jumlah dalam kopi, diperlukan waktu beberapa menit untuk merasakan efek kafeinnya.

Teofilin dan teobromin mempu­nyai efek yang sama seperti kafein, tapi lebih ringan. Kedua unsur ini membantu menenangkan otot. Se­mentara itu, tanin memberikan cita rasa. Teh sendiri tidak mengandung kalori. Tapi, tentu saja, bila ditambah­kan gula dan susu, setiap cangkirnya menjadi mengandung 40-50 kalori.

Polyphenol adalah zat yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas serta bisa menurunkan risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan kanker.

Jika ingin mendapatkan manfaat teh, menurut Rina Purwadi, pakar aromaterapi yang juga pencinta teh, yang harus diminum adalah teh dengan unsur daun teh terbesar. “Jadi bukan herbal tea, yang biasanya unsur tehnya lebih sedikit dengan banyak campuran bahan lain, seperti chamomile, atau herbal tea lainnya,” kata dia.

Yang dimaksud Rina dengan teh asli adalah tiga jenis teh yang sebenarnya sudah dikenal masyarakat, yaitu teh hijau, teh oolong dan teh hitam. Ketiga jenis teh ini, menurut dia, punya kadar antioksidan yang cukup tinggi untuk menahan radikal bebas dalam tubuh. “Juga baik untuk menurunkan kolesterol,” Rina menambahkan.

Bukan hanya seduhan teh yang baik untuk kebugaran. Secara tradisional, teh juga bermanfaat menjaga kesegaran kulit wajah, setelah diangin-anginkan semalaman. “Bahkan teh dalam kemasan kantong juga bisa dimanfaatkan untuk menyegarkan mata sebagai alat pengompres,” kata Rina.

Teh juga sangat berkhasiat menjaga alat pencernaan. “Tapi hati-hati, karena kita tahu bahwa, kalau terkena diare, pertolongan pertamanya adalah minum teh hangat yang kental, maka sebaliknya jangan minum teh terlalu kental untuk mencegah sembelit,” kata Rina.

Namun, untuk mendapatkan manfaat secara maksimal, harus diketahui cara menyajikan teh yang benar. Teh harus diseduh sekitar tiga menit dengan kekentalan yang disesuaikan dengan selera. “Tapi ada baiknya minum teh juga harus dinikmati perlahan-lahan. Hirup aroma kesegarannya saat masih hangat,” kata Rina. “Kalau perlu, sajikan tiga kali sehari dengan cangkir yang cantik untuk menambah kenikmatan minumnya.”

Selain itu, perhatikan apakah teh tersebut masih layak minum atau sudah kedaluwarsa. “Untuk mengetahui apakah teh itu sudah tidak layak minum adalah rasa dan aromanya sudah berubah, lebih asam, dan pahit,” kata Alex.
Sebenarnya, sebelum dicicipi pun, teh yang tak layak dikonsumsi sudah terlihat. Biasanya teh itu berwarna lebih gelap, keruh, dan ada busa. “Ini berarti mikroorganisme seperti bakteri sudah berkoloni.”

Melipatgandakan Khasiat Teh
Cukup tambahkan perasan air jeruk ke dalam teh maka kandungan antioksidan pelawan penyakit dalam teh akan naik dua kali lipat.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Nutrition and Food itu, para ilmuwan menemukan bahwa dengan menambahkan 2-3 sendok teh jeruk sitrus (lemon, jeruk limau, atau grapefruit) ke dalam secangkir teh hijau bisa meningkatkan stabilitas catechins (jenis antioksidan pencegah kanker, stroke, dan penyakit jantung) dalam jumlah yang cukup untuk dicerna hingga lima kali lipat.

Cathecins terdapat dalam hampir semua jenis teh, tetapi karena komponen ini tidak stabil dalam lingkungan yang non-asam, seperti dalam pencernaan, biasanya yang bisa diserap tubuh kurang dari 20 persen.

Berminat untuk mencobanya? Masukkan satu kantong teh celup ke dalam secangkir air mendidih selama 3-5 menit sebelum ditambahkan perasan air jeruk untuk memastikan naiknya kadar antioksidan.

Source : berbagai sumber

Tekhnik Mematahkan Akibat Mimpi Buruk

Sebagian besar orang dewasa pernah mengalami mimpi buruk setidaknya satu kali dalam sebulan. Mimpi buruk ini terkadang membuat seseorang terbangun tiba-tiba, merasa pusing, lelah, dan tidur pun menjadi kurang berkualitas.

Penyebab mimpi buruk antara lain, konsumsi obat-obatan, gen yang tidak sempurna, penyakit saraf degeneratif seperti Alzheimer, dan peristiwa traumatis. Mimpu buruk juga mendera orang yang mengalami stres saat siang hari. Pada malam hari, emosi yang timbul karena stres siang hari, muncul dalam bentuk mimpi buruk.

Lalu, beberapa orang, terutama yang berkepribadian terbuka dan sensitif, mungkin memiliki batas tipis antara mimpi dan kenyataan. Sehingga, kejadian buruk saat siang hari bisa hadir saat malam hari dalam bentuk mimpi buruk.

“Mimpi buruk adalah mimpi yang bersifat disfungsional,” kata Rosalind Cartwright, kepala pelayanan gangguan tidur dit Rush-Presbyterian – St. Luke’s Medical Center, AS, seperti dikutip dari Best Health Mag.

Ketika Anda berusaha menenangkan perasaaan dan meredakan emosi negatif, otak pun memprosesnya. Emosi negatif yang berlebihan diproses, dan justru muncul saat Anda tidur melalui mimpi buruk. Jika Anda pernah berada dalam kecelakaan mobil yang buruk misalnya, Anda mungkin tidak dapat segera mengatasi rasa trauma dan emosi negatif yang muncul. Mimpi buruk pun akan mudah muncul.

Seperti Cartwright tulis dalam bukunya ‘Crisis Dreaming’, ia mengungkap kalau mimpi buruk adalah tangisan dalam bentuk lain. Terkadang mimpi buruk bisa membantu seseorang mencari resolusi untuk mengatasi masalah dan trauma yang dihadapinya.

Jika anda mimpi sesuatu yang buruk dan anda khawatir mimpi tersebut merupakan isyaroh/firasat buruk buat diri anda sendiri atau keluarga anda di masa mendatang. Ketahuilah sebenarnya mimpi yang anda alami itu hanyalah satu buah gambaran dari seribu kemungkinan gambaran kejadian yang bisa terjadi dari kehidupan masa datang anda. Jadi firasat yang anda peroleh itu belumlah merupakan kepastian yang pasti terjadi. Dan Allah mengilhamkan firasat itu ke dalam mimpi anda berarti Allah menghendaki anda untuk bisa mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi.

Dan kali akan saya sharingkan beberapa tekhnik sederhana untuk mematahkan pengaruh buruk dari mimpi anda tersebut.

TEKHNIK 1 :

Ucapkan doa ini ;

أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ
ALLOHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MIN  ‘AMALISY SYAITHOON, WA SAYYI-AATIL  AHLAAM, lalu meludah 3X ke arah kiri

Ya Alloh aku berlindung kepadaMu dari perbuatan syetan dan buruknya mimpi

TEKHNIK 2 :
Ambillah sapu lidi (bisa juga tusuk gigi, bambu kecil dll). Lalu potong atau patahkan dengan tangan anda menjadi 7 (tujuh) batang, kecil-kecil, kira-kira 3 sentimeter. Sediakan selembar kertas atau tissue. Siapkan garam dapur, sedikit saja. Taruhlah potongan ke tujuh sapu lidi dan garam dapur tadi ke dalam tissue atau kertas. Lipat kertas tersebut dan kuburkan ke dalam tanah (pekarangan, halaman rumah anda).

Ucapkan kalimat afirmasi/doa ketika akan mengubur/membenam kertas (yang berisi 7 potong sapu lidi dan garam) :

AFFIRMASI :


بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شئ في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم

Bismillaahilladzi laa yadzurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa laa fissamaa’i wa huwas samii’ul ‘aliim
Ya ALLAH. Jauhkanlah saya dan keluarga saya dari malapetaka. Tidak akan tumbuh garam yang saya kubur ini. Seperti halnya mimpi buruk saya yang tidak akan menjadi kenyataan dan tidak akan terjadi. Amien.” .

Rasulullah bersabda :
وروينا في ” سنن أبي داود ” و ” الترمذي ” عن عثمان بن عفان رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” ما من عبد يقول في صباح كل يوم ومساء كل ليلة : بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شئ في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم ، ثلاث مرات لم يضره شئ ” قال الترمذي : هذا حديث حسن صحيح ، هذا لفظ الترمذي.
وفي رواية أبي داود : ” لم تصبه فجأة بلاء “.

Diriwayatkan oleh Ibn Sunniy dan Attirmidziy, dari Utsman bin Affan ra berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : “Tiadalah seorang hamba berdoa dipagi setiap hari dan sore setiap petang : Bismillahilladzi….(dst) sebanyak 3X maka ia tak akan diganggu sesuatu” berkata Imam Tirmidziy hadits ini hasan shahih, dan ini lafadh riwayat Tirmidzy, dan pada lafadh riwayat Abu Dawud : Barangsiapa yg membacanya maka ia tak akan mendapat musibah yg datang tiba tiba/dikagetkan musibah.

TEKHNIK 3 :

عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ” من قال حين يصبح ثلاث مرات : أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم ، وقرأ ثلاث آيات من سورة الحشر ، وكل الله تعالى به سبعين ألف ملك يصلون عليه حتى يمسي ، وإن مات في ذلك اليوم مات شهيدا ، ومن قالها حين يمسي كان بتلك المنزلة ” (حسن غريب).
Dari Nabi saw yg bersabda : “Barangsiapa yg berkata dipagi hari 3X : Audzubillahissami’il’aliim minassyaythaanirrajiim, dan diteruskan dengan 3 ayat terakhir surat Alhasyr, )Law Anzalna… dst) maka Allah wakilkan baginya 70.000 malaikat yg bershalawat untuknya hingga sore, jika ia wafat dihari itu maka ia wafat sebagai syahid, barangsiapa yg membacanya di sore hari maka mendapat manzilah itu pula (hadits hasan gharib)

( QS. Al Hasyr 21 – 24 ) :
لَوْ أَنزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُ خَاشِعاً مُّتَصَدِّعاً مِّنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
21. Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quraan ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
22. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
23. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاء الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
24. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.