Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Kami Keluarga Besar NAQS DNA mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H.
Taqobalallahu Minnaa wa Minkum,
Shiyamana wa shiyamakum,
wa Ja’alna Minal ‘Aidin wal Faizin,
Mohon Maaf Lahir Batin.

“Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua selama bulan Ramadhan dari kami dan dari kalian. Dan semoga juga puasaku dan kalian diterima.
Dan Semoga Allah menjadikan kita bagian dari orang-orang yang kembali (kepada ketaqwaan/kesucian) dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah).”

Untuk teman-teman yang belum punya ide atau yang sedang cari ide ucapan lebaran, berikut ini adalah kumpulan ucapan pilihan yang diperoleh dari berbagai sumber. Sebagian diubah atau diperbaiki kalimatnya. Bagi yang tidak ingin ucapan standar, silakan simak PARADE PUISI & UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI yang berikut ini :

Hari ini,
telah kukuncupkan payungku,
telah kubuka semua mantelku,
kini kunanti hujan maaf darimu.
Jangan biarkan hujan maafmu berhenti,
sebelum dosa-dosaku tersapu bersih
banjir kebesaran hatimu.
Bila konflik
tak membuatmu takut,
tak membuatmu sembunyi,
juga tak kehilangan pengendalian diri
juga tak lampiaskan marah sesuka hati.
Tapi memicumu untuk menyelesaikan
dengan kepala dingin dan hati ringan,
duduk semeja dan bicara,
untuk kepentingan bersama.
Artinya ciri kedewasaan mulai ada
dan terpelihara dengan baik di dalam jiwa.
Selamat hari raya
Mohon maaf segala dosa.
Ketika ramadhan telah lepas
Tiada dzikir yang lebih pantas
Selain takbir bagi pemilik
Ketika takbir telah bergema
Tiada yang lebih bermakna
Selain pintu maaf yang dibuka.
Selamat lebaran, semoga diterima amalan,
yang ikhlas dilakukan, selama Ramadhan.
Perut melilit lapar
Kerongkongan kering
Mata berat bekas tadarus
Namun tangan tetap gagah
menyandang senapan
Tubuh tetap tabah berlari kencang
melawan serbuan tank penjajah
yang menjarah rayah tanah.
Rayakan Idul Fitri
dengan niat suci
bebaskan Masjid Kota Suci
dari cengkraman penjajah keji
Beningkan hati dengan dzikir
Cerahkan jiwa dengan cinta
Lalui hari dengan senyum
Tetapkan langkah dengan syukur
Sucikan hati dengan permohonan maaf
Selamat hari Raya IduL Fitri
TaqobbaLallaHu minNa wA MinKuM
Minal AidziN WaL FaidziN
Mhn MaaF LahiR n BaTiN
Di saat berkilau embun pagi
Dan merekah sinar mentari
Satu kupinta kepada ilaahi
Semoga jiwa kembali suci
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Bila masa sekarang
tidak menyilaukan
pandangan masa depan
Bila kesenangan sesaat
tidak membuat lupa
kebahagiaan jangka panjang
Pantaslah kita berbahagia atas jiwa
yang sehat dan dewasa
setelah sebulan dilatih
menahan diri dengan puasa.
Selamat Hari Lebaran
Mohon maaf segala kesalahan.
Aku tahu pasti
kau berat hati
melupakan pedihnya
sayatan kekhilafanku
yang membuat hatimu
berdarah-darah luka.
Namun aku tidak putus asa
dengan penuh kerendahan hati
mengemis kebaikanmu
mengharap kerelaanmu
membuka gerbang hati
di hari raya fitri
Indahkan lebaran dengan menerima
pemberian orang dengan senang
Indahkan lebaran dengan bergantung
pada orang dengan wajar tanpa memberatkan
Indahkan lebaran dengan menerima
kasih sayang orang dengan hati lapang
Indahkan lebaran dengan menerima
nasehat orang dengan rendah hati
Indahkan lebaran dengan memberi kesempatan
orang melakukan sesuatu untuk kita
Indahkan lebaran dengan saling memberi dan menerima.
Gema takbir di hari raya
Bolehlah buat kita gembira
Namun berlalu bulan puasa
Pergilah 1000 bulan pahala
Selamat lebaran
Semoga Allah mengijinkan
Bertemu Ramadhan tahun depan
Disini aku berdiri
penuh kesadaran diri
atas banyaknya duri-duri
kutancapkan melukai hati
Demi hubungan baik kita
kumohon di hari lebaran
sudilah kau hapuskan
semua dosa dan kesalahan
yang pernah kulakukan
Indahnya lebaran karena kau bersedia mendengarkan
Cerianya lebaran karena kata-kata indah yang kau ucapkan
Hangatnya lebaran karena pengertian yang kau tawarkan
Lengkapnya lebaran hanya setelah maafmu kau berikan
Sebutir kelapa
Segelas gula
Sesendok vanila
Kumasak jadi geplak
Kuhadiahkan di hari fitri
untuk sarapan pagi.
Sambil kuharap kau sudi
memberiku pengertian
dan pengorbanan
dengan melupakan
semua kesalahan masa silam
Bila dunia tidak lagi
berpusat pada diri
Kepentingan teman
tidak harus kalah
dari kepentingan pribadi
Bisa mencintai orang lain
disamping cinta diri sendiri
Alamat kanvas dalam jiwa
mulai dihiasi warna-warni kedewasaan
setelah sebulan Puasa Ramadhan..
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Segala salah mohon diampuni
Bila kamu tahu persis kemampuanmu,
tidak mengukur diri terlalu tinggi,
tidak membebani diri dengan pekerjaan
yang melebihi kapasitas diri,
berani menolak tugas bila dirimu
tak akan sanggup menangani,
adalah pertanda mata air kedewasaan mulai muncul,
dan menyemburkan kesegaran dalam hati.
Selamat Idul Fitri
Mohon maafkan semua dosa diri.
Bila hati kita
tidak kaku,
tidak lemah,
tidak pailit,
kala hadapi kenyataan sulit
dan tidak kekanak-kanakan
menyalahkan keadaan.
Bersyukurlah bahwa kedewasaan
mulai bersemayam dalam jiwa kita
mengiringi hari kemenangan tiba.
Selamat Hari Raya
Mohon Maaf atas Segala Dosa
Pergilah keluh, ku tak mau berteman dengamu
Silahkan kesah, kau bukan takdirku
Mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku,
dan Allah adalah kasihku.
Maafkan segala kesalahan.
Harya Penangsang
ksatria gagah dari Jipang,
Kudanya Gagak Rimang
berlari kencang bagi terbang
Kesalahanku bergantang-gantang
mohon dibiarkan hilang dari pandangan
Noda dosaku yang bagai bayangan
mohon dihapuskan dengan cahaya terang
Puasa melatih menahan keinginan
Tarawih melatih tabah lawan kelelahan
Tadarus melatih sabar lawan kemalasan
Ramadhan adalah hari pelatihan
Lebaran adalah saat kemenangan
Selamat merayakan hari Lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan
Kata-kata marah
membuat hati gundah
Kata-kata indah
membuat hati merekah
Kata-kata kaumaafkan segala salah
membuat hari lebaran cerah
Berenang di samudera biru
sungguh menyenangkan
Namun berenang di samudera maafmu
jauh lebih menakjubkan
Duhai cinta yang meraja
di bulan puasa
Setelah hari raya tiba
janganlah kau pergi
dan membuatku merana
karena jauh dari Sang Pencipta
Bila kenyataan
dan bukan ketakutan
yang menggerakkan kita
pertanda kedewasaan
telah menyertai jiwa.
Selamat hari raya
Mohon maaf segala dosa.
Lapar tak terasa
lelah tak membuat putus asa
kantuk tak membuat terlena
Karena nikmat mencintai-Nya
meraja di bulan puasa
Semoga tak pergi setelah hari raya
Bereaksi wajar kala diinjak,
memprotes kala dirugikan,
tidak berlebihan dalam marah,
pantang ngamuk walau dihina,
tegas tanpa harus gelap mata,
adalah pertanda kedewasaan hati kita,
Semoga semakin matang dengan puasa.
Selamat Hari Lebaran
Mohon maaf segala kesalahan
Allah yang maha penyayang
turunkan hujan ampunan
di bulan ramadhan.
Dirimu yang penuh kemaafan
kumohon keikhlasan
merelakan segala kesalahan
yang pernah kulakukan
Allah menunjukkan jalan kebenaran
dengan menurunkan Al Quran
Menusia meraih kebahagiaan
dengan meniti jalan kebenaran
Hari lebaran akan penuh kebahagiaan
bila kau maafkan segala kesalahan
Bila kita ingin berdiri sendiri
berhenti menggantungkan diri
dan mau bertanggung jawab
atas akibat dari perbuatan diri,
itulah tanda-tanda terompet kedewasaan
mulai ditiup dari benteng jiwa.
Selamat Hari Raya
Mohon Maafkan Segala Dosa
Entah berapa kataku yang melukai hatimu
entah berapa sikapku yang menyakitimu
tapi aku tak pernah berhenti berharap padamu
kau bukakan pintu maafmu
Langit tersenyum memandang bumi
bumi gembira menyambut malam
siapa orang yang tak pernah tersakiti
maaf lahir batin pelebur kesalahan
Mungkin baru 90 hari kita berpacaran
namun tidak lebih banyak aku bisa
membuat kamu ceria dan bahagia.
Beri aku lebih banyak hari, bulan, bahkan tahun,
untuk dapat lebih membahagiakanmu.
Bersama bulan suci ini, kita rajut kembali
benang-benang pengertian diantara kita.
Mohon maaf lahir bathin ayank ku
Simpatimu sungguh mengagumkan
Sopan santunmu indah menawan
Tutur katamu hangat menentramkan
Maaf yang kauberikan
membuat hari lebaran mengesankan
Semua yang kulakukan adalah untuk kebahagianmu.
Segalanya adalah untukmu.
Hanya saja aku bukan lelaki yang sempurna
selalu saja ada kata dan kesalahan
yang mungkin bisa menyakiti hatimu.
Selamat Hari Raya Idul Fitri sayang, terimalah maafku.
Bersama 1000 cinta
Pengertian ku
Pengorbanan ku
Mendengarkan mu
Memaafkan mu
Hanya itu yang bisa kutawarkan
di hari lebaran
Bukan rayuan dan bukan gombal
Semata tulus dari lubuk hatiku
serta denyut nadiku mengiringi
ucapan maaf tulusku
Mohon maaf lahir bathin sayangku
Andai waktu mau berhenti sejenak
Kita bisa lebih lama nikmati ramadhan
Tapi waktu tak mau kompromi
Telah datang hari Idul Fitri
Doaku untuk keberhasilan kita melatih diri menahan nafsu
Semoga puasa membuat hidup cinta kita lebih berarti
Nantikan kehadiran ku bersama cinta suciku di hari nan fitri
Andai rembulan bisa kuhentikan
dia akan kuhentikan
hingga tak akan datang hari lebaran
sampai kata maaf kau berikan
Tapi rembulan tak bisa kuhentikan
karenanya hanya tersisa harapan
kebaikan hatimu untuk memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri,
Semoga kita dapat menemukan jati diri
Memperoleh ampunan dan ridho Illahi
Dan kelak mendapat kenikmatan surgawi
Bila kata merangkai dusta…
Bila tingkah menoreh luka…
Bila hati penuh prasangka…
Mohon pintu maaf dibuka…
Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah ada
Tuk khilaf berbuah lara
Tuk dusta yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Satukan tangan, satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di hari kemenangan kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Terselip khilaf dalam candaku,
Tergores luka dalam tawaku,
Terbelit pilu dalam tingkahku,
Tersinggung rasa dalam bicaraku.
Hari kemenangan telah tiba,
Semoga diampuni salah dan dosa.
Mari bersama bersihkan diri,
sucikan hati di hari Fitri.
Tiada gembira yang menggelora,
tiada senang yang mengangkasa,
selain kembali pada fitrah dan ampunan-Nya.
Selama Berhari Raya!
Tangan diulur maaf dipinta,
Erat hubungan sesama kita,
Semoga senang dan gembira,
di Hari Raya yang mulia.
Satu Syawal menjelang tiba,
Takbir bergema mengetarkan jiwa,
Sekiranya ada salah dan dosa,
Ampun dipinta dihari mulia.
Andai jemari tak sempat berjabat,
Jika raga tak bisa bersua,
Untuk kata membekas luka,
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Menyambung kasih, merajut cinta,
beralas ikhlas, beratap doa.
Semasa hidup bersimbah khilaf,
berharap diri dibasuh maaf.
Melati semerbak harum mewangi,
Sebagai penghias di Hari Fitri,
Pesan ini pengganti diri,
Ulurkan tangan silaturahmi.
Selamat Idul Fitri
Duduk termenung di atas dipan
Dipan terbuat dari kayu jati
Senang diri bisa bermaafan
Leganya sampai ke lubuk hati
Maaf, aku tidak pandai berpuisi
Jadi langsung saja ke yang inti
dengan tulus dan ikhlas dari sanubari
Saya mengucapkan selamat Idul Fitri
Beli es di warung bu Rima.
Taruh di piring santap bersama.
SMS sudah saya terima,
teriring pula maksud yang sama.
Minal ‘Aidin wal Faizin..
Mohon maaf lahir batin..
Tari zapin rentak Melayu
Rentak langkah hitung delapan
Hari Raya di ambang pintu
Silap salah mohon dimaafkan
Sahur hanya tinggal kenangan,
berganti takbir fitri menjelang.
Aku datang ulurkan tangan,
memohon maaf semua kesalahan.
Sepuluh jari tersusun rapi,
membawa harum bunga melati.
Niatku ini setulus hati,
memohon maaf di hari Fitri.
Bulan Ramadhan telah berlalu
Hari Kemenangan telah datang
Mari bersihkan jiwa dan qalbu
Dari dosa yang bergelimang
Ramadhan membasuh hati yang berjelaga
Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya
Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga
Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.
Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri
Terjemahannya secara bebas adalah:
Keimanan membuat segalanya mungkin
Harapan membuat segalanya berjalan
Cinta membuat segalanya indah
Semoga engkau memiliki ketiganya
Selamat Idul Fitri
I met Iman, Taqwa, Patience, Peace, Joy, Love, Health & Wealth today.
They need a permanent place to stay.
I gave them your address.
Hope they arrived safely to celebrate Idul Fitri with you.
May Allah bless you and your family.
Artinya demikian:
Aku bertemu Iman, Taqwa, Sabar, Damai, Gembira, Cinta, Kaya, dan Sehat hari ini. Mereka memerlukan tempat tinggal yang tetap. Aku berikan alamat rumahmu. Semoga mereka sampai dengan selamat untuk merayakan Idul Fitri bersamamu.
Semoga Allah memberkahimu dan keluargamu.
Let’s write all the mistakes down in the sand
And let the wind of forgiveness erase it away
Happy Idul Fitri!
Dalam bahasa indonesia:
Mari kita tulis semua dosa dan kesalahan di pasir. Dan biarkan hembusan angin kemaafan menghapusnya. Selamat Idul Fitri!

Demikianlah kalimat-kalimat ucapan yang bisa disampaikan pada hari kita berbuka kembali setelah sebulan penuh berpuasa, hari raya Idul Fitri. Semoga bermanfaat.

Kalau ada yang punya ucapan indah dan penuh makna lainnya, eloklah jika berkenan berbagi melalui kotak komentar di bawah ini.

Ditulis dalam SMS. Leave a Comment »

Mind State Of Q NAQS DNA

Sahabat, setelah program terbaru saya luncurkan. Alhamdulillah banyak yang berminat, dan kali ini ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan. Bahwa secara teori anda dapat mempelajari seluruh kelas yang saya adakan, yaitu mulai dari Q1 (Quantum Husada) hingga ke Q4 (Quantum Makrifat). Tetapi penguasaan dan pemahaman anda belumlah tentu dapat menyerap hakikat semua materi itu sekaligus. Karena State Of Mind dari setiap kelas itu jauh berbeda. Dan State of Mind fikiran anda akan secara bertahap mengadakan Adjustment dan adaptasi dari setiap State Of Mind dari setiap level Q. Dan itu butuh proses.

Sekilas akan saya jabarkan mengenai State Of Mind dari tiap kelas.

  1. Q1 State Of Mind-nya adalah alam rehabilitasi dan alam pemulihan diri. Perbaikan diri dari keadaan sakit menjadi sehat, baik sakit fisik, sakit hati, sakit finansial, dan sakit-sakit lainnya. Di sinilah alam yang tepat untuk merehabilitasi itu semua.
  2. Q2 State Of Mind-nya adalah alam mimpi atau alam imajinasi, di sini anda akan memasuki kesadaran bahwa andalah sebagai pemegang kendali dari dunia anda. Anda mempunyai kekuatan dan kekuasaan untuk mewujudkan apapun impian anda. Karena ini adalah dunia mimpi anda sendiri, maka anda punya kebebasan & kekuasaan untuk menentukan apapun impian anda. Dan mewujudkan apapun impian anda dalam pengalaman hidup anda. Anda adalah Raja dari Dunia Anda.
  3. Q3 State Of Mind-nya adalah alam realitas, alam kasunyatan, alam kenyataan. Di sini anda mulai menyadari bahwa hakekat kekuasan anda yang sebenarnya adalah terbatas dan di batasi oleh kekuasaan Tuhan. Di sini anda menyadari sepenuhnya bahwa bukan rencana anda yang berkerja, tetapi rencana Tuhanlah yang bekerja. Tuhanlah pemegang kendali yang sebenarnya dari dunia anda. Anda hanya akan dapat merasakan kebahagiaan bila anda dapat melepaskan semua ambisi dan ego anda, serta ikhlas berserah diri untuk menyelaraskan diri dengan rencana Tuhan. Anda diajarkan bagaimana mendengarkan suara Tuhan yang berupa inspirasi dan ilham dari Tuhan. Serta berjalan, bertindak, dan berkarya sesuai dengan inspirasi dari Tuhan tersebut.

    Bagaimana untuk mengetahui bahwa inspirasi yang datang ke hati kita adalah berasal dari Tuhan dan bukan berasal dari bisikan nafsu kita. Maka saya jawab, kita tidak tahu itu. Makanya, teruslah bersikap ikhlas dan kembali ke titik NOL yang berada di dalam diri kita. Terus menerus membersihkan hati, mensucikan jiwa, membersihkan dunia kita, dan kemudian bergeraklah dari titik NOL tersebut.

  4. Q4 State Of Mind-nya adalah alam kekosongan dan kehampaan. Di sini kita belajar mengosongkan ego kita, nafsu kita, AKU kita. Sehingga dapat menyerap Cahaya Tuhan dengan lebih baik dan sempurna. dan bergerak mengikuti kemanapun Cahaya Tuhan bersinar. Oleh karena itu, ini adalah alam pengabdian, kita menjadi folower dari Tuhan. Belajar menjadi folower yang baik, dan belajar melayani Tuhan dengan baik, dengan cara mengabdikan diri dan berkarya bagi kemaslahatan umat manusia dan alam semesta. Karena Tuhan tidak hanya akan kau temukan di mesjid ataupun mushola saja, namun Tuhan ada di mana-mana. Di dalam diri umat manusia yang sedang sakit dan lapar. Di manapun saja, ada pancaran Cahaya Tuhan di sana. Dan menjadi tugas kita untuk membuat Cahaya Tuhan semakin bersinar di manapun saja. dan menyibak kegelapan yang dihembuskan oleh nafsu dan setan. Inilah tugas sebenarnya dari seorang khalifatullah yang rahmatan lil ‘alamin.

Demikianlah sedikit penjabaran saya mengenai State Of Mind dari kelas-kelas yang diajarkan melalui NAQS DNA. Semoga tulisan ini dapat menjadi bimbingan dan arahan bagi semua siswa. Terima kasih.

Program Pelatihan NAQS DNA

Apakah Anda ingin meningkatkan Kualitas hidup Anda, keluarga dan Tim Anda?
Apakah Anda ingin mengoptimalkan keajaiban hati nurani dan pikiran untuk meraih Kesuksesan?
Apakah Anda ingin merasakan Perjalanan Spiritual yang mengantarkan Anda mencapai KEBAHAGIAAN SEJATI?
Apakah Anda pernah mengalami Kegagalan dan Keterpurukan yang membuat Anda sulit untuk bangkit?
Apakah Anda ingin menjadi Pribadi yang LEBIH OPTIMIS dan PERCAYA DIRI?
Apakah Anda memiliki Impian namun merasa SULIT untuk mencapainya?

Jika Jawaban Anda adalah YA, Maka Inilah Solusi yang Tepat :

Quantum Tranceformation NAQS DNA For Miracle Life
“Revolusi Training Dahsyat Menelusuri Perjalanan Pikiran dan Spiritual 
Mencapai Kebahagiaan Sejati”

Training ini merupakan sebuah revolusi dari pelatihan – pelatihan yang pernah ada, menggunakan teknik MSQ PLUS (Mind Power, Spiritual Journey, dan Management Qolbu) ditambah dengan teknik – teknik terapy pengembangan diri yaitu teknik psikotronika, psycho cibernetics, reiki, meditasi, hypnosis, NLP, Tasawuf, dll. yang akan menyentuh dimensi sadar dan alam bawah sadar, mendongkrak kemampuan otak kita untuk berfungsi secara optimal yaitu mensinergikan dari 3 bidang otak kita : hemisphere (Otak kiri & kanan), Otak Tengah, & Otak Limbic, meningkatkan kecerdasan Spritual, emosional, Intelektual untuk SUKSES dan BAHAGIA.

Saat ini Program pelatihan di NAQS DNA terdiri dari 4 kelas, yaitu :

  1. Q1 (Quanta 1) : Quantum Husada.
    Filosofinya : “Saya Sehat & Selamat”
  2. Q2 (Quanta 2) : Quantum Power Awarenes.
    Filosofinya : “Saya Sukses”
  3. Q3 (Quanta 3) : Quantum Universal Awarenes.
    Filosofinya : “Saya Ikhlas”
  4. Q4 (Quanta 4) : Quantum Makrifat.
    Filosofinya : “Saya Ridlo”

Ke empat kelas bisa ditempuh dg sistem berjenjang urut dari Q1 s/d Q4. Ataupun ditempuh secara mandiri atau acak.

Sekilas penjelasan materi Tiap Program :

Q1 (Quanta 1) : Quantum Husada.
Filosofinya : “Saya Sehat & Selamat”

Pelatihan dalam bidang terapi energi, anda akan di didik menjadi seoran Terapis yang handal. Sekelas dengan seorang Mater Energi Reiki. Anda Akan diberikan pelatihan tekhnik-tekhnik pengembangan diri serta tekhnik-tekhnik penyembuhan dengan energi spiritual. Seketika itu juga anda akan mampu menyalurkan energi kesembuhan untuk diri sendiri dan orang lain, baik untuk pasien yang ada di hadapan anda ataupun pasien yang berada dimanapun jua (Jarak Jauh). Serta tekhnik-tekhnik penyembuhan massal, sekaligus mengirim energi kesembuhan untuk ribuan orang secara sekaligus. Melakukan Programming energi, yaitu menyalurkan energi kesembuhan dengan kekuatan fikiran anda. Anda juga akan di ajarkan tekhnik-tekhnik Materialisasi, sebuah tekhnik untuk mewujudkan segala hajat, impian, dan cita-cita. dll.

Keistimewa’an Quantum Husada NAQS DNA.

  1. Tidak dibutuhkan latihan untuk mendapatkan energi penyembuhan
    Semua orang dapat melakukan proses penyembuhan seketika setelah jalan dari energi spiritual terbuka melalui proses attunement. Walaupun latihan tidak dibutuhkan, tetapi sangatlah penting bagi anda untuk melanjutkan proses pemurnian dan pengembangan spiritual untuk meningkatkan kemampuan penyembuhan dan menjadi jalur yang bersih bagi energi energi spiritual.
  2. Kemampuan penyembuhan anda tidak akan pernah hilang
    Anda tidak akan pernah kehilangan kemampuan anda begitu jalur reiki telah terbuka walaupun anda tidak pernah menggunakannya lagi. Walaupun demikian, kemampuan yang anda miliki melalui proses attunement adalah kemampuan dasar. Peningkatan kemampuan anda tergantung dari bagaimana anda melatih diri anda sendiri. Dengan kata lain, kemampuan anda tetap berada pada level awal apabila anda tidak menggunakannya.
  3. Peningkatan kekuatan
    Semakin anda menggunakan NAQS untuk menyembuhkan semakin kuat energi yang mengalir melalui anda. Pada saat yang bersamaan, anda dan orang yang anda terapi mengalami kesembuhan, disini penting sekali bagi anda untuk tetap menganggap diri anda hanyalah penyalur dari energi spiritual. Jika anda berilusi bahwa andalah yang menyalurkan energi atau berniat memperkuat proses penyembuhan dengan kesadaran anda, anda berisiko kehilangan energi dan kesehatan anda.
  4. Tidak diperlukan konsentrasi dan usaha keras
    Konsentrasi dan usaha tidak dibutuhkan, energi spiritual akan mengalir sebanyak yang di butuhkan dan segera mengalir secepat anda menempelkan tangan anda. Konsentrasi dan pengumpulan emosi tidak dibutuhkan dan seharusnya tidak dilakukan. Walaupun demikian anda butuh untuk tetap santai dan sadar akan tangan anda. put your hands on in mindfulness.
  5. Tidak ada energi negative yang tersalurkan
    Energi spiritual adalah cahaya yang murni, tidak ada energi negative yang diterima atau tersalurkan. Selama jalur dari energi spiritual tetap jernih dan bersih, tidak perlu kuatir akan hal tersebut. Tempatkan pikiran anda di seluruh tubuh dan pertahankan semangat anda di level yang tinggi untuk mencegah terkoneksi dengan gelombang energi yang lebih rendah
  6. Tidak tergantung kepercayaan
    Apapun kepercayaan, agama atau ideology yang anda percayai, NAQS tetap efektif dan efficient. NAQS efektif pada pasien yang tidak sadar, binatang dan tanaman. Tidak ada masalah apakah anda percaya atau tidak. Akan tetapi, setiap orang berhak untuk menolak nya. Anda tidak seharusnya memaksa orang untuk menerima NAQS, karena energi akan berhenti mengalir pada orang yang menolak.
  7. Efektif pada setiap jenis makhluk hidup
    Penyembuhan energi spiritual NAQS efektif pada semua makhluk, manusia, hewan dan tanaman, dapat juga digunakan untuk memurnikan zat seperti mineral atau tempat. NAQS efektif pada existensi apapun di alam semesta. Tetapi sangat penting untuk mempertahankan kesadaran tetap jernih, dan tidak terkoneksi pada getaran yang lebih rendah dan kasar.
  8. Dapat digunakan secara sinergis dengan teknik lain
    Keefektifan dari energi spiritual NAQS menjadi berkali-kali lipat bila digunakan bersamaan dengan obat atau teknik lain( akupuntur, moxibustion, Qi Qong, chiropractic, dll.) energi spiritual NAQS menyegarkan energi kehidupan dalam tubuh seseorang dan memperkuat kemampuan penyembuhan alamiah.. Obat-obatan dan teknik lain dapat sangat efektif dan sinergis dengan efek energi spiritual NAQS.
  9. Melampaui ruang dan waktu
    Energi spiritual NAQS membuat anda dapat melakukan penyembuhan jarak jauh, ke masa lalu atau masa depan dengan menggunakan symbol. Semua existensi adalah gelombang. Orang lain dan diri anda adalah sama sesungguhnya, dan tidak ada tembok dalam ruang dan waktu. Walaupun symbol-simbol sangat berguna, mereka tidak dibutuhkan lagi ketika anda telah menyadari esensi dari energi
  10. Memurnikan karma
    Energi spiritual NAQS sangat berguna untuk memurnikan karma dan menyembuhkan trauma. Juga sangat efficient untuk meningkatkan dan memperbaiki DNA. Karma buruk dari masa lalu haruslah di bersihkan agar kebahagiaan sejati tercipta. Untuk itu, karam masa lalu anda harus di bersihkan dengan melakukan teknik pemurnian diri secara terus menerus dengan energi energi spiritual NAQS. Sangat penting bagi anda untuk menjalani kehidupan anda tanpa beban karma.
  11. Tonggak kebangkitan spiritual
    Anda akan mampu mencapai realisasi diri dengan menyelaraskan diri dengan akar dari energi spiritual NAQS melalui meditasi pemurnian diri, dan melatih energi spiritual NAQS tiap hari. Esensi dari energi spiritual NAQS adalah mencapai tahap kebangkitan spiritual. Dengan kata lain mencapai realisasi diri melalui ketenangan, kedamaian dan kedamaian sempurna.
  12. Supaya manusia menjadi Insan Kamil
    Menjadi manusia sempurna baik lahir maupun batin, sehingga mampu menduduki maqom Kholifah Bumi, maka manusia harus terlebih dahulu pernah mengalami kelahiran kedua. Kelahiran pertama merupakan kelahiran jasmani sedangkan kelahiran kedua adalah kelahiran ruhani. Yakni terbukanya matahati untuk menerima pancaran ‘nur makrifatullah’ sehingga manusia bisa terlepas dari kejumudan hatinya sendiri. Kelahiran kedua tersebut dalam arti, hakekat manusia yang disebut nismatul ‘adamiyah yang dibungkus dengan jismul mahsusah atau jasad kasar telah mendapatkan rahasia hidayah Alloh yang dipancarkan dari tempat perbendaharaannya. Itulah “Nur di atas Nur” yang disebut “nismatul ‘ubudiyah”. Dengan kelahiran kedua ini, maka ilmu dan iman manusia telah mampu menyinari perilakunya sendiri.
Q2 (Quanta 2) : Quantum Power Awarenes.
Filosofinya : “Saya Sukses”

Di kelas ini anda akan dibukakan dengan kesadaran akan Energi Fitrah Khalifah yang bersemayam di dalam diri anda, Daya Laduni dan Indra ke enam yang merupakan potensi setiap manusia. Dengan berbekal power ini, anda akan dapat mewujudkan segala impian anda. Kesuksesan, kekayaan, relationship, dll. Ilmu ini adalah rahasia Timur yang sebenarnya dari Film The Secret dan The Law of Attraction. Dapat kesuksesan total dengan mengikuti program ini. Jurus dan Ilmu Sukses Total Quantum Power Awareness akan membantu Anda menikmati kesuksesan luar biasa di segala aspek kehidupan. Apapun yang menjadi impian Anda dalam hidup ini bisa menjadi kenyataan.

Semua orang BISA SUKSES. Siapapun Anda. Tidak peduli berasal dari mana. Agama apa. Dari suku apa. Bagaimana masa kecilnya. Apa pekerjaannya. Sudah beranak lima atau masih jomblo. Lelaki, perempuan atau setengah-setengah :P. Umur 17 atau 71. Lulusan S3 atau tidak pernah makan sekolahan. Apakah statusnya besok mau makan siapa atau bakal dimakan siapa…he..he..he..

Semua faktor ini tidak akan mempengaruhi keberhasilan Anda, selama Anda memahami dan menerapkan kunci sukses hidup yang kami ajarkan, Anda bisa sukses. Dan bagi yang merasa sudah sukses, Anda bisa lebih sukses lagi.

Siapapun Anda bisa Sukses sekarang juga! Karena kalau tidak sekarang, kapan lagi?

Q3 (Quanta 3) : Quantum Universal Awarenes.
Filosofinya : “Saya Ikhlas”


Nasihat kuno para orang bijaksana dari Timur mengatakan bahwa segala perubahan dan segala bentuk yang ada merupakan ekspresi ruang dan waktu dari satu energi universal yang dikendalikan oleh hukum-hukum spiritual. Demikian juga fisika modern menganggap bahwa semua fenomena yang berhubungan dengan sensasi fisik merupakan hasil dari energi, dimana pada tingkat sub atom diatur oleh hukum kuantum fisika (Capra, 1975; Toben, 1975 dalam Russel, 1982).

Manusia hidup dalam lautan energi dari beragam frekuensi yang saling berhubungan untuk menciptakan berbagai bentuk dan pola. Pemahaman ini sesuai dengan pendapat Einstein (dalam Prabowo, 2007) yang mengatakan bahwa keadaan (matter) dan energi adalah aspek yang dapat dipertukarkan dari realitas dasar yang sama. Segala sesuatu di alam semesta ini dapat direduksi dari energi menjadi medan-medan energi dan semuanya terkoneksi.

Program ini diciptakan khusus bagi anda yang telah megikuti pelatihan sukses apapun dan tetap belum meraih sukses, juga terutama bagi anda yang telah pernah mengalami kekecewaan dan kehancuran duniawi. Inilah saatnya anda untuk bangkit kembali dan membersihkan segala hambatan, mental block, dan apapun masalah yang mendera dan menghambat kebahagiaan anda. Menjadi bahagia adalah Hak setiap manusia, dan bila anda terluput dari hak ini, itu karena anda telah keluar dan terhalang dari lingkaran sukses oleh sesuatu hal yang tidak dapat anda jelaskan.

Pada suatu titik tertentu, semua program self-help dan penetapan tujuan (Goal Setting) gagal. Hal itu disebabkan fakta yang menyulitkan bahwa kalau seseorang tidak siap meraih sesuatu, mereka tidak akan mempertahankan energi yang dibutuhkan untuk mewujudkannya. Mereka akan berhenti. Setiap orang mengenal pengalaman menetapkan resolusi pada 1 januari dan melupakannya pada 2 januari. Niat baiknya ada. Namun, sesuatu yang lebih dalam tidaklah sejajar dengan keinginan-keinginan yang disadari.

Itulah sebabnya kami memperkenalkan Metode Quantum Universal Awareness. Metode ini membantu membersihkan yang tidak disadari, tempat hambatan terletak. Hal itu membantu melarutkan program-program tersembunyi yang menghalangi Anda mencapai keinginan-keinginan Anda, baik kesehatan, kekayaan, kebahagiaan, dan lainnya.
Selengapnya baca di sini : Quantum Universal Awareness 

Q4 (Quanta 4) : Quantum Makrifat.
Filosofinya : “Saya Ridlo”

Program ini khusus di desain untuk umat muslim, melalui program ini anda akan dibukakan akan kesadaran diri anda sebagai Khalifatullah di atas muka bumi. Anda akan di ajari untuk bagaimana mengenal Allah swt lebih dekat, sehingga anda dapat meyelaraskan gerak langkah anda dengan gerak langkah Allah swt. Ilmu ini merupakan bagian dari ilmu kewalian, jadi tidak sembarang orang akan saya ajarkan ilmu ini. Karena memasuki lingkaran kewalian memerlukan komitmen, tanggung jawab yang besar, dan pengabdian yang tulus ikhlas kepada Allah swt. Khusus pelatihan program ini, anda akan saya bimbing seumur hidup. Selama saya masih hidup anda akan terus mendapatkan bimbingan dari saya, serta bimbingan dari penerus saya nantinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Allah subhanahu wata’ala berfirman:
“Barangsiapa yang memusuhi wali-Ku maka Aku kumandangkan perang terhadapnya. Tidaklah seorang hamba mendekatiKu dengan sesuatu yang Aku cintai dari perbuatan yang Aku wajibkan padanya dan ia masih terus mendekatiKu dengan perbuatan-perbuatan sunnah hingga Aku mencintainya. Ketika Aku mencintainya, maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, Aku menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, Aku menjadi tangannya yang ia gunakan untuk memegang, Aku menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya. Tidaklah Aku ragu-ragu melakukan sesuatu seperti keraguanKu ketika hendak merenggut jiwa hambaKu yang beriman, dia membenci kematian sedang aku tak suka menyakitinya.” ( Shahih Al Bukhari )

Sabda Rasulullah saw : “Aku telah diberi kunci-kunci pembuka semua kalimat (Al Qur’an) dan aku diberi pertolongan dengan gentarnya musuh, dan antara aku tidur semalam, maka kulihat seluruh kunci kesuksesan dakwah di bumi hingga ditaruhkan ditanganku”. Berkata Abu Hurairah ra: “Setelah Rasulullah saw wafat maka kalian yang mendapatkannya dan memunculkannya”. (Shahih Bukhari)

DOWNLOAD File Pdf KLIK DI SINI………

Quantum Universal Awareness

Sering kita dengar pendapat bahwa jalan menuju kekayaan dan kesuksesan adalah dengan menjadi wirausaha. Pendapat itu menyatakan bahwa dengan menjadi wirausaha, kita akan mencapai apa yang disebut kebebasan finansial. Yaitu sebuah kondisi dimana “uang bekerja untuk kita, dan bukan sebaliknya”. Seringkali istilah kebebasan financial digambarkan bahwa seseorang dapat duduk santai tanpa harus bekerja apa-apa tapi tetap menerima aliran uang!!!

Seolah wirausaha merupakan kata sakti dimana semua masalah akan selesai dengannya, maka hampir setiap hari ada saja seminar atau pelatihan yang bertema “menjadi pengusaha sukses”. Jargonnya pun bermacam-macam tapi sebenarnya serupa. Yang satu bertema “Cara Gila Menjadi Pengusaha”, yang lain mengklaim sebagai raja “financial revolution”, tetangganya mengaku punya “golden ways”, sebelahnya memprovokasi agar “berhenti sekolah jika ingin kaya”. Jika dulu digunakan istilah pelatih, sekarang itu tidak berlaku lagi. Karena demi alasan komersial, maka istilah pelatih diganti menjadi fasilitator, coach, trainer, motivator, navigator, master dan gelar sejenis lainnya.

Apakah mengikuti pelatihan dan seminar seperti itu bermanfaat? Saya kira ya. Anda perlu sekali-kali hadir didalamnya. Tapi jangan berharap terlalu banyak, karena what you see and hear mostly is what you get. Banyak sahabat kecewa karena mereka berfikir dengan rajin-rajin ikut pelatihan dan seminar, hidup mereka akan secara ajaib berubah. Salah besar.

Seminar dan pelatihan, apakah itu motivasi, wirausaha, finansial atau lainnya, hanya membantu anda untuk merubah cara pandang dan sikap mental. Ibarat api, semangat membara yang anda rasakan begitu keluar dari forum pelatihan hanya bertahan lama jika “bahan bakar” dalam jiwa anda memang banyak. Namun seiring dengan waktu, anda mulai kehabisan bahan bakar dan andapun kembali pada karakter asli anda. Dan keadaanpun tetap sama saja seperti sebelum ikut training dan pelatihan.

Banyak tekhnik dan methode yang di ajarkan, diantaranya adalah Tekhnik afirmasi, visualisasi, memperkuat keinginan & Niat, Man jadda wa jada, Psychotronica, metode kesadaran jasmani, merasakan hasil akhir, menulis, teknik kebebasan emosi atau membuka jalan, EFT, SEFT, Keajaiban sedekah, Hypnosis, NLP, Amazing You, The Miracle, Pelatihan Otak Kanan, dan banyak, banyak lagi. Apakah cara-cara itu senantiasa bekerja, tanpa perkecualian…?? Ternyata tidak, kenyataannya semua orang sepakat bahwa cara-cara itu tidak selalu berhasil. Tidak semua orang merasa punya cukup sumber daya yang diperlukan untuk meraih sukses.

”Baiklah, kenapa tidak?”
Tak seorang pun dapat mengatakannya secara pasti alasannya.

Semua cara itu memiliki batasan, Semua itu adalah mainan yang dimainkan pikiran Anda untuk tetap membuat Anda berpikir bahwa Anda-lah yang memegang kendali. Yang benar adalah Anda tidak memegang kendali dan keajaiban nyata datang saat Anda melepaskan mainan-mainan itu serta memercayai sebuah tempat dalam diri Anda di mana ada perbatasan nol (Zona Quantum Ikhlas). Tempat di mana Anda ingin berada dalam kehidupan ada di balik semua mainan itu, Itulah tempat bersemayamnya yang kita sebut Sang Ilahi. Dari situlah keajaiban-keajaiban yang mengherankan terjadi—hampir tanpa Anda usahakan.

Pada suatu titik tertentu, semua program self-help dan penetapan tujuan (Goal Setting) gagal. Hal itu disebabkan fakta yang menyulitkan bahwa kalau seseorang tidak siap meraih sesuatu, mereka tidak akan mempertahankan energi yang dibutuhkan untuk mewujudkannya. Mereka akan berhenti. Setiap orang mengenal pengalaman menetapkan resolusi pada 1 januari dan melupakannya pada 2 januari. Niat baiknya ada. Namun, sesuatu yang lebih dalam tidaklah sejajar dengan keinginan-keinginan yang disadari.

Jadi, bagaimana Anda mengatasi keadaan lebih dalam yang tidak ”berhasrat” itu?

Itulah sebabnya kami memperkenalkan Metode Quantum Universal Awareness. Metode ini membantu membersihkan yang tidak disadari, tempat hambatan terletak. Hal itu membantu melarutkan program-program tersembunyi yang menghalangi Anda mencapai keinginan-keinginan Anda, baik kesehatan, kekayaan, kebahagiaan, dan lainnya.

Semua itu terjadi dalam diri Anda.

Ketahuilah bahwa tujuan saya membuat Methode Quantum Universal Awareness ini bersumber dari rasa kasih dan kepedulian saya terhadap banyaknya orang yang menginginkan kehidupan yang sempurna. Sekali Anda berhasil, Anda akan berada pada tempat yang disebut Zona Quantum Ikhlas, tempat dimana inspirasi (Ilham) dari Sang Ilahi bekerja di dalam diri Anda melalui keajaiban-keajaiban.

Singkatnya Metode Quantum Universal Awareness adalah sebuah proses pelepasan energi yang bersifat racun dalam diri Anda untuk mengizinkan munculnya dampak gagasan, kata, perbuatan, dan tindakan Sang Ilahi.

Metode Quantum Universal Awareness melihat setiap masalah bukan sebagai cobaan berat, melainkan kesempatan. Masalah hanyalah kenangan masa lalu yang bermunculan kembali untuk memberi kita satu kesempatan lagi guna melihat dengan mata KASIH dan bertindak berdasarkan inspirasi.

Intinya, Metode Quantum Universal Awareness merupakan sebuah proses pemecahan masalah. Dan seluruhnya dilakukan dalam diri Anda.

Untuk menjadi seorang pemecah masalah yang efektif, anda harus mau bertanggung jawab 100 persen karena telah menciptakan situasi masalah, yaitu anda harus mau melihat bahwa sumber masalahnya adalah pikiran-pikiran yang salah dalam dirinya, bukan dalam diri orang lain. Dengan menggunakan pendekatan Quantum Universal Awareness, sebuah proses pertobatan dan pengampunan memungkinkan anda bekerja langsung dengan Sumber Asal yang dapat mengubah pikiran-pikiran salah menjadi KASIH.

Ada dua cara untuk menjalani kehidupan, Melalui kenangan atau melalui inspirasi. Kenangan adalah program-program lama yang dijalankan lagi. Inspirasi (ILHAM) adalah pesan yang diberikan Sang Ilahi kepada Anda. Cara satu-satunya untuk mendengar suara Sang Ilahi dan menerima inspirasi adalah dengan membersihkan semua kenangan. Satu-satunya hal yang perlu Anda lakukan adalah membersihkan.

Bertanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan Anda berarti segala sesuatu dalam kehidupan Anda semata karena hal itu berada dalam kehidupan Anda merupakan tanggung jawab Anda. Dalam pengertian harfiah, seluruh dunia anda adalah ciptaan Anda.

Anda bertanggung jawab sepenuhnya berarti menerima semuanya bahkan orang yang memasuki kehidupan Anda dan masalah mereka karena masalah mereka adalah masalah Anda. Mereka ada di dalam kehidupan Anda, dan kalau Anda mengambil tanggung jawab penuh atas kehidupan Anda, Anda juga harus mengambil tanggung jawab penuh atas apa yang mereka alami. Data itu ada dalam diri Anda. Anda harus menghapusnya untuk kembali ke batas nol, dimana tempat datangnya inspirasi Sang Ilahi sehingga mereka pun kembali ke keadaan nol dan mereka pun menerima inspirasi, Itu berarti teroris, presiden, ekonomi apa pun yang Anda alami atau tidak Anda sukai, sudah saatnya Anda sembuhkan. Sesungguhnya mereka tidak ada, selain sebagai proyeksi dari dalam diri Anda

Masalahnya tidak ada dalam diri mereka, tapi dalam Anda. Dan untuk mengubahnya, Anda harus mengubah diri Anda.

Banyak dari kita pada awalnya akan merasa sulit memahami dan menerima atau skeptis terhadap hal itu, lebih mudah menyalahkan orang lain untuk segala sesuatunya daripada bertanggung jawab sepenuhnya. Namun, begitu Anda menerimanya, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana mengubah diri Anda supaya seluruh dunia juga berubah.

Satu-satunya cara yang pasti adalah dengan memasuki Zona Kuantum Ikhlas. Zona pelepasan Ambisi dan Ego. Dan Mengucapkan,”Terima Kasih Tuhan.”

Itulah kode yang membuka kunci penyembuhan & kesuksesan. Namun, Anda menggunakannya pada diri Anda, bukan pada orang lain. Ingatlah masalah mereka adalah masalah Anda maka membenahi mereka tidak akan membantu Anda. Mereka tidak memerlukan penyembuhan, Anda lah yang memerlukannya. Anda harus menyembuhkan diri Anda. Andalah sumber semua pengalaman itu. Inilah prinsip-prinsip dasar dari Methode Quantum Universal Awareness. Sampai bertemu di tempat Pelatihan. Salam NAQS

Humor Bisa Tolak Gendam & Santet

Sahabat, ternyata humor itu sangat luar biasa manfaatnya. Pernah dalam suatu wawancara di televisi, Paranormal Kondang Ki Gendeng Pamungkas yang terkenal sebagai ahli Santet (Santet = Ilmu Sihir yang digunakan untuk menyakiti orang lain), menyatakan bahwa  tidak semua orang awam yang tidak punya bekal ilmu batin (alias orang kosongan) bisa di santet. Mereka yang secara alami kebal santet adalah manusia yang berjiwa humoris, yaitu manusia yang mempunyai Sense Of  Humor yang sangat tinggi. Sehingga mampu memandang segala sesuatu dari sudut pandang yang menggembirakan.

Cuplikan berita Koran :

BOGOR, WARTA KOTA– Paranormal Ki Gendeng Pamungkas, melakuan aksi santet terhadap Presiden AS George W Bush di Tugu Kujang, Jalan Pajajaran, Bogor, Sabtu (11/11).

Ditemani beberapa pendukungnya, Ki Gendeng menyilet tangan kirinya, lalu darah yang keluar diteteskan ke baki berisi kemenyan yang tengah dibakar. Bau kemenyan yang terbakar itu terbang terhembus angin, menebarkan aroma ke sekitar tugu, dan menarik perhatian mereka yang lewat di sana.

Saya melakukan aksi menentang Bush tidak perlu membawa banyak orang. Saya akan menyantet dia. Saya yakin bisa menyantetnya, sebab Bush adalah orang yang tidak suka humor. Karena saya selalu gagal menyantet orang yang suka humor. Beruntung lah orang yang suka humor, dia tidak bisa disantet, katanya sambil tertawa.

Sebelumnya ada aksi unik yang dilakukan oleh Ki Gendeng Pamungkas dan anggotanya yakni menandatangani mobil Toyota Yaris hitam yang baru dibeli satu hari lalu. Pada saat mobilnya ditandatangani oleh warga yang melintas sebagai dukungan untuk menyantet Bush, Ki Gendeng Pamungkas melakukan aksi santetnya.

Gendeng mengungkapkan penyantetan terhadap Bush tersebut dilakukan dengan ritual voodoo yaitu ritual mistik yang berasal dari negara Afrika. Ilmu voodoo telah dipelajarinya sejak tahun 1982. Oleh karena itu selain harus mendapat dukungan berupa tanda tangan oleh warga, Gendeng juga telah menyiapkan persyaratan ritualnya yaitu darah manusia. Dia mengaku sudah memesan darah orang mati gantung diri sejak dua hari lalu. (Source : Warta Kota BOGOR)

Setiap orang, termasuk saya memiliki sense of humor, yakni kemampuan untuk melihat segi kejenakaan dari kehidupan, tetapi tidak semua orang mampu merasakanya secara optimal dan menunjukkannya secara ekspresif. Humor bisa menyebabkan kelucuan hingga membuat kita bisa tersenyum dan tertawa. Secara fisik dan psikis, tersenyum dan tertawa membuat kondisi kita rileks, senang dan segar. Kondisi ini tentu berpengaruh besar terhadap kesehatan mental dan fisik, sehingga humor bisa kita manfaaatkan sebagai alternatif terapi yang murah dan efektif. Mengapa humor bermanfaat sebagai terapi?

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa humor bisa menyebabkan orang lebih banyak tertawa, terutama orang dewasa. Dalam sehari, orang dewasa hanya tertawa 15 kali, sedangkan anak kecil bisa sampai 300 kali. Bisa dipahami, karena anak-anak memandang dunianya sebagai tempat bermain, tidak seserius orang dewasa. Sense of humor anak-anak lebih mudah tersentuh daripada orang dewasa. Melihat kupu-kupu terbang kesana kemari saja, anak-anak bisa tertawa, sedangkan orang dewasa membaca cerita humor pun belum tentu bisa tertawa. Padahal, para peneliti sudah membuktikan bahwa humor, tersenyum dan tertawa baik untuk kesehatan, baik fisik maupun mental. Dengan tertawa kita bisa menghilangkan stress dan mencegah sekitar 70 % penyakit. Ini membuktikan bahwa hati yang senang dan pikiran yang tenang akan menstimulasi kesehatan badan.

Dokter Madan Kataria, seorang psikiater asal India (Mumbai) yang juga pendiri Laughter Club International dengan 70 cabang negara bagian menyatakan bahwa yang membedakan frekuensi tertawa antara anak-anak dan orang dewasa adalah karena faktor logika. “Anak-anak bisa tertawa tanpa sebab karena otaknya belum mengerti tentang logika, tapi orang dewasa tertawa jika menurut logikanya ada yang lucu. Jadi jika tidak ada logikanya, ia tidak tertawa,” jelas dokter yang juga menulis buku Laugh For No Reason tersebut. Ia menekankan, pentingnya tertawa bagi orang dewasa. Mengawali hari dengan senyum dan tertawa selama 15 menit merupakan terapi fisik dan psikis untuk lebih bersemangat melakukan aktivitas dan menyegarkan pikiran sepanjang hari.

Lalu apa saja manfaat humor dalam kehidupan kita sehingga bisa kita jadikan terapi?

  1. Humor dapat menstabilkan kondisi psikis seseorang. yakni bisa mengurangi kecemasan dan menghilangkan stress, sehingga berpengaruh dalam meningkatkan kesehatan mental. Humor bisa membuat kita tertawa. Dengan tertawa, hormon anti stres (endorphin) akan dilepaskan dan akan mengalahkan hormon pemicu stres (cortisol, adrenalin, epinephrine) yang keluar ketika stres. Hal ini bisa mengurangi tekanan darah yang merupakan penyebab berbagai penyakit.
  2. Humor dapat mengembalikan kondisi kesehatan dan kekebalan tubuh, sehingga mampu mencegah penyakit. Studi yang dipimpin oleh Lee Berk dan Stanley A Tan dari Loma Linda University di Loma Linda, Califormia tahun 2006 ditemukan dua hormon yaitu beta endorfin (mengurangi depresi) meningkat 27 persen dan human growth hormone/hGH (yang membantu kekebalan tubuh) meningkat 87 persen ketika menonton video lucu. Pada saat kita tertawa, sistem kekebalan tubuh dan sistem pada tulang, pembuluh darah jantung maupun otot bekerja lebih aktif. Tertawa terbahak-bahak diketahui bisa meningkatkan sistem imun dalam tubuh dengan cara memicu produksi sel-sel limfosit yang bertindak sebagai pembunuh stres alami yang menurut para peneliti menjadi pemicu hampir 70% penyakit, mulai dai hipertensi, jantung, depresi, insomnia, migrain, pikun, alergi, dan lain-lain. Studi ilmiah membuktikan bahwa terjadi penurunan 10-20 mm tekanan darah ketika seseorang tertawa selama 10 menit.
  3. Humor bisa mengurangi rasa sakit. Dr Elias Shay, kepala psikiatri dari Good Samaritan Hospital di Baltimore mengungkapkan dengan menonton komedi atau terlibat sesuatu yang berhubungan dengan lelucon bisa mengurangi rasa sakit yang dialami seseorang.
  4. Humor mengurangi rasa takut. Humor adalah alat kebahagiaan yang paling mendasar. Secara fisiologis humor dapat menutupi rasa takut yang dialami oleh seseorang pada saat yang sama. Jadi humor bisa mengubah persepktif seseorang mengenai memori yang menyakitkan di masa lalu dan menggantinya dengan kebahagiaan.
  5. Humor efektif dalam menstimulasi pikiran dan perasaan positif, karena humor membuat hati kita senang. Perasaan senang ini menjadi energi positif yang mendorong meningkatnya mood, lebih mudah berpikir, menemukan ide-ide baru yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya, sehingga kita lebih kreatif dan lebih bersemangat melakukan aktivitas.
  6. Humor bermanfaat dalam menjalin relasi sosial dan meningkatkan kualitas aktivitas kita sehari-hari. Humor bisa membuat kita tertawa dan merasa senang. Hati senang biasanya akan membuat kita bersikap lebih baik terhadap orang lain, sehingga kita bisa disukai dalam pergaulan. Selain itu, kemampuan menciptakan humor bisa membuat kita lebih mudah berkomunikasi dengan orang lain dan bisa membangun relasi sosial secara intensif. Komunikasi yang baik akan menunjang kesuksesan kita dalam berkarya dan berusaha. Dengan demikian, menjadikan humor sebagai terapi setiap hari bisa meningkatkan kualitas kesehatan.

Tulisan ini sendiri merupakan alarm bagi saya untuk menyegarkan hati dan pikiran dengan humor, sehingga sense of humor saya tidak tertimbun. Sesekali kita ciptakan humor-humor segar untuk membuat kita tersenyum dan tertawa sehat, bersedekah dan beribadah dengan menyenangkan hati dan pikiran diri sendiri juga orang lain. Yang penting kita masih menggunakan etika humor itu sendiri: tidak jorok dan tidak kebablasan (bisa menimbulkan ketersinggungan dan sakit hati orang lain), serta tidak mempermalukan diri sendiri.

Ditulis dalam Humor. Leave a Comment »

Keajaiban Dunia Fana

Dunia (Alam Materi) adalah persinggahan sementara dalam perjalanan menuju kehidupan yang sesungguhnya yakni Akhirat. Oleh karenanya, segala peristiwa suka maupun duka selama menjalani kehidupan inipun bersifat Fana atau Sementara. Demikian juga segala harta benda kekayaan yang kita miliki ini adalah sementara sifatnya. Maka alangkah ruginya bila materi yang kita kumpulkan tidak kita persiapkan dan kita ubah menjadi asset abadi yang bisa kita bawa hingga di alam keabadian. Yaitu dengan mengubahnya kembali menjadi energi dengan cara di sedekahkan dan dibelanjakan di jalan yang di ridloi Tuhan. Karena hakikatnya diri kita yang sejati ini adalah berupa segumpal energi yang disebut Ruh. Yang tentu saja memerlukan makanan yang berbeda dengan diri jasmani kita. Bila kita hanya fokus memanjakan kenikmatan jasmani kita, dan menganak tirikan Ruh kita. Sedangkan jasmani hanya menemani kita hidup selama di dunia materi ini saja. Maka bisa dipastikan bahwa kehidupan kita di fase selanjutnya setelah kematian akan mengalami kebangkrutan dan kemiskinan serta kelaparan.

Sadarilah, DUNIA INI FANA. Diri kita fana, harta kita fana, kekayaan kita fana, jabatan kita juga fana, dan sebaliknya kesulitan serta persoalan yang melilit kitapun fana. Kemiskinan yang kita alami juga fana. Semua itu sementara, bagian dari dinamika kehidupan ini. Oleh karena itu sahabat, ambilah sikap yang tepat dalam mensikapi kehidupan yang fana ini. Sikap pasrah, ikhlas, dan tunduk pada putusan Allah, serta keluasan dan kelapangan hati dalam menjalani dinamika kehidupan dunia ini adalah bekal utama untuk dapat meraih kebahagiaan abadi disisi-Nya (Surga-Nya).

Kisah Perjalanan Hidup Seorang Pengemis
Pada suatu hari sepasang suami istri sedang makan bersama di rumahnya. Tiba-tiba pintu rumahnya diketuk seorang pengemis. Melihat keadaan si pengemis itu, si istri merasa terharu dan dia bermaksud hendak memberikan sesuatu. Tetapi sebelumnya, sebagai seorang wanita yang sholihat dan patuh pada kepada suaminya, dia meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya, “Wahai suamiku, bolehkah aku memberi makanan kepada pengemis itu?”

Rupanya suaminya memiliki karakter yang berbeda dengan wanita itu. Dengan suara lantang dan kasar menjawab, “Tidak usah! Usir saja dia, dan tutup kembali pintunya!”

Si wanita terpaksa tidak memberikan apa-apa kepada pengemis tadi sehingga dia berlalu dan kecewa.

Pada suatu hari yang naas perdagangan lelaki ini jatuh bangkrut. Kekayaannya habis dan ia menderita banyak hutang. Selain itu, karena ketidakcocokan sifat dengan istrinya, rumah tangganya menjadi berantakan sehingga terjadilah perceraian.

Tak lama sesudah habis masa iddahnya bekas istri lelaki yang pailit itu menikah lagi dengan seorang pedagang di kota dan hidup berbahagia. Pada suatu hari ketika wanita itu sedang makan dengan suaminya (yang baru), tiba-tiba ia mendengar pintu rumahnya diketuk orang. Setelah pintunya dibuka ternyata tamu tak diundang itu adalah seorang pengemis yang sangat mengharukan hati wanita itu. Maka wanita itu berkata kepada suaminya, “Wahai suamiku, bolehkah aku memberikan sesuatu kepada pengemis ini?” Suaminya menjawab, “Berikan makan pengemis itu!”.

Setelah memberi makanan kepada pengemis itu istrinya masuk ke dalam rumah sambil menangis. Suaminya dengan perasaan heran bertanya kepadanya, “Mengapa engkau menangis? Apakah engkau menangis karena aku menyuruhmu memberikan daging ayam kepada pengemis itu?”.

Wanita itu menggeleng halus, lalu berkata dengan nada sedih, “Wahai suamiku, aku sedih dengan perjalanan taqdir yang sungguh menakjubkan hatiku. Tahukah engkau siapa pengemis yang ada di luar itu? Dia adalah suamiku yang pertama dulu”.

Mendengar keterangan istrinya demikian, sang suami sedikit terkejut, tapi segera ia balik bertanya, “Dan engkau, tahukah engkau siapa aku yang kini menjadi suamimu ini? Aku adalah pengemis yang dulu diusirnya!”.

Di dalam kehidupan ini akan Selalu Ada Keajaiban Hidup. 
Jika kita berpikir hidup ini adalah keajaiban maka sunatullah bekerja menjadikan hidup kita penuh kejaiban. Namun jika sebaliknya hidup ini penuh kesusahan maka hidup kita menjadi susah.

Hidup adalah rangkaian anugerah dan cobaan. Orang yang berani hidup adalah orang yang tabah, kuat dan sabar dalam menjalani kehidupan dengan segala resikonya. Oleh karenanya, tetaplah waspada dengan meningkatkan ketabahan, daya juang dan kesabaran dalam menghadapi tiap ujian dari-Nya, baik itu ujian berupa kesenangan maupun kesulitan dan musibah.

“Sungguh ajaib kondisi seorang mukmin, seluruh kondisinya pasti menjadi baik. Dan itu hanya dimilki oleh seorang mukmin saja. Apabila ia memperoleh kenikmatan akan bersyukur, maka kesenangan itu akan menjadi kebaikan buat dirinya. Apabila ia tertimpa musibah, ia akan bersabar, dan musibah itu pun akan menjadi kebaikan buat dirinya”. (HR. Muslim)

Mungkin ada orang yang berpikir, bahwa hidup akan terasa indah apabila selalu bergandengan dengan kemudahan. Atau berburuk sangka bahwa kesusahan hanya merusak harmoni hidup di dunia saja. Jika pikiran ini digabungkan, maka semua orang akan menginginkan kemudahan sepanjang waktu dan tidak ingin sedikitpun merasakan penderitaan. Padahal setelah direnungkan sekali lagi, justru hidup menjadi timpang apabila hanya dengan mengecap satu cita rasa saja. Apa rasanya bila tiba-tiba lidah manusia hanya mampu menerjemahkan rasa manis saja? Atau pahit saja? Atau asin saja? atau kecut saja? Atau semua terasa tawar saja?

Jika lidah kehilangan fungsi terjemahnya atas manis, pahit, asin, kecut atau tawar maka harmonisasi hidup akan rusak. Untuk apalagi ada gula, jadam, garam, mangga muda atau air sumur? Tentu keanekaragaman nikmat Allah menjadi tidak bisa dijangkau dan disyukuri.

Akhirnya semua akan setuju bahwa lidah manusia dikatakan sempurna apabila semua cita rasa itu bisa diterjemahkan sesuai keadaannya. Itulah keajaiban milik Allah yang ditempelkan pada mulut manusia. Bahkan seorang juru masak, amat percaya pada keajaiban lidahnya. Boleh dikata, kesuksesan sebuah dapur restoran amat bergantung pada lidah seorang koki.

Tidak selamanya yang pahit di lidah berdampak buruk. Tidak pula semua yang manis di lidah selalu bermanfaat. Adakalanya tubuh menjadi kuat oleh sebab obat yang pahit melebihi pahitnya jadam. Ada kalanya pula tubuh menjadi rusak karena rasa manis yang berlebihan.

Kesempitan laksana jadam dan kemudahan laksana gula-gula. Kedua-duanya merupakan sunnatullah dalam hidup. Dia datang silih berganti. Tidak mungkin seluruh hidup berisi dengan kesulitan. Sama tidak mungkinnya seluruh kehidupan berisi dengan kemudahan. Hanya saja bobot kemudahan dan kesukaran yang dihadapi masing-masing berbeda-beda kadarnya. Allah telah menyesuaikannya untuk setiap orang. Bisa jadi, kesukaran hidup yang dialami seseorang belumlah tentu bisa ditanggung oleh yang lain. Atau mungkin saja, satu waktu seseorang tengah merasakan kemudahan hidup tetapi bagi orang lain itu hal yang biasa saja.

Kesulitan dan kemudahan akan terus terjadi berulang-ulang. Dalam susah ada mudahnya, dalam sempit ada lapangnya. Bahaya yang mengancam adalah menjadi sebab akal berjalan dan fikiran mencari jalan keluar. Dalam kesadaran yang paling jernih, kesukaran, kesulitan, kesempitan, marabahaya yang mengancam dan berbagai ragam pengalaman hidup yang pahit, dapat menyebabkan manusia bertambah cerdas menghadapi semuanya itu, dan dengan sendirinya menjadikan manusia itu sebagai pribadi yang dinamis.

Dengan cahaya iman, pengalaman yang pahit menjadi kekayaan jiwa yang tak ternilai. Ia akan jadi kenangan yang amat indah untuk membuat hidup lebih matang. Sehingga datang suatu waktu kita mengucapkan syukur yang setulus-tulusnya dan setinggi-tingginya karena Allah telah berkenan mendatangkan kesulitan itu kepada kita pada masa yang lampau.

Dengan cahaya iman pula, pengalaman kelapangan dalam hidup menjadi khazanah jiwa dalam memupuk kesantuan. Ia akan jadi energi kuat untuk rela berbagi pada yang tengah ditimpa kesempitan. Maka kaya dan miskin tidak lagi dipandang hitam putih sebagai jurang yang memisah derajat sesama. Dengan pola interaksi ini, yang kuat merasa terpanggil melindungi yang lemah. Sementara yang lemah tidak akan putus asa dari rahmat Allah oleh sebab kesempitan hidupnya. Maka si miskin dan kaya, sama-sama mengucapkan syukur yang setulus-tulusnya dan setinggi-tingginya karena Allah telah berkenan merekatkan hati mereka dalam persaudaraan.

Allah swt berfirman :
fainna ma’al ’ushri yusroo. Inna ma’al ’ushri yusroo. Fa idzaa Faroghtafanshob, wa ilaa robbika farghob.
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. (QS. Alam Nasyrah : 5-8)

Begitulah dinamika kehidupan, kita pernah berkali-kali menghadapi kesulitan dan ujian dalam hidup. Tetapi, coba kita lihat sekarang, kita masih ada dan masih berdiri kokoh dalam melewati setiap kesulitan yang datang. Selama matahari hari masih terbit dari timur dan tenggelam dari barat, selama embun pagi masih menetes di pagi hari, dan selama raga ini masih bisa bernapas, kita masih mempunyai kesempatan untuk mengubah keadaan dengan semangat pantang menyerah, dan berusaha keluar dari kesulitan. Yakinlah, bahwa sesungguhnya setelah kesulitan pasti akan datang kemudahan. Mengutip ucapan Gede Prama, “Ketika kita sedang dilanda kesedihan, percayalah bahwa di ruang tamu ada yang sedang menunggu, yaitu kebahagiaan.”

Sebetulnya, ketika kesulitan datang itu merupakan pertanda bahwa cara-cara yang kita gunakan sudah tidak tepat lagi. Karena, kalau apa yang kita lakukan benar, pasti kita tidak akan bertemu dengan kesulitan itu. Kita sebaiknya ikhlas dan sadar menerima bahwa setiap kesulitan adalah perintah agar kita menyegerakan pembaharuan diri. Bagi orang yang melihat bahwa setelah kesalahan akan datang hukuman, maka kesulitan yang datang akan dianggap sebagai sarana untuk menghukum dirinya. Dampaknya dia akan bersedih hati dan mengulangi kesalahannya. Tetapi, bagi orang yang menganggap setelah kesalahan akan datang hadiah dari disadarinya kesalahannya, maka dia akan memperbaiki dirinya dengan ikhlas.

Tuhan kadang menempatkan kita pada posisi yang sangat sulit, agar kita menyadari bahwa tidak ada yang sulit bagi Dia. Kita sering tidak berserah kepada-Nya sampai kita tidak memiliki apa-apa. Dalam kondisi sulit yang dialami hampir seluruh negara di dunia, yakinlah itu hanya masalah yang bersifat statistik, dan ketika kita berbicara statistik, maka hitungannya akan rata-rata. Tetapi, dalam kondisi sesulit apa pun, yakinlah bahwa rezeki itu bersifat pribadi. Apa pun kesulitan yang kita alami dalam masalah ekonomi, kita harus tetap bersemangat dan berpikir positif.

Jadi, di saat orang lain mengeluh, merintih, meratap, dan menyalahkan kepada banyak hal, ini kesempatan kita untuk berdoa dan berusaha dengan keras. Maka, hal itu akan menjadi pembeda kita dengan orang lain di hadapan Tuhan. Sehingga, dalam ekonomi yang sulit rezeki kita tetap pribadi dan berbeda dengan orang lain. Maka, perbaikilah hubungan pribadi kita agar kita semakin dekat dengan-Nya. Yakinlah bahwa ketika Tuhan berpihak pada kita, tidak ada yang tidak mungkin.

Karena Tuhan akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka, dan hanya dengan upaya maka kita akan bisa mengubah nasib. Maka, mulai dari sekarang berusahalah lebih keras lagi. Pantaskanlah diri kita untuk bisa mendapatkan apa yang pantas kita dapatkan dengan cara melakukan hal-hal yang sekarang kita anggap kecil dengan kesungguhan yang besar. Dalam kondisi sesulit apa pun, cobalah berdiri lebih gagah, duduk lebih tegak, mengangguklah lebih anggun, dan tersenyumlah lebih ramah. Kalau kita memilih menjadi pribadi yang pantas mendapatkan keajaiban, bukan hanya keajaiban itu yang akan datang pada kita. Tetapi, kita akan menjadi pengundang keajaiban bagi diri dan lingkungan kita. Bila kita percaya maka kita akan melihatnya.

Keajaiban Sikap Mental Positif

Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)

Sikap mental positif adalah sebuah keadaan jiwa yang percaya diri, jujur, dan membangun, dimana orang membuat dan menjaganya dengan metode yang dipilihnya sendiri, dilakukan dengan kekuatan niatnya sendiri, berdasarkan motivasi yang diadaptasinya sendiri. ~ Napoleon Hill

Sikap Mental Positif adalah pikiran, tindakan, atau reaksi jujur yang benar terhadap situasi atau lingkungan yang dihadapi, misalnya pikiran, aksi dan reaksi yang tidak melawan Hukum Tuhan atau hak sesama manusia, bagi mereka yang memiliki sikap mental positif. Anda adalah produk dari garis keturunan, lingkungan, tubuh fisik, pikiran sadar dan bawah sadar, posisi dan arah tertentu dalam ruang dan waktu dan sesuatu yang lain, termasuk kekuatan-kekuatan baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal. Ketika anda berpikir dengan sikap mental positif, Anda bisa mempengaruhi, menggunakan, mengendalikan dan menyelaraskan, atau menetralkan sebagian atau semua faktor ini . Anda dapat mengarahkan pikiran anda, mengendalikan emosi, dan menentukan tujuan anda. Anda adalah jiwa dengan sebuah tubuh. ~ W. Clement Stone

Jadi apa sih Sikap Mental itu, bila kita amati definisi yang diungkapkan oleh kedua pakar motivator international diatas intinya ada 3 hal yang dapat kita cermati yaitu Kondisi Mental (State), Reaksi, & Jujur. Jadi Sikap Mental adalah sebuah Kondisi mental yang merupakan Reaksi Jujur terhadap adanya sebuah aksi. Jujur di sini berarti apa adanya, Otomatis, tidak dibuat-buat, dan bukan hasil akal-akalan. Jadi merupakan sebuah reaksi yang spontanitas keluar dari lubuk hati kita yang terdalam. Konsep ini disebut juga dengan AKHLAK.

Nah, Sikap Mental Positif bisa disebut juga dengan Akhlak Yang Terpuji (Akhlakul Karimah) akan terlihat dari cara kita dalam menanggapi sebuah aksi yang datang dari dalam diri ataupun yang datang dari luar diri.

Konsep sikap mental positif ini sebenarnya telah digambarkan oleh Rasulullah dengan sangat indah di dalam sabdanya :
“Sungguh ajaib kondisi seorang mukmin, seluruh kondisinya pasti menjadi baik. Dan itu hanya dimilki oleh seorang mukmin saja. Apabila ia memperoleh kenikmatan akan bersyukur, maka kesenangan itu akan menjadi kebaikan buat dirinya. Apabila ia tertimpa musibah, ia akan bersabar, dan musibah itu pun akan menjadi kebaikan buat dirinya”. (HR. Muslim)

Dalam hadits di atas, Rasulullah Shalallahu `alaihi wasallam memberitakan bahwa bagi seorang mukmin, baik didalam kesenangan maupun musibah, akan selalu menanggapi setiap keadaan yang ada dengan selalu bersikap mental positif. Sehingga membuahkan sebuah ke”AJAIB“an, yaitu karena sikap mental yang senantiasa Positif tersebut, maka apapun keadaannya. Maka keadaan tersebut akan berubah menjadi sebuah keadaan yang sangat baik bagi perkembangan dirinya di masa kini & di masa yang akan datang.

Harus kita sadari bahwa siklus kesuksesan selalu diawali oleh sikap mental positif. Sikap mental positif diawali oleh pikiran yang positif. Hal ini akan membawa pada kekuatan otak dan akan membawa kita untuk melakukan tindakan yang benar. Sehingga akan melahirkan sebuah kesuksesan kecil. Kesuksesn inilah yang kemudan mempengaruhi rasa percaya diri kita. Pede kita akan muncul lalu akan mempengaruhi sikap mental kita kembali mempengaruhi tindakan hingga kita mendapatkan sukses yang lebih besar dan akan membawa pada kepercayaan diri yang lebih besar pula, begitu seterusnya. Secara singkat siklusnya dapat Anda lihat pada gambar berikut..

Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan, bila kita pikir kita bisa maka kita pasti bisa, tapi kalau kita pikir kita tidak bisa, maka kita akan benar benar tidak bisa. Ini adalah pilihan. Sebelum Anda melakukan sesuatu Anda akan memikirkannya terlebih dahulu dan pilihannya adalah Anda akan berpikir positif atau akan berfikir negatif. Ini akan sangat menentukan bagaimana tubuh Anda akan bergerak dan potensi apa yang akan keluar. Karena tindakan kita akan sangat dipengaruhi pikiran kita.

Untuk itu pikiran yang positif akan berdampak positif pula pada diri kita. Kita akan lebih semangat, lebih optimis dan lebih percaya diri kalau pikiran kita positif. Potensi yang kita miliki akan keluar dengan optimal. Sikap mental positif mendorong kita untuk mencapai tujuan dengan gigih dan bersemangat, ketika kita gagal dan terjatuh, kita masih dapat mengatakan “Ah ini cuma rintangan kecil saja. Akhirnya saya tahu bahwa bila melalui jalan ini akan menemui rintangan yang seperti ini, ini bisa menjadi masukan untuk menentukan langkah di masa yang akan datang”.  Maka akhirnya kitapun mampu bangkit kembali dengan semangat dan senyum yang kita miliki.

Kadang dalam kehidupan ini kita menemui kesulitan untuk membedakan mana yang disebut dengan mental negatif atau mana juga yang disebut dengan sikap mental positif. Keduanya ada dalam sikap dan tingkah laku kita sehari-hari. Hanya sedikit dari kita mampu untuk menanamkan sifat mental positif meskipun dalam situasi yang sangat sulit, mereka itu adalah orang orang yang telah mampu menciptakan konsep keseimbangan dalam dirinya.

Setiap situasi harus dihadapi, dan kita harus memberikan nilai kontribusi berupa Reaksi terhadap suatu situasi. Perlu disadari bahwa situasi itu adalah ciptaan Tuhan dan merupakan suatu kenyataan yang harus dihadapi. Apakah hasilnya positif, netral, atau negatif, tergantung pada Reaksi kita. Di sinilah ada kesempatan untuk menunjukan bahwa kita berada dalam Sikap Mental Positif, jangan terkontaminasi pada Energi Negatif yang ditimbulkan oleh pikiran atau adanya kontaminasi pengaruh dari luar.

Sikap mental kita akan menentukan reaksi kita terhadap situasi yang sedang kita hadapi. Kita bertindak mendukung atau tidak mendukung, konstruktif atau destruktif, positif atau negatif, semuanya ditentukan oleh sikap mental atau attidute kita. Percayalah bahwa sikap mental yang kita tunjukan akan menentukan keberhasilan kita.

Umat manusia yang berpikir positif selain dinamakan sebagai orang yang bermental positif atau positif thingking, juga dinamakan kelompok orang yang optimis dalam menjalani kehidupannya. Pemikiran yang positif akan mendorong orang menggunakan kemampuannya dan membuat kegiatan usahanya lebih produktif. Secara empirisme dan sejarah telah membuktikan, bahwa tidak orang yang sukses kalau tidak bermental positif. Setiap orang sukses pasti selalu bersikap mental positif.

Hidup in hanya masalah pilihan saja, bila kita memilih untuk bersikap mental positif selamanya, maka hidup kita akan lebih sehat, lebih awet muda, lebih panjang umur, lebih makmur, lebih sukses, dan lebih bahagia penuh damai daripada kita memilih untuk bersikap mental negatif.

Dengan bersikap mental positif, kita akan percaya dengan apa yang sedang kita kerjakan dan kemampuan kita secara realitis, sehingga membuat kita menjadi berhasil dalam mewujudkan sasaran-sasaran, tujuan-tujuan dan misi kehidupan kita sebagai manusia. SALAM SUKSES

Always Turn ON

Mungkin pada awalnya memang tidaklah mudah untuk membangun kepercayaan diri yang mengalami kerapuhan. Namun dari pengalaman-pengalaman beberapa orang yang telah berusaha membuktikannya bahwa semangat hidup itu bisa ditumbuhkan. Untuk menjadi sang Juara Sejati, langkah pertama yang harus kita ambil adalah merubah mental kita menjadi mental juara. Apapun hambatan yang menghadang, kita harus bisa mensugesti diri sendiri bahwa kita mampu melewatinya. Bagaimana pun keadaan kita saat ini, kita harus bisa meyakinkan diri bahwa kita punya potensi untuk menjadi Pemenang Sejati.

Dan mulai saat ini kita dengan sepenuh hati memutuskan untuk patuh pada kehendak Tuhan. Selaraskan diri dengan kehendak Tuhan Dan dengan sadar mengaktifkan Gen-Gen Positif yang sudah dianugerahkan Tuhan di dalam diri kita. Karena menjadi bahagia adalah kehendak Tuhan untuk umat manusia. Semua perintah Tuhan di dalam kitab suci semua Agama memerintahkan manusia untuk meraih hidup bahagia. Itu adalah Fakta yang sebenarnya. Bulatkan Tekad, Tekan tombol ON di hati dan fikiran kita, untuk mengaktifkan aliran energi getaran positif mengaliri hidup dan kehidupan kita. Dan pertahankan dengan segenap jiwa raga, agar tombol tersebut selalu ON selama hayat di kandung badan. Pertahankan hingga titik darah penghabisan.

25 Kalimat Pembakar Semangat :

  1. Hidup ini seperti sebuah sepeda agar tetap seimbang kita harus terus bergerak (Albert Einstein)
  2. Janganlah mempersalahkan suatu masalah sebelum masalah itu membuatmu semakin bermasalah.
  3. Kerja keras adalah memang mengeluarkan keringat tapi tak ada orang yang mati di lautan keringat.
  4. Jika keras terhadap diri sendiri maka dunia akan bersikap lunak padamu, tapi sebaliknya jika kamu lunak terhadap dirimu maka dunia akan keras terhadapmu (Andrie Wongso)
  5. Bermimpilah setinggi langit, karena seandainya anda terjatuh, maka anda akan terjatuh diantara bintang-bintang.
  6. Menaklukan ribuan orang belumlah tentu disebut sebagai pemenang, tetapi mampu menaklukan diri sendirilah yang bisa disebut penakluk gemilang.
  7. Bila anda mengingingkan sesuatu, tetapi anda tidak mendapatkannya berarti anda tidak sungguh-sungguh menginginkannya.
  8. Ingatlah, boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang akan membahayakan dirinya, dan membenci sesuatu yang bermanfaat buat dirinya.
  9. Belajar tanpa berpikir adalah tidak ada gunanya, sedangkan berpikir tanpa belajar sangat berbahaya.
  10. Memperbaiki diri adalah alat ampuh untuk meperbaiki orang lain.
  11. Berbuat baiklah pada orang lain, walaupun orang itu tidak berbuat baik kepadamu, niscaya anda akan mendapatkan kebaikan pula dari orang lain.
  12. Hormatilah musuhmu, karena dia mengetahui tentang kelemahan-kelemahanmu.
  13. Bukan kecerdasan anda yang dapat mengangkat martabat anda, tapi sikap dan perbuatan anda yang akan membuat anda terhormat dimata orang lain.
  14. Apabila didalam diri seseorang masih ada malu dan takut untuk berbuat kebaikan, maka jaminan orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkahpun. (Bung Karno)
  15. Tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan, selain menimbulkan senyum diwajah orang lain, terutama wajah yang kita cintai. (RA Kartini)
  16. Semua prestasi, dan semua kekayaan yang kita peroleh adalah berasal dari sebuah gagasan. (Napoleon Hill)
  17. Bukan kurangnya pengetahuan yang yang menghalangi keberhasilan, tetapi kurang cukupnya suatu tindakan. (Mario Teguh)
  18. Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil, tetapi berusahalah untuk menjadi mnusia yang berguna. (Albert Einstein)
  19. Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang pernah ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukannya dengan cara yang lain. (Cicero)
  20. Anak bebek akan bertingkah seperti ayam saat menganggap dirinya ayam. Dan sebaliknya anak bebek akan bertingkah laku sebagaimana bebek lainnya saat dirinya sadar kalau ia itu bebek. (Motivasi Islam)
  21. Bekerjalah anda melebihi apa yang akan dibayarkan, maka anda akan mendapat bayaran melebihi apa yang sudah anda kerjakan.
  22. Hidup bukanlah untuk hidup, tapi untuk Yang Maha Hidup. Dan Hidup juga bukanlah untuk mati, tetapi mati untuk hidup yang sebenarnya.
  23. Rencanakanlah apa yang akan anda kerjakan, dan kemudian kerjakanlah sesuai dengan apa yang sudah anda rencanakan.
  24. Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang dan tidak melelahkan
  25. Cintailah orang yang benar-benar mencintai anda bukan orang yang benar-benar anda cintai, tetapi bila anda tidak mendapatkan orang yang benar-benar mencintai anda, berikanlah cintamu setulus-tulusnya tanpa mengharapkan balasan darinya, maka anda akan mendapatkan seseorang yang akan benar-benar mencintai anda.

    4 Langkah Pembangkit Semangat :

    1. Tahu apa hakekat sebenarnya hidup ini.

    Banyak orang yang tidak tahu apa sebenarnya hakekat hidup ini. Untuk apa kita hidup? Untuk apa kita ada di dunia ini? Memang butuh perenungan yang dalam untuk menemukan jawaban pertanyaan seperti itu. Jika Anda seorang muslim, pasti Anda pernah mendengar atau membaca firman Alla SWT dalam Al Qur’an surat Adz Dzariyaat ayat 56 yang artinya, “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”

    Mengabdi/beribadah di sini memiliki arti yang sangat luas. Tidak ibadah yang kaitannya dengan urusan akhirat saja, namun semua ikhtiar dan kerja keras kita dalam hidup ini adalah ibadah. Selama apa yang kita lakukan tidak bertentangan dengan ajaran agama yang kita anut, itu pun bernilai ibadah. Kita berusaha membahagiakan dan mencukupi kebutuhan keluarga kita, itu juga ibadah. Yang penting dari awal kita niatkan apa pun usaha kita hanya untuk mencari keridhaan-Nya, dan kita pun harus seimbang dalam mengerjakan urusan dunia dan amalan akhirat. Jika kita menyadari hal ini, tentu kita akan memiliki semangat untuk mengerjakan semua pekerjaan dan urusan kita dengan cara yang terbaik. Satu hal yang penting dan tidak boleh dilupakan adalah niat, karena niat akan menentukan nilai amal/perbuatan kita.

    2. Tahu cita-cita hidup kita yang tertinggi.

    Semua orang memiliki impian atau cita-cita, namun hanya sedikit yang berani mengejar dan mewujudkannya menjadi sebuah realitas fisik. Banyak orang kehilangan semangat dalam hidupnya hanya karena mereka tidak tahu atau tidak mau tahu akan apa yang sebenarnya yang mereka mau. Apa yang sebenarnya yang mereka inginkan. Kebenyakan orang hanya menjalankan hidup ini sebagai sebuah rutinitas. Dengan sedikit kenyamanan yang mereka rasakan maka berhenti sampai di situlah impiannya. Mereka takut membuat sedikit perbedaan karena khawatir kenyamanan itu akan hilang.

    Semua orang pasti memiliki potensi yang luar biasa; dan keluarbiasaan itu baru akan tergali secara maksimal jika kita sudah bisa keluar dari penjara mental kita. Jika kita sudah menemukan profesi yang paling tepat dengan panggilan jiwa kita maka kita akan lebih mudah mengaktualisasikan potensi diri kita yang sebenarnya. Dengan itu kita mendedikasikan hidup untuk kehidupan ini; mempersembahkan yang terbaik yang bisa kita berikan untuk peradaban manusia yang sedang kita jalani saat ini.

    Banyak orang berbakat yang terjerat borgol emas. Mereka sebenarnya bisa melakukan hal yang lebih, tapi mereka tidak berani melakukan hal yang berbeda atau keluar dari zona nyaman. Banyak orang yang sebenarnya bakatnya di bidang A, namun kenyataannya ia bekerja di bidang C. Ia tidak berani keluar dari pofesinya yang sekarang karena tidak adanya jaminan penghasilan jika ia benar-benar keluar. Akhirnya ia merasa kehidupannya bagai di penjara, pekerjaannya mengurung ia seperti di sangkar emas. Tidak salah lagi, bukan potensi terdahsyat yang keluar dari dirinya, namun semua itu seakan menjadi rutinitas agar ada nasi yang bisa dimakan hari ini, besok dan seterusnya.

    Jika Anda ingin kehidupan Anda penuh semangat dan bahagia maka temukan apa yang sebenarnya Anda inginkan dan kejarlah hal itu. Semua butuh perjuangan dan kerja keras, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi ada hal yang harus Anda tahu: tidak ada sesuatu yang tidak mungkin dalam hidup ini selama kita mau mencoba dan berusaha. Kadang kita takut melakukan kesalahan atau lebih mendengar kata orang lain yang menyurutkan tekad kita. Jika memang kita sudah memiliki impian yang pantas diperjuangkan, teruslah berjuang untuk mewujudkannya, meskipun banyak proses dan ujian yang harus kita lewati.

    3. Bersyukur terhadap apa yang sekarang kita miliki dengan tulus.
    Setiap orang mempunyai titik kepuasan sendiri-sendiri. Anda orang yang jika mempunyai rumah satu sudah puas, namun ada juga yang sudah memiliki rumah, hotel, vila atau real estate di berbagai penjuru kota masih belum puas. Ada orang yang punya tabungan 1 juta rupiah sudah merasa kaya, namun ada juga orang yang sudah punya tabungan, deposito, saham atau asset investasi lainnya masih merasa kurang. Pada umumnya untuk urusan harta benda duniawi orang selalu ingin lebih banyak lagi dan lagi. Jika diukur maka tidak ada batasnya. Kabar buruknya adalah hanya sedikit saja dari mereka yang terpenuhi keinginannya.

    Orang yang pikirannya selalu merasa kurang, miskin, tidak beruntung, dan sikap negatif lainnya mana mungkin ia akan bahagia dan bersemangat dalam hidupnya. Jika yang dipikirkan hanya yang tidak dimiliki, mana mungkin kita akan bersyukur. Oleh karena itu, dengan mensyukuri semua yang ada pada kita saat ini, itulah sebenarnya sumber semangat kita. Kita akan sadar bahwa Tuhan sebenarnya sangat sayang kepada kita. Banyak sekali nikmat yang sudah kita rasakan, sementara lebih banyak lagi orang yang nasibnya tidak seberuntung kita. Ada pun sesuatu yang kita inginkan yang belum kita miliki, itu adalah kesempatan bagi kita untuk berikhtiar semampu kita untuk mendapatkannya. Jangan pernah kecewa, apalagi putus asa.

    4. Yakin bahwa apa pun yang kita lakukan akan mendapat balasan, baik di dunia maupun kelak di akhirat.
    Setiap perbuatan kita pasti akan ada efeknya. Kita tersenyum kepada orang lain maka orang lain pun akan tersenyum kepada kita. Kita tidak sengaja menginjak kaki orang, mungkin bisa saja orang itu akan marah. Kita memberi sedekah (100 ribu misalnya) pada seorang pengemis, pasti si pengemis akan gembira luar biasa seakan itu sebuah mimpi, dan untaian kalimat doa pun keluar dari mulutnya untuk kebaikan kita. Kita marah, orang di sekitar kita pasti menjauh. Di tempat ramai tiba-tiba kita tertawa sendiri tanpa sebab yang masuk akal, mungkin kita akan disangka gila. Jadi, semua perbuatan (aksi) yang kita lakukan akan menimbulkan efek atau reaksi. Dan efek atau reaksi yang muncul sesuai dengan hukum tabur-tuai. Seperti jika kita menanam padi, bisa dipastikan yang akan tumbuh juga padi. Namun jika kita menanam rumput maka yang akan tumbuh juga rumput. Kalau kita mengharap padi yang akan tumbuh maka kita harus segera bangun dari mimpi buruk.

    Setelah kita tahu bahwa apa pun yang kita lakukan akan menimbulkan akibat, baik langsung maupun tidak langsung terhadap diri kita, maka kita harus memilih hanya untuk berbuat yang baik, positif, bermanfaat dan bernilai saja. Dengan demikian, bisa dipastikan efek yang akan kembali kepada kita juga hal-hal yang baik. Tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini jika kita tahu benar apa yang kita lakukan. Sekecil apa pun yang kita lakukan akan dinilai oleh malaikat pencatat amal. Balasannya tidak saja di dunia, tetapi juga kelak di akhirat. Jika kita ingin rekapan catatan amal tersebut isinya bagus maka kita pun harus selalu menjaga agar setiap perbuatan yang kita lakukan adalah perbuatan terbaik. Waktu kita adalah aset terpenting setelah nafas/oksigen maka kita harus mengisinya dengan gerak/aksi/perbuatan yang jelas manfaatnya. Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Jadi semuanya pantang sia-sia.

    Dengan menyadari empat hal tersebut maka akan sulit bagi kita untuk tidak bersemangat. Mungkin keadaan Anda saat ini sedang tidak menyenangkan, tapi bukankah kita bisa merubahnya menjadi sebaliknya dengan aksi kita selanjutnya; dengan respon kita terhadap keadaan tersebut. Jika kekasih meninggalkan kita, bukankah kita bisa cari yang lain lagi. Jika kita di PHK, bukankah kita bisa cari pekerjaan lain yang lebih baik atau membuka usaha sendiri. Jika orang lain tidak menghargai kita, bukankah masih banyak orang yang jauh lebih baik yang bisa menjadi sahabat sejati kita. Demikian seterusnya; selalu ada solusi untuk tiap masalah. Kita hanya perlu tetap bersemangat, optimis dan menjernihkan pikiran agar respon dan aksi kita benar-benar efektif dan efisien.

    123 Kata Mutiara Pembangkit Semangat :

    1. Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan (Robert F. Kennedy)
    2. Setiap pria dan wanita sukses adalah pemimpi-pemimpi besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan bekerja setiap hari menuju visi jauh ke depan yang menjadi tujuan mereka (Brian Tracy)
    3. Percayalah pada keajaiban, tapi jangan tergantung padanya (H. Jackson Brown, Jr)
    4. Rayulah aku, dan aku mungkin tak mempercayaimu. Kritiklah aku, dan mungkin aku tak menyukaimu. Acuhkan aku, dan aku mungkin tak memaafkanmu. Semangatilah aku, dan aku mungkin takkan melupakanmu (William Arthur)
    5. Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu (Sydney Smith)
    6. Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib)
    7. Jangan segan untuk mengulurkan tangan Anda. Tetapi, jangan juga segan untuk menjabat tangan orang lain yang datang pada Anda (Pope John XXIII)
    8. Alam memberi kita satu lidah, akan tetapi memberi kita dua telinga, agar kita mendengar dua kali lebih banyak daripada berbicara (La Rouchefoucauld)
    9. Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati (Caleb CC.)
    10. Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang Anda peroleh (Mohandas Ghandi)
    11. Kegagalan tidak diukur dari apa yang telah Anda raih, namun kegagalan yang telah Anda hadapi, dan keberanian yang membuat Anda tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi (Orison Swett Marden)
    12. Dan bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan, guna memperkaya kehidupan itu sendiri. Karena tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk kehidupan (Annemarie S.)
    13. Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini (Stuart B. Johnson)
    14. Saya telah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat dan kerja keras (Harry S. Truman)
    15. Sebagian orang mengatakan kesempatan hanya datang satu kali, itu tidak benar. Kesempatan itu selalu datang, tetapi Anda harus siap menanggapinya (Louis L’amour)
    16. Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir (W.A. Nance)
    17. Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya (Victor Hugo)
    18. Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian (Francis Bacon)
    19. Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran (James Thurber)
    20. Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama (Norman Vincent Peale)
    21. Kebahagiaan akan tumbuh berkembang manakala Anda membantu orang lain. Namun bilamana Anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami tiap hari dengan sikap dan tindakan memberi (J. Donald Walters)
    22. Sedikit sekali orang yang memiliki hartanya sendiri. Hartalah yang memiliki mereka (Robert G. Ingersoll)
    23. Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah nyanyian, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah (Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)
    24. Orang yang bahagia bukanlah pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu (Hugh Downs)
    25. Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda tak akan bisa melompati jurang dengan dua lompatan kecil (David Lloyd George)
    26. Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (General Collin Power)
    27. Kita menilai diri kita dengan mengukur dari apa yang kita rasa mampu untuk kerjakan, orang lain mengukur kita dengan mengukur dari adap yang telah kita lakukan (Henry Wadsworth Longfellow)
    28. Pengalaman bukan apa yang terjadi pada Anda, melainkan apa yang Anda lakukan atas apa yang terjadi pada Anda (Aldous Huxley)
    29. Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi (Jawaharlal Nehru)
    30. Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan (Confusius)
    31. Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia hari ini (Samuel Taylor Colleridge)
    32. Amatlah sedikit yang diperlukan untuk membuat suatu kehidupan yang membahagiakan, semuanya ada di dalam diri Anda, yaitu di dalam cara berpikir dan bersikap (Fred Corbett)
    33. Kesalahan terbesar yang dibuat manusia dalam kehidupannya adalah terus-menerus merasa takut bahwa mereka akan melakukan kesalahan (Elbert Hubbad)
    34. Kebanggan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kita jatuh (Confusius)
    35. Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan, dan saya percaya pada diri saya sendiri (Muhammad Ali)
    36. Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan, saat mereka menyerah (Thomas Alfa Edison)
    37. Semua orang tidak perlu malu karena berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana dari sebelumnya (Alexander Pope)
    38. Kita berdoa jika kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan rezeki melimpah (Khalil Gibran)
    39. Bagian terbaik dari seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain (William Wordsworth)
    40. Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, hidup di tepi jalan dan dilempari dengan batu, tapi membalas dengan buah (Abu Bakar Sibli)
    41. Apabila kamu tidak bisa berbuat kebaikan kepada orang lain dengan kekayaanmu, maka berilah mereka kebaikan dengan wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak yang baik (Nabi Muhammad Saw.)
    42. Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih (Lao Tse)
    43. Kaca, porselen, dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa bekas yang nampak (Benjamin Franklin)
    44. Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain (Thomas Hardy)
    45. Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menentramkan amarah dan gelombang itu (Marcus Aurelius)
    46. Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya. Tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walau bagaimana pun besarnya (Jalinus At Thabib)
    47. Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika semua orang mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan (Sir Francis Bacon)
    48. Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusukan dan pengkhianatan (Johan Wolfgang Goethe)
    49. Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali nampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah melakukannya dengan baik (Evelyn Underhill)
    50. Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh (Andrew Jackson)
    51. Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita menyesali apa yang belum kita capai (Schopenhauer)
    52. Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak (Aldus Huxley)
    53. Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi (Ernest Newman)
    54. Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri (Martin Vanbee)
    55. Dalam masalah hati nurani, pikiran pertama lah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang terbaik (Robert Hall)
    56. Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tidak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu (William Feather)
    57. Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan yang sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya ketika ia marah (Nabi Muhammad Saw.)
    58. Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berfikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berfikir seperti komputer (Sydney Harris)
    59. Orang-orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dengan cara yang berbeda (Dale Carnegie)
    60. Hati yang penuh syukur bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan induk dari segala kebajikan yang lain (Cicero)
    61. Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu (Benjamin Franklin)
    62. Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain adalah ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar (La Roucefoucauld)
    63. Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan (Nabi Muhammad Saw.)
    64. Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari, dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri (Mary Mc Carthy)
    65. Kerendahan hati menuntun pada kekuatan, bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri (John McCLoy)
    66. Apapun tugas hidup kita, lakukanlah dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi (Marthin Luther King)
    67. Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri (Bung Karno)
    68. Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua : mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan tapi tak pernah memikirkannya (John Charles Salak)
    69. Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa (Denis Waitley)
    70. Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, itu bukan soal yang Anda pelajari di sekolah. Tetapi, bila Anda tidak pernah belajar makna persahabatan, Anda benar-benar tidak belajar apa pun (Muhammad Ali)
    71. Kebaikan hati adalah ketidakmampuan untuk tetap tenteram jika ada orang lain yang merasa gelisah, ketidakmampuan merasa nyaman jika ada orang merasa tidak nyaman, ketidakmampuan untuk tetap berperasaan enak apabila seorang tetangga sedang gundah (Samuel H. Holdenson)
    72. Maafkanlah musuh-musuh Anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya (John F. Kennedy)
    73. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk orang lain bukanlah membagikan kekayaan Anda, tetapi membantu ia untuk memiliki kekayaannya sendiri (Benjamin Disraeli)
    74. Ada dua macam manusia di dunia ini : mereka yang mencari alasan dan mereka yang mencari keberhasilan. Orang yang mencari alasan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya tidak selesai, dan orang yang mencari keberhasilan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya dapat terselesaikan (Alan Cohen)
    75. Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau cintai (Imam Ali RA)
    76. Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi (Phytagoras)
    77. Bila rahasia sebuah atom dari atom-atom tersingkap, rahasia segala benda ciptaan, baik lahir maupun batin akan tersingkap, dan kau takkan melihat pada dunia ini atau dunia yang akan datang kecuali Tuhan (Syaikh Ahmad Al-Alawi)
    78. Lebih baik menjaga mulut Anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap Anda bodoh, daripada membuka mulut Anda dan menegaskan semua anggapan mereka (Mark Twain)
    79. Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki (Mahatma Ghandi)
    80. Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan (Albert Einstein)
    81. Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran (Corni Ten Boom)
    82. Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tapi kita kehilangan semangat (Abraham Lincoln)
    83. Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata “Ibu”, dan panggilan yang paling indah adalah “ibuku”. Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. (Kahlil Gibran)
    84. Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dialah ladang hatimu, yang dengan kasih kau taburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih. Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa (Kahlil Gibran)
    85. Seorang pecundang tak tahu apa yang dilakukannya bila kalah, tapi sesumbar apa yang dilakukannya bila menang. Sedangkan pemenang tak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang dilakukannya bila ia kalah (Eric Berne)
    86. Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, semakin banyak ia mendengar. Mengapa kita tidak seperti burung hantu yang bijaksana itu? (Edward Hersey Richards)
    87. Pandanglah hari ini, kemarin sudah jadi mimpi. Dan esok hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok adalah visi harapan (Alexander Pope)
    88. Jadikan deritaku sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuatan Yang Maha Esa (Bung Karno)
    89. Ia akan datang, dan pergi. Seorang penguasa, pengemis atau pertapa – setiap orang yang lahir pasti mati. Menghembuskan nafas terakhir di atas tahta, atau diseret ke dalam kubur dengan tangan dan kaki terikat, apa bedanya? (Kabir)
    90. Satu-satunya yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri (Franklin D. Rosevelt)
    91. Saya melihat seorang pemecah batu sedang memukul sebongkah batu padas sampai seratus kali tanpa kelihatan retak sedikit pun. Tapi, pada pukulan ke seratus satu kali, batu itu pecah menjadi dua. Saya tahu bahwa bukan pukulan terakhir itu yang membelah batu, tapi semua pukulan yang sudah dilakukan sebelumnya (Jacob Riis)
    92. Jika Anda membiarkan sesuatu yang kecil berlalu, Anda akan menemukan kedamaian yang kecil juga. Jika Anda membiarkan lebih banyak hal berlalu, Anda akan meraih lebih banyak kedamaian. Jika Anda benar-benar membiarkan seluruhnya berlalu, Anda akan mendapatkan seluruh kedamaian (Ajahn Chah)
    93. Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)
    94. Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa jadi (Abraham Maslow)
    95. Meski Anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati Anda, tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikiran cinta, meskipun tak mengucapkannya, maka dunia pun akan terasa lebih terang (Ella Wheeler Wilcox)
    96. Kadang-kadang anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisi mereka (Brian Tracy)
    97. Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan kerjakan tiga hari kemudian (Abdullah Ibnu Mubarak)
    98. Kesempatan Anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan Anda pada diri sendiri (Robert Collier)
    99. Saya tak pernah menjumpai seseorang yang menderita karena terlalu banyak bekerja. Lebih banyak orang menderita karena terlalu banyak ambisi tetapi tak cukup berusaha (Dr. James Mantague)
    100. Nilai manusia, bukan bagaiman ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Bukan apa yang telah ia perolah, melainkan apa yang telah ia berikan. Bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuha kepadanya (Ministry)
    101. Perhatikan perbedaan antara apa yang terjadi bila seseorang berkata, “Saya telah gagal tiga kali”, dan apa yang terjadi bila ia berkata, “Saya orang yang gagal”. (S. I. Hayakawa)
    102. Saat berbicara mode, berenanglah mengikuti arus. Saat berbicara prinsip, tegarlah seperti batu karang (Thomas Jefferson)
    103. Ada dua cara untuk menjalani hidup ini dengan mudah, percaya pada segala sesuatu atau meragukan segala sesuatu. Kedua cara tersebut membebaskan kita dari berfikir (Theodore Rubin)
    104. Hidup dengan melakukan kesalahan akan tampak lebih terhormat daripada selalu benar karena tidak melakukan apa-apa (George Bernard Shaw)
    105. Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik (Henry Ford)
    106. Apapun fakta yang ada di depan kita tidak lebih penting dari sikap kita dalam menghadapinya, karena itulah yang menentukan keberhasilan atau kegagalan kita (Norman Vincent Peale)
    107. Anda adalah produk dari lingkungan Anda. Maka, pilihlah lingkungan terbaik bagi pengembangan Anda menuju tujuan-tujuan Anda. Analisalah hidup Anda melalui lingkaran Anda. Apakah hal-hal di sekitar Anda membatu Anda menuju sukses atau malah menahan Anda? (W. Clement Stone)
    108. Kita harus saling memaafkan dan kemudian melupakan apa yang telah kita maafkan (Andrew Jackson)
    109. Kebencian atau dendam tidak menyakiti orang yang tidak Anda sukai. Tetapi setiap hari dan setiap malam dalam kehidupan Anda, perasaan itu menggerogoti Anda (Norman Vincent Peale)
    110. Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu ternyata untuk selamanya (Jean Paul Reatcher)
    111. Maut bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah apa yang mati dalam sanubari sementara kita masih hidup (Norman Cousins)
    112. Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain (Confusius)
    113. Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang kali. Dengan demikian, kecemerlangan bukan tindakan, tetapi kebiasaan (Aristoteles)
    114. Seorang pemimpin adalah orang yang melihat lebih banyak dari pada yang dilihat orang lain, melihat lebih jauh dari pada yang dilihat orang lain, dan melihat sebelum orang lain melihat (Leroy Eims)
    115. Jangan biarkan orang lain mempengaruhi ide dan keputusan Anda. Dalam lima tahun ke depan, Anda lah – bukan mereka – yang harus hidup dengan pilihan yang Anda buat (Sarah Brklacich)
    116. Bukalah mata sewaktu berjalan, karena bisa saja Anda akan bertemu kesempatan. Adapun kesempatan itu sendiri buta. Peganglah erat-erat, karena kesempatan datang dan pergi tanpa memberitahu (Anonim)
    117. Sifat cinta sama seperti sifat air dan tanah. Apabila Anda tidak cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang keruh. Apabila Anda cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih (Hazrat Inayat Khan)
    118. Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (Gen Collin Powel)
    119. Kita datang ke dunia ini sendiri, dan sendiri pula kita meninggalkannya. Di antara pintu masuk dan pintu keluar, kita menghabiskan waktu lain untuk mencari persahabatan (E. M. Dooling)
    120. Mereka yang tidak bisa memaafkan orang lain menghancurkan jembatan yang akan dilewatinya (Confusius)
    121. Tuhan menganugerahi Anda wajah, tapi kita harus memberikannya ekspresi (Anonim)
    122. Manusia tidak dirancang untuk gagal, tapi manusia-lah yang gagal untuk merancang (William J. Siegel)
    123. Hati Anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka hati, bahkan bila hati itu sekeras batu (Hazrat Inayat Khan)

    Perbedaan Mendidik dan Mengajar

    Assalamu’alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

    Sahabat NAQS, mengajarkan ilmu kepada murid itu mudah. Namun mendidiknya agar tumbuh menjadi pribadi yang Unggul luar dalam itu perlu proses yang tidak singkat.

    NAQS DNA adalah sebuah sarana pendidikan pemberdayaan dan pengembangan diri manusia yang Holistik untuk meningkatkan derajat manusia meraih kesempurnaan dirinya sebagai manusia INSAN KAMIL yang RAHMATAN LIL ‘ALAMIN, dan bukan sekadar sarana pengajaran ilmu metafisika & spiritual.

    Lalu apa bedanya mendidik dan mengajar?
    Apa beda antara menerbangkan pesawat besar A380 500 penumpang dengan pesawat kecil twin otter 6 penumpang? Dua-duanya bisa terbang, bahkan twin otter lebih cepat terbang. Tapi muatannya lebih banyak pesawat besar, tentu saja. Bedanya adalah pada panjang landasan. Pesawat kecil landasannya pendek, pesawat besar harus panjang.

    Mengapa cobek batu jauh lebih murah daripada keramik cina? Perbandingan harganya bisa mencapai ribuan kali lipat. Mengapa? Karena proses pembuatan keramik cina lebih sulit. Namun hasil keramik cina jauh lebih bermutu tinggi.

    Itulah beda mengajar dengan mendidik. Mendidik memerlukan landasan yang panjang dan ketelatenan proses yang sulit. Agar hasilnya mampu mengangkat beban berat dan berkualitas tinggi.

    Pada prinsipnya PENDIDIKAN menjalankan tiga fungsi sekaligus :

    • Pertama, mempersiapkan generasi muda untuk untuk memegang peranan-peranan tertentu pada masa mendatang.
    • Kedua, mentransfer pengetahuan, sesuai dengan peranan yang di harapkan.
    • Ketiga, mentransfer nilai-nilai dalam rangka memelihara keutuhan dan kesatuan masyarakat sebagai prasyarat bagi kelangsungan hidup masyarakat dan peradaban.

    Butir kedua dan ketiga di atas memberikan pengertian bahwa Mendidik bukan hanya “Transfer of Knowledge” tetapi juga “Transfer of Value”. Dengan demikian pendidikan dapat menjadi helper bagi umat manusia. Sementara Mengajar hanya sampai pada tataran Transfer of Knowledge.

    Dan lebih dalam dari itu dalam pelajaran spiritual, siswa akan diberikan Transmitter Energy dari alam KeTuhanan yaitu Transfer Energi Cahaya Ilahi Nur Muhammad, lengkap beserta The Way of Life System yang diperlukan untuk menumbuhkan Sistem Kultivasi di dalam diri siswa.

    Sistem Kultivasi ini merupakan sebuah Sistem Sukses Otomatis yang akan membimbing Hati Nurani siswa agar meraih keselamatan dan kesuksesan selama hidup di dunia dan di akhirat. Walaupum sistem ini berasal dari Tradisi Agama Islam sebagai Agama saya, namun aplikasinya bersifat Universal dan dapat digunakan oleh siapa saja. Asal dia mau menjalani Syarat Rukun atau Tata Cara yang berlaku dalam pendidikan Spiritual yang saya berikan. Karena sistem ini berdasarkan Fitrah Dasar Manusia serta berdasarkan Sunnatullah (Hukum Universal Alam Semesta).

    “Education is not preparation for life; education is life itself“
    Pendidikan bukanlah persiapan untuk menghadapi kehidupan, pendidikan adalah kehidupan itu sendiri -John Dewey-

    Secara umum, PENDIDIKAN meliputi 3 hal pokok yang dituju bagi siswanya, yakni Afektif, Kognitif dan Psikomotorik.

    1. Afektif yakni yang berkaitan dengan sikap, moral, etika, akhlak, manajemen emosi, dll.
    2. Kognitif yakni yang berkaitan dengan aspek pemikiran, transfer ilmu, logika, analisis, dll.
    3. Psikomotorik adalah yang berkaitan dengan praktek atau aplikasi apa yang sudah diperolehnya melalui jalur kognitif.

    Pendidikan merupakan bagian penting dari kehidupan yang sekaligus membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya. Hewan juga belajar tetapi lebih ditentukan oleh instingnya, sedangkan manusia belajar berarti merupakan rangkaian kegiatan menuju pendewasaan guna menuju kehidupan yang lebih berarti. Anak-anak menerima pendidikan dari orang tuanya dan manakala anak-anak ini sudah dewasa dan berkeluarga mereka akan mendidik anak-anaknya, begitu juga di sekolah dan perguruan tinggi, para siswa dan mahasiswa diajar oleh guru dan dosen.

    Menurut Paulo Freire, pendidikan adalah proses memanusiakan manusia, sedangkan John Dewey mengatakan bahwa pendidikan adalah proses yang dilakukan agar ada perubahan dalam masyarakat. Sehingga dapat dikatakan bahwa pendidikan adalah sebuah proses transfer dan pencarian nilai yang terjadi di level individu maupun masyarakat yang mengarah kepada perubahan kondisi ke arah yang lebih baik. Maka sejatinya pendidikan adalah juga proses pembebasan manusia dari insting hewaniahnya.

    Terdapat perbedaan mendasar antara mendidik dan mengajar, beberapa orang mungkin terjebak antara definisi mendidik dengan mengajar. Padahal, terdapat perbedaan yang mendasar antara keduanya. Mengajar merupakan kegiatan teknis keseharian seorang guru. Semua persiapan guru untuk mengajar bersifat teknis. Hasilnya juga dapat diukur dengan instrumen perubahan perilaku yang bersifat verbalistis. Tidak seluruh pendidikan adalah pembelajaran, sebaliknya tidak semua pembelajaran adalah pendidikan. Perbedaan antara mendidik dan mengajar sangat tipis, secara sederhana dapat dikatakan mengajar yang baik adalah mendidik. Dengan kata lain mendidik dapat menggunakan proses mengajar sebagai sarana untuk mencapai hasil yang maksimal dalam mencapai tujuan pendidikan

    Mendidik lebih bersifat kegiatan berkerangka jangka menengah atau jangka panjang. Hasil pendidikan tidak dapat dilihat dalam waktu dekat atau secara instan. Pendidikan merupakan kegiatan integratif olah pikir, olah rasa, dan olah karsa yang bersinergi dengan perkembangan tingkat penalaran peserta didik.

    Mengajar yang diikuti oleh kegiatan belajar-mengajar secara bersinergi sehingga materi yang disampaikan dapat meningkatkan wawasan keilmuwan, tumbuhnya keterampilan dan menghasilkan perubahan sikap mental/kepribadian, sesuai dengan nilai-nilai absolute dan nilai-nilai nisbi yang berlaku di lingkungan masyarakat dan bangsa bagi anak didik adalah kegiatan mendidik. Mendidik bobotnya adalah pembentukan sikap mental/kepribadian bagi anak didik , sedang mengajar bobotnya adalah penguasaan pengetahuan, keterampilan dan keahlian tertentu yang berlangsung bagi semua manusia pada semua usia. Contoh seorang guru matematika mengajarkan kepada anak pintar menghitung, tapi anak tersebut tidak penuh perhitungan dalam segala tindakannya, maka kegiatan guru tersebut baru sebatas mengajar belum mendidik.

    Tidak setiap guru mampu mendidik walaupun ia pandai mengajar, untuk menjadi pendidik guru tidak cukup menguasai materi dan keterampilan mengajar saja, tetapi perlu memahami dasar-dasar agama dan norma-norma dalam masyarakat, sehingga guru dalam pembelajaran mampu menghubungkan materi yang disampaikannya dengan sikap dan kepribadiaan yang harus tumbuh sesuai dengan ajaran agama dan norma-norma dalam masyarakat.

    Proses dalam pendidikan seharusnya dapat menjadi proses pembebasan manusia dari penindasan. Sejarah membuktikan telah begitu banyak proses penindasan terjadi terhadap manusia, bahkan hingga saat ini. Karena baik si penindas, maupun yang tertindas, sama-sama mengalami proses dehumanisasi (kehilangan kemanusiannya) karena menyalahi kodrat manusia itu sendiri. Sejatinya manusia harus dipandang dan diperlakukan sebagai seorang manusia yang memiliki hak dan kewajiban serta sama harkat dan martabatnya dengan manusia lain. Pendidikan pun seharusnya tidak menempatkan guru/pengajar sebagai subjek dan murid/peserta belajar sebagai objek, namun, menempatkan guru/pengajar sebagai subjek (dalam hal ini fasilitator) dan murid/perserta belajar sebagai subjek pula. Sehingga pendidikan kritis pun dapat terwujud dan menghasilkan manusia yang kritis dan mampu membawa perubahan dalam masyarakat ke arah yang lebih baik.

    Jadi, jika hasil pengajaran dapat dilihat dalam waktu singkat atau paling lama tiga tahun, keluaran pendidikan tidak dapat dilihat sebagai satu hasil yang segmentatif. Hasil pendidikan tercermin dalam sikap, sifat, perilaku, tindakan, gaya menalar, gaya merespons, dan corak pengambilan keputusan peserta didik atas suatu perkara.

    Konsep Pendidikan Rasulullah SAW.

    Huwalladzii ba’atsa fii al-ummiyyiina rasuulamminhum yatluu ‘alayhim aayaatihi wayuzakkiihim wa yu’allimuhumulkitaaba walhikmata wa-in kaanuu min qablu lafii dhalaalin mubiinin
    “Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayatNya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As-sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata”. (Al-Jumu’ah: 2)

    Dari ayat di atas, para mufassirin menerangkan bahwa di antara tugas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam kepada umatnya adalah:

    1. Membacakan ayat-ayat Allah
    2. MenTazkyiyah Nafs (mengKultivasi) atau mensucikan mereka
    3. Mengajarkan kitab dan Himah kepada mereka.

    Dan dari ayat di atas juga bisa diketahui bahwa umat manusia sebelum datangnya Rasulullah, dalam keadaan sesat yang nyata, yang berupa kemusyrikan, kemerosotan akhlak dan mereka dalam puncak Perubahan besar yang dibentuk Rasulullah saw di tengah-tengah kehidupan manusia tidak pernah ada tandingannya sepanjang sejarah. Meski dalam keadaan yang sangat sulit, sarana dan prasarana seadanya, dan dukungan massa terbatas. Tak ada kata putus asa. Hingga beliau saw mampu mengikis akar pemikiran dan tradisi jahiliyah kaumnya yang. Usaha keras Rasulullah saw berhasil membongkar pohon jahiliyah yang tertanam kuat di dalam hati kaum jahiliyah.

    Beliau saw berhasil membangun peradaban dan budaya pencerahan yang gemilang. Islam berdiri tegak di atas puing-puing kejahiliyahan dan kondisi sosial primitif yang berkepanjangan.

    Hal itu tidak lain, karena beliau saw memiliki metode pendidikan dan pengajaran yang tepat dan brilian. Metode yang menyinergikan akhlak mulia dengan ilmu pengetahuan, mengedepankan praktek daripada teori, bertahap dan berkesinambungan, mengorelasikan teori pengetahuan dengan percobaan. Kesuksesan itu karena metode yang dikawal dari Allah SWT yang ilmu-Nya meliputi segala tempat dan zaman.

    Beliau telah meretas jalan sukses dalam bidang pendidikan dan pengajaran. sehingga mampu para sahabatnya sebagai generasi yang sanggup memikul amanah. Para sahabat radiallahu anhum kepada generasi berikutnya, melestarikan peradaban Islam yang rahmatan lil alamin. Meski Rasulullah saw wafat menghadap Tuhan semesta alam.

    Hakekat dan Tujuan Pendidikan Nabi Muhammad SAW
    Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT adalah seorang pendidik (al-Jumu’ah: 2; al-Baqarah 151). Kedua ayat tersebut menjelaskan bahwa misi dan tugas Nabi sebagai seorang Rasul adalah membacakan ayat-ayat-Nya (tilawah), mensucikan jiwa (tazkiyah) yang diartikan dengan mendidik, serta mengajarkan al-Kitab dan al-hikmah (ta’lim), yang berarti proses mengajar untuk membekali seseorang dengan berbagai ilmu pengetahuan, baik yang terkait dengan alam nyata maupun metafisika, yang tetap bersandar pada al-Qur’an an as-sunnah. Tujuan pembacaan, penyucian dan pengajaran tersebut adalah pengabdian kepada Allah, sejalan dengan tujuan penciptaan manusia. Ketiga tugas tersebut dapat diidentikkan dengan fungsi pendidikan dan pengajaran yang diemban oleh Nabi Muhammad SAW sebagai seorang pendidik. Jadi, pendidikan yang baik dan ideal harus mengandung ketiga unsur tersebut.

    Rasulullah dengan cara di atas telah sukses mendidik para sahabatnya menjadi masyarakat yang berbudi tinggi dan mulia, dari masyarakat jahiliyah menjadi bangsa yang berbudaya, bermoral, serta berpengetahuan. Jadi, pendidikan tidak hanya menekankan pada orientasi intelektualitas semata, tetapi juga menekankan pada pembentukan kepribadian yang utuh, yang tercerminkan dalam aktifitas tilawah, tazkiyah, dan ta’lim. Pendidikan manusia seutuhnya, akal dan hatinya, rohani dan jasmaninya, akhlak dan keterampilannya, sehingga mampu mengemban tugas sebagai ‘Abdullah dan Khalifatullah adalah tujuan pendidikan Qur’ani.

    Selain itu, al-Baqarah 31 menunjukkan proses ta’lim, yaitu ketika Allah SWT mengajarkan (‘allama) nama-nama kepada Nabi Adam. Allah mengajari Nabi Adam nama-nama benda seluruhya, yakni pengetahuan tentang nama-nama benda serta menjelaskan fungsi-fungsinya. Dengan demikian, secara spesifik maka ta’lim berarti bimbingan yang menekankan kepad aspek peningkatan intelektualitas peserta didik, itu tersirat dalam proses penciptaan Nabi Adam, dimana Allah mengajarkan kepadanya nama-nama sebagai bekal menjadi khalifah.

    Tujuan pendidikan adalah untuk menjadi hamba Allah SWT yang taat (adz-Dzaariyaat: 56; al-An’am, 162). Jadi, tujuan pendidikan tidak hanya berorientasi pada kepandaian akal semata, tetapi untuk memperoleh hidayah dan kesucian hati. Ilmu pengetahuan harus menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga ilmu harus dipenuhi dengan nilai-nilai ketuhanan (bismi rabbika).

    Al-Qur’an menggambarkan profil hamba Allah yang ideal, yang tentunya menjadi orientasi pendidikan Qur’ani. Mereka adalah orang-orang yang berakidah lurus, beribadah secara istiqomah dan penuh ketundukan, serta mempunyai akhlak yang luhur. Mereka memiliki sikap rendah hati, tidak sombong, berbicara dengan kata-kata yang baik, dan tidak menanamkan kebencian, serta jika mereka dicela, dibalasnya dengan cara yang baik. Mereka orang-orang yang menghabiskan sebagian malamnya untuk melakukan shalat serta ‘amal shalih lainnya, selalu memohon dihindarkan dari adzab neraka, dan proporsional dalam membelanjakan harta. Mereka juga tidak berlaku syirik, membunuh, ataupun berzina, tidak memberikan kesaksian palsu dan tidak melakukan hal-hal yang tercela. (al-Furqan 63-77)

    Tujuan pendidikan Qur’ani adalah membentuk generasi rabbaniyyiin (ali Imran 79). Yaitu orang-orang yang berilmu, namun tetap ikhlas dalam beribadah kepada Allah SWT, bertakwa, mawas diri dalam berbicara dan bertindak, memadukan antara ilmu dan amal, serta mengabdikan dirinya untuk mengajarkan manusia sesuatu yang bermanfaat. Ilmu pengetahuan, pengajaran, dan proses belajar seharusnya mengantarkan seseorang kepada tingkat rabbaniy. Jadi, pendidikan moral untuk mencapai akhlak yang sempurna adalah jiwa pendidikan Islam. Pengetahuan seharusnya membawa para ilmuwan Muslim untuk beriman, tunduk dan ada rasa takut (khasyyah) kepada Allah SWT (al-Fatir 28).

    Kurikulum Pendidikan
    Ayat-ayat yang menceritakan pesan-pesan Luqman kepada putranya, yang terangkum dalam QS. 31:16 bisa menjadi acuan untuk menjadi materi (kurikulum) pendidikan. Dalam rangkaian ayat tersebut, Luqman mewasiatkan kepada putranya agar bersyukur, tidak menyekutukan Allah, berbuat baik kepada orang tua, bertindak dengan berdasarkan ilmu, senantiasa merasa diawasi Allah, mendirikan shalat, melakukan amar ma’ruf nahy mungkar, tidak menyombongkan diri, sederhana dalam berjalan dan bersuara. Jika dirangkum, ada tiga pesan penting dalam wasiat-wasiat tersebut; pertama adalah penanaman tauhid, akidah yang lurus, dan pengenalan akan keagungan Allah SWT. Jadi, fokus utama pendidikan Qur’ani adalah pendidikan iman.

    Sebab jika iman sudah benar dan tertancap kuat dalam hati, maka akan luruslah semua aspek kehidupan seseorang. Kedua, penegasan untuk mentaati perintah-perintah Allah SWT (syari’at). Ketiga pengajaran tentang etika sosial berupa sifat sabar, gemar berterima kasih, cara berjalan yang baik, merendahkan suara, dan tidak sombong. Semua itu sejalan dengan perintah al-Qur’an yang lain bagi para orang tua sebagai pendidik, seperti perintah untuk mendirikan shalat (Thaha:132), dan perintah menjaga anggota keluarga dari api neraka (at-Tahrim:6).

    Meskipun fokus utama materi pendidikan al-Qur’an adalah terkait dengan akidah, ibadah, dan akhlak, tetapi bukan berarti aspek-aspek lainnya diabaikan. Materi yang sudah disebutkan di atas, diberi perhatian lebih awal karena ia akan menjadi pondasi pembentukan karakter seorang mu’min yang berakidah lurus dan kokoh, beribadah benar dan istiqomah, serta berakhlak terpuji yang mendarah daging. Banyak ayat lain dalam al-Qur’an yang berulang-kali meminta manusia menggunakan akal dan panca inderanya untuk membaca tanda-tanda alam sebagai bentuk kekuasaan Allah (Yunus: 101; an-Nahl:78 ; al-Jatsiyah: 13 dan al-Baqarah: 31).

    Jadi al-Qur’an tidak hanya mendorong belajar ilmu akidah, syari’ah dan akhlak saja. Al-Qur’an juga mendorong manusia untuk menguasai berbagai disiplin ilmu pengetahuan lainnya. Al-Qur’an menetapkan alam semesta ini adalah ‘buku’ yang harus dibaca untuk menuju ma’rifatullah. Al-Qur’an mendorong pembelajaran dalam konteks yang seluas-luasnya. Jadi, seorang muslim wajib belajar sains, karena sains menjadi salah satu alat untuk membuktikan kekuasaan Allah, selain ayat-ayat tanziliyah (wahyu).

    Potret manusia yang ingin dihasilkan oleh pendidikan Qur’ani adalah Ulil Albab, “Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi, (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka jagalah kami dari siksa api neraka.” (Ali Imran 191). Itulah cermin manusia seutuhnya yang menggunakan hati dan fikirannya untuk selalu berdzikir kepada Allah, bertafakkur, dan mengamati alam semesta. Kurikulum pendidikan Qur’ani tidak memisahkan secara dikotomis antara pendidikan ‘agama’ dan pendidikan ‘umum’. Sebab pada dasarnya semua yang ada di alam semesta ini, sebagaimana Wahyu bersumber dari Allah SWT.

    Berbeda dengan objek ilmu di Barat- pengetahuan versi al-Qur’an tidak terbatas pada apa yang bisa diindera saja, melainkan mencakup juga apa yang tidak bisa diindera (al-Haqqah: 38-39). Yang tidak bisa diindera ini (al-ghayb) tentunya hanya bisa diterima dengan pendekatan keimanan, yang dalam prakteknya biasanya bisa dipelajari dan diperoleh dengan meningkatkan kualitas ketakwaan, kesungguhan serta istiqomah dalam beribadah.

    Jadi, antara wahyu dan akal, atau iman dan ilmu tidak boleh dipisahkan, karena akan menurunkan martabat manusia itu sendiri. Iman tanpa ilmu akan menimbulkan keterbelakangan, takhayul dan kebodohan. Sebaliknya, ilmu tanpa iman akan mengumbar nafsu, kesombongan, kerakusan, penindasan dan penipuan. Konsep pendidikan Qur’ani menawarkan sesuatu yang holistik yang memadukan agama dan sains dan menekankan aspek ukhrawi dan duniawi. Tidak mungkin manusia bisa mencapai kebahagiaan akhirat tanpa melalui jalan dunia. Sebaliknuya, tanpa pengetahuan ‘ukhrawi’ niscaya kehidupan seseorang di dunia akan hampa tanpa tujuan. Kebahagiaan dunia akan tidak berguna, jika kelak di akhirat sengsara (al-Qasash: 77 dan al-Baqarah: 201).

    Kesimpulannya, konsep pendidikan menurut al-Qur’an diarahkan untuk mengembangkan berbagai potensi manusia semaksimal mungkin, sehingga akan bermanfaat dan juga menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT.

    Semoga bermanfaat

    REFERENSI :
    Kompasiana
    Djimodji Communication

    Manajemen Niat Ala NLP

    Setiap amal itu tergantung pada niatnya.
    Demikian ajaran agama menelusup dalam diri saya, yang juga begitu sering saya dengar dari banyak orang. Saya lansir, ia merupakan salah satu ajaran yang paling populer di kalangan orang awam. Meskipun, saya pun yakin bahwa makna aslinya banyak yang belum dipahami secara tepat.

    Betapa tidak? Kalimat,”Yang penting kan niatnya baik” cukup sering saya dapati ketika seseorang berusaha menasihati orang lain, namun justru ditanggapi dengan kurang menyenangkan. Meski saya sepakat bahwa situasi seperti ini mungkin saja terjadi, seringkali saya pahami bahwa kesalahpaman ini terjadi lebih disebabkan oleh sang pemberi nasihat yang belum menggunakan cara yang tepat saja. Alhasil, alih-alih bermanfaat, nasihat baik ini malah mubazir.

    Lalu, apa sebenarnya konteks yang tepat untuk menerapkan ajaran di atas?

    Saya mohon maaf, sebab saya bukan ahli agama, maka penjelasan saya berikut ini tentu masih amat jauh dari layak untuk dianggap sebagai kebenaran. Namun sebab saya meyakini bahwa menyebarkan sebuah ilmu akan membukakan jalan pada ilmu baru, saya kuatkan diri saya untuk menuliskan jua pemahaman saya soal niat.

    Niat dan State
    Bagaimana ceritanya nih? Begini. Mari kita cermati kejadian berikut ini.
    Anda adalah seorang manajer yang baru saja merekrut karyawan baru. Saat wawancara, Anda sudah menegaskan pertanyaan penting berikut ini, “Jadi, Anda betul-betul berniat untuk berkarir di bidang keuangan?”

    Kontan, dengan senyum merekah, sang calon karyawan pun menjawab lugas, “Ya! Niat saya sudah bulat!”

    Maka rangkaian wawancara pun Anda tutup dengan syukur, berharap Anda sudah menjatuhkan pilihan pada orang yang tepat.

    Hari berikutnya, sang karyawan baru pun menjalani hari pertamanya. Ia penuh gairah, belajar dengan semangat, bertanya kesana dan kemari dengan wajah antusias. Setiap tugas yang Anda berikan ia lahap seketika, meski tak jarang ia mengalami beberapa kesulitan. Maklum, karyawan baru.

    Berlalu 3 hari. Anda agak merasa aneh, sebab sang karyawan ini menunjukkan gelagat yang berbeda. Ya, baru tiga hari, dan Anda mendapati gairahnya menurun. Ia mulai kesulitan menjalankan instrukti Anda. Wajah yang sebelumnya ceria kini banyak murung. Tak sampai seminggu untuk mendapatinya sulit dicari di ruangan. Bahkan di minggu kedua, ia sempat bolos sehari tanpa izin dan alasan yang jelas.

    Minggu ketiga, juga masih aneh. Sehari semangat, sehari loyo. Begitu terus berlangsung, hingga Anda sudah tak tahan lagi.

    Nah, menghadapi kondisi seperti ini, apa kiranya yang Anda akan ucapkan tentang karyawan baru itu?

    Ah, jika Anda sama seperti beberapa orang yang saya temui di negeri ini, kalimat ini mungkin sama—mungkin juga tidak—dengan Anda, “Gimana sih anak ini? Niat kerja nggak sih?”

    Hehe… Anda boleh kok punya versi yang berbeda.
    Nah, apa sebenarnya makna kata ‘niat’ pada kalimat di atas? Jelas bukan sesuatu yang diucapkan di depan saat wawancara, bukan?

    Ya! Niat memang bukan sesuatu yang diucapkan dengan lisan semata. Maka bagi seorang Muslim, mengucapkan niat secara lisan dalam shalat bukan merupakan kewajiban. Niat dalam rangkaian shalat adalah perbuatan hati.

    Kembali ke kata ‘niat’ yang diucapkan oleh Anda di atas, bukankah Anda sepakat bahwa ia lebih merupakan konsistensi daripada hanya sebuah kondisi hati yang sekali muncul sudah itu mati?

    Aha! Maka jadi masuk akal jika agama pun mengajarkan kita untuk selalu meluruskan niat. Kok meluruskan ya? Berarti niat bisa bengkok atau melenceng donk?

    Ya, memang demikian lah adanya. Niat adalah sebuah kondisi menyengaja dalam diri, yang sangat mungkin untuk berubah, dan karenanya harus senantiasa dipantau dan dikendalikan.

    Maka menggunakan kerangka NLP, niat sejatinya adalah sebuah proses mengakses state alias kondisi pikiran-perasaan yang tepat untuk memunculkan perilaku yang diinginkan. Dan selayaknya sebuah state, ia jelas tidak statis, melainkan dinamis, keluar dari yang satu berganti menjadi yang lain.

    Semisal, kita ingin bersedekah. Kita pun mengakses kondisi ikhlas, yakni kondisi dimana pikiran dan perasaan tertuju semata hanya mengharapkan ridha Allah. Jika terbersit sebuah keinginan untuk dilihat, baik itu dalam bentuk film dalam pikiran atau suara, kita pun segera mematikan atau menggantinya. Dengan demikian, perilaku sedekah kita pun menjadi bersih. Mengeluarkan uang terbaik yang kita miliki, lalu melakukannya dengan diam-diam.

    Cukupkah?

    Jelas tidak. Sebab sudah berperilaku seperti itu pun, seringkali niat ini berubah. Misalnya, ketika seseorang tiba-tiba melihat dan memuji apa yang kita lakukan. Sebuah suara barangkali muncul, “Wah, hebat juga ya, aku bersedekah seperti itu.” Jika kita jeli, seketika kita pun awas, dan segera mematikan suara tersebut, mengubah senyum bangga menjadi wajah penuh harap agar Allah masih sudi menerima sedekah kita tadi.

    Demikianlah, Niat adalah sebuah State. Sebab ia state,maka ia menaungi rangkaian perilaku yang ada di dalamnya. State senang akan memunculkan perilaku senyum tulus dengan lebih mudah, dibanding state sedih. State percaya diri akan menghadirkan perilaku bicara meyakinkan dengan lebih cepat dibanding state ragu-ragu.

    Ah, bukankah jadi lebih jelas mengapa agama ajarkan kita untuk memulai sesuatu dengan meluruskan niat? Sebab tanpa niat yang lurus, perilaku tulus pun sulit untuk muncul. Alih-alih tulus, yang ada adalah perilaku hitung-hitungan. Tidak memberi jika pujian sedikit. Tidak mengajar jika honor kecil. Dan seterusnya.

    Sementara niat yang tulus, menghadirkan segenap pikiran hanya soal meraih ridha Allah, melahirkan segenap rasa yakin akan pembalasan Allah, akan menghadirkan perilaku yang murni, apapun respon yang didapat. Dicaci ketika menasihati, kita justru tersenyum, sebab yakin bahwa cacian kan berbuah pahala. Rugi ketika menerima kembali barang dagangan yang dikembalikan pembeli karena cacat, kita justru lega, sebab dihindarkan dari perhitungan di Hari Akhir kelak.

    Dan berbekal NLP, ia adalah proses mengelola representasi internal alias film dalam pikiran, dan gerakan tubuh.

    Ingin mendapat ilmu yang berlimpah? Niatkan untuk belajar dengan penuh takzim pada seorang guru.

    Caranya?

    Selidiki apa yang sedang diputar dalam pikiran. Dan ganti gambarnya dengan gambaran positif tentang sang guru, ilmunya yang luas, manfaatnya yang banyak. Putar suara dalam pikiran tentang nasihat untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Kecilkan suara-suara sumbang orang lain tentang sang guru, yang teringat. Dan rasakan diri ini begitu takzim, sehingga memudahkan ilmu baru masuk.

    Takkan hadir ilmu, pada diri yang memelihara kesombongan.

    Ingin bekerja dan mendapat rezeki berlimpah nan halal? Niatkan untuk bekerja tanpa pamrih.

    Caranya?

    Selidiki film yang kita putar dalam pikiran. Jika muncul pikiran tentang mendapat keuntungan lewat cara yang tidak halal, ganti segera! Munculkan ingatan tentang orang-orang jujur yang sukses, dan betapa berkah hidup mereka. Jika muncul bisikan-bisikan untuk bekerja seadanya, malas-malasan, kecilkan suaranya! Munculkan suara penyemangat, nasihat pembangkit inspirasi, hingga terasa semangat menggelora untuk persembahkan yang terbaik.

    Selalu ada hasil, pada tiap kesungguhan.

    Seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, Ibnu Umar ra, pernah berujar, “Seandainya ada satu saja sujudku yang diterima, niscaya itu sudah cukup buatku.”

    Wah, sahabat Nabi sekelas beliau saja tak yakin bahwa sujudnya yang buanyak itu diterima? Bagaimana dengan kita?

    Inilah bukti bahwa niat harus terus diluruskan, dikelola. Ini pulalah sebab mengapa kita diajar untuk berdoa agar hati yang memang tabiatnya senang berbolak-balik ini senantiasa diteguhkan di jalan Tuhan.

    Apa Itu STATE..??
    State di kamus punya makna beragam. State bisa diartikan wilayah. Istilah state digunakan di kalangan psikologi pertama kali adalah dalam Transactional Analysis untuk menggambarkan keadaan pemikiran , perasaan dan kecenderungan untuk bertindak. Dalam NLP ,STATE atau lengkapnya STATE OF MIND adalah keadaan menyeluruh antara tubuh dengan keadaan neurologisnya yang berupa pikiran, perasaan dan kecenderungan untuk bertindak bahkan tindakan.

    STATE ini akan saling mempengaruhi dengan Posisi Tubuh, Pikiran, Perasaan dan Tindakan yang dilakukan.

    Perhatikanlah Kondisi Fisik (Raga) orang yang sedang gembira, kecewa, marah, menahan geram, sedih, menangis, putus asa. Setiap STATE ternyata mempunyai kapling raganya masing-masing. Karena itu para aktor dan aktris professional mudah untuk mendapatkan STATE tertentu hanya dengan mengubah dan meng-Olah Raga saja.

    Mari kita bereksperimen mengenai STATE ini.
    Experiment 1 :

    • Pikirkanlah pengalaman saat Anda bahagia . Lihatlah wajah Anda di cermin .
    • Pikirkanlah pengalaman saat Anda sedih. Lihatlah wajah Anda di cermin.

    Experiment 2 :

    • Buatlah wajah Anda seperti yang terlihat di cermin saat Anda merasa bahagia. Lalu rasakanlah perasaan yang muncul
    • Buatlah wajah Anda seperti yang terlihat di cermin saat Anda merasa sedih. Lalu rasakanlah perasaan yang muncul.

    Jadi……
    Mengubah posisi tubuh akan mengubah STATE. Melakukan gerak akan mengubah STATE. Berolah raga mengubah STATE, Menari mengubah STATE, berjoget mengubah STATE, Yoga mengubah STATE, Meditasi mengubah STATE , Silat mengubah STATE , Berdoa dan Sholat mengubah STATE.

    Mengatur pikiran akan mempengaruhi STATE. Memunculkan pikiran damai menghasilkan STATE . Memunculkan pikiran rusuh menelurkan STATE. Mengendalikan pikiran sama dengan mengendalikan STATE.

    Terserah Anda mau mulai dari mana. Anda dapat mengubah State dengan merasakan perasaan , menciptakan pikiran atau melakukan gerak tertentu.

    Di salah satu sekolah kepribadian yang mengajarkan membangkitkan rasa percaya diri. Latihannya justru bukan dengan mengelola pikiran peserta. Peserta dilatih berjalan santai, wajah menatap ke depan, nafas lancar dan energi mantap di seluruh tubuh dan beban terbagi imbang ke kaki kanan dan kiri. Latihan berulang-ulang. Dan ajaib, peserta jadi Pede abis.

    Di ketentaraan , para calon prajurit dilatih pede, sigap dan cekatan dengan baris berbaris , hadap kiri , hadap kanan, jalan di tempat, maju jalan, serong kiri, serong kanan dan hormat .

    Bagaimanakah State Anda saat ini ? 
    Sadarilah gerak tubuh dan mimik wajah Anda.

    Bagaimanakah gerak tubuh dan mimik wajah Anda saat ini? 
    Sadarilah itulah State Anda.

    by. Indonesia NLP Society