LUCK FACTOR : Mengenali Datangnya Keajaiban & Tingkatkan Keberuntungan

[www.sangpemenang.com] Para ahli neuroscience serta mereka yang ahli dalam menerapkan LoA berpendapat bahwa keajaiban itu ilmiah dan keajaiban itu perpola. Jadi karena keajaiban(kemudahan Tuhan) itu ilmiah dan berpola maka bisa diulangi lagi sesering kita mau asal kita mengikuti hukum-hukum LoA.

Yang kita butuhkan adalah kejelian, intuisi,dan kepekaan terhadap tanda-tanda yang diberikanNYA dari doa-doa/keinginan/impian kita serta tindakan riil yang kita ambil begitu melihat tanda-tandaNYA. Kejelian dan kepekaan kita dalam melihat tanda-tandanya akan mempengaruhi tindakan yang kita ambil. Kita mungkin sering melihat tanda-tanda dari NYA namun kita tidak punya kejelian dalam membacanya. Seperti diibaratkan seorang pengendara mobil di persimpangan jalan yang sudah melihat tanda “DILARANG BELOK KANAN” tapi tetap saja memaksa belok kanan. Dan hasilnya dia malah kena tilang Polisi.

Ada satu cerita tentang seorang bapak yang sangat rajin beribadah kepada Tuhan. Suatu hari kampung tempat si bapak tinggal itu mengalami hujan yang sangat deras selama berhari-hari. Hal ini menyebabkan sungai di kampung itu airnya meluab hingga setinggi mata kaki. Orang-orang pada panik dan saling mengingatkan warga tentang bahaya meluabnya air sungai tadi. Si bapak yang rajin sembahyang itu juga diingatkan oleh tetangga untuk hati-hati, namun si bapak itu malah berkata “Tenang, Tuhan Maha Pemurah, dia tidak akan mencelakai hambaNYA”.

Beberapa jam kemudian tinggi air dari sungai yang meluab itu sudah mencapai setinggi dada orang dewasa. Penduduk kampung mulai mengungsi. Team penolong pun datang menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi penduduk ke tempat yang lebih aman. Saat tiba dirumah si bapak itu, team penolong mencoba mengajak si bapak naik perahu karet. Namun si bapak menolak karena dia yakin bahwa Tuhan itu Maha Penolong, jadi pasti dia akan selamat dengan pertolonganNYA.

Menjelang subuh tinggi air di kampung itu sudah mencapai genting rumah. Dengan sisa-sisa tenaganya si bapak itu menaiki atap rumahnya dan duduk diatas gentingnya. Tak berapa lama kemudian datanglah helikopter milik team penyelamat yang mencoba mengevakuasi sisa-sisa penduduk yang mungkin masih tertinggal. Ketika melihat si bapak itu, helikopter team penyelamat mendekat dan coba mengevakuasi si bapak. Namun bapak itu tetap menolak, dan masih yakin bahwa Tuhan itu Maha Penyayang. Singkat cerita beberapa saat kemudian si bapak itu dan kampungnya tenggelam ditelan air bah yang semakin meninggi.

Di akhirat si bapak tadi dengan perasaan geram dan marah mendatangi malaikat yang bertugas disana. “Hai kat…!!! Aku ini kan sudah rajin sembahyang, kenapa Tuhan tidak mau menolong aku?” katanya dengan membentak. Si malaikat pun berkata, “Gak mau nolong gimana? DIA sudah kirim tetangga-tetanggamu untuk mengingatkanmu, kau tidak percaya. Kemudian DIA kirim perahu karet, kamu menolak. Dan terakhir DIA kirim helikopter, eh… malah kamu usir. DIA pikir kamu emang mau mati…”

Rekan-rekan diskusi yang budiman, dari cerita diatas dapatkah rekan-rekan melihat suatu polanya? Si bapak yang rajin sembahyang itu berdoa minta pertolongan Tuhan, kemudian Tuhan mengirim pertolongan melalui orang-orang disekitarnya. Namun si bapak itu tidak bisa membaca tanda-tanda yang dikirimkanNYA untuk mengabulkan permintaannya. Dia kurang jeli dan peka melihat tanda-tanda yang Tuhan kirimkan sehingga tidak mengambil tindakan nyata dari semua peluang yang ada.

Jika si bapak lebih jeli dan kemudian mengikuti petunjuk yang Tuhan berikan melalui kesempatan-kesempatan yang DIA kirimkan, pasti si bapak itu akan selamat dan bergumam “INILAH KEAJAIBAN TUHAN”. Namun karena dia kurang jeli melihat dan memanfaatkan tanda-tanda itu maka dia jadi tidak tertolong lagi dan mungkin beranggapan “INILAH KESIALAN SAYA”.

Jadi bahwa selain keajaiban itu ilmiah dan berpola, kesialan juga ilmiah dan berpola. Dan pola dari masing-masing orang itu berbeda satu sama lain. Jadi coba sekarang kita ingat-ingat apa keinginan kita dimasa lalu yang begitu kuat yang ingin kita wujudkan dan akhirnya terwujud. Catat dalam selembar kertas, kemudian ingat-ingat lagi kejadian-kejadian selanjutnya yang mendatangi kita yang ada hubungannya dengan kinginan kita itu. Terus catat juga tindakan dan keputusan apa yang kita lakukan untuk mencapai keinginan kita itu.

Tidak perlu keinginan-keinginan besar. Yang kecil-kecil juga bisa. Saya ingat cerita salah satu teman saya beberapa tahun lalu. Saat itu dia belum lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan kecil, perusahaan keluarga. Setiap gajian bosnya selalu memanggilnya kemudian memberinya gaji langsung dari sakunya. Tanpa amplop. Tanpa menanda tangani slip gaji apapun. Kemudian teman saya itu berpikir “Pasti enak ya rasanya kalo kerja di perusahaan yang ada seragam untuk karyawannya dan pada saat gajian uangnya ditransfer ke rekening kita oleh perusahaan.” Entah bagaimana ceritanya impiannya itu kini terwujud. Persis sama dengan yang dia impikan. Jadi gak mesti impian-impian besar yang kecil-kecil dulu.

Jadi catat semua yang anda ingat. Baik itu keinginan kita, kesempatan yang menghampiri kita, orang-orang yang membantu kita serta tindakan dan keputusan yang kita ambil sehingga impian kita itu terwujud. Catat semua. Temukan kemiripannya. Temukan polanya.

Demikian juga dengan keinginan-keinginan kita yang belum terwujud. Catat itu semua. Catat kejadian-kejadian dan kesempatan yang menghampiri kita. Serta catat pula tindakan yang kita lakukan sehingga keinginan kita itu semakin menjauh dari kita. Catat semua hal-hal salah yang telah kita perbuat sehingga keinginan kita itu tidak terwujud.

Awalnya memang sulit. Tapi dengan latihan kita akan menjadi lebih jeli dan lebih peka dalam melihat tanda-tandaNYA,sehingga polanya pun akan semakin jelas terlihat.

INCREASE YOUR LUCK FACTOR
Sekarang kita bicara mengenai FAKTOR KEBERUNTUNGAN. Mungkin ini hal yang asing buat teman-teman, tapi coba lihat sekeliling kita. Banyak sekali orang-orang yang hidupnya penuh dengan keberuntungan, Tour Perusahaan dapat hadiah ke dua, agustusan dapet yang pertama, beli kopi, beli permen, beli roti, bahkan beli kacang pun dapet hadiah uang. Namun  ada juga orang-orang yang kemanapun dia melangkah, ia akan bertemu dengan kesialan. Ada yang dari bayi sampai sekarang belum pernah menang undian sama sekali, baik di acara agustusan, ultah sekolah, acara jalan santai, sepeda santai dll. Nah, saya punya  Berita baik buat temen-temen, ternyata keberuntungan bisa kita rubah, bahkan kita tingkatkan. Bagi yang belum percaya silakan beli bukunya Richard Fiseman yang judulnya The Luck Factor.

Oke langsung saja kita bahas tips-tips sederhananya:

1. Selalu dengarkan suara hati. (Intuisi)
Seringkali setiap kita mau melakukan sesuatu, selalu muncul rasa takut, ragu ragu, malas, bahkan tidak sedikit yang menunda-nunda. Tanya kembali intuisi anda, apakah perasaan yang muncul itu penghambat atau bisikan setan saja. Bahkan seringkali intuisi yang tajam juga sanggup memprediksi tingkat keberhasilanya. Dan kadang intuisi seperti ini muncul tiba-tiba. Mungkin ketika kita lagi tidur-tiduran, entah kenapa seperti ada bisikan yang mengajak kita berjalan ke suatu tempat, coba ikuti saja dan lihat apa yang terjadi. (baca artikel : Mempertajam Intuisi)

2. Optimis Vs Pesimis.
Misalkan saja di kampung ada berita, telah jatuh sekotak uang dari pesawat yang kemungkinan terbesarnya jatuh di puncak gunung kampung itu. Siapa yang bisa menemukan akan di beri separo dari jumlah uang itu. Coba kalau teman teman jadi warga kampung, kalimat apa yang muncul dalam pikiran?. Mungkin gini, “ah paling itu berita bohong”, “sukur kalau di gunung itu kalau di gunung yang lain, dapet cape doank kita”, “jangan-jangan uangnya cuma ceban, rugi donk”, “ ya kalau isinya uang, kalau bom”, mungkin ada temen-temen yang suka bersikap begini. Lihatlah bahkan baru denger pengumuman dan belum melakukan apa-apa sudah menderita luar biasa. Ini adalah orang pesimis. Untuk orang optimis tentu teman-teman sudah bisa memiliki gambaran.

3. Ambil Hikmah setiap kejadian.
Misalkan kita kena sariawan, trus mengeluh “sariawan sialan”, apakah sembuh? Gak bakalan. Bisa jadi ketika mengeluh pikiran bawah sadar menerima keluhan temen teman dan jangan heran kalau selalu kena sariawan. Ingat teori the secret, “like Attract like”. Ketika di pikiran bawah sadar kita ada kata sariawan maka itulah yang akan kita terima. Maka jangan heran hati yang penuh kasih sayang akan menarik lebih banyak kasih sayang. Like Attract Like. Alih alih mengeluh karena sariawan mending liat apa yang ada di balik sariawan ini. Oh…ternyata sistim kekebalan tubuh kita sedang lemah, kita kurang vitamin c, sayuran, kurang air putih dan badan kita kurang olahraga sehingga metabolism tubuh kita tidah sempurna. Apalagi yang kerjaanya duduk aja di depan computer. Jadi sariawan juga membawa peringatan, jadi konyol sekali kalau menyikapinya dengan keluhan. Begitu juga dengan banyak hal yang lain.

Sekarang tips sederhana MENINGKATKAN keberuntungan:
Sebelum tidur ambil pena dan kertas, usahakan suasana tenang. Tulis semua keberuntungan yang temen-temen semua dapatkan di hari ini. Kalau merasa tidak ada, cek lagi. Misal hari ini aku bangun lebih pagi dengan badan yang segar, saya datang ke kantor tepat waktu tanpa kemacetan, saya ketemu cewe cantik dan senyum walau belum berani menyapa, di busway dapat kenalan baru yang aduhai bodinya, dll tulis semua. Misalnya ban bocor gimana? Cari untungnya misalnya untung bawa serep, atau untung deket tukang tambal ban bukan di hutan belantara yang penuh macan, untung bawa uang sehingga bisa minta tolong orang buat ganti ban. Untung cuma ban yang bocor, coba kalau radiator, dll. Kenapa harus di tulis, percaya gak percaya dengan di tulis daya ungkit keberuntunganya bisa 20x lipat dari pada di pikirkan saja.

Rasakan kebahagiaan dengan mensyukuri semua yang sudah teman-teman tulis. Baca sekali lagi dan bener-bener rasakan energi kesyukuran itu. Terakhir ucapkan “dan esok aku akan lebih beruntung lagi”. Dan silakan tidur.

Tips pamungkas meningkatkan keberuntungan adalah dengan amal sedekah, apalagi sedekah yang bikin surprise. Misalnya ada pengamen, kita jarang sekali ngasih, trus kita kasih seribu. Itu namanya biasa. Coba kasih lima ribu, teman teman pasti bisa tebak gimana perasaan sang pengamen ketika memegang uang kita. Perasaan-perasaan orang lain seperti ini bisa menghindarkan kita dari kesialan dan musibah, kok bisa? Saya juga kurang tau, yang pasti sudah banyak buktinya. Kalau saya sering gini, misalnya naik ojeg dari cengkareng ke rumah. Biasanya tukang ojeg minta 10.000, aku tawar habis-habisan sampai dia mau nganterin dengan 7000. Sampai di rumah aku kasih 15.000, sambil bilang gini, “sisanya biar buat jajan putranya Pak”. Kalau temen-temen sempat melihat wajah bapak ini, matanya berbinar, senyumnya kaget seakan tak percaya, mungkin bapak ini sudah membayangkan wajah putranya yang bahagia mendapat tambahan uang jajan. Dan bagaimana dengan perasaan kita sendiri? Coba saja sendiri, terlalu indah untuk di ceritakan di sini….

Coba tips yang sebelum tidur selama 2 minggu dan siap-siap dengan keberuntunyan baru yang sangat mengejutkan. Bingung atau kurang jelas, tanya saja….
Semoga bermanfaat……

Iklan

>LUCK FACTOR : Mengenali Datangnya Keajaiban & Tingkatkan Keberuntungan

>

[www.sangpemenang.com] Para ahli neuroscience serta mereka yang ahli dalam menerapkan LoA berpendapat bahwa keajaiban itu ilmiah dan keajaiban itu perpola. Jadi karena keajaiban(kemudahan Tuhan) itu ilmiah dan berpola maka bisa diulangi lagi sesering kita mau asal kita mengikuti hukum-hukum LoA.

Yang kita butuhkan adalah kejelian, intuisi,dan kepekaan terhadap tanda-tanda yang diberikanNYA dari doa-doa/keinginan/impian kita serta tindakan riil yang kita ambil begitu melihat tanda-tandaNYA. Kejelian dan kepekaan kita dalam melihat tanda-tandanya akan mempengaruhi tindakan yang kita ambil. Kita mungkin sering melihat tanda-tanda dari NYA namun kita tidak punya kejelian dalam membacanya. Seperti diibaratkan seorang pengendara mobil di persimpangan jalan yang sudah melihat tanda “DILARANG BELOK KANAN” tapi tetap saja memaksa belok kanan. Dan hasilnya dia malah kena tilang Polisi.

Ada satu cerita tentang seorang bapak yang sangat rajin beribadah kepada Tuhan. Suatu hari kampung tempat si bapak tinggal itu mengalami hujan yang sangat deras selama berhari-hari. Hal ini menyebabkan sungai di kampung itu airnya meluab hingga setinggi mata kaki. Orang-orang pada panik dan saling mengingatkan warga tentang bahaya meluabnya air sungai tadi. Si bapak yang rajin sembahyang itu juga diingatkan oleh tetangga untuk hati-hati, namun si bapak itu malah berkata “Tenang, Tuhan Maha Pemurah, dia tidak akan mencelakai hambaNYA”.

Beberapa jam kemudian tinggi air dari sungai yang meluab itu sudah mencapai setinggi dada orang dewasa. Penduduk kampung mulai mengungsi. Team penolong pun datang menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi penduduk ke tempat yang lebih aman. Saat tiba dirumah si bapak itu, team penolong mencoba mengajak si bapak naik perahu karet. Namun si bapak menolak karena dia yakin bahwa Tuhan itu Maha Penolong, jadi pasti dia akan selamat dengan pertolonganNYA.

Menjelang subuh tinggi air di kampung itu sudah mencapai genting rumah. Dengan sisa-sisa tenaganya si bapak itu menaiki atap rumahnya dan duduk diatas gentingnya. Tak berapa lama kemudian datanglah helikopter milik team penyelamat yang mencoba mengevakuasi sisa-sisa penduduk yang mungkin masih tertinggal. Ketika melihat si bapak itu, helikopter team penyelamat mendekat dan coba mengevakuasi si bapak. Namun bapak itu tetap menolak, dan masih yakin bahwa Tuhan itu Maha Penyayang. Singkat cerita beberapa saat kemudian si bapak itu dan kampungnya tenggelam ditelan air bah yang semakin meninggi.

Di akhirat si bapak tadi dengan perasaan geram dan marah mendatangi malaikat yang bertugas disana. “Hai kat…!!! Aku ini kan sudah rajin sembahyang, kenapa Tuhan tidak mau menolong aku?” katanya dengan membentak. Si malaikat pun berkata, “Gak mau nolong gimana? DIA sudah kirim tetangga-tetanggamu untuk mengingatkanmu, kau tidak percaya. Kemudian DIA kirim perahu karet, kamu menolak. Dan terakhir DIA kirim helikopter, eh… malah kamu usir. DIA pikir kamu emang mau mati…”

Rekan-rekan diskusi yang budiman, dari cerita diatas dapatkah rekan-rekan melihat suatu polanya? Si bapak yang rajin sembahyang itu berdoa minta pertolongan Tuhan, kemudian Tuhan mengirim pertolongan melalui orang-orang disekitarnya. Namun si bapak itu tidak bisa membaca tanda-tanda yang dikirimkanNYA untuk mengabulkan permintaannya. Dia kurang jeli dan peka melihat tanda-tanda yang Tuhan kirimkan sehingga tidak mengambil tindakan nyata dari semua peluang yang ada.

Jika si bapak lebih jeli dan kemudian mengikuti petunjuk yang Tuhan berikan melalui kesempatan-kesempatan yang DIA kirimkan, pasti si bapak itu akan selamat dan bergumam “INILAH KEAJAIBAN TUHAN”. Namun karena dia kurang jeli melihat dan memanfaatkan tanda-tanda itu maka dia jadi tidak tertolong lagi dan mungkin beranggapan “INILAH KESIALAN SAYA”.

Jadi bahwa selain keajaiban itu ilmiah dan berpola, kesialan juga ilmiah dan berpola. Dan pola dari masing-masing orang itu berbeda satu sama lain. Jadi coba sekarang kita ingat-ingat apa keinginan kita dimasa lalu yang begitu kuat yang ingin kita wujudkan dan akhirnya terwujud. Catat dalam selembar kertas, kemudian ingat-ingat lagi kejadian-kejadian selanjutnya yang mendatangi kita yang ada hubungannya dengan kinginan kita itu. Terus catat juga tindakan dan keputusan apa yang kita lakukan untuk mencapai keinginan kita itu.

Tidak perlu keinginan-keinginan besar. Yang kecil-kecil juga bisa. Saya ingat cerita salah satu teman saya beberapa tahun lalu. Saat itu dia belum lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan kecil, perusahaan keluarga. Setiap gajian bosnya selalu memanggilnya kemudian memberinya gaji langsung dari sakunya. Tanpa amplop. Tanpa menanda tangani slip gaji apapun. Kemudian teman saya itu berpikir “Pasti enak ya rasanya kalo kerja di perusahaan yang ada seragam untuk karyawannya dan pada saat gajian uangnya ditransfer ke rekening kita oleh perusahaan.” Entah bagaimana ceritanya impiannya itu kini terwujud. Persis sama dengan yang dia impikan. Jadi gak mesti impian-impian besar yang kecil-kecil dulu.

Jadi catat semua yang anda ingat. Baik itu keinginan kita, kesempatan yang menghampiri kita, orang-orang yang membantu kita serta tindakan dan keputusan yang kita ambil sehingga impian kita itu terwujud. Catat semua. Temukan kemiripannya. Temukan polanya.

Demikian juga dengan keinginan-keinginan kita yang belum terwujud. Catat itu semua. Catat kejadian-kejadian dan kesempatan yang menghampiri kita. Serta catat pula tindakan yang kita lakukan sehingga keinginan kita itu semakin menjauh dari kita. Catat semua hal-hal salah yang telah kita perbuat sehingga keinginan kita itu tidak terwujud.

Awalnya memang sulit. Tapi dengan latihan kita akan menjadi lebih jeli dan lebih peka dalam melihat tanda-tandaNYA,sehingga polanya pun akan semakin jelas terlihat.

INCREASE YOUR LUCK FACTOR
Sekarang kita bicara mengenai FAKTOR KEBERUNTUNGAN. Mungkin ini hal yang asing buat teman-teman, tapi coba lihat sekeliling kita. Banyak sekali orang-orang yang hidupnya penuh dengan keberuntungan, Tour Perusahaan dapat hadiah ke dua, agustusan dapet yang pertama, beli kopi, beli permen, beli roti, bahkan beli kacang pun dapet hadiah uang. Namun  ada juga orang-orang yang kemanapun dia melangkah, ia akan bertemu dengan kesialan. Ada yang dari bayi sampai sekarang belum pernah menang undian sama sekali, baik di acara agustusan, ultah sekolah, acara jalan santai, sepeda santai dll. Nah, saya punya  Berita baik buat temen-temen, ternyata keberuntungan bisa kita rubah, bahkan kita tingkatkan. Bagi yang belum percaya silakan beli bukunya Richard Fiseman yang judulnya The Luck Factor.

Oke langsung saja kita bahas tips-tips sederhananya:

1. Selalu dengarkan suara hati. (Intuisi)
Seringkali setiap kita mau melakukan sesuatu, selalu muncul rasa takut, ragu ragu, malas, bahkan tidak sedikit yang menunda-nunda. Tanya kembali intuisi anda, apakah perasaan yang muncul itu penghambat atau bisikan setan saja. Bahkan seringkali intuisi yang tajam juga sanggup memprediksi tingkat keberhasilanya. Dan kadang intuisi seperti ini muncul tiba-tiba. Mungkin ketika kita lagi tidur-tiduran, entah kenapa seperti ada bisikan yang mengajak kita berjalan ke suatu tempat, coba ikuti saja dan lihat apa yang terjadi. (baca artikel : Mempertajam Intuisi)

2. Optimis Vs Pesimis.
Misalkan saja di kampung ada berita, telah jatuh sekotak uang dari pesawat yang kemungkinan terbesarnya jatuh di puncak gunung kampung itu. Siapa yang bisa menemukan akan di beri separo dari jumlah uang itu. Coba kalau teman teman jadi warga kampung, kalimat apa yang muncul dalam pikiran?. Mungkin gini, “ah paling itu berita bohong”, “sukur kalau di gunung itu kalau di gunung yang lain, dapet cape doank kita”, “jangan-jangan uangnya cuma ceban, rugi donk”, “ ya kalau isinya uang, kalau bom”, mungkin ada temen-temen yang suka bersikap begini. Lihatlah bahkan baru denger pengumuman dan belum melakukan apa-apa sudah menderita luar biasa. Ini adalah orang pesimis. Untuk orang optimis tentu teman-teman sudah bisa memiliki gambaran.

3. Ambil Hikmah setiap kejadian.
Misalkan kita kena sariawan, trus mengeluh “sariawan sialan”, apakah sembuh? Gak bakalan. Bisa jadi ketika mengeluh pikiran bawah sadar menerima keluhan temen teman dan jangan heran kalau selalu kena sariawan. Ingat teori the secret, “like Attract like”. Ketika di pikiran bawah sadar kita ada kata sariawan maka itulah yang akan kita terima. Maka jangan heran hati yang penuh kasih sayang akan menarik lebih banyak kasih sayang. Like Attract Like. Alih alih mengeluh karena sariawan mending liat apa yang ada di balik sariawan ini. Oh…ternyata sistim kekebalan tubuh kita sedang lemah, kita kurang vitamin c, sayuran, kurang air putih dan badan kita kurang olahraga sehingga metabolism tubuh kita tidah sempurna. Apalagi yang kerjaanya duduk aja di depan computer. Jadi sariawan juga membawa peringatan, jadi konyol sekali kalau menyikapinya dengan keluhan. Begitu juga dengan banyak hal yang lain.

Sekarang tips sederhana MENINGKATKAN keberuntungan:
Sebelum tidur ambil pena dan kertas, usahakan suasana tenang. Tulis semua keberuntungan yang temen-temen semua dapatkan di hari ini. Kalau merasa tidak ada, cek lagi. Misal hari ini aku bangun lebih pagi dengan badan yang segar, saya datang ke kantor tepat waktu tanpa kemacetan, saya ketemu cewe cantik dan senyum walau belum berani menyapa, di busway dapat kenalan baru yang aduhai bodinya, dll tulis semua. Misalnya ban bocor gimana? Cari untungnya misalnya untung bawa serep, atau untung deket tukang tambal ban bukan di hutan belantara yang penuh macan, untung bawa uang sehingga bisa minta tolong orang buat ganti ban. Untung cuma ban yang bocor, coba kalau radiator, dll. Kenapa harus di tulis, percaya gak percaya dengan di tulis daya ungkit keberuntunganya bisa 20x lipat dari pada di pikirkan saja.

Rasakan kebahagiaan dengan mensyukuri semua yang sudah teman-teman tulis. Baca sekali lagi dan bener-bener rasakan energi kesyukuran itu. Terakhir ucapkan “dan esok aku akan lebih beruntung lagi”. Dan silakan tidur.

Tips pamungkas meningkatkan keberuntungan adalah dengan amal sedekah, apalagi sedekah yang bikin surprise. Misalnya ada pengamen, kita jarang sekali ngasih, trus kita kasih seribu. Itu namanya biasa. Coba kasih lima ribu, teman teman pasti bisa tebak gimana perasaan sang pengamen ketika memegang uang kita. Perasaan-perasaan orang lain seperti ini bisa menghindarkan kita dari kesialan dan musibah, kok bisa? Saya juga kurang tau, yang pasti sudah banyak buktinya. Kalau saya sering gini, misalnya naik ojeg dari cengkareng ke rumah. Biasanya tukang ojeg minta 10.000, aku tawar habis-habisan sampai dia mau nganterin dengan 7000. Sampai di rumah aku kasih 15.000, sambil bilang gini, “sisanya biar buat jajan putranya Pak”. Kalau temen-temen sempat melihat wajah bapak ini, matanya berbinar, senyumnya kaget seakan tak percaya, mungkin bapak ini sudah membayangkan wajah putranya yang bahagia mendapat tambahan uang jajan. Dan bagaimana dengan perasaan kita sendiri? Coba saja sendiri, terlalu indah untuk di ceritakan di sini….

Coba tips yang sebelum tidur selama 2 minggu dan siap-siap dengan keberuntunyan baru yang sangat mengejutkan. Bingung atau kurang jelas, tanya saja….
Semoga bermanfaat……

Mengenal Hipnotis Modern

Apakah hipnotis itu?
Hipnotis adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia. Dalam literatur barat, hipnotis disebut “hypnosis” atau “hypnotism” yang berasal kata “hypnos”, nama dewa tidur dalam mitologi Yunani Kuno. Dulu ilmu hipnotis tidak ada namanya, sampai pada tahun 1940-an seorang dokter inggris, James Braid, memberi nama “hypnotism” karena ia mengira kondisi trance itu sama dengan tidur. Namun akhirnya James Braid menyadari bahwa kondisi trance tidak sama dengan tidur. Seorang yang mengalami trance masih sadar dan masih mendengar seperti biasa yang mana hal itu tidak terjadi ketika seseorang tidur. Untuk itu, James Braid mencoba mengganti nama hypnotism menjadi monoideaism yang artinya suatu kondisi dimana seseorang sangat fokus pada suatu ide sehingga mengabaikan sekitarnya. Namun karena nama hypnotism terlanjur populer, maka istilah monoideaism menjadi tidak terkenal. Jadi, sebenarnya hypnosis atau hypnotism adalah nama yang kurang tepat untuk ilmu ini.

Apakah hipnotis menggunakan kekuatan supranatural?
TIDAK. hipnotis adalah ilmu pengetahuan ilmiah walaupun terlihat misterius bagi orang yang belum mengenalnya. Seorang ahli hipnotis tidak memakai kekuatan supranatural, gaib, mistik, atau bantuan makhluk halus. hipnotis menggunakan sugesti atau pengaruh kata-kata yang disampaikan dengan teknik-teknik tertentu. Satu-satunya kekuatan dalam hipnotis adalah komunikasi. Saya hanya bisa menghipnotis Anda jika Anda memahami bahasa yang saya gunakan. Saya tidak bisa menghipnotis orang Inggris dengan Bahasa Indonesia, kecuali orang Inggris itu paham Bahasa Indonesia.

Seperti apa rasanya dalam kondisi hipnotis?
Banyak orang yang belum tahu hipnotis, menganggap bahwa kondisi hipnotis itu sama dengan tidur atau pingsan. Sebenarnya, kondisi hipnotis adalah kondisi relaksasi pikiran yang biasanya disertai relaksasi tubuh seperti ketika Anda merilekskan tubuh Anda menuju tidur di malam hari. Ketika Anda dihipnotis, Anda akan merasakan seluruh tubuh rileks, pikiran fokus, perasaan damai, dan Anda tetap bisa mendengar suara di sekitar Anda.

Apakah hipnotis sama dengan menguasai pikiran orang lain?
TIDAK. Misalkan saya menghipnotis Anda. Meskipun Anda berada dalam kondisi hipnotis, bukan berarti Anda akan melaksanakan semua perintah saya. Pikiran bawah sadar tetap melindungi Anda dari sugesti yang merugikan dan melanggar keyakinan yang Anda anut. Misalnya, saya memerintahkan Anda untuk memotong jari Anda sendiri atau meludahi kitab suci agama Anda, maka Anda pasti menolak, bahkan Anda langsung terbangun dari hipnotis. Jika saya menghipnotis Anda, bukan berarti saya menguasai pikiran Anda. Memang benar sugesti akan sangat kuat pengaruhnya pada pikiran Anda, tetapi hanya sugesti yang tidak merugikan dan tidak melanggar keyakinan Anda.

Apakah hipnotis bisa digunakan untuk kejahatan?
TIDAK. Hasil penelitian oleh para pakar hipnotis menyatakan bahwa hipnotis tidak bisa digunakan untuk kejahatan. Aksi kejahatan yang sering diberitakan sebagai “kejahatan hipnotis” sebenarnya tidak menggunakan hipnotis. Media masa dan masyarakat menyebut-nya sebagai hipnotis karena mereka belum tahu hipnotis yang sebenarnya. Menurut pengamatan saya, aksi-aksi kejahatan yang diberitakan sebagai “kejahatan hipnotis itu” tidak lain hanya penipuan atau perampasan yang menggunakan obat tidur / obat bius.

Apa syarat orang yang bisa dihipnotis?
Banyak orang menganggap bahwa orang yang bisa dihipnotis adalah orang yang bodoh atau lemah pikirannya. Ini adalah anggapan yang salah. Faktanya, seseorang hanya bisa dihipnotis apabila orang tersebut cukup cerdas, mampu berkonsentrasi dan bisa berimajinasi. Hypnosis tidak bisa diterapkan kepada orang gila, idiot, orang tuli, atau anak kecil yang belum bisa berkomunikasi dua arah. Semakin cerdas seseorang semakin mudah dihipnotis. Jadi, jangan gembira kalau Anda merasa tidak akan bisa dihipnotis.

Apakah hipnotis bisa digunakan untuk memaksa orang lain?
Hipnotis tidak bisa terjadi karena paksaan. Seseorang hanya bisa terhipnotis apabila dia mau mengikuti perintah sang ahli hipnotis. Hipnotis adalah teknik persuasi atau seni berkomunikasi untuk membujuk seseorang melakukan apa yang kita perintahkan. Jika Anda memperhatikan pertunjukan hipnotis di Televisi, seseorang yang akan dihipnotis adalah orang yang bersedia dihipnotis dan bersedia tampil dalam acara Televisi. Mereka (orang yang dihipnotis) tahu kalau akan dihipnotis dan tahu dirinya sedang disorot kamera. Dari awal mereka sudah bersedia mengikuti perintah sang ahli hipnotis. Mereka pun sudah tahu bahwa mungkin mereka akan “dipermainkan” apabila mereka mau dihipnotis. Namun karena mereka ingin masuk Televisi atau karena ingin mencoba rasanya dihipnotis atau karena motivasi lainnya (misalnya imbalan uang), maka mereka bersedia “dipermainkan”.

Adakah gelar khusus untuk praktisi hipnotis?
Seseorang yang ahli dalam hipnotis disebut “hypnostist”, sedangkan orang yang mampu melakukan terapi penyembuhan dengan hipnotis disebut “hypnotherapist”. Seseorang yang bisa menghipnotis belum tentu bisa melakukan terapi hipnotis dengan benar dan aman. Karena terapi hipnotis atau hipnoterapi tidak sekedar memberi perintah seperti dalam pertunjukan hipnotis. Seorang hypnotherapist harus memahami pikiran manusia, dasar-dasar psikologi, dan pengetahuan yang mendalam terhadap masalah yang ditanganinya. Tidak semua orang yang mengaku sebagai hypnotherapist punya kemampuan yang sama baiknya. Maka dari itu, Anda harus pandai memilih hypnotherapist yang kompeten dan bisa diandalkan.

Apa saja manfaat hipnotis?
Hipnotis adalah ilmu untuk “memprogram pikiran bawah sadar”. Manfaat hipnotis amat sangat banyak sekali. Sampai-sampai saya tidak bisa membatasi apa saja yang bisa atau tidak bisa dibantu dengan hipnotis. Hipnotis bisa berperan dalam segala masalah yang berkaitan dengan pikiran dan perasaan. Hipnotis bisa digunakan untuk hiburan, mengubah perilaku, menghilangkan kebiasaan buruk, motivasi sukes, mengingkatkan kepercayaan diri, mengontrol perasaan, menyembuhkan penyakit, mengatasi rasa sakit, memaksimalkan kemampuan otak, dan masih banyak lagi.

Apa efek samping setelah dihipnotis ?
Hipnotis sangat aman apabila dilakukan oleh orang yang kompeten bidang ini. Sama sekali tidak ada efek samping yang merugikan apabila hipnotis yang sudah terlatih dengan baik. Mungkin Anda takut tidak bisa bangun dari hipnotis atau takut akan kehilangan ingatan Anda setelah bangun dari kondisi hipnotis. Namun faktanya, tidak pernah ada orang yang tidak bisa bangun dari hipnotis atau menjadi lupa ingatan karena hipnotis. Sebaliknya, hipnotis memberi efek samping positif yaitu meningkatnya konsentrasi orang yang dihipnotis.

Apa bedanya hipnotis, hipnotisme, hipnosis, hypnotism dan hypnosis?
Tidak ada bedanya. Semua itu hanyalah istilah-istilah yang berbeda untuk menyebut suatu hal yang sama. Kata hipnotis, hipnotisme dan hipnosis dipakai di Indonesia. Sedangkan kata hypnotism dan hypnosis dipakai dalam Bahasa Inggris. Di Malaysia istilah hipnotis kurang dikenal oleh masyarakat. Orang malaysia menyebut hipnotis dengan nama “Pukau”. [www.masterhipnotis.com]

DOWNLOAD BUKU HIPNOTIS DI SINI…………

>Mengenal Hipnotis Modern

>

Apakah hipnotis itu?
Hipnotis adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia. Dalam literatur barat, hipnotis disebut “hypnosis” atau “hypnotism” yang berasal kata “hypnos”, nama dewa tidur dalam mitologi Yunani Kuno. Dulu ilmu hipnotis tidak ada namanya, sampai pada tahun 1940-an seorang dokter inggris, James Braid, memberi nama “hypnotism” karena ia mengira kondisi trance itu sama dengan tidur. Namun akhirnya James Braid menyadari bahwa kondisi trance tidak sama dengan tidur. Seorang yang mengalami trance masih sadar dan masih mendengar seperti biasa yang mana hal itu tidak terjadi ketika seseorang tidur. Untuk itu, James Braid mencoba mengganti nama hypnotism menjadi monoideaism yang artinya suatu kondisi dimana seseorang sangat fokus pada suatu ide sehingga mengabaikan sekitarnya. Namun karena nama hypnotism terlanjur populer, maka istilah monoideaism menjadi tidak terkenal. Jadi, sebenarnya hypnosis atau hypnotism adalah nama yang kurang tepat untuk ilmu ini.

Apakah hipnotis menggunakan kekuatan supranatural?
TIDAK. hipnotis adalah ilmu pengetahuan ilmiah walaupun terlihat misterius bagi orang yang belum mengenalnya. Seorang ahli hipnotis tidak memakai kekuatan supranatural, gaib, mistik, atau bantuan makhluk halus. hipnotis menggunakan sugesti atau pengaruh kata-kata yang disampaikan dengan teknik-teknik tertentu. Satu-satunya kekuatan dalam hipnotis adalah komunikasi. Saya hanya bisa menghipnotis Anda jika Anda memahami bahasa yang saya gunakan. Saya tidak bisa menghipnotis orang Inggris dengan Bahasa Indonesia, kecuali orang Inggris itu paham Bahasa Indonesia.

Seperti apa rasanya dalam kondisi hipnotis?
Banyak orang yang belum tahu hipnotis, menganggap bahwa kondisi hipnotis itu sama dengan tidur atau pingsan. Sebenarnya, kondisi hipnotis adalah kondisi relaksasi pikiran yang biasanya disertai relaksasi tubuh seperti ketika Anda merilekskan tubuh Anda menuju tidur di malam hari. Ketika Anda dihipnotis, Anda akan merasakan seluruh tubuh rileks, pikiran fokus, perasaan damai, dan Anda tetap bisa mendengar suara di sekitar Anda.

Apakah hipnotis sama dengan menguasai pikiran orang lain?
TIDAK. Misalkan saya menghipnotis Anda. Meskipun Anda berada dalam kondisi hipnotis, bukan berarti Anda akan melaksanakan semua perintah saya. Pikiran bawah sadar tetap melindungi Anda dari sugesti yang merugikan dan melanggar keyakinan yang Anda anut. Misalnya, saya memerintahkan Anda untuk memotong jari Anda sendiri atau meludahi kitab suci agama Anda, maka Anda pasti menolak, bahkan Anda langsung terbangun dari hipnotis. Jika saya menghipnotis Anda, bukan berarti saya menguasai pikiran Anda. Memang benar sugesti akan sangat kuat pengaruhnya pada pikiran Anda, tetapi hanya sugesti yang tidak merugikan dan tidak melanggar keyakinan Anda.

Apakah hipnotis bisa digunakan untuk kejahatan?
TIDAK. Hasil penelitian oleh para pakar hipnotis menyatakan bahwa hipnotis tidak bisa digunakan untuk kejahatan. Aksi kejahatan yang sering diberitakan sebagai “kejahatan hipnotis” sebenarnya tidak menggunakan hipnotis. Media masa dan masyarakat menyebut-nya sebagai hipnotis karena mereka belum tahu hipnotis yang sebenarnya. Menurut pengamatan saya, aksi-aksi kejahatan yang diberitakan sebagai “kejahatan hipnotis itu” tidak lain hanya penipuan atau perampasan yang menggunakan obat tidur / obat bius.

Apa syarat orang yang bisa dihipnotis?
Banyak orang menganggap bahwa orang yang bisa dihipnotis adalah orang yang bodoh atau lemah pikirannya. Ini adalah anggapan yang salah. Faktanya, seseorang hanya bisa dihipnotis apabila orang tersebut cukup cerdas, mampu berkonsentrasi dan bisa berimajinasi. Hypnosis tidak bisa diterapkan kepada orang gila, idiot, orang tuli, atau anak kecil yang belum bisa berkomunikasi dua arah. Semakin cerdas seseorang semakin mudah dihipnotis. Jadi, jangan gembira kalau Anda merasa tidak akan bisa dihipnotis.

Apakah hipnotis bisa digunakan untuk memaksa orang lain?
Hipnotis tidak bisa terjadi karena paksaan. Seseorang hanya bisa terhipnotis apabila dia mau mengikuti perintah sang ahli hipnotis. Hipnotis adalah teknik persuasi atau seni berkomunikasi untuk membujuk seseorang melakukan apa yang kita perintahkan. Jika Anda memperhatikan pertunjukan hipnotis di Televisi, seseorang yang akan dihipnotis adalah orang yang bersedia dihipnotis dan bersedia tampil dalam acara Televisi. Mereka (orang yang dihipnotis) tahu kalau akan dihipnotis dan tahu dirinya sedang disorot kamera. Dari awal mereka sudah bersedia mengikuti perintah sang ahli hipnotis. Mereka pun sudah tahu bahwa mungkin mereka akan “dipermainkan” apabila mereka mau dihipnotis. Namun karena mereka ingin masuk Televisi atau karena ingin mencoba rasanya dihipnotis atau karena motivasi lainnya (misalnya imbalan uang), maka mereka bersedia “dipermainkan”.

Adakah gelar khusus untuk praktisi hipnotis?
Seseorang yang ahli dalam hipnotis disebut “hypnostist”, sedangkan orang yang mampu melakukan terapi penyembuhan dengan hipnotis disebut “hypnotherapist”. Seseorang yang bisa menghipnotis belum tentu bisa melakukan terapi hipnotis dengan benar dan aman. Karena terapi hipnotis atau hipnoterapi tidak sekedar memberi perintah seperti dalam pertunjukan hipnotis. Seorang hypnotherapist harus memahami pikiran manusia, dasar-dasar psikologi, dan pengetahuan yang mendalam terhadap masalah yang ditanganinya. Tidak semua orang yang mengaku sebagai hypnotherapist punya kemampuan yang sama baiknya. Maka dari itu, Anda harus pandai memilih hypnotherapist yang kompeten dan bisa diandalkan.

Apa saja manfaat hipnotis?
Hipnotis adalah ilmu untuk “memprogram pikiran bawah sadar”. Manfaat hipnotis amat sangat banyak sekali. Sampai-sampai saya tidak bisa membatasi apa saja yang bisa atau tidak bisa dibantu dengan hipnotis. Hipnotis bisa berperan dalam segala masalah yang berkaitan dengan pikiran dan perasaan. Hipnotis bisa digunakan untuk hiburan, mengubah perilaku, menghilangkan kebiasaan buruk, motivasi sukes, mengingkatkan kepercayaan diri, mengontrol perasaan, menyembuhkan penyakit, mengatasi rasa sakit, memaksimalkan kemampuan otak, dan masih banyak lagi.

Apa efek samping setelah dihipnotis ?
Hipnotis sangat aman apabila dilakukan oleh orang yang kompeten bidang ini. Sama sekali tidak ada efek samping yang merugikan apabila hipnotis yang sudah terlatih dengan baik. Mungkin Anda takut tidak bisa bangun dari hipnotis atau takut akan kehilangan ingatan Anda setelah bangun dari kondisi hipnotis. Namun faktanya, tidak pernah ada orang yang tidak bisa bangun dari hipnotis atau menjadi lupa ingatan karena hipnotis. Sebaliknya, hipnotis memberi efek samping positif yaitu meningkatnya konsentrasi orang yang dihipnotis.

Apa bedanya hipnotis, hipnotisme, hipnosis, hypnotism dan hypnosis?
Tidak ada bedanya. Semua itu hanyalah istilah-istilah yang berbeda untuk menyebut suatu hal yang sama. Kata hipnotis, hipnotisme dan hipnosis dipakai di Indonesia. Sedangkan kata hypnotism dan hypnosis dipakai dalam Bahasa Inggris. Di Malaysia istilah hipnotis kurang dikenal oleh masyarakat. Orang malaysia menyebut hipnotis dengan nama “Pukau”. [www.masterhipnotis.com]

DOWNLOAD BUKU HIPNOTIS DI SINI…………

Buku Hipnotis

Di Indonesia, masih banyak orang yang menganggap hipnotis sebagai hal mistis dan sering dihubungkan dengan kejahatan. Padahal hipnotis adalah pengetahuan ilmiah dan sudah diakui oleh World Health Organization (WHO) sebagai cara pengobatan yang aman. Di negara maju seperti Amerika dan Inggris, sudah banyak dokter, psikiater, psikolog, maupun orang sipil yang menggunakan hipnotis untuk mengatasi berbagai masalah fisik maupun psikologis

Sekarang, adalah kesempatan Anda untuk memahami hipnotis (hypnosis, hipnosis, atau hipnotisme) dengan sudut pandang yang benar. Untuk download e-book hipnotis ini, langsung saja klik tombol download merah di bawah ini.

>Buku Hipnotis

>

Di Indonesia, masih banyak orang yang menganggap hipnotis sebagai hal mistis dan sering dihubungkan dengan kejahatan. Padahal hipnotis adalah pengetahuan ilmiah dan sudah diakui oleh World Health Organization (WHO) sebagai cara pengobatan yang aman. Di negara maju seperti Amerika dan Inggris, sudah banyak dokter, psikiater, psikolog, maupun orang sipil yang menggunakan hipnotis untuk mengatasi berbagai masalah fisik maupun psikologis

Sekarang, adalah kesempatan Anda untuk memahami hipnotis (hypnosis, hipnosis, atau hipnotisme) dengan sudut pandang yang benar. Untuk download e-book hipnotis ini, langsung saja klik tombol download merah di bawah ini.

Menuju Pribadi Bermental Kaya

“Too often we underestimate the power of a touch, a smile, a kind word, a listening ear, an honest compliment, or the smallest act of caring, all of which have the potential to turn a life around” – Leo Buscaglia

“Terlalu sering kita meremehkan kekuatan sentuhan, senyuman, kata hati, telinga mendengar , pujian yang jujur, atau tindakan terkecil dari kepedulian, yang semuanya memiliki potensi untuk mengubah kehidupan kita.”

Jika anda ditanya “Maukah anda menjadi kaya ?” pasti semua akan menjawab “Ya, saya mau kaya”. Demikian juga ketika ditanya “Maukah anda menjadi Miskin ?, kita akan menjawab “Tidak..!”. Lalu apa jawaban anda jika pertanyaan berikutnya adalah “Siapkah anda menjadi Kaya ?”.

Pertanyaan semacam ini sering kita jumpai ketika kita mengikuti seminar-seminar motivasi atau ketika berjumpa dengan orang-orang (presenter) Multi Level Marketing atau Agen Asuransi. Tujuan dari pertanyaan tersebut dan penjelasan-penjelasan berikutnya dari mereka adalah untuk memotivasi para pendengarnya agar bangkit dan menyadari bahwa tidak akan ada yang bisa dihasilkan hanya dengan bermalas-malasan.

Para Motivator sering menggunakan kalimat yang sangat “bombastis” dengan mengatakan bahwa untuk menjadi Kaya kita harus memiliki “Mental Kaya” bukan “Mental Miskin” dan untuk menjadi sukses anda harus memiliki mental sukses. Saya sendiri lebih menyukai menggunakan kata: Untuk Sukses anda harus memiliki Mental Cahaya dan bukan Mental Gelap.

Bagaimana rasanya seandainya kita punya uang yang berlimpah hingga milyaran Rupiah…? Apakah makanan yang kita makan menjadi lebih dari porsi biasanya…? Apakah kita bisa memakai dua tempat tidur sekaligus untuk tempat kita tidur..? Mari kita kaji bersama, ternyata berapapun banyaknya Harta kita, ternyata yang kita butuhkan hanyalah sebatas apa yang dibutuhkan badan ini saja. Selebihnya hanyalah sekedar sebagai perhiasan untuk memuaskan nafsu ketamakan dan keserakahan kita semata. Jadi ini semuanya kembali pada persoalan mentalitas semata….

Lalu bila ternyata kebutuhan jasmani Para Milyuner itu sama saja dengan kebutuhan kita, lalu apa yang membuat kita merasa lebih miskin dari mereka selain hanya pada perbedaan sederet angka nol di belakang koma rupiah semata…??  Jadi mengapa harus menunggu harta berlimpah baru kita bisa merasa kaya dan baru bisa punya sesuatu yang bisa dibagikan atau disedekahkan…?  Bukankah senyuman yang tulus dari hati kita itu sudah merupakan sedekah terindah buat para sahabat kita..?

Bila kita mau sedikit membuka hati dan mau melatih Otot Syukur kita, maka akan kita jumpa betapa banyak Nikmat Tuhan yang bisa kita syukuri, walaupun kita masih dalam konsisi yang serba terbatas ini. Banyak hal yang bisa kita sumbangkan demi kemanfaatan seluruh umat manusia. Semiskin apapun diri kita, kita masih punya sebuah senjata (TOOL) yang bisa kita sumbangkan untuk umat manusia. Itulah DOA sebagai senjata (tool) orang yang beriman. Yang bila di asah dengan berlatih di Metode NAQS DNA, maka kita akan semakin menyadari bahwa hakikatnya doa kita sebenarnya sudah terkabul semua. Dengan Kekuatan DOA inilah NAQS DNA memberikan kemanfaatan kepada umat manusia lewat terapi Cahaya Ilahi NAQS DNA. Manusia yang bermental Cahaya inilah yang mempunyai Daya Ajaib Mukmin, yang mampu memancarkan Cahaya Ilahi untuk memberikan pencerahan, penyampai kabar gembira, pelita cahaya bagi diri & lingkungannya.

Rasulullah saw. bersabda:
“Do’a itu senjata orang yang beriman 
dan tiangnya agama, 
serta cahaya langit dan bumi”. 
(Hadis Riwayat Hakim dan Abu Ya’la).

Abundance Mentality
Istilah abundance mentality dalam praktek sehari-hari dapat dikenali melalui sikap-sikap :

  • Menerima pendapat, saran, masukan bahkan kritik dari orang lain.
  • Percaya diri dan percaya dengan orang lain.
  • Siap menghadapi segala resiko yang harus ditanggung.
  • Membagikan ilmu atau ketrampilan yang dimiliki kepada orang lain tanpa takut menjadi kalah bersaing dengan orang tersebut.
  • Mengakui ketika melakukan kesalahan dan bersedia meminta maaf.
  • Memaafkan orang yang bersalah.
  • Mengakui keberhasilan orang lain atau competitor.
  • Menguasai Hukum Keberlimpahan

Singkatnya orang tersebut mempunyai sifat :

  1. Open minded , mau belajar terhadap hal-hal yang baru, mampu membedakan saran atau kritik yang sekiranya membangun. Orang yang open minded selalu berkembang dan terus menyempurnakan dirinya.
  2. Open hand artinya selalu siap sedia membantu orang lain yang kesusahan dan melayani Tuhan sebagai hamba-Nya, melayani sesama dengan tulus.
  3. Open Heart, terjemahan kasarnya yaitu berlapang dada, pemaaf dan tidak pernah mendendam.

Orang-orang yang memiliki abundance mentality tidak akan pernah merasa miskin, tetapi selalu berkelimpahan. Tidak terfokus pada siapa memiliki apa, tetapi selalu bersedia berbagi ilmu, pengalaman atau apa yang mereka miliki dan membawa orang-orang di sekitarnya ikut sukses bersamanya.

Manusia adalah mahkluk sosial, jadi sudah sepantasnya jika kita saling berbagi bukan? Tapi, bisa dilihat di sekeliling kita banyak orang yang sangat berhemat untuk berbagi kepada sekitarnya Namun, banyak juga orang yang mudah memberikan sebagian rezekinya kepada sekitarnya. Dan kalo menurut saya, latar belakang ekonomi ataupun status finansial bukanlah faktor penentu apakah seseorang itu mudah berbagi rezekinya atapun sangat pelit berbagi rezekinya kepada orang lain, tetapi lebih kepada faktor mentalitas yang biasanya tertanam sejak kecil.

Ada orang yang hidupnya pas-pasan yang senang memberi tapi ada banyak orang kaya raya yang memiliki harta benda yang sangat banyak tapi dia sangat pelit dalam urusan memberi pada sekitarnya, kebanyakan mereka takut memberi karena mungkin takut kehilangan hartanya.

Jika kita bisa lebih jernih dalam berfikir, kita pasti lebih banyak akan memberi dari pada bersikap pelit. Betapa tidak, kita dilahirkan dalam kondisi yang NOL, tidak dibekali apapun juga dan ketika matipun, kita juga tidak akan membawa harta benda sedikitpun.

Nah, dalam hal ini yang beperan penting adalah mental kita. Dimanapun kita dan dalam kondisi apapun sesEorang, jika orang tersebut telah bermental kaya pasti akan selalu berusaha berbagi dan memberi kepada sekitarnya. Memberi yang saya bicarakan di sini tidak hanya mengenai uang, tetapi lebih luas lagi seperti memberi dengan waktu, tenaga, atapun pengetahuan. Bagi orang yang bermental kaya apapun kondisinya ia akan berusaha memberikan apa yang dia bisa berikan termasuk kasih sayang yang tulus bagaikan sebuah sumber mata air yang terus memberikan manfaat bagi lingkunganya.

Banyak hal yang menyebabkan seseorang bermental miskin, sifat egois merupakan sifat yang sering muncul dalam pribadi orang yang bermental miskin. Mementingkan apa yang di inginkanya terlebih dahulu dan mau menang sendiri itulah sebuah paradigma yang memilukan yang tertanam di pikiran orang-orang bermental miskin. Dan lebih parahnya lagi, kebanyakan orang yang egois menganggap apapun yang di lakukanya merupakan jalan yang terbaik dan pasti memberikan keuntungan bagi dirinya.

Coba Anda lihat, seorang yang berrmental kaya biasanya memilki teman yang lebih banyak daripada orang yang egois, selanjutnya orang yang bermental kaya pasti akan yang menolong jika mendapati sebuah kesulitan. Ini adalah hukum alam yang tidak bisa di ubah.

Saya secara pribadi mempercayai, punya mental kaya bisa sangat mempengaruhi kesuksesan seseorang. Kita bisa ambil kasus yang sering terjadi di lingkungan kita, kebanyakan orang yang bermental miskin mengurungkan niatnya untuk memulai usaha alasan utamanya karena kekurangan modal, tapi itu hanya alasan seorang yang bermental miskin! Karena modal terbesar ada di dalam dirinya sendiri, kreativitas, dan mentalnya. Modal memang di perlukan, tapi tak semuanya tergantung dengan modal…

Contoh nyata dari orang yang bermental kaya adalah Warren Buffet, manusia terkaya di dunia tahun 2008 versi majalah Forbes memberikan lebih dari 60% seluruh hartanya untuk organisasi-organisai kemanusian dan apa yang terjadi? Dia malah bertambah kaya dan menjadi orang yang besar di dunia.

Trilyuner Bill Gates melalui yayasanya “Bill and Melinda Gates Foundation” telah menyumbang jutaan dollar setiap tahunya untuk kegiatan amal dan kemanusiaan dan sosial di berbagai negara di dunia. Ini juga merupakan Orang Kaya yang Bermental Kaya.

Cara yang paling ampuh untuk membebaskan kita dari pribadi yang bemental miskin ini adalah bersyukur. Ketika seseorang bersyukur dia akan selalu menerima apapun kondisi yang di berikan tuhan padanya, Dan hidup ini adalah tentang bersyukur, ketika kita telah bersyukur kita akan menggapai hidup yang sejahtera. Dan tak di sadari, hidup kita akan jauh lebih makmur, lebih bahagia dan yang terpenting kita akan bermental kaya secara otomatis.

Lalu apa yang kita tunggu lagi sekarang? Mulailah menilai diri Anda, apakah Anda termasuk orang mudah berbagi atau orang yang sangat pelit dalam urusan berbagi dengan sekitar? Apapun diri Anda, latilah mental Anda menjadi mental pribadi yang mudah berbagi dan memberi untuk terus bermental kaya….

Ketika seseorang telah bermental kaya, dia akan selalu berbagi tak peduli apapun kondisinya. Tapi, ini juga merupakan sebuah rahasia kehidupan yang apabila kita lakukan, kita malah akan bertambah besar dan semakin besar….