NAQS DNA, Majelis Ilmu, Majelis Zikir, & Majelisnya Malaikat

Assalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh…

Sahabat, semoga dunia maya ini bisa menjadi salah satu ladang kita untuk meraih keridloan Allah swt. Lewat kebersamaan kita dalam mengagungkan AsmaNya dengan Majelis Ilmu dan Zikir yg kita lestarikan di dunia maya ini. Dan yang kemudian kita lestarikan melalui akitifitas nyata bersama komunitas NAQS DNA dimanapun saja berada.

Hakikat Majelis NAQS dimanapun saja berada dan apapun saja aktifitasnya adalah merupakan MAJELIS ILMU DAN MAJELIS ZIKIR. Nah..bukankah Rahmat Allah akan selalu melingkupi semua anggota yg ikut berpartisipasi di dalamnya. Bahkan Para MALAIKAT dan juga ALAM SEMESTA juga turut bersinergi dengan kita……… RENUNGKANLAH……..

Sabda Rasulullah :
“Siapa saja yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, Allah memperjalankannya di atas salah satu jalan surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap mereka karena ridha kepada penuntut ilmu. Sesungguhnya seorang alim itu dimintakan ampunan oleh makhluk yang ada di langit dan di bumi hingga ikan yang ada di dasar lautan. Sesungguhnya keutamaan seorang alim atas seorang abid (ahli ibadah) seperti keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, melainkan mewariskan ilmu. Karena itu, siapa saja yang mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang besar.” (HR Abu Dawud, Ibn Majah, at-Tirmidzi, Ahmad, ad-Darimi, al-Hakim, al-Baihaqi dan Ibn Hibban).

Inna al-Malâikah…li thâlib al-‘ilm, artinya para malaikat menaungi penuntut ilmu dengan sayapnya. Hal itu karena para malaikat ridha dan menyukai apa yang diperbuat penuntut ilmu itu.

Tidaklah sekelompok orang duduk berdzikir kepada Allah ‘Azaa wa Jalla, kecuali para malaikat mengelilingi mereka, rahmat (Allah) meliputi mereka, ketentraman turun kepada mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan (para malaikat) yang ada di sisiNya.” [HR Muslim, no. 2700]

‎”Sesungguhnya seorang alim itu dimintakan ampunan oleh makhluk yang ada di langit dan di bumi hingga ikan yang ada di dasar lautan. ” alam semesta bersinergi dengan orang yg giat dalam kegiatan majelis zikir dan majelis ilmu.

Dalam kitab Riyadhush Shalihin, Imam An Nawawi membuat satu bab (no. 247) dengan judul: “Keutamaan Halaqah-halaqah Dzikir dan Anjuran Menetapinya, dan Larangan Meninggalkannya Dengan Tanpa Udzur (alasan)”. Beliau menyebutkan empat hadits. Salah satu hadits berisi tentang majelis ilmu. Ini menunjukkan, bila Imam Nawawi rahimahullah mengisyaratkan, bahwa majelis ilmu termasuk majelis dzikir. Wallahu a’lam.

Manusia yang dicintai Allah akan selau dikawal oleh pasukan langit berupa ribuan hingga trilyunan Malaikat. jadi kita ndak usah bingung dan takjub dengan fenomena orang yang suka mencari Khodam. Karena sesungguhnya para penjaga yang di utus oleh Allah adalah dari golongan malaikat, mereka akan datang mengawal kita walaupun tidak kita minta. Justru orang yang niat utamanya untuk berburu Khodam, malah tidak akan pernah memperoleh penjagaan dari Malaikat Allah. Karena tujuan atau niat mereka bukan untuk memperoleh Cintanya Allah, tapi untuk memperoleh cintanya khodam, sehingga yang datangpun bukanlah dari golongan malaikat. Namun hakikatnya khodam mereka semua adalah dari golongan JIN. Baik Jin kafir ataupun Jin islam, itu sama saja ndak ada manfaatnya buat kita.

Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya Allah SWT jika mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil malaikat Jibril dan berkata: “Wahai Jibril, aku mencintai orang ini maka cintailah dia!” Maka Jibrilpun mencintainya, lalu Jibril mengumumkannya kepada seluruh penduduk langit dan berkata: “Wahai penduduk langit, sesungguhnya Allah mencintai orang ini, maka cintai pulalah dia oleh kalian semua, maka seluruh penduduk langit pun mencintainya. Kemudian orang itu pun dicintai oleh segenap makhluk Allah di muka bumi ini.” (HR. Bukhari)

Ingatlah, bahwa Allah swt, para nabi & rasul, serta arwah para Wali Allah, dan juga para malaikat, seluruh makhluq di Alam semsesta selalu bersinergi dengan sebuah komunitas yang selalu menyelenggarakan dan menyuburkan kegiatan majelis ilmu dan majelis zikir.

Dalam sebuah Hadis Qudsi Allah SWT berfirman:

“من عاد لي وليا فقد آذنته بالحرب”
“Orang yang telah menjadi kekasih-Ku, maka aku akan selalu siap membantunya”

Siapakah Wali atau kekasih Allah itu?

“اَلاَ إنَّ أولياء الله لا خوف عليهم ولا هم يحزنون الذين آمنوا وكانوا يتقون”
“Ketahuilah sesungguhnya para waliyullah tidak merasa takut dan sedih, mereka adalah orang-orang yang beriman dan selalu bertaqwa”.

Lalu Allah melanjutkan firman-Nya dalam Hadis Qudsi tadi:
“وما تَقَرَّبَ إليَّ عبدي بشيئ أَحَبَّ إليَّ مما افترضتُهُ عليه ولا يزال عبدي يتقرَّبُ اليَّ بالنوافلَ حَتَّي أحبَّه فإذا أحببتُهُ كنتُ سمعَه الذي يسمع به وبصره الذي يُبْصِرُ به ويَدَهُ التي يَبطِش بها ورجلَه التي يَمشِي بها ولإن سألنيْ لأُعطينَّه ولإنِ استعاذَ بيْ لأُعيذنَّه.”

Allah SWT berfirman, “Tidak seorangpun hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang paling aku cintai, melainkan dengan apa yang telah aku wajibkan kepadanya. Hambaku adalah orang yang selalu mengerjakan ibadah-ibadah nawafil (amalan-amalan sunnah) sehingga aku mencintainya. Ketika aku telah mencintainya, maka akulah yang akan menjadi telinga yang dia gunakan untuk mendengar, mata yang dia gunakan untuk melihat, tangan yang dia gunakan untuk memukul, kaki yang dia gunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepada-Ku, pasti aku berikan, dan jika dia butuh perlindungan-Ku, pasti aku lindungi.”

Hanya Iblis, syetan, serta manusia agen-agen setan yang akan menjauhi dan memusuhi kita. Oleh karena itu waspadalah terhadap manusia-manusia seperti ini. Mewaspadai bukan berarti memusuhi, namun berarti menjinakkan mereka untuk kemudian menundukkan mereka serta membuang seluruh bibit syetan yang berada di dalam diri mereka. sehingga mereka dapat insyaf dan kembali ke jalan yang benar.

Namun yang harus di ingat Menundukkan Macan itu harus hati-hati, bila tidak maka kita akan diterkam olehnya nanti. Serta yg perlu diwaspadai adalah biasanya mereka itu suka membawa bibit perpecahan dan permusuhan, dan suka mengadu domba di antara anggota komunitas. Sifat ini merupakan ciri khas watak syaitoniah. Jadi berhati-hatilah dalam membina mereka.

Buat sahabat yang sering berkonsultasi soal solusi instan dalam meraih kesuksesan ataupun kekayaan dan kemakmuran, maka anda perlu fahami. Bahwa secara alami tidak ada hal yang instan. Semuanya itu melalui proses yang dimulai dengan membentuk watak dan kepribadian sukses terlebih dahulu. Menanamkan spirit keberlimpahan ke dalam diri kita sehingga menjadi manunggal dan melekat erat dengan kepribadian. Setelah hal itu dicapai barulah diri kita akan menjadi sebuah magnet untuk segala kekayaan dan kemakmuran secara lahir batin.

Dengan senantisa mendawamkan atau beristiqomah menyebut AsmaNya, yang merupakan nama DzatNya. Maka secara otomatis seluruh nama-nama yang mewakili sebuah sifat dan karakter khusus dari Dzat akan turut serta melekat dan menjadi kepribadian kita juga. Pancaran energi Asmaul Husna akan menyinari kepribadian kita dan menjadi spirit dari sifat kita. manunggal dan fana ke dalam AsmaNya.

Oleh karena itu manfaatkanlah setiap denyut nadi dan setiap tarikan nafas kita dengan selalu berzikir menyebut AsmaNya sebanyak-banyaknya. Karena setiap moment itu adalah moment pembentukan diri kita untuk menuju penyempurnaan diri kita menjadi manusia yang sempurna atau Insan Kamil. Manusia yang sempurna tentu secara lahir batin akan memperoleh kenikmatan dan kebahagian dari Allah dengan sempurna pula. Termasuk hidup senantiasa berkecukupan, tidak kurang sandang ataupun pangan.

Sesuai Moto NAQS DNA : Meraih kehidupan Yang SELAMAT, SEHAT, MAKMUR & SEJAHTERA DI DUNIA DAN AKHERAT.

Ihdinas shirotol Mustaqiem, Shirotolladziina an’amta ‘alaihim. ghoiril maghdhubi ‘alaihim wa ladzoolin. Amin…

Salam Ukhuwah untuk semua sahabat…….

Referensi Artikel :
Ngopi bersama Malaikat
Berburu Khodam
Resonansi Diri dengan nama Tuhan (Asma’ul Husna)

Marhaban Ya Ramadhan

Ya Allah……
Perkayalah Saudara-saudaraku ini dengan ILMU
Hiasi hatinya dengan kesabaran
Muliakan wajahnya dengan ketaqwaan
Perindahlah jasmaninya dengan kesehatan
Serta terimalah amal ibadahnya dengan kelipat gandaan
Karena hanya Engkau Dzat penguasa sekalian alam
Marhaban Ya Ramadhan..
Mohon maaf lahir dan bathin…..

DARI : MAS EDI SUGIANTO & KELUARGA BESAR NAQS DNA

SUNNATULLAH

“Sebagai suatu SUNNATULLAH yang telah berlaku sejak dahulu,kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi SUNNATULLAH itu.”
QS. Al Fat-h 48:23 )

“Sesungguhnya telah berlalu SUNNATULLAH terhadap orang- orang dahulu.”
( QS. Al Hijr 15:13 )

SUNNATULLAH” yaitu hukum Allah yang telah ditetapkanNya berlaku diatas muka bumi dan di dunia ini. Berlaku untuk siapa saja, baik dia kafir ataupun beriman. Orang non muslim menyebutnya dengan ”HUKUM ALAM”.

Tuhan jelas Maha Segalanya, tapi “untungnya” Dia tidak semena-mena. Dengan Kemahakuasaannya segala sesuatunya dapat dibolak-balikkan dengan mudah. Hanya saja Dia begitu pemurah. Salah satu kemurahan itu dicurahkanNya dalam sunnatullah.

Secara amat sederhana, sunnatullah dapat diartikan sebagai hukum sebab akibat. Saat seseorang mampu memenuhi sebab-sebab tertentu maka dia bisa mengharapkan suatu akibat yang akan terjadi. Dia memberlakukan hukum ini kepada semua makhlukNya, tak memandang patuh atau durhaka.

Seorang yang tidak percaya pada Tuhan, tapi belajar mati-matian buat ujian besok, dia bisa mengharap hasil yang baik. Berlaku pula sebaliknya, se-shalih apapun, kalau tidak siap ujian, bersiaplah menerima hasil tak bagus.

Sunnatullah juga merupakan cara Tuhan untuk memberikan “otoritas” kepada manusia, biar manusia tidak menjadi malas dan fatalis. Biar manusia jadi semangat untuk mengusahakan hidupnya dengan sebaik-baiknya. Dia berkenan menurunkan anugerah dan kegagalan, hal baik dan buruk, melalui aturan main yang bisa diikuti semuanya.

Cuma kembali lagi kepada sifat Maha KuasaNya, mesti sudah memenuhi semua sebab, belum tentu akibat yang diinginkan akan selalu diperoleh. Ini juga sebuah Sunnatullah, karena selain hukum sebab akibat, terdapat juga hukum irama/ritme alam semesta, hukum keseimbangan alam, hukum pertumbuhan, hukum Chaos, Hukum Anomali, dll. Masih banyak hukum alam yang belum sepenuhnya terungkap oleh manusia. Itulah sebabnya, setelah berusaha sebaiknya manusia tetap mesti berserah diri kepada Allah swt. Akhirnya apapun yang kemudian diperoleh, baru manusia bisa bilang kalau ini adalah hasil yang terbaik, setelah didahului pengerahan segala usaha dan daya upaya.

Untuk itulah manusia perlu untuk mengenali tuhannya, mendekat kepada Tuhan dengan sedekat-dekatnya. Sehingga senantiasa memperoleh tuntunan yang tepat dalam melangkah di dalam hidup dan kehidupannya. Manusia wajib mengasah intuisinya sehingga mampu menangkap isyaroh dan ilham yang diberikan Tuhan kepada dirinya.

Ilmu-ilmu yang dberikan dalam metode NAQS DNA adalah berlandaskan sunnatullah ini, sehingga berlaku untuk siapa saja. Anda percaya atau tidak percaya, bukanlah suatu masalah. Anda tetap dapat menggunakan dan terpengaruh oleh energi dengan baik. Bila kita percaya, maka kita dapat menggunakan energi Ilahi dengan sepenuh kesadaran sehingga hasil yang diperoleh akan sangat bermanfaat untuk diri anda sendiri. Sedangkan bila anda tidak percaya, andapun tetap dapat terpengaruh oleh pancaran gelombang energi Ilahi, walaupun tanpa anda sadari. Gelombang energi akan masuk tanpa anda sadari, merasuk ke dalam sistem di dalam diri anda. Merasuk ke alam fikiran bawah sadar anda. Yang pada akhirnya akan berimbas pada kesadaran fikiran anda. Seakan-akan sebagai buah fikiran dan akibat perbuatan anda sendiri. Karena semua itu adalah SUNNATULLAH.

Firman Allah SWT:
Apa saja musibah yang menimpa kamu maka disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS asy Syura: 30)

karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-nantikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu.“ (QS. Fathir: 43)

Perlu diingat bahawa sunnatullah itu terbagi kepada dua bahagian:

  • Pertama: Manusia menerimanya secara terpaksa
  • Kedua:  Manusia menerima secara sukarela

Firman Allah:
Maksudnya: “Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa .” (Ar Ra’d: 15)

1. Secara terpaksa (karhan)
Sunnatullah yang pertama, manusia terpaksa menerimanya secara terpaksa (karhan).

Di antaranya seperti:

  • Jika manusia ingin bernafas, Allah sudah tentukan dengan udara bukan dengan air dan lain-lain.
  • Bernafas melalui hidung bukan melalui mata dan lain-lainnya.
  • Makan dan minum melalui mulut bukan melalui dubur dan lain-lain jalan.
  • Berjalan menggunakan kaki bukan melalui tangan dan lain-lain.
  • Kalau mahu istirahat dan untuk memulihkan kesegaran maka haruslah tidur dan rehat, bukan melalui bermain atau panjat pohon dan lain-lain.

Begitulah keadaannya. Banyak contoh-contoh lain lagi yang tidak perlu disebutkan di sini.

2. Secara sukarela (tau’an)
Sunnatullah yang kedua ialah Allah Taala membuat peraturan sebagai sunnatullah yang tidak akan diubahi seperti:

  • Makan dan minumlah yang halal seperti nasi dan air mineral, jangan makan dan minum yang haram seperti daging babi dan arak.
  • Bila ingin membina mahligai rumah tangga hendaklah menikah. Jangan berzina.
  • Inginkan kaya, berusahalah secara halal seperti berniaga,bertani dan berternak. Jangan mencuri, jangan menipudan jangan rasuah.
  • Jika inginkan keselamatan negara dan masyarakat, hendaklah mematuhi hukum.
  • dll.

Kedua sunnatullah itu baik yang bersifat terpaksa (karhan) maupun yang bersifat sukarela, kalau dilanggar atau tidak dipatuhi, pastilah manusia akan binasa di dunia ini sebelum akhirnya juga akan binasa di Akhirat kelak.

Hukum Keseimbangan Alam

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali- kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?”( QS. Al Mulk 67:3 )
“Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarrahpun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)”, QS,34:3.
“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” QS,36:36.
“Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan” QS,43:12.
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” QS,51:49.
“dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,” QS,78:8.

Setelah ditemukannya alat pendeteksi partikel serta sistim pengukuran partikel, dapat dibuktikan bahwa ternyata bagian terkecil yang dinamakan atom masih dapat terbagi lagi menjadi partikel yang lebih kecil dengan watak yang berbeda dari watak materi awalnya. Sebagai contoh kertas, ternyata bagian terkecil yang dapat dipantau oleh ilmuwan sekarang dari materi kertas tidak dapat dikatakan lagi sebagai kertas melainkan adalah merupakan materi sebagai partikel yang bermuatan listrik yaitu electron yang merupakan partikel penyusun atom. Elektron ini tidak hanya ditemukan di kertas sebagai partikel penyusun materi kertas, tetapi juga ditemukan di setiap materi yang ada. Sebenarnya ada lagi partikel penyusun materi selain electron yaitu proton yang bermuatan positif.

Setiap materi terdiri dari molekul yang pernah dianggap sebagai bagian terkecil dari materi. Panjang satu molekul adalah satu per milyard centimeter (1/1.000.000.000 cm). Cobalah anda ambil penggaris dan lihatlah ukuran sebesar 1 cm, nah ukuran sebesar 1 cm tersebut dibagi menjadi 1.000.000.000 bagian. Bisa anda bayangkan kecilnya bagian tersebut, dan itulah ukuran dari molekul. Padahal molekul tersebut masih terdiri dari partikel penyusun yang lebih kecil lagi yang beberapa diantaranya adalah electron yang bermuatan negative dan proton yang bermuatan positive. Masa electron sebesar 9.107,10-28 gram, sedangkan proton memiliki masa 1840 X (kali lipat) dari masa electron.

Dengan ditemukannya tehnik untuk menembak partikel-partikel yang luar biasa kecilnya, telah terbukti bahwa electron tidak hanya ada yang bermuatan negative tetapi ada pula pasangan dari electron yang bermuatan positive, namanya adalah positron. Bisa anda bayangkan luar biasa kecilnya masing-masing dari partikel-partikel penyusun materi tersebut. Dapatkah mata anda mengikuti sampai kepada ukuran sekecil itu ? Pasti tidak dapat, dan demikian pula terhadap umat manusia di masa kehidupan Muhammad Saw ! Dan partikel sampai seukuran berapapun yang luar biasa kecilnya, ternyata memiliki muatan yang saling berpasangan (sebagaimana yang diisyaratkan terlebih dahulu oleh Al Quran), yaitu muatan negatif dan muatan positif.

HUKUM KESEIMBANGAN

“Segala sesuatu yang kita ketahui sesungguhnya adalah bentuk sebab- akibat yang saling berhubungan, dimana keduanya terikat oleh hukum keseimbangan aksi-reaksi yang setara dan stabil”

Anak panah yang dilepaskan atau ditembakan dari busurnya adalah bentuk dari aksi-reaksi yang seimbang.

Segala sesuatu di alam raya ini patuh pada hukum keseimbangan alam yang kokoh dan abadi. Terlepas apakah Anda mempercayai atau mengingkarinya, diri Anda saat ini adalah bentuk akibat yang dihasilkan dari penyebab di masa lalu.

Segala sesuatu di alam raya ini berirama, dan semuanya melakukan tarian-tarian keseimbangannya yang indah nan abadi.

Mendengar kata “seimbang”, maka pada umumnya terlintas dalam benak kita ada dua hal atau keadaan yang dalam posisi sama kuat. Keseimbangan dalam suatu pembahasan sempit yang specific, terasa seperti membicarakan “keadilan”, ini disebabkan karena memang keadilan itu adalah bagian dari keseimbangan itu secara utuh.

Keseimbangan pada tingkat tertinggi berada dan meliputi alam semesta ini secara keseluruhan, dan secara mutlak juga menguasai sampai pada segmen-segmen yang lebih kecil bahkan yang terkecilpun. Dalam kehidupan dunia sehari-haripun kita tidak pernah luput dari kekuatan keseimbangan. Sampai pada tingkat tertentu yang masih berskala sangat mikro, manusia memang dianggap mempunyai sedikit peranan dalam memperngaruhi keadaan kondisi alam lingkungannya. Akan tetapi semua upaya manusia itu tidak dapat bertahan atau luput sama sekali terhadap Sistem Koreksi yang dilakukan oleh keseimbangan alam semesta ini (Sebagai bukti keadilan Tuhan), kecuali jika manusia bisa mengikuti iramanya.

Karena keseimbangan pada tingkat alam semesta itu menerapkan suatu hukum “keseimbangan” yang universal. Oleh sebab itu maka semua ketidak seimbangan yang bersifat mikro atau bahkan yang makro sekalipun akan terkoreksi dengan sendirinya oleh hukum keseimbangan yang universal tersebut tanpa memperdulikan proses penyeimbangannya, yang secara pandangan manusia justru dirasakan sebagai suatu kekacauan (ketidakseimbangan) tanpa menyadari bahwa pemicu segalanya itu adalah manusia sendiri.

Kekuatan keseimbangan, dalam proses penyeimbangannya jika ada suatu gejala yang mengarah ke keadaan tidak seimbang tidak pernah pandang bulu (karena inilah keadilan yang hakiki) mengkoreksi sebesar apapun dalam upaya mengembalikan keseimbangan itu, tetapi tentunya ini semua berjalan secara alamiah, jika terkadang kekuatan keseimbangan itu seakan tidak bereaksi dalam keberadaannya itu adalah karena ia menggunakan kekuatan waktu dalam proses eliminasi ketidak seimbangan yang ada.

Keseimbangan diri

Sosok kita sebagai individu bagaimanapun juga adanya, tentu saja harus kita anggap sebagai suatu yang sangat berharga, dan harus bisa terus kita kembangkan menuju kesempurnaan yakni di dalam jalan yang lurus (Shirat Al Mustaqiem). Nah dalam proses pelatihan NAQS Methode yang mencakup jiwa dan raga, keseimbangan sangat diperlukan agar semua unsur yang ada dalam proses tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri, sebaliknya justru harus bisa menjadi suatu kesatuan yang saling mengisi menjadikan kita sebagai manusia yang seutuhnya.

Berbicara segala hal termasuk keseimbangan, maka semuanya haruslah dimulai dari diri kita sendiri sebelum dapat menginjak dan meningkat pada lingkungan yang lebih luas. Karena proses keseimbangan yang lebih luas otomatis terbentuk secara alamiah jika bermodalkan keseimbangan dari dalam masing-masing individu yang ada.

Prinsip Keadilan Tuhan
*Mochamad Yusuf
(umum.kompasiana.com/2009/06/04/enerlife-hukum-keseimbangan-alam)

Alam memiliki keseimbangan. Kita akan mengambilnya, suatu waktu akan diminta. Kita memberinya, suatu waktu dia akan mengembalikannya. Selalu ada dampak dari apa yang kita lakukan dengan alam.

Semakin banyak anda memberi,
          semakin banyak anda menerima.
Semakin kurang anda mementingkan diri sendiri,
          semakin besar peluang hidup anda berlimpah.
Semakin banyak anda tertawa,
          semakin kurang anda marah.
Semakin banyak anda menderma,
          semakin banyak hidup anda diperkaya dari hari ke hari.
Semakin banyak anda memiliki kasih,
          semakin besar pula peluang menikmati kasih orang lain.
Semakin banyak anda memperhatikan orang lain,
          semakin banyak pula anda diperhatikan orang lain
Semakin banyak anda memberi senyum orang lain,
          semakin berkurang anda mendapat cemberut orang lain

Budi, seorang manager toko komputer, uring-uringan. Satu motherboard hilang waktu pameran. Harganya 1 juta. Dia menengarai karyawannya yang menjaga stan waktu pemeran berlangsung. Tapi dia tak punya bukti. Dia bingung harus bertindak apa. Dibiarkan rugi, menuduh tak ada bukti.

Dalam kebingungan itu Amir, kawan pemilik toko komputer lain, datang. “Tak usah bersedih, percayalah alam memiliki keseimbangan,” katanya, “Apa yang kita lakukan di dunia ini pasti memiliki dampak,” katanya. Meski bingung dia terima saran sahabatnya itu.

Sehari kemudian ada seorang dari luar kota datang sambil membawa brosur yang dibagikan di pameran. Dia ingin beli komputer yang di brosur. Tanpa banyak menawar dia menyetujui harga yang ditawarkan Budi. Padahal keuntungan komputer itu 2 juta.

Dia tertegun karena brosur komputer itu ada di tumpukan brosurnya yang paling atas. Padahal itu produk yang paling mahal. Sekarang dia mulai mengerti apa itu hukum keseimbangan alam.

Seminggu kemudian Budi dicurhati pegawainya yang ditengarai mencuri motherboardnya. “Pak, kemarin saya sial,” katanya. Dia bermaksud menonton konser Slank. Ternyata oleh aparat keamanan tak diijinkan. Penonton yang terlanjur datang marah, merusak apa saja yang ada, termasuk kendaraan yang diparkir di sekitaran. “Sepeda motor saya kena. Anehnya kok hanya motor saya, motor yang lain selamat,” sungutnya. Sekarang Budi makin mengerti hukum keseimbangan alam.

Alam memiliki kontrol untuk mengatur keseimbangan. Newton sendiri sudah menemukan rahasianya yang dikenal sebagai hukum aksi-reaksi. Coba anda lihat bola tenis. Semakin kencang dilempar ke bawah, semakin kencang pula terpelanting ke atas.

Demikian juga manusia yang ada di alam ini. Kalau kita memberi ke alam, berderma untuk orang lain, suatu waktu alam akan membalasnya, ada rejeki yang datang dari arah yang tak disangka. Demikian juga sebaliknya. Kalau kita mengambil dari alam, korupsi, maka suatu waktu alam akan memintanya, diberi sakit yang biaya dan dampaknya justru lebih banyak yang dikorupsi.

Berdermalah! Meski itu hanya seulas senyuman. Dan bersiaplah untuk menerima kejutan dari derma anda ini.

Quantum Tranceformation NAQS DNA Hadir Di MALAYSIA

Untuk sahabat dari negeri jiran MALAYSIA yang hendak memperdalam Quantum Tranceformation NAQS DNA.. Sudah hadir dua orang MASTER TRAINER DI MALAYSIA. Yaitu Sdr. Anuwar B. Mohamed Lop dari Malaka, dan sdri. Rasyirah Yacoob dari Trengganu. Silahkan untuk bersilaturahmi dengan beliau.

 KELUARGA BESAR NAQS DNA

Mas Edi Sugianto ( Baju Putih), Kak Syirah, Datuk Anuwar (Kaos Merah)

Alamat Facebook :

  1. Mas Edi Sugianto 1. Di sini DAN 2 DI SINI… http://www.facebook.com/wongsedayu
  2. Anuwar Mohd Lop atau Klik di sini http://www.facebook.com/profile.php?id=100002204166575
  3. Rasyhirah Yaacob atau klik di sini… http://www.facebook.com/rasyhirah

Group Quantum Tranceformation NAQS DNA di FACEBOOK KLIK DI SINI….
http://www.facebook.com/home.php?sk=group_163739563672093

Kenali Diri, Gali Potensi, Lejitkan Prestasi

Kenali Diri, Gali Potensi, Lejitkan Prestasi

Menjadi seorang mu’min tentulah harus menjadi seorang yang terbaik di antara mu’min yang lainnya. Predikat ini lah yang Rasulullah SAW harapkan agar menjadi mu’min yang berkualitas. Dalam beberapa haditsnya, Rasul SAW telah memberikan kriteria mu’min yang terbaik . Terdapat hadith ringkas tetapi sangat sangat maknanya. Ia dikutip dalam buku Al-Jami’ush Shaghir yang ditulis Imam Suyuthi. Hadithnya berbunyi, “Khairun naasi anfa’uhum linnaas.” Terjemahan: Sebaik-baik manusia adalah siapa yang paling banyak manfaat pada orang lain.

Dengan Perjuangan dan Pengorbanan kita ditempa hingga lambat laun akar kemandirian hidup tertanam. Dan dengan cinta serta cita-cita yang menjulang tinggi berharap membuahkan karya yang senantiasa menebar manfaat bagi sebanyak-banyaknya makhluk dalam pengabdian pada-Nya. Untuk semua itulah pentingnya mengaktifkan potensi dan kekuatan dalam diri, dimana elemen-elemen yang memiliki relevansi cukup tinggi dengan kadar sebuah perjuangan diantaranya keputusan beraksi dan kadar tanggung-jawab atas sikap ingin “menjadi” (to be), “mengetahui” (to know), dan “melakukan” (to do).

Dalam hal tersebut nampak jelas korelasi :

  • antara tinggi-rendahnya keinginan kita untuk menjadi (to be) dan tinggi-rendahnya daya juang kita mengalahkan tantangan, 
  • antara tingggi-rendahnya keinginan untuk mengetahui (to know) dan keputusan untuk bertindak (decision to do), 
  • juga antara keinginan untuk melakukan (to do) dan kemampuan kita menjawab (tanggung jawab). 
  • Aksi seseorang tidak lahir dari pemikiran semata, tetapi lahir dari kesediaan untuk menjawab tanggung jawab atas dirinya.

Terdapat point yang bisa dicermati dan digali berkaitan dengan potensi dan kekuatan dalam diri yang dapat dimaksimalkan hingga mendekatkan diri untuk dapat menjadi generasi yang memiliki prestasi dan senantiasa turut berperan dalam proses menuju sebuah perubahan/kemajuan, diantaranya:

1. Spiritual power (kekuatan spiritual).
Sebagai kemampuan seseorang untuk menghadapi dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan nilai, batin, dan kejiwaan. Kekuatan ini berkaitan dengan abstraksi pada suatu hal di luar kekuatan manusia yaitu kekuatan penggerak kehidupan dan semesta. Merupakan kemampuan potensial insan manusia yang menjadikan dirinya menyadari dan menentukan makna, nilai, moral, serta cinta terhadap kekuatan yang lebih besar dan cinta kepada sesama makhluk hidup, karena merasa sebagai bagian dari keseluruhan. Sehingga membuat manusia dapat menempatkan diri dan hidup lebih positif dengan penuh kebijaksanaan, kedamaian, dan kebahagiaan yang hakiki.

2. Emotional power (kekuatan emosional).
Kekuatan emosi merupakan salah satu aspek berpengaruh besar terhadap sikap manusia. Kata “Emosi” menunjukan bahwa kita harus menyadari bagaimana sistem saraf dan psikologis kita bekerja untuk dapat mengendalikan dan membimbingnya ke arah yang diinginkan. Kecerdasan emosi dianggap penting karena 85 persen potensi sukses seseorang lebih disebabkan oleh kecerdasan emosi tersebut. Sebuah fakta dalam transaksi jual-beli, perbedaan hasil antara penjual yang kecerdasan emosinya tinggi dengan yang rendah sangatlah mencolok. Hal ini mudah dipahami karena seorang penjual yang tidak cerdas emosinya akan memikul gangguan emosional itu dalam interaksi dengan pembeli. Sementara konsumen ketika membeli dari penjual yang tenang, menentramkan, menimbulkan simpati, dan timbul rasa suka, tentunya akan membeli dari penjual tersebut. Bagaimanapun, seorang konsumen ketika akan membeli sesuatu ada tingkat penilaian, keinginan emosional (kapan saya menginginkannya), kecerdasan (bila mereka mengetahui apa yang mereka bicarakan), dan pendekatan emosional (bila mereka ramah-tamah atau tidak memaksa).

3. True financial power (kekuatan keuangan). 
Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri atau pun bisa menjadi lubang yang menciptakan ancaman buat keselamatan diri. Hal tersebut menuntut kita cerdas memahami fungsi dan peran uang agar uang itu mampu menjadi benteng yang kokoh buat pertahanan diri dalam setiap proses perjalanan hidup. Semua orang tahu bahwa uang yang banyak akan sangat membantu dalam memenuhi semua keinginan hidup, tetapi tidak sedikit orang gelap mata ketika melihat uang sehingga menjadikan sebuah lubang ancaman bagi keselamatan dirinya. Uang yang baik selalu berasal dari proses nilai tambah dengan integritas diri pada kejujuran dan kebenaran. Biasanya uang yang berasal dari jalan jujur dan benar ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan kepercayaan diri yang tinggi dalam sikap rendah hati.

4. Intellectual power (kekuatan intelektual).
Kedewasaan intelektual menjadi satu kekuatan pikiran yang menggambarkan potensi dan bakat manusia yang dapat digerakkan oleh kemampuan berpikir baik yang disadari maupun tidak disadari. Terkait dengan kekuatan intelektual seseorang dapat dilihat dari segi kemampuan berpikir yang logis, analisis, kreatif, dan inovatif sebagai perwujudan aktivitas otak manusia yang secara sadar melakukan proses berpikir dengan mengacu pada struktur pengkajian ilmiah.

5, Action power (kekuatan bertindak ). 
Unsur mendasar dalam melakukan sesuatu adalah kecocokan. Perbuatan asal melakukan (beraktivitas sehari-hari) sudah dijalani oleh semua orang, jadi perlunya sebuah kecocokan dari apa yang diperbuat/dijalankan dengan faktor pengetahuan dan keinginan yang disesuaikan terhadap tujuannya untuk ‘menjadi’. Untuk tindakan tersebut jelas membutuhkan rumusan tujuan (goal), sasaran (target) dan perencanaan beraksi (action plan) sehingga tidak terjebak dalam praktek yang menjadikan aktivitas sebagai tujuan.

Berharap menjadi pribadi yang lebih baik, yang mampu mensinergikan segala potensi yang telah Tuhan titipkan dengan tidak semata-mata mengejar target materi belaka, namun mampu menjadikan hidup dalam keterkaitanya dengan sesama lebih bermakna. Wallahu a’lam bissawaab.

SOURCE : BLOG SIEF

Quantum Tranceformasi

Seni Pemberdayaan Hati Nurani & Kekuatan Pikiran
Untuk Peningkatan Performa Ekselensi Diri & Kesuksesan
.“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”(QS. Al-Ra`d [13]: 11)

Assalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh..

Di alam ini, segala hal berubah, dan tak ada yang tak berubah, kecuali perubahan itu sendiri. Pada masa kita sekarang, perubahan berjalan sangat cepat, bahkan dahsyat dan dramatik. Kita semua, tak bisa tidak, berjalan bersama atau seiring dengan perubahan itu.

Perubahan pada hakekatnya adalah ketetapan Allah (sunnatullah) yang berlangsung konstan (ajek), tidak pernah berubah, serta tidak bisa dilawan, sebagai bukti dari wujud dan kuasa-Nya (QS. Ali Imran [3]: 190-191). “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

Namun, perubahan yang dikehendaki, yaitu perubahan menuju kemajuan, tidak datang dari langit (given) atau datang secara cuma-cuma (taken for granted). Hal ini, karena Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri mengubah diri mereka sendiri (QS. Al-Ra`d [13]: 11).”Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Untuk mencapai kemajuan, setiap orang harus merencanakan perubahan, dan perubahan itu harus datang dan dimulai dari diri sendiri. Perubahan sejatinya tidak dapat dipaksakan dari luar, tetapi merupakan revolusi kesadaran yang lahir dari dalam. Itu sebabnya, kepada orang yang bertanya soal hijrah dan jihad, Nabi berpesan. Kata beliau, “Ibda’ bi nafsik, faghzuha” (mulailah dari dirimu sendiri, lalu berperanglah!). (HR. al-Thayalisi dari Abdullah Ibn `Umar).

Sahabat, Hidup adalah pilihan. di setiap titik dalam kehidupan kita, kita akan selalu diberi berbagai pilihan arah kehidupan yang harus kita putuskan. Saat Anda berada di persimpangan jalan, Anda tentu harus memutuskan untuk memilih salah satu jalan atau tidak memilih satu pun. Keputusan Anda akan menentukan arah hidup Anda.

Menentukan pilihan bagaikan bermain judi, penuh spekulasi, salah sedikit, kita akan masuk ke keadaan yang tidak menyenangkan. Namun itu bukanlah akhir dari segalanya, karena inilah hidup. Kita harus berani untuk menghadapinya.

Hidup seperti koin yang bersisi dua, setiap saat penuh dengan teka-teki dan misteri. Namun sebagai orang bijak, pilihan harus diambil dengan ketulusan hati nurani…..DAN JANGAN MENYESAL !!!!! karena tidak ada orang yang sukses di muka bumi ini, tanpa pilihan-pilihan hidup yang salah.

Kemahiran untuk mengambil keputusan yang baik adalah ciri dari Akhlaq Sukses.

Keputusan bisa terjadi secara sadar atau tidak sadar. Ada dua mekanisme otomatis dalam diri kita,
yang pertama mekanisme sukses otomatis (MSO) dan
yang kedua mekanisme gagal otomatis (MGO).
Yang menjadi pertanyaan ialah, manakah yang paling dominan dalam diri Anda?

Jika MSO yang bekerja dalam diri Anda. Semua tindakan Anda, sadar atau tidak sadar, akan mengarah kepada tujuan Anda. Pikiran bawah sadar Anda sudah memiliki informasi yang memadai untuk memerintahkan semua yang ada dalam pikiran kita seperti otot dan sistem syaraf.

Michael Jordan, tidak pernah mengukur tenaga, sudut gerakan bola, dan jarak antara dia dengan ring. Tetapi tubuhnya sudah memiliki MSO yang mampu mengarahkan bola tepat kepada sasaran. Para pebisnis sukses, sering kali mengambil keputusan secara spontan dan tetap mengantarkan mereka menuju keberhasilan yang lebih besar.

Kita memang bisa memutuskan sesuatu secara sadar. Namun kontribusi keputusan dari Pikiran sadar terhadap keberhasilan lebih kecil dibanding keputusan dari Pikiran Alam Bawah Sadar. Hidup Anda lebih diarahkan oleh pikiran bawah sadar ketimbang pikiran sadar.

Itulah konsep akhlaq. Akhlaq bukanlah perbuatan baik hasil pemikiran. Akhlaq adalah perbuatan baik yang terjadi secara spontan.

Jadi, pikiran bawah sadar Anda akan sangat menentukan hidup Anda. Pikiran bawah sadar ini adalah bagian dari apa yang disebut dengan Qalbu dalam ajaran Islam. Jika qalbu kita baik, maka semuanya akan baik.

Agar kehidupan Anda menjadi lebih baik, maka qalbu Anda harus didominiasi dengan hal-hal yang baik. Dzikir, membaca al Quran, dan ibadah-ibadah lain akan menjadikan qalbu kita didominasi oleh Cahaya Allah sehingga menghasilkan akhlaq yang mulia.

Begitu juga, untuk meraih sukses lainnya, maka qalbu kita harus di isi dengan hal-hal positif. Jika Anda ingin sukses dalam bisnis, maka pikiran bawah sadar Anda harus didominasi dengan pikiran-pikiran positif tentang bisnis dan uang. Caranya pun sama dengan cara membina akhlaq yaitu dengan pengulangan (afirmasi) dan latihan.

Ada 3 hal penting yang wajib kita lakukan dalam memaknai kehidupan, baik sebagai individu maupun organisasi bisnis, yaitu :

1. Change :
Perubahan adalah sesuatu yang alamiah dalam proses kehidupan. Tujuan dari perubahan adalah mempertahankan dan meneruskan kehidupan. Kenapa dinosaurus punah, sedangkan burung gereja tetap eksis walaupun harus membuat sarang di atap gedung ? Alam telah mengajarkan pada kita, bahwa yang dapat bertahan bukanlah mereka yang kuat, namun mereka yang mampu berubah, beradaptasi dengan perubahan lingkungan sekitarnya.

Dalam tataran organisasi, elemen elemen seperti struktur organisasi, pemimpin, dan anggota tim bukanlah sesuatu yang sakral untuk diutak-atik sesuai dengan kondisi yang dihadapi organisasi tersebut. Demikian pula sebagai individu, bila tidak mau berubah untuk mengikuti perkembangan teknologi dan informasi, maka kita akan tertinggal dalam kompetisi yang semakin ketat.

2. Learn :
Salah satu antisipasi terbaik terhadap perubahan adalah belajar. Belajar berbeda dengan pendidikan. Belajar adalah kemampuan untuk menerima hal hal baru yang baik dan relevan dengan kondisi terkini, serta mampu meninggalkan hal hal yang dianggap tidak baik.

Ibarat komputer : proses belajar adalah menginstall software baru yang dibutuhkan, atauy up grade software sesuai kebutuhan, dan uninstall software lama yang sudah tidak terpakai.
Belajar merupakan proses yang harus terus kita lakukan sepanjang hidup, bila tidak mau ditelan perubahan…

3. Grow :
Pertumbuhan merupakan buah dari proses belajar. Hanya mereka yang terus menerus belajar dan memperbaiki dirilah yang akan terus bertumbuh dan berkembang menjadi semakin baik. Hal ini berlaku bagi setiap individu maupun organisasi…

Salah satu bentuk pertumbuhan dalam diri individu adalah semakin meningkatnya kemampuan komunikasi baik dalam kehidupan pribadi maupun bisnis.

Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ KEPOMPONG & KUPU-KUPU Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari ada lubang kecil muncul. Dia duduk dan mengamati dalam beberapa jam kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut.

Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya yang mungkin akan berkembang dalam waktu. Semuanya tak pernah terjadi. Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut.

Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat, dan perjuangan yg dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu masuk ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Renungan :
Kadang-kadang perjuangan adalah bahan baku yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak akan pernah dapat terbang meraih kesuksesan yang kita cita-citakan.


Saya memohon Kekuatan dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.
Saya memohon Kebijakan dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.
Saya memohon Kemakmuran dan Tuhan memberi saya Otak dan Tenaga untuk bekerja.
Saya memohon Keteguhan hati dan Tuhan memberi saya Bahaya untuk diatasi.
Saya memohon Cinta dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Saya memohon Kemurahan /kebaikan hati dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.
Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya mendapatkan segala yang saya butuhkan

PENGUMUMAN :
Program Pelatihan MAJELIS NAQS DNA yang sudah berjalan : ► Paket ONLINE GRATIS

  1. Aktivasi Potensi Hati Nurani – Focusing Heart Power
  2. Pelatihan Tekhnik penyembuhan Cahaya Ilahi (Reiki NAQS)
  3. Pelatihan Spiritualisme
  4. Indra Ke enam (Intuisi & Radar Hati)

DALAM PROSES PERSIAPAN : ► Paket kelas OFFLINE & WORKSHOP
NAQS DNA

  1. Focusing Your Mind Power
  2. SPIRITUAL HIPNOTHERAPY
  3. Sholat Khusyu
  4. Totok Jari NAQS-EFT
  5. Telepati & Membaca Pikiran
  6. dll. materi baru akan terus bertambah seiring dengan perkembangan majelis.

Insya Allah pelatihan sistem kelas & Workshop (OFFLINE), akan mulai terselenggara di bulan Juli 2011. Doakan aja ya….

Wassalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh..

Pustaka :
Majalah Astra edisi 5 tahun 2010, oleh Efendi Tjendera
Motivasi Islami