Kebangkitan INTI NAQS

Reiki NAQS adalah sebuah revolusi di bidang spiritualitas yang dapat membantu meningkatkan spiritualitas seseorang dengan cara yang mudah dan cepat. Karena energi spiritual yang diberikan adalah bukan hasil karya cipta manusia, namun merupakan sebuah Energi Ilahiah yang berasal dari Sumbernya langsung yaitu Tuhan itu sendiri.

Bola Energi Alam Semesta

Energi ini merupakan energi asal mula dan sumber kejadian makhluk hidup dan alam semesta. Di awal penciptaan alam semesta, Tuhan menciptakan sebuah Bola Energi Awal yang di sebut Telur Jagad (ANTIGA) dan ada yang menyebutnya dengan Nur Muhammad. Bola Energi ini kemudian memancar dalam sebuah spektrum cahaya (Energi) yang mempunyai getaran dan frekwensi yang berlapis-lapis. Dan terciptalah Alam Semesta dengan tingkat spektrum energi yang bertingkat ( 7 lapis langit dan 7 lapis bumi). Dan lapisan yang terluar (Kulit/Residu) atau paling bawah dari spektrum energi ini adalah Dunia Fisik (Alam Materi) tempat kita berada saat ini.

Nur Muhammad adalah Inti Energi alam semesta, baik alam makrokosmos maupun alam mikrokosmos. Inti dari sel dan atom, yang keberadaannya masih belum bisa dideteksi oleh tekhnologi modern. Sehingga masih tergolong dimensi alam ghaib, karena baru diketahui secara metafisik.

Walaupun asal kejadian kita adalah dari Energi Awal ini, tidak serta merta kita bisa merasakan keberadaan tingkat tertinggi dari Hirarki Spektrum Energi ini. Karena sedemikian kuatnya lapisan mantel hijab duniawi kita yang diakibatkan oleh tertutupnya kesadaran kita.

Kesadaran manusia sejak lahir telah terbiasa dengan alam materi, nalurinya telah mengajarkannya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisiknya. Inilah kesadaran primitive manusia. Kesadaran untuk menyadari adanya kekuatan yang lebih tinggi dan lebih besar dari dirinya diperoleh ketika dia telah dewasa.

Filosofi Alif Laam Miim ( الم )

Perlu digaris bawahi bahwa, Filosofi ini adalah sekedar tafsiran menurut bahasa kami, Arti yang sebenarnya hanya Tuhanlah yang Maha Tahu.

Simbol ini adalah landasan filosofi dari Reiki NAQS. Menggambambarkan anatomi struktur alam semesta dan hubungan antara manusia, alam semesta dan Tuhan. Alif melambangkan eksistensi Tuhan. Dan lingkaran bulat mim, melambangkan inti semesta atau Nur Muhammad. Inti ini mempunyai dua sayap, yaitu ke atas menjangkau langit. Dan ke bawah menjangkau bumi.

Lam adalah sayap mim yg menjangkau ke langit. Mim tanpa lam maka hanya bersifat duniawi. Namun ketika lam ditempelkan dg mim, maka mim bisa menjangkau langit. Lam adalah simbol pemusnahan sifat material semesta yg terungkap dalam kalimah la ilaha ilallah dan la haula wala quwwata illa billah.

Dalam literatur lain dijelaskan juga bahwa "Alif" adalah Allah, "Lam" adalah JibriL dan "Mim" adalah Muhammad.Atau "Alif" misalnya dari kata Allah, "Lâm" dari kata "Lathif", "Mîm" dari "Majid"(www.mail-archive.com/gorontalomaju2020@yahoogroups.com/msg05376.html)

MAKNA LAM 

Hakikat Penghambaan
Bila Nur Muhammad adalah inti orbit dari Dzat Materi maka Nur Allah adalah inti orbit dari Nur Muhammad. Nuurun alaa Nuurin Yahdillahu li Nuurihi mayya syau ~ “ Nur Illahi beriring dengan Nur Muhammad, yang diberikan-Nya pada orang-orang yang dikehendakiNya”

Hakikat penghambaan adalah tetapnya manusia di dalam garis edar orbit yang sebenarnya. Yaitu berpusat kepada inti orbitnya. Sebagaimana partikel atom yamg mengorbit pada inti atom, ketidakpatuhan terhadap hukum ini menyebabkan kehancuran dan terurainya susunan partikel sel. Orang yang mengingkari (kafir) terhadap realitas ini maka dia tidak lebih daripada berusaha untuk mempersulit dirinya sendiri dan terjebak pada suatu perbuatan yang sia-sia.

Hakikat Kepasrahan
( لاَ ) Lam Alif dalam kalimah La Ilaha Illallah dan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh. Menunjukkan adanya huruf Alif yang mensifati huruf Lam, ini artinya bahwa daya kepasrahan manusia tak akan ada artinya bila tanpa petunjuk dan hidayah dari Tuhan. Semua tekhnik dan metode buatan manusia yang ditujukan untuk mememperoleh keadaan pasrah dan berserah diri (Rileksasi dan Meditasi) tidak akan membawa hasil yang maksimal, bila tanpa adanya campur tangan Tuhan di dalamnya.

Laa adalah nafiyah lil jins (Meniadakan keberadaan semua jenis kata benda yang datang setelahnya). Misalnya perkataan orang Arab “Laa rojula fid dari” (Tidak ada laki-laki dalam rumah) yaitu menafikan (meniadakan) semua jenis laki-laki di dalam rumah. Sehingga laa dalam kalimat tauhid ini bermakna penafian semua jenis penyembahan dan peribadahan yang haq dari siapapun juga kecuali kepada Allah ‘Azza wa Jalla. (Ustâdz Hammâd Abû Mu’âwiyah @www.scribd.com/doc/12771717/Makna-Sebenarnya-Dari-Kalimat-Tauhid-La-Ilaha-Illallah)

 Filosofi Alif Lam Ro' الَر

Risalah ( الَر )
Tanpa adanya pertolongan dari Tuhan, maka mustahil manusia dapat menemukan kembali jalan untuk kembali. Oleh karena itulah Tuhan menurunkan para nabi dan Rasul sebagai penyampai risalah petunjuk bagi umat manusia. Untuk memberikan peringatan, mengingatkan kembali kepada manusia tentang hakikat jati dirinya.

Tanpa adanya Risalah petunjuk Tuhan maka manusia akan berada di tempat kegelapan, mereka akan tetap di alam primitive mereka. Sedangkan Nuraninya menuntut dia untuk mencari jawab atas Kekuatan Rahasia dibalik alam semesta.  Maka merekapun mencari-cari di sekitarnya apa yang patut mereka jadikan sesembahan, maka terjadilah animisme dan dinamisme, penyembahan terhadap roh dan benda mati.

Ro' mengandung makna Risalah dan Rasulullah (Utusan Allah, Sang Pembawa Risalah).
Tuhan kita memiliki nama Ar Rasyid atau Allah Yang Maha Tepat Tindakan-Nya. Kata ar-rasyid tersusun dari huruf ra', syin, dan dal, yang makna dasarnya adalah ketepatan dan lurusnya jalan. Dari makna ini lahirlah kata rusyd atau manusia yang sempurna akal dan jiwanya. Dengan kesempurnaan ini, ia mampu bertindak dan bersikap secara tepat. Susunan huruf ini melahirkan pula kata mursyid yang artinya memberikan bimbingan atau petunjuk dengan cara tepat. Jadi ada yang disebut mursyid, maka ia adalah orang yang tepat untuk menunjukkan ke jalan yang tepat dengan cara yang tepat pula.

Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. ( QS. Ibrahim 14:1 )

Energi Ilahiah Nuurun 'Ala Nuurin

Sekarang apa yang dibawa oleh Sang Pembawa Risalah..?

1. Cahaya & Kitab
“Sesungguhnya telah datang kepada kamu dari Allah, cahaya dan kitab yang menerangkan”. (QS. Al-Maaidah, ayat 15)

 Tetapi Kami menjadikan Al Qur'an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. (QS-Asy Syuura 42; 52)

Bagi yang tidak mendalami konsep energi metafisika, maka cahaya ini di artikan sekedar sebagai sebuah petunjuk atau Hidayah yang datang dari Tuhan. Namun bagi kami para ilmuwan Metafisika, tidaklah berpandangan demikian.  Cahaya yang dimaksud itu adalah sebuah energi Ilahiah yang Sumber Cahayanya berasal dari Cahaya Abadi yaitu Nur Allah. Kesimpulannya, Tuhan menurunkan dua jenis kitab. Yaitu kitab yang tidak berhuruf dan kitab yang berhuruf. Kitab yang tidak berhuruf itulah Cahaya Ilahiah Nuurun 'ala Nuurin.

Cahaya Ilahiah inilah yang menjadi sarana bagin seorang manusia  untuk mendapatkan akses kembali kepada inti dirinya yaitu Nur Muhammad. Menjadi jembatan penghubung antara lapisan terluar dari Spektrum Energi dengan Inti Energi.Cahaya Ilahiah ini adalah sebuah energi murni, di dalamnya terkandung semua kualitas terbaik dari 99 jenis Cahaya Alam semesta.Cahaya Ilahiah ini jugalah yang mempunyai kemampuan untuk memurnikan tubuh manusia. Oleh karena itulah energi ini sangat tepat digunakan untuk kultivasi energi.

2. Cahaya Al-Furqon
Dalam terjemahan Al-Qur’an bahasa Indonesia, Al-Furqan diartikan sebagai pembeda; yang membedakan antara hak dan batil. Pada beberapa buku tafsir dijelaskan bahwa Al-Furqan ini merupakan sifat yang mempunyai potensi atau kemampuan membedakan sesuatu secara terperinci sehingga ia dapat mengungkapkan dengan jelas rahasia yang tersembunyi di balik sesuatu itu. Kalau boleh dikatakan, dia bukan saja mampu membedakan hal yang sudah jelas, misalnya antara hitam dengan putih, tetapi dia mampu membedakan yang mirip atau samar bagi kita, karena semuanya sudah terungkap dengan jelas dan terperinci sehingga tidak ada satu pun yang tertinggal dan terabaikan.

Untuk mendapatkan makna yang hakiki dari suatu kitab suci tidaklah cukup hanya dengan mengandalkan nalar dan intelektual saja, tetapi lebih dari itu, ia memerlukan perenungan yang sangat dalam. Perenungan itu tidak bisa dilampaui manusia biasa, sekalipun ia seorang professor. Manusia yang mampu melampaui perenungan itu adalah orang-orang yang memiliki maqam yang sudah melampaui batas ambang tertentu. Sampai ke tingkat para Nabi yang memiliki nilai-nilai kesucian spiritual yang sangat tinggi. Merekalah yang bisa menembus alam tempat para malaikat berkumpul sambil bersujud dan bertasbih memuji kebesaran Penciptanya.

Dengan nilai spiritual inilah, kemampuan mengungkapkan rahasia-rahasia kitab suci yang kita sebut Al-Furqan ini dapat dicapai. Al-Qur’an mengungkapkannya dalam surat Al-Baqarah ayat 53

Dan ketika Kami (Allah) berikan kepada Musa Al-Kitab dan Al-Furqan, semoga kamu mendapat petunjuk. (QS. Al-Baqarah ayat 53)
Telah kami (Allah) berikan kepada Musa dan Harun Al-Furqan. (QS. Al-Anbiya: 48).

Kita mengetahui bahwa kitab yang diberikan kepada Nabi Musa as adalah kitab taurat. Dalam ayat ini dijelaskan bahwa kepada Nabi Musa pun diberikan senjata Al-Furqan untuk mengungkapkan isi Taurat tersebut secara benar dan dapat kita buktikan dengan melihat akhir ayat ini yang diakhiri dengan kata semoga kamu dapat petunjuk. Hal ini menunjukkan bahwa seorang Nabi atau Rasul memerlukan senjata Al-Furqan untuk mengungkapkan risalahnya (yaitu kitab suci) secara benar dan hakiki

Ayat yang lebih spesifik lagi berkenaan dengan Nabi Muhammad Saw, yaitu dalam ayat:

Dia (Allah) turunkan kepada engkau (Muhammad Saw) Al-Kitab (Al-Qur’an) dengan haq yang membenarkan apa yang terdahulu dan Dia menurunkan Taurat dan Injil sebelumnya sebagai petunjuk bagi manusia dan Dia menurunkan Al-Furqan. (QS. Ali Imran: 3-4).

Dengan bergabungnya ketiga nilai ini (Nabi, Kitab Suci, dan Al-Furqan), maka sempurnalah nilai suatu kenabian. Ketiga nilai ini, kalau mau diperumpamakan, boleh jadi ia merupakan “jembatan” atau transmitter antara alam manusia dengan alam malakut; alam dunia dengan alam gaib. Sesungguhnya apabila umat manusia ingin diantarkan untuk mencapai kesempurnaan ibadahnya, maka jembatan inilah yang akan membawa dengan selamat dalam perjalan kembali menuju Allah SWT.

Dari pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa Al-Furqan merupakan kata kunci dalam pengungkapan semua ini. Dapat dikatakan dengan senjata Al-Furqan ini, siapapun dapat mengungkapkan segala rahasia apapun yang terkandung dalam risalah terakhir ini, baik yang terkandung dalam Al-Qur’an maupun sunnah Rasulullah Saw itu sendiri.

Dengan kebijaksanaan Allah SWT dan keadilan-Nya, walaupun tidak ada lagi pengutusan seorang Rasul, Allah tetap menurunkan Al-Furqan ini sampai hari kiamat kepada orang-orang yang dikehendaki. Artinya, tidak sembarang orang mendapatkan keistimewaan ini. Hanya orang-orang tertentu yang maqamnya sudah mencapai tingkat para nabilah yang mampu. Orang-orang ini dikenal dalam Islam dengan manusia-manusia sica atau wali-wali Allah yang disebut dengan manusia “takwa” sebagaimana yang dinyatakan Al-Qur’an: Sesungguhnya wali-wali Allah tidaklah mereka itu merasa takut dan tidak pula mereka itu bersedih, (yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka itu bertakwa. (QS. Yunus: 62-63).

Manusia takwa inilah yang berhak mendapatkan keistimewaan menerima Al-Furqan. Allah menjelaskan dalam Al-Qur’an:  Hai orang yang beriman, jikalau kamu bertakwa kepada Allah, (Dia) akan menjadikan untuk kamu Al-Furqan. (QS. Al-Anfa: 29).

Tradisi Attunement
Di dalam praktek Spiritualisme Islam, Attunement atau penyelarasan getaran energi pribadi dengan Getaran Energi Ilahiah disebut dengan Tawajjuh. Yang dilakukan secara rutin seminggu sekali atau seminggu dua kali. Atau minimal 40 hari sekali. Jadi attunement tidak hanya dilakukan di saat pertama kali mengikuti Majelis Dzikir. Tradisi ini di dalam REIKI NAQS dilakukan dengan cara komunikasi jarak jauh via telfon atau bersilaturahmi langsung denngan pengasuh.

Perkembangan reiki dewasa ini sebenarnya telah jauh menyimpang dari konsep aslinya. Reiki sebenarnya adalah tradisi olah spiritual dari kaum Budhis Tibet. Dan attunement atau penyelarasan energi spiritual aslinya di sebut sebagai reiju, yang artinya "menerima energi/spirit".  Reiju ini dilakukan oleh seorang Master atau siswa senior terhadap siswa yunior setelah menyelesaikan sebuah sesi latihan olah spiritual. Jadi REIJU tidak diberikan sekali seumur hidup, tetapi diberikan setiap selesai berlatih.

Sedangkan tradisi reiki modern memberikan Attunement hanya ketika terjadi kenaikan tingkat dan di saat pertama kali mengikuti reiki. Yang bila di hitung tidak lebih dari 3 kali. Kesalahan yang lain adalah, reiki modern lebih menitik beratkan pada praktek healing dan bukan pada praktek meditasinya itu sendiri.

Dari hal di atas, maka kualitas vibrasi getaran dari para praktisi reiki yang ada menjadi patut dipertanyakan. Benarkah itu sebuah energi Ilahiah ataukah hanya sekedar energi tenaga dalam saja..?

BIBIT CAHAYA IMAN
Di saat pertama kali siswa NAQS memperoleh attunement, bibit cahaya Ilahiah telah ditanamkan di dalam Qalbunya. Dan menjadi tugas siswa yang bersangkutan untuk merawat dengan baik bibit tersebut sehingga dapat tumbuh dan bertunas.

Ketika getaran Energi Ilahiah sudah mulai bisa ditangkap oleh kesadarannya, maka kejadian inilah yang disebut kelahiran  NAQS awal atau bibitnya telah bertunas. Namun intensitas getarannya masih lemah serta terkadang masih timbul tenggelam. Oleh karena itu siswa harus semakin rajin untuk melatih meditasi  dzikirnya sehingga getarannya semakin meningkat intensitasnya serta dapat terjaga selama 24 jam penuh.

Namun bagi siswa yang masih juga belum terlahir NAQS awalnya, tidaklah perlu bersedih hati dan berputus asa. Namun bersikaplah ikhlas menerima keadaan itu, serta serahkan sepenuhynya hal itu kepada Tuhan. Serta sering-seringlah berkomunikasi dengan pengasuh.

Lambatnya kelahiran NAQS AWAL itu biasanya disebabkan oleh adanya suatu penyakit di dalam diri, sehingga energi Ilahiah lebih fokus untuk menyembuhkan kesehatan dari siswa. Energi Ilahiah adalah sebuah energi murni yang bersifat belum terpolarisasi. Sehingga ketika dia masuk ke dalam tubuh, maka dia akan menyesuaikan diri dengan kondisi tubuh serta menyeimbangkan kondisi kesehatan siswa secara holistik lahir dan batin.

SISTEM KULTIVASI
Inti dari Reiki NAQS adalah membangun sistem kultivasi di dalam diri manusia, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan dirinya lahir bathin serta meningkatkan derajat spiritualitasnya. Oleh karena itu fokus dari REIKI NAQS adalah pada upaya latihan kultivasinya. Sedangkan untuk aplikasi penyembuhan bagi dirinya sendiri baru dapat di lakukan setelah NAQS awal telah muncul. Sedangkan penyembuhan untuk orang lain baru boleh dilakukan ketika telah berlatih Meditasi Kultivasi 1.

Secara keseluruhan, waktu yang dibutuhakan untuk menyelesaikan PELATIHAN REIKI NAQS adalah sekitar 3 minggu s/d 1 bulan. Yang untuk selanjutnya siswa dapat melanjutkan latihannya secara mandiri.

Reiki Tingkat Master saat ini belum dibuka. Karena energi kultivasi bukanlah energi tenaga dalam atau energi natural yang lainnya. Hanya siswa yang telah teruji kualifikasinya saja yang dapat mengikuti latihan tingkat master. Lagipula Reiki NAQS tidak menjadikan tingkatan sebagai sebuah tujuan. Namun berbuat dan berkarya yang terbaik bagi umat manusia demi terwujudnya sebuah dunia yang penuh Cinta Kasih dan perdamaian. Dan itu harus dimulai dari diri kita sendiri mulai saat ini juga.

Langkah untuk menumbuhkan Kedamaian Diri :
1. Memaafkan diri sendiri dan orang lain.
2. Ikhlas menerima diri sendiri dan orang lain apa adanya.
3. Mengembalikan semua urusan kepadaNya.
4. Pasrah sepenuhnya kepadaNya untuk perbaikan dari situasi dan keadaan yang dialami.
5. Bersabar dalam menjalani proses pemulihan diri.
6. Bersyukur untuk setiap kemajuan yang di alami, walaupun cuma sedikit.

"Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif," kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.

Baca selengkapnya »

>Kebangkitan INTI NAQS

>

Reiki NAQS adalah sebuah revolusi di bidang spiritualitas yang dapat membantu meningkatkan spiritualitas seseorang dengan cara yang mudah dan cepat. Karena energi spiritual yang diberikan adalah bukan hasil karya cipta manusia, namun merupakan sebuah Energi Ilahiah yang berasal dari Sumbernya langsung yaitu Tuhan itu sendiri.

Bola Energi Alam Semesta

Energi ini merupakan energi asal mula dan sumber kejadian makhluk hidup dan alam semesta. Di awal penciptaan alam semesta, Tuhan menciptakan sebuah Bola Energi Awal yang di sebut Telur Jagad (ANTIGA) dan ada yang menyebutnya dengan Nur Muhammad. Bola Energi ini kemudian memancar dalam sebuah spektrum cahaya (Energi) yang mempunyai getaran dan frekwensi yang berlapis-lapis. Dan terciptalah Alam Semesta dengan tingkat spektrum energi yang bertingkat ( 7 lapis langit dan 7 lapis bumi). Dan lapisan yang terluar (Kulit/Residu) atau paling bawah dari spektrum energi ini adalah Dunia Fisik (Alam Materi) tempat kita berada saat ini.

Nur Muhammad adalah Inti Energi alam semesta, baik alam makrokosmos maupun alam mikrokosmos. Inti dari sel dan atom, yang keberadaannya masih belum bisa dideteksi oleh tekhnologi modern. Sehingga masih tergolong dimensi alam ghaib, karena baru diketahui secara metafisik.

Walaupun asal kejadian kita adalah dari Energi Awal ini, tidak serta merta kita bisa merasakan keberadaan tingkat tertinggi dari Hirarki Spektrum Energi ini. Karena sedemikian kuatnya lapisan mantel hijab duniawi kita yang diakibatkan oleh tertutupnya kesadaran kita.

Kesadaran manusia sejak lahir telah terbiasa dengan alam materi, nalurinya telah mengajarkannya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisiknya. Inilah kesadaran primitive manusia. Kesadaran untuk menyadari adanya kekuatan yang lebih tinggi dan lebih besar dari dirinya diperoleh ketika dia telah dewasa.

Filosofi Alif Laam Miim ( الم )

Perlu digaris bawahi bahwa, Filosofi ini adalah sekedar tafsiran menurut bahasa kami, Arti yang sebenarnya hanya Tuhanlah yang Maha Tahu.

Simbol ini adalah landasan filosofi dari Reiki NAQS. Menggambambarkan anatomi struktur alam semesta dan hubungan antara manusia, alam semesta dan Tuhan. Alif melambangkan eksistensi Tuhan. Dan lingkaran bulat mim, melambangkan inti semesta atau Nur Muhammad. Inti ini mempunyai dua sayap, yaitu ke atas menjangkau langit. Dan ke bawah menjangkau bumi.

Lam adalah sayap mim yg menjangkau ke langit. Mim tanpa lam maka hanya bersifat duniawi. Namun ketika lam ditempelkan dg mim, maka mim bisa menjangkau langit. Lam adalah simbol pemusnahan sifat material semesta yg terungkap dalam kalimah la ilaha ilallah dan la haula wala quwwata illa billah.

Dalam literatur lain dijelaskan juga bahwa “Alif” adalah Allah, “Lam” adalah JibriL dan “Mim” adalah Muhammad.Atau “Alif” misalnya dari kata Allah, “Lâm” dari kata “Lathif”, “Mîm” dari “Majid”(www.mail-archive.com/gorontalomaju2020@yahoogroups.com/msg05376.html)

MAKNA LAM 

Hakikat Penghambaan
Bila Nur Muhammad adalah inti orbit dari Dzat Materi maka Nur Allah adalah inti orbit dari Nur Muhammad. Nuurun alaa Nuurin Yahdillahu li Nuurihi mayya syau ~ “ Nur Illahi beriring dengan Nur Muhammad, yang diberikan-Nya pada orang-orang yang dikehendakiNya”

Hakikat penghambaan adalah tetapnya manusia di dalam garis edar orbit yang sebenarnya. Yaitu berpusat kepada inti orbitnya. Sebagaimana partikel atom yamg mengorbit pada inti atom, ketidakpatuhan terhadap hukum ini menyebabkan kehancuran dan terurainya susunan partikel sel. Orang yang mengingkari (kafir) terhadap realitas ini maka dia tidak lebih daripada berusaha untuk mempersulit dirinya sendiri dan terjebak pada suatu perbuatan yang sia-sia.

Hakikat Kepasrahan
( لاَ ) Lam Alif dalam kalimah La Ilaha Illallah dan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh. Menunjukkan adanya huruf Alif yang mensifati huruf Lam, ini artinya bahwa daya kepasrahan manusia tak akan ada artinya bila tanpa petunjuk dan hidayah dari Tuhan. Semua tekhnik dan metode buatan manusia yang ditujukan untuk mememperoleh keadaan pasrah dan berserah diri (Rileksasi dan Meditasi) tidak akan membawa hasil yang maksimal, bila tanpa adanya campur tangan Tuhan di dalamnya.

Laa adalah nafiyah lil jins (Meniadakan keberadaan semua jenis kata benda yang datang setelahnya). Misalnya perkataan orang Arab “Laa rojula fid dari” (Tidak ada laki-laki dalam rumah) yaitu menafikan (meniadakan) semua jenis laki-laki di dalam rumah. Sehingga laa dalam kalimat tauhid ini bermakna penafian semua jenis penyembahan dan peribadahan yang haq dari siapapun juga kecuali kepada Allah ‘Azza wa Jalla. (Ustâdz Hammâd Abû Mu’âwiyah @www.scribd.com/doc/12771717/Makna-Sebenarnya-Dari-Kalimat-Tauhid-La-Ilaha-Illallah)

 Filosofi Alif Lam Ro’ الَر

Risalah ( الَر )
Tanpa adanya pertolongan dari Tuhan, maka mustahil manusia dapat menemukan kembali jalan untuk kembali. Oleh karena itulah Tuhan menurunkan para nabi dan Rasul sebagai penyampai risalah petunjuk bagi umat manusia. Untuk memberikan peringatan, mengingatkan kembali kepada manusia tentang hakikat jati dirinya.

Tanpa adanya Risalah petunjuk Tuhan maka manusia akan berada di tempat kegelapan, mereka akan tetap di alam primitive mereka. Sedangkan Nuraninya menuntut dia untuk mencari jawab atas Kekuatan Rahasia dibalik alam semesta.  Maka merekapun mencari-cari di sekitarnya apa yang patut mereka jadikan sesembahan, maka terjadilah animisme dan dinamisme, penyembahan terhadap roh dan benda mati.

Ro’ mengandung makna Risalah dan Rasulullah (Utusan Allah, Sang Pembawa Risalah).
Tuhan kita memiliki nama Ar Rasyid atau Allah Yang Maha Tepat Tindakan-Nya. Kata ar-rasyid tersusun dari huruf ra’, syin, dan dal, yang makna dasarnya adalah ketepatan dan lurusnya jalan. Dari makna ini lahirlah kata rusyd atau manusia yang sempurna akal dan jiwanya. Dengan kesempurnaan ini, ia mampu bertindak dan bersikap secara tepat. Susunan huruf ini melahirkan pula kata mursyid yang artinya memberikan bimbingan atau petunjuk dengan cara tepat. Jadi ada yang disebut mursyid, maka ia adalah orang yang tepat untuk menunjukkan ke jalan yang tepat dengan cara yang tepat pula.

Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. ( QS. Ibrahim 14:1 )

Energi Ilahiah Nuurun ‘Ala Nuurin

Sekarang apa yang dibawa oleh Sang Pembawa Risalah..?

1. Cahaya & Kitab
“Sesungguhnya telah datang kepada kamu dari Allah, cahaya dan kitab yang menerangkan”. (QS. Al-Maaidah, ayat 15)

 Tetapi Kami menjadikan Al Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. (QS-Asy Syuura 42; 52)

Bagi yang tidak mendalami konsep energi metafisika, maka cahaya ini di artikan sekedar sebagai sebuah petunjuk atau Hidayah yang datang dari Tuhan. Namun bagi kami para ilmuwan Metafisika, tidaklah berpandangan demikian.  Cahaya yang dimaksud itu adalah sebuah energi Ilahiah yang Sumber Cahayanya berasal dari Cahaya Abadi yaitu Nur Allah. Kesimpulannya, Tuhan menurunkan dua jenis kitab. Yaitu kitab yang tidak berhuruf dan kitab yang berhuruf. Kitab yang tidak berhuruf itulah Cahaya Ilahiah Nuurun ‘ala Nuurin.

Cahaya Ilahiah inilah yang menjadi sarana bagin seorang manusia  untuk mendapatkan akses kembali kepada inti dirinya yaitu Nur Muhammad. Menjadi jembatan penghubung antara lapisan terluar dari Spektrum Energi dengan Inti Energi.Cahaya Ilahiah ini adalah sebuah energi murni, di dalamnya terkandung semua kualitas terbaik dari 99 jenis Cahaya Alam semesta.Cahaya Ilahiah ini jugalah yang mempunyai kemampuan untuk memurnikan tubuh manusia. Oleh karena itulah energi ini sangat tepat digunakan untuk kultivasi energi.

2. Cahaya Al-Furqon
Dalam terjemahan Al-Qur’an bahasa Indonesia, Al-Furqan diartikan sebagai pembeda; yang membedakan antara hak dan batil. Pada beberapa buku tafsir dijelaskan bahwa Al-Furqan ini merupakan sifat yang mempunyai potensi atau kemampuan membedakan sesuatu secara terperinci sehingga ia dapat mengungkapkan dengan jelas rahasia yang tersembunyi di balik sesuatu itu. Kalau boleh dikatakan, dia bukan saja mampu membedakan hal yang sudah jelas, misalnya antara hitam dengan putih, tetapi dia mampu membedakan yang mirip atau samar bagi kita, karena semuanya sudah terungkap dengan jelas dan terperinci sehingga tidak ada satu pun yang tertinggal dan terabaikan.

Untuk mendapatkan makna yang hakiki dari suatu kitab suci tidaklah cukup hanya dengan mengandalkan nalar dan intelektual saja, tetapi lebih dari itu, ia memerlukan perenungan yang sangat dalam. Perenungan itu tidak bisa dilampaui manusia biasa, sekalipun ia seorang professor. Manusia yang mampu melampaui perenungan itu adalah orang-orang yang memiliki maqam yang sudah melampaui batas ambang tertentu. Sampai ke tingkat para Nabi yang memiliki nilai-nilai kesucian spiritual yang sangat tinggi. Merekalah yang bisa menembus alam tempat para malaikat berkumpul sambil bersujud dan bertasbih memuji kebesaran Penciptanya.

Dengan nilai spiritual inilah, kemampuan mengungkapkan rahasia-rahasia kitab suci yang kita sebut Al-Furqan ini dapat dicapai. Al-Qur’an mengungkapkannya dalam surat Al-Baqarah ayat 53

Dan ketika Kami (Allah) berikan kepada Musa Al-Kitab dan Al-Furqan, semoga kamu mendapat petunjuk. (QS. Al-Baqarah ayat 53)
Telah kami (Allah) berikan kepada Musa dan Harun Al-Furqan. (QS. Al-Anbiya: 48).

Kita mengetahui bahwa kitab yang diberikan kepada Nabi Musa as adalah kitab taurat. Dalam ayat ini dijelaskan bahwa kepada Nabi Musa pun diberikan senjata Al-Furqan untuk mengungkapkan isi Taurat tersebut secara benar dan dapat kita buktikan dengan melihat akhir ayat ini yang diakhiri dengan kata semoga kamu dapat petunjuk. Hal ini menunjukkan bahwa seorang Nabi atau Rasul memerlukan senjata Al-Furqan untuk mengungkapkan risalahnya (yaitu kitab suci) secara benar dan hakiki

Ayat yang lebih spesifik lagi berkenaan dengan Nabi Muhammad Saw, yaitu dalam ayat:

Dia (Allah) turunkan kepada engkau (Muhammad Saw) Al-Kitab (Al-Qur’an) dengan haq yang membenarkan apa yang terdahulu dan Dia menurunkan Taurat dan Injil sebelumnya sebagai petunjuk bagi manusia dan Dia menurunkan Al-Furqan. (QS. Ali Imran: 3-4).

Dengan bergabungnya ketiga nilai ini (Nabi, Kitab Suci, dan Al-Furqan), maka sempurnalah nilai suatu kenabian. Ketiga nilai ini, kalau mau diperumpamakan, boleh jadi ia merupakan “jembatan” atau transmitter antara alam manusia dengan alam malakut; alam dunia dengan alam gaib. Sesungguhnya apabila umat manusia ingin diantarkan untuk mencapai kesempurnaan ibadahnya, maka jembatan inilah yang akan membawa dengan selamat dalam perjalan kembali menuju Allah SWT.

Dari pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa Al-Furqan merupakan kata kunci dalam pengungkapan semua ini. Dapat dikatakan dengan senjata Al-Furqan ini, siapapun dapat mengungkapkan segala rahasia apapun yang terkandung dalam risalah terakhir ini, baik yang terkandung dalam Al-Qur’an maupun sunnah Rasulullah Saw itu sendiri.

Dengan kebijaksanaan Allah SWT dan keadilan-Nya, walaupun tidak ada lagi pengutusan seorang Rasul, Allah tetap menurunkan Al-Furqan ini sampai hari kiamat kepada orang-orang yang dikehendaki. Artinya, tidak sembarang orang mendapatkan keistimewaan ini. Hanya orang-orang tertentu yang maqamnya sudah mencapai tingkat para nabilah yang mampu. Orang-orang ini dikenal dalam Islam dengan manusia-manusia sica atau wali-wali Allah yang disebut dengan manusia “takwa” sebagaimana yang dinyatakan Al-Qur’an: Sesungguhnya wali-wali Allah tidaklah mereka itu merasa takut dan tidak pula mereka itu bersedih, (yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka itu bertakwa. (QS. Yunus: 62-63).

Manusia takwa inilah yang berhak mendapatkan keistimewaan menerima Al-Furqan. Allah menjelaskan dalam Al-Qur’an:  Hai orang yang beriman, jikalau kamu bertakwa kepada Allah, (Dia) akan menjadikan untuk kamu Al-Furqan. (QS. Al-Anfa: 29).

Tradisi Attunement
Di dalam praktek Spiritualisme Islam, Attunement atau penyelarasan getaran energi pribadi dengan Getaran Energi Ilahiah disebut dengan Tawajjuh. Yang dilakukan secara rutin seminggu sekali atau seminggu dua kali. Atau minimal 40 hari sekali. Jadi attunement tidak hanya dilakukan di saat pertama kali mengikuti Majelis Dzikir. Tradisi ini di dalam REIKI NAQS dilakukan dengan cara komunikasi jarak jauh via telfon atau bersilaturahmi langsung denngan pengasuh.

Perkembangan reiki dewasa ini sebenarnya telah jauh menyimpang dari konsep aslinya. Reiki sebenarnya adalah tradisi olah spiritual dari kaum Budhis Tibet. Dan attunement atau penyelarasan energi spiritual aslinya di sebut sebagai reiju, yang artinya “menerima energi/spirit”.  Reiju ini dilakukan oleh seorang Master atau siswa senior terhadap siswa yunior setelah menyelesaikan sebuah sesi latihan olah spiritual. Jadi REIJU tidak diberikan sekali seumur hidup, tetapi diberikan setiap selesai berlatih.

Sedangkan tradisi reiki modern memberikan Attunement hanya ketika terjadi kenaikan tingkat dan di saat pertama kali mengikuti reiki. Yang bila di hitung tidak lebih dari 3 kali. Kesalahan yang lain adalah, reiki modern lebih menitik beratkan pada praktek healing dan bukan pada praktek meditasinya itu sendiri.

Dari hal di atas, maka kualitas vibrasi getaran dari para praktisi reiki yang ada menjadi patut dipertanyakan. Benarkah itu sebuah energi Ilahiah ataukah hanya sekedar energi tenaga dalam saja..?

BIBIT CAHAYA IMAN
Di saat pertama kali siswa NAQS memperoleh attunement, bibit cahaya Ilahiah telah ditanamkan di dalam Qalbunya. Dan menjadi tugas siswa yang bersangkutan untuk merawat dengan baik bibit tersebut sehingga dapat tumbuh dan bertunas.

Ketika getaran Energi Ilahiah sudah mulai bisa ditangkap oleh kesadarannya, maka kejadian inilah yang disebut kelahiran  NAQS awal atau bibitnya telah bertunas. Namun intensitas getarannya masih lemah serta terkadang masih timbul tenggelam. Oleh karena itu siswa harus semakin rajin untuk melatih meditasi  dzikirnya sehingga getarannya semakin meningkat intensitasnya serta dapat terjaga selama 24 jam penuh.

Namun bagi siswa yang masih juga belum terlahir NAQS awalnya, tidaklah perlu bersedih hati dan berputus asa. Namun bersikaplah ikhlas menerima keadaan itu, serta serahkan sepenuhynya hal itu kepada Tuhan. Serta sering-seringlah berkomunikasi dengan pengasuh.

Lambatnya kelahiran NAQS AWAL itu biasanya disebabkan oleh adanya suatu penyakit di dalam diri, sehingga energi Ilahiah lebih fokus untuk menyembuhkan kesehatan dari siswa. Energi Ilahiah adalah sebuah energi murni yang bersifat belum terpolarisasi. Sehingga ketika dia masuk ke dalam tubuh, maka dia akan menyesuaikan diri dengan kondisi tubuh serta menyeimbangkan kondisi kesehatan siswa secara holistik lahir dan batin.

SISTEM KULTIVASI
Inti dari Reiki NAQS adalah membangun sistem kultivasi di dalam diri manusia, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan dirinya lahir bathin serta meningkatkan derajat spiritualitasnya. Oleh karena itu fokus dari REIKI NAQS adalah pada upaya latihan kultivasinya. Sedangkan untuk aplikasi penyembuhan bagi dirinya sendiri baru dapat di lakukan setelah NAQS awal telah muncul. Sedangkan penyembuhan untuk orang lain baru boleh dilakukan ketika telah berlatih Meditasi Kultivasi 1.

Secara keseluruhan, waktu yang dibutuhakan untuk menyelesaikan PELATIHAN REIKI NAQS adalah sekitar 3 minggu s/d 1 bulan. Yang untuk selanjutnya siswa dapat melanjutkan latihannya secara mandiri.

Reiki Tingkat Master saat ini belum dibuka. Karena energi kultivasi bukanlah energi tenaga dalam atau energi natural yang lainnya. Hanya siswa yang telah teruji kualifikasinya saja yang dapat mengikuti latihan tingkat master. Lagipula Reiki NAQS tidak menjadikan tingkatan sebagai sebuah tujuan. Namun berbuat dan berkarya yang terbaik bagi umat manusia demi terwujudnya sebuah dunia yang penuh Cinta Kasih dan perdamaian. Dan itu harus dimulai dari diri kita sendiri mulai saat ini juga.

Langkah untuk menumbuhkan Kedamaian Diri :
1. Memaafkan diri sendiri dan orang lain.
2. Ikhlas menerima diri sendiri dan orang lain apa adanya.
3. Mengembalikan semua urusan kepadaNya.
4. Pasrah sepenuhnya kepadaNya untuk perbaikan dari situasi dan keadaan yang dialami.
5. Bersabar dalam menjalani proses pemulihan diri.
6. Bersyukur untuk setiap kemajuan yang di alami, walaupun cuma sedikit.

“Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif,” kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.

LAMPIRAN :

لاَ إِلَهَ إِلاَّ الل
(La Ilaha Illallah)
Tidak ada Tuhan selain Allah

Makna La Ilaha Illallah adalah Tiada Sesembahan yang berhak untuk Disembah/diibadahi selain Allah atau dengan kata lain Tiada sesembahan yang benar kecuali Allah.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ
(lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh)
~ TIDAK ADA DAYA DAN UPAYA KECUALI DENGAN PERTOLONGAN ALLAH ~

Wasiat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Kepada Abu Dzar Al-Ghifari

عَنْ أَبِيْ ذَرٍّ قَالَ: أَوْصَانِيْ خَلِيْلِي بِسَبْعٍ : بِحُبِّ الْمَسَاكِيْنِ وَأَنْ أَدْنُوَ مِنْهُمْ، وَأَنْ أَنْظُرَ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلُ مِنِّي وَلاَ أَنْظُرَ إِلَى مَنْ هُوَ فَوقِيْ، وَأَنْ أَصِلَ رَحِمِيْ وَإِنْ جَفَانِيْ، وَأَنْ أُكْثِرَ مِنْ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، وَأَنْ أَتَكَلَّمَ بِمُرِّ الْحَقِّ، وَلاَ تَأْخُذْنِيْ فِي اللهِ لَوْمَةُ لاَئِمٍ، وَأَنْ لاَ أَسْأَلَ النَّاسَ شَيْئًا.

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu , ia berkata: “Kekasihku (Rasulullah) Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal:
(1) supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka,
(2) beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berada di bawahku dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku,
(3) beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahmiku meskipun mereka berlaku kasar kepadaku,
(4) aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah),
(5) aku diperintah untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit,
(6) beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah, dan
(7) beliau melarang aku agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia”.

Mengapa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan kalimat lâ haulâ wa lâ quwwata illâ billâh?

Jawabannya, agar kita melepaskan diri kita dari segala apa yang kita merasa mampu untuk melakukannya, dan kita serahkan semua urusan kepada Allah. Sesungguhnya yang dapat menolong dalam semua aktivitas kita hanyalah Allah Ta’ala, dan ini adalah makna ucapan kita setiap kali melakukan shalat,

“Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan”. [al-Fâtihah/1:5].

Dan kalimat ini, adalah makna dari doa yang sering kita ucapkan dalam akhir shalat kita:

اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.

“Ya Allah, tolonglah aku agar dapat berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu” [1].

Pada hakikatnya seorang hamba tidak memiliki daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. Seorang penuntut ilmu tidak akan mungkin duduk di majlis ilmu, melainkan dengan pertolongan Allah. Seorang guru tidak akan mungkin dapat mengajarkan ilmu yang bermanfaat, melainkan dengan pertolongan Allah. Begitupun seorang pegawai, tidak mungkin dapat bekerja melainkan dengan pertolongan Allah.

Seorang hamba tidak boleh sombong dan merasa bahwa dirinya mampu untuk melakukan segala sesuatu. Seorang hamba seharusnya menyadari bahwa segala apa yang dilakukannya semata-mata karena pertolongan Allah. Sebab, jika Allah tidak menolong maka tidak mungkin dia melakukan segala sesuatu. Artinya, dengan mengucapkan kalimat ini, seorang hamba berarti telah menunjukkan kelemahan, ketidakmampuan dirinya, dan menunjukkan bahwa ia adalah orang yang sangat membutuhkan pertolongan Allah.

Semasa peristiwa Israk Mikraj, kepada Rasulullah S.A.W., Nabi Ibrahim A.S. bersabda, “Engkau akan berjumpa dengan Allah pada malam ini. Umatmu adalah akhir umat dan terlalu dha’if, maka berdoalah untuk umatmu. Suruhlah umatmu menanam tanaman syurga iaitu LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH.

Bahkan Allah jugalah yang memperjalankan Rasulullah s.a.w. pada malam itu. Tidak ada daya dan kekuatan melainkan daripadaNYa.

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah diberkahi sekelilingnya oleh Allah agar Kami perhatikan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (QS Al Isra:1).

[1]. Hadits shahîh. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 1522), an-Nasâ`i (III/53), Ahmad (V/245), dan al-Hakim (I/173, III/273) beliau menshahîhkannya, dan disepakati oleh adz-Dzahabi.

>TEKNIK NAFAS NAGA API / NAFAS UNGU

>

Setelah Anda belajar Reiki dan sudah sering melakukan healing baik diri sendiri atau orang lain, diharapkan jalur energi dalam tubuh Anda semakin bersih dan kesehatan jasmanipun meningkat. Semakin sering Anda mempaktekkan Reiki semakin pula aktiplah chakra-chakra utama Anda untuk selalu dibersihkan dengan energi dari Reiki. Setelah Anda mendapatkan penyelarasan dari Reiki Master sebaiknya segera lakukan self healing secara teratur setiap harinya minimal 55 menit. Itupun belum cukup, Anda harus aktip melakukan diskusi dalam forum Reiki di mana bimbingan teori, praktek, peningkatan energi, pembersihan dan pengalaman praktek mutlak diperlukan oleh praktisi Reiki dari seorang Reiki Master.
Tetapi pepatah kuno mengatakan, pengalaman adalah guru terbaik. Tidak berarti seseorang lantas mengetahui segala sesuatu tentang Reiki hanya dalam teori. Segala sesuatu dalam Reiki juga harus dipraktekkan secara langsung agar praktisi dapat merasakan bagaimana sensasi Reiki bekerja dalam tubuhnya, juga bekerja untuk orang lain yang memerlukan pertolongan dalam mengatasi gangguan kesehatannya.

Setelah Anda duduk di level 2 Reiki Anda sudah mampu menyalurkan Reiki jarak jauh juga mampu mempraktekkan simbol lainnya dalam penyembuhan. Semakin Anda sering mempraktekkan penggunaan simbol tadi semakin terasah pula intuisi Anda bekerja. Aura Anda akan tebal dan cemerlang karena efek seringnya Anda melakukan self healing dan healing kepada orang lain baik jarak dekat dan jarak jauh.”Tapi saya tidak punya pasien, bagaimana saya dapat mempraktekkan Reiki untuk orang lain?”, begitu kira-kira pertanyaan saya pertama kali dulu ketika baru belajar reiki level 2.

“Tidak menjadi soal teman, sampeyan tidak perlu berkecil hati tidak mendapat pasien, tapi kalau sampeyan jeli sebenarnya banyak saudara kita yang saat ini terbaring sakit di rumah sakit memerlukan pertolongan baik dorongan moril ataupun materiil dalam perawatan kesehatannya, kenapa tidak sampeyan salurkan Reiki kepada mereka itu sekalipun pasien itu tidak Anda kenal?” Nah di sinilah praktek Reiki dimungkinkan bekerja. Salurkan Reiki jarak jauh kepada siapa saja yang saat ini terbaring di rumah sakit.

Anda tidak perlu berpikir serius apakah Reiki jarak jauh ini akan sampai kepada pasien itu. Sekali lagi jangan bebani pikiran logika Anda dengan pertanyaan itu. Lakukan saja dengan santai dan setelah itu salurkan Reiki kepada siapa saja, hanya dengan niat Reiki bekerja untuk saudara kita yang saat ini memerlukan kesembuhan. “Itu saja teman, dan ingat kesembuhan hanya milik Tuhan dan kepada-Nya kita semua memohon sebelum menyalurkan Reiki,” timpal sahabat senior saya di Waskita Reiki Jakarta.

Dalam menyalurkan Reiki apakah kita juga mengolah pernafasan? Tidak teman! kita bernafas alami saja dalam arti menarik dan menghembuskan nafas melalui hidung kita. Namun kalau Anda nanti ingin menjadi Master Pengajar Reiki diperlukan latihan pernafasan. Berlatih menarik nafas-menahan nafas-melepaskan nafas dalam hitungan tertentu, yang dalam istilah teknik pernafasan diistilahkan nafas segi tiga. Guna teknik pernafasan itu adalah untuk memberikan attunement (penyelarasan) agar Chakra (pintu gerbang energi) calon praktisi reiki membuka dan menjadi aktip dalam mengakses Reiki.

Teknik ini adalah Teknik Nafas Naga Api yang biasa disebut Nafas Ungu. “Wah Nafas Ungu, betul nafas Ungu. Bukan Ungu kelompok Band itu sahabat? tapi salah satu teknik pernafasan yang memerlukan usaha konsentrasi cukup berat dalam visualisasi ketika memberikan attunement. Berlainan dengan penyaluran reiki yang mengutamakan sikap santai dan kepasrahan tanpa usaha apa pun, untuk membuka sebuah chakra, Master Reiki harus melakukan visualisasi dengan menahan nafasnya untuk beberapa detik.

Menurut Irmansyah Effendi Master Reiki Tumo menjelaskan dalam bukunya Reiki Teknik Effektif Untuk Membangkitkan Kemampuan Penyembuhan Luar Biasa Secara Seketika, menulis Reiki Tradisional Jepang hanya mengenal 4 simbol. Tiga simbol diajarkan di level 2, sedangkan simbol terakhir diajarkan di level Master Pengajar yang kelak punya wewenang dalam memberikan penyelarasan kepada calon praktisi reiki.

Teknik ini menyerupai cara kerja seperti senapan angin dipompa pada sebuah tabung hingga tekanannya tinggi, lalu dilepaskan agar memberikan kekuatan/dorongan kuat. Teknik Nafas Naga Api ini tekanan diperoleh dengan memutar energi secepat mungkin di dalam nadi utama. Adapun langkah-langkahnya melakukannya sebagai berikut ini:

  1. Otot pada titik Hui Yin ( antara kelamin dan anus tempat bersemayamnya Kundaliani) ditegangkan, ujung lidah diangkat menempel ke langit-langit rongga mulut.
  2. Saat menarik nafas bayangkan cahaya putih masuk melalui Chakra Mahkota melalui lidah yang ditegakkan ke langit-langit, mengarah ke saluran mikrokosmis depan tubuh hingga ke titik Hui Yin dan naik melalui tulang ekor ke Sushumna hingga ke kepala dan memenuhi seluruh kepala.
  3. Masih menahan nafas, bayangkan energi yang diperoleh dari nafas ini dipompa masuk menjadi biru terang warnanya, dan berputar searah putaran jarum jam sekaligus, semakin lama semakin cepat hingga energi nafas berubah menjadi warna ungu terang. Jadi energi yang berada dalam saluran seperti huruf U ini secara serempak berubah menjadi ungu terang dan berputar secara keseluruhan. 
  4. Sambil menhembuskan nafas, tiupkan energi nafas ini perlahan-lahan pada chakra yang dituju sambil membayangkan (niatkan) energi nafas ini masuk ke chakra tersebut hingga menembus sisi tubuh yang lain.
  5. Lepaskan kontraksi otot pada Hui Yin ini dan lidah kembali seperti biasa (lemas). Lalu santai dan bernafaslah alami seperti sedia kala.

http://arumsekartaji.blogspot.com/2008/12/teknik-nafas-naga-api-nafas-ungu.html

THE NEXT GENIUS

Dunia harus berterima kasih kepada para genius yang telah mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga kemajuannya dapat kita rasakan dengan sangat pesat seperti sekarang ini. jumlah mereka kurang dari 2 % populasi manusia, meski jumlah mereka yang sangat sedikit itu, namun mereka bisa merubah dunia dengan tangan mereka.

Would you mind to be THE NEXT GENIUS ??

Kalau anda mengira genius merupakan bawaan yang memiliki IQ jauh di atas rata-rata, anda salah . mereka hanya berhasil menggunakan kemampuan otaknya lebih dari orang-orang biasa. Sebenarnya semua orang pun bisa mengembangkan kemampuan berpikir seperti otak mereka, hanya dibutuhkan KEMAUAN dan KERJA KERAS. Bill Gates, si pemilik perusahaan Microsoft yang juga merupakan 1 di antara para genius mengatakan bahwa 99% yang menciptakan kegeniusan adalah KERJA KERAS. Genius di sini bukanlah seseorang yang memiliki IQ jauh di atas rata-rata, tetapi genius di sini adalah Expert atau para ahli di bidangnya.

Bagi mereka para genius, hanya ada 3 kunci untuk kegeniusan mereka, kita pun bisa menjadi bagian dari mereka, dengan kunci KEMAUAN dan KERJA KERAS

Rahasia 1.
Si genius bisa mencari cara sendiri untuk menguasai hal-hal yang belum di kuasainya. Para genius menciptakan metode belajar sendiri yang paling cocok dengan diri mereka. Jika tidak menguasai suatu subjek, mereka akan cari tahu cara paling efisien untuk mempelajarinya. Mereka terus mencoba (mereka tidak pernah berhenti mencoba jika belum berhasil) sampai mereka bisa menguasai yang ingin dikuasainya. Kalau gagal dengan satu metode, mereka akan mencoba metode lainnya.

Rahasia 2.
Para genius memiliki motivasi yang “sangat, sangat, sangat besar!” untuk menguasai apa yang menjadi minatnya. Kadangkala mereka rela mengorbankan berbagai hal demi minatnya itu. Inilah kisah Bill Gates si orang terkaya di muka bumi: “Bill Gates orang yang cerdas. Itu sudah pasti. Jika tidak cerdas, dia tidak akan bisa masuk Universitas Harvard, yang merupakan universitas terbaik di dunia. Tapi dia keluar. Alasannya: “Aku ingin berbuat lebih.” Rupanya, dia tidak ingin hanya menjadi cerdas. Dia ingin menjadi seorang genius. Dia sadar, terus kuliah akan mengurangi waktunya dalam mendalami software computer yang sangat diminatinya. Dalam pengakuannya, dia pernah tidak tidur selama berhari-hari ketika menyelesaikan software pertamanya.

Rahasia 3.
Mereka yang genius memiliki visi masa depan yang jelas, konkret dan terukur. Apabila ditanya apa yang diinginkannya di masa depan, mereka akan menjawab tuntas hingga ke detailnya. “10 tahun dari sekarang, saya akan menjadi seorang pengusaha mebel kayu jati yang produknya merambah seluruh Eropa. Karyawannya lebih dari 500 orang. Omsetnya lebih dari 50 miliar.” Itulah visi seorang pengusaha besar.

So, apa yang Anda pikirkan?
Anda bisa menjadi genius di bidang apapun yang Anda minati, jika Anda berpikir dan memiliki karakter seorang genius. Dan, tiga itulah rahasianya. Hanya tiga. Cara sederhana menjadi genius. Jika 3 rahasia itu sudah Anda pegang dan Anda jadikan sebagai rahasia Anda juga.

Maka inilah cara sederhana membangkitkan sosok genius dalam diri Anda:

  • Saat Anda ingin mengetahui sesuatu, katakan pada diri Anda sendiri: “Sisi lain dari ini apa, ada apa dibaliknya?”
  • Saat satu jawaban datang, terus tanyakan pertanyaan-pertanyaan itu kembali.

Hal-Hal Yang Bisa Membantumu Mencapai “Inner Genius”Mu
Setelah Anda tahu berbagai hal tentang genius dan tahu cara membangkitkannya, kini saatnya untuk tahu hal-hal apa saja yang bisa membantumu untuk membangkitkan “si genius” dalam dirimu.

Tidurlah cukup
Lho kok malah tidur, bukannya untuk melatih pikiran harusnya terus bangun? Ternyata tidak. Tidur setelah belajar justru meningkatkan kemampuan otak mengingat. Saat terlelap tidur, otak kita justru bekerja keras memilah-milah informasi penting untuk kita, sehingga kemampuan memori kita menguat. Namun itu hanya berlaku bagi tidur yang lebih dari 6 jam. Itu kenapa sistem belajar SKS (sistem kebut semalam) tidak direkomendasikan karena justru hanya melemahkan kemampuan berpikir dan kemampuan memori kita. So, langsunglah tidur sekurang-kurangnya 6 jam usai belajar di malam hari. Dengan begitu, belajarmu akan memberikan hasil lebih maksimal. Untuk menjadi expert, begadang merupakan pantangan.

Latihan fisik
Banyak-banyaklah melakukan aktivitas fisik: jalan-jalan, berolahraga permainan, senam, atau apapun. Melakukan banyak aktivitas fisik terbukti meningkatkan kemampuan berpikir otak.

Makan cukup
Kurang makan akan membuatmu tidak memiliki energi untuk berpikir cerdas, tapi terlampau banyak makan juga akan membuat otakmu menjadi kurang cerdas. Makan secukupnya dan selektif. Hindari terlalu banyak makan-makanan dari lemak hewani. Banyak-banyaklah makan sejenis lemak yang bernama omega 3, yang terkandung dalam ikan, kacang-kacangan, atau biji-bijian. Banyak-banyaklah juga makan buah dan sayuran. Para expert selalu tidak pernah berkekurangan atau berlebihan dalam soal makan.

Musik
Mendengarkan musik disinyalir bisa meningkatkan kemampuan otak dalam berpikir, namun tidak secara langsung. Diketahui mendengarkan musik bisa membuat tubuh merasa rileks, perasaan negatif berkurang, dan menurunkan rasa takut. Nah, hal-hal itu otomatis membuat kita bisa lebih fokus dalam berpikir. Namun diketahui tidak semua orang berhasil dengan bantuan musik. Sebagian orang justru tidak bisa berpikir sambil mendengarkan musik. So, cari cara Anda sendiri!

Jangan lupa bermain
Belajar terus menerus secara intensif tanpa istirahat dan tanpa jeda bukanlah perilaku yang bijak. Bermain itu menyenangkan. Selain bisa menghilangkan stress, bermain juga membuat kemampuan otak kita berpikir menjadi lebih cemerlang. So, sempatkan bermain. Asal Anda tahu, seorang Albert Einstein dan Bill Gates saja selalu mencadangkan waktu setiap hari untuk bermain. Sebaliknya, jangan pula hanya bermain-main melulu. Hanya bermain tidak akan menjadikan Anda seorang expert.

Beberapa saran bermain:

  1. Bermain secara fisik. Ikutlah dalam permainan fisik yang tidak ada target tertentu (bertanding untuk menang bukanlah bermain) dan yang tidak dibatasi waktu (maksimal beberapa menit untuk meraih poin tertentu bukanlah bermain).
  2. Bermain dengan benda, seperti membuat sesuatu dengan tangan dan Anda menikmati aktivitas itu (lakukan saja, tanpa harus ada target harus membuat sesuatu. Just do it).
  3. bergabung dengan teman-teman atau orang lain dalam sebuah aktivitas yang terlihat tanpa tujuan, seperti hanya ngobrol dan tertawa bersama.

Meditasi
Meditasi rutin sangat membantu kerja otak. Cara yang paling sederhana adalah latihan nafas sederhan. Pertama, buat posisi tubuh dalam keadaan senyaman mungkin. Lalu tarik nafas lewat lubang hidung dan hirup dalam-dalam, lalu lepaskan perlahan-lahan dari lubang mulut. Lakukan itu berulang-ulang, sampai badan terasa segar. Ingin bantuan cara sederhana berelaksasi?

Percaya kalau Anda bisa
“Meskipun berusaha sangat keras tapi Anda gagal juga. Lantas Anda berkesimpulan kalau Anda memang tidak cukup mampu.” Nah, meskipun Anda berpikir demikian, para ahli psikologi menyatakan sebaliknya. Kegagalan semacam itu seringkali bukan karena kurangnya kemampuan, tetapi karena kepercayaan terhadap diri sendiri yang kurang. Kebanyakan dari kita sudah terjebak dalam stereotip bahwa hanya orang-orang tertentu saja yang bisa berhasil. Alhasil, otak kita pun bereaksi menyesuaikan diri dengan kepercayaan itu. Jadinya, kita pun tidak mencapai performa terbaik kita karena pada dasarnya kita memang tidak terlalu percaya akan berhasil. So, percaya 100% Anda bisa, maka otak Anda akan membantu Anda. http://www.sugestipower.com

AFIRMASI SEBAGAI GERBANG SPIRIT DIRI

Kehidupan sama dengan pohon. Sama-sama mengarah pada cahaya

Banyaknya problematika hidup di kalangan masyarakat kota, membuat menjamurnya institusi kesehatan fisik dan mental yang lebih independent. Para pengelola umumnya memiliki latar belakang sebagai praktisi kesehatan fisik dan mental. Terdiri dari para pakar dibidang kesehatan holistik mencakup spiritual. Kelas-kelas yang disediakan biasanya kelas olah tubuh dan fikiran semacam yoga, taichi, chikung, pola makan vegetarian, food combining, olah pernafasan dalam, pengobatan herbal, meditasi, hypnoterapi, colon therapy, dan lain-lain.

Dan umumnya kelas-kelas tersebut diminati banyak warga kota. Bahkan mereka yang mengikuti kelas-kelas tersebut umumnya datang dari golongan mapan secara financial.Mungkin karena biaya mengikuti kelas-kelas tersebut tidak murah. Namun tidak semua memakan biaya banyak. Karena ada juga yang sifatnya lebih sosial. Dengan tujuan agar masyarakat menengah kebawah juga dapat mengikutinya. Mengingat biaya kesehatan di negara kita termasuk tinggi, yayasan-yayasan yang mengadakan bakti sosial semacam pengobatan gratis, kelas yoga gratis, meditasi gratis, biasanya sering ditunggu masyarakat event-eventnya. Para praktisi yang jadi relawan juga berharap, masyarakat secara umum mampu mengobati dirinya sendiri, tanpa harus bergantung lagi pada paramedis konvensional.

Karena pengobatan holistik umumnya mencakup jiwa raga, bahkan lebih ditekankan ke jiwa. Dan mengobati jiwa seseorang tentunya perlu pendekatan tersendiri.

Yang tak kalah ramainya adalah kelas meditasi. Masyarakat kota besar yang sering dilanda ketegangan dengan gaya hidupnya sendiri, banyak yang memanfaatkan kelas meditasi untuk belajar memfokuskan fikiran, menenangkan jiwa, bahkan untuk mencapai tujuan tertentu. Meningkatkan karir seseorang dengan keputusan baru yang dianggap lebih jernih, misalnya. Kalau saya baca, hal ini sebenarnya bukan tujuan. Karena belajar meditasi di kelas-kelas spiritual, sejatinya adalah belajar mengelola fikiran secara kualitas dan tidak lagi sebatas kuantitas. Bila tujuan utama terlupakan, maka bisa dipastikan peserta meditasi di kelas spiritual dianggap gagal mengambil esensinya.

Perlu disadari, manusia umumnya mudah kecewa bila yang diharapkan tidak segera terwujud dalam mengkuti suatu aktifitas dengan tujuan instan. Seseorang yang menderita obesitas, biasanya mengeluh, kenapa berat badanya tidak kunjung turun setelah mengikuti kelas gym, tusuk jarum(akupunktur), atau mengikuti program diet pola makan seimbang. Dialam beberapa rubrik kesehatan yang saya baca, kelas-kelas spiritual ataupun kelas olah tubuh, biasanya yang lebih dulu ditekankan pada pesertanya adalah, semacam kesadaran diri untuk hidup lebih sehat. Tidak sebatas mempermak fisik luar. Tapi lebih ke inner health. Kesehatan yang datang dari dalam. Maka biasanya para peserta diajak untuk mengafirmasi diri lebih dahulu. Afirmasi untuk kesehatan mental. Mengubah pola fikir agar hidup lebih sehat. Bukan sebatas sim salabim berubah jadi ”orang baru” secara fisik. Tapi utamanya secara mental. Lewat afirmasi diri, kita di semangati untuk tetap hidup dan tidak mati sebelum waktunya. Lewat afirmasi, kita diajak untuk merasa lebih baik secara pikiran lebih dulu, sebelum memulai aktifitas tertentu.

Mengapa afirmasi begitu penting? Sebenarnya mungkin sederhana saja. Karena manusia butuh spirit. Siapapun mereka. Dan cara yang paling murah dan abadi tentu saja spirit yang datang dari diri sendiri. Karena diri kitalah yang membutuhkan, bukan orang lain. Spirit yang datang dari luar diri kita ádalah semacam support yang bisa gratis, bisa juga lewat biaya tertentu. Semuanya punya tingkat positif dan negatifnya masing-masing. Kalau kita tak lagi mampu membayar psikiater, pelatih yoga, ataupun dokter pribadi, maka support dari mereka tak mungkin kita dapatkan lagi secara terus menerus. Terhenti.

Itulah pentingnya belajar afirmasi diri secara mandiri. Tidak harus selalu ikut kelas-kelas tertentu hanya untuk memotivasi diri, sebelum belajar ilmu yang ingin kita pelajari. Dengan membiasakan mengafirmasi diri sendiri setiap hari dalam hidup kita, terutama setelah mengalami musibah, maka saat kita benar-benar ingin belajar yoga di kelas yoga, kita sudah tahu tujuan kita untuk apa mempelajarinya. Dan bagaimana menterapi nilai-nilai filosofi yoga setelah latihan. Bahkan selama pelatihan.

Ingin agar tidak terpuruk terlalu jauh setelah mengalami hal-hal yang menyedihkan dalam hidup kita?

Silahkan alirkan kesedihan sahabat semua lewat caranya masing-masing. Setelah itu bangkit dengan cara mengafirmasi diri. Caranya bisa lewat ucapan positif yang sederhana. Misalnya dengan mengucapkan kata-kata positif setiap habis bangun tidur, mau tidur atau disela-sela tekanan. Hari ini saya baik-baik saja. Semua pekerjaan akan berjalan lancar. Saya sehat, saya tidak sakit berat. Saya pasti sembuh. Saya orang baik. Saya tidak bersalah karena saya tahu tidak melakukannya. Saya yakin Tuhan selalu membantu. Saya cantik dan baik. Saya ingin hidup lebih sehat. Saya ingin semua hari ini beres dan tuntas. Saya tidak boleh emosi. Dan sebagainya. Aplikasinya tentu saja tidak semudah ucapan-ucapan tersebut. Perlu keberanian untuk menjalaninya tanpa keterpaksaan. Tapi setidaknya afirmasi diri adalah gerbang utama dan penghabisan yang bisa kita lakukan tanpa banyak kesulitan dan biaya. Dan kalau dipikir, tentunya tidak merugikan memotivasi diri kita sendiri bukan?

Karena cuma kepada diri sendirilah, sesungguhnya kita harus menaruh kepercayaan diri yang lebih besar. Bahwa kita masih ingin hidup. Tak perlu untuk seribu tahun lagi. Tapi cukup agar hidup kita kembali berjalan sebagaimana mestinya dan juga apa adanya, seperti sebelum musibah-musibah tersebut terjadi ataupun setelahnya. Semoga bermanfaat ¡

Salam lifespirit!

Untuk sampai ketempat yang diinginkan, kau harus lalui yang tak kau inginkan. Untuk bisa memiliki semuanya, miliki keinginan untuk tak punya apapun. Untuk menjadi semuanya, miliki keinginan untuk tak jadi apapun. (sumber tidak tercatat)

HO’O PONO PONO

Apa itu Ho’oponopono ?
Ho’oponopono pada awalnya banyak dikenal sebagai sebuah seni dalam pemecahan masalah keluarga di Hawaii. Dalam perkembangan selanjutnya, Morrnah Nalamaku Simeona, seorang Kahuna La’au Lapa’au atau penyembuh, memperkenalkan cara penemuan identitas diri melalui Ho’oponopono.

Penemuan Identitas Diri melalui Ho’oponopono dilakukan dengan cara mengambil alih sepenuhnya atas apa pun yang terjadi di dalam kehidupan kita. Ya, mengambil alih tanggung jawab sepenuhnya.

Kenapa Penting bagi Kita untuk Mengambil Alih Tanggung Jawab 100% Sepenuhnya?
Bertanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan kita, berarti kita terus menerus melakukan pembersihan memori-memori (ingatan) kita, yaitu data-data buruk yang ada di memori kita. Pembersihan memori yang kita lakukan ini akan membawa kita pada “TITIK NOL” kita.

Apa itu “TITIK NOL” ?
“TITIK NOL”, menurut Morrnah, adalah sebuah kondisi saat kita menjadi “bersih” dan di mana segala sesuatunya berjalan dengan sempurna. Ini adalah saat kita merasa sangat dekat dengan Tuhan. Dalam berbagai kisah spiritual, kondisi ini diibaratkan sebagai Surga, Taman Firdaus, Taman Eden, tempat Adam dan Hawa pada awal mulanya diciptakan dan hidup.

“TITIK NOL” adalah kondisi saat kita menjadi sempurna dan dapat mendengar suara Tuhan, mendapatkan suatu pencerahan. Sangat sulit bagi sebagian besar orang untuk mencapai kondisi “TITIK NOL” ini. Ya, sangat sedikit orang yang dapat mencapai “TITIK NOL” ini.

Mengapa Sangat Sulit bagi Kebanyakan Orang untuk Mencapai “TITIK NOL” ?
Sejak awal mula penciptaan hingga sekarang, memori terus terakumulasikan di dunia ini. Dengan demikian, sudah tidak terhitung lagi banyaknya memori di dunia ini. Semakin banyak memori yang terakumulasikan membuat kita semakin sulit untuk mencapai “TITIK NOL”. Ya, karena memori-memori ini selalu mengambang dan bergerak-gerak di sekitar kita sehingga membuat pikiran kita terus menerus bereaksi terhadapnya. Inilah yang biasanya memyebabkan kebanyakan orang sangat sulit untuk mencapai “TITIK NOL”.

Apakah Ho’oponopono dapat Membantu Membersihkan Memori Negatif?
Ya. Untuk membersihkan sebuah rumah yang kotor dan dipenuni oleh debu kita memerlukan sebuah “alat pembersih”. Seperti halnya sebuah rumah, untuk membersihkan diri kita dari memori-memori negative yang merugikan, maka kita juga memerlukan sebuah “alat pembersih”. Dan kabar baiknya bagi kita, Ho’oponopono dapat membantu kita membersihkan pikiran-pikiran negative itu.

Ketika orang menggunakan “alat pembersih” ini, Ho’oponopono, dan mempraktekannya, maka akan semakin banyak memori yang dapat dibersihkan di dunia ini. Setiap kali orang mempraktekan Ho’oponopono, maka setiap memori buruk yang ada akan dibersihkan dan dilepaskan untuk dibersihkan oleh Tuhan, dan dihapuskan dari diri kita. Dan ketika sebuah ingatan negative dihapuskan oleh Tuhan dari diri Anda, ini berarti memori itu telah dihapuskan dari dunia ini.

Bagaimana Ho’oponopono dapat Membersihkan Memori Negatif?
Dengan mempraktekkan Ho’oponopono, maka diri serta pikiran kita akan terus menerus diingatkan sehingga pikiran kita secara otomatis selalu menyensor dan membersihkan pikiran-pikiran negative yang muncul. Ya, pikiran-pikiran negative seperti kekhawatiran, menghakimi, dan melarutkan diri dalam masalah yang dihadapi, dan lain sebagainya. Sebenarnya dengan membiarkan diri kita hidup dalam pikiran-pikiran negative itu, dan mengakumulasinya dari hari ke hari, ini akan menyebabkan diri kita semakin jauh dari Tuhan, ini artinya seakan-akan kita mengatakan pada Tuhan bahwa kita tidak membutuhkan bantuan-Nya.

Mempraktekkan Ho’oponopono akan membantu kita untuk belajar melepaskan “ikatan” kita pada setiap pikiran negative dan permasalahan yang kita hadapi. Karena seperti yang kita ketahui, ketika kita larut dalam pikiran negative kita, misalnya kekhawatiran, maka sebenarnya kita semakin menambahkan kekhawatiran itu dalam memori kita alih-alih menghilangkan dan melenyapkannya.

Dengan mempraktekan Ho’oponopono, maka Ho’oponopono akan selalu membantu kita untuk selalu percaya dan memasrahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Ya, karena kita percaya bahwa kehendak Tuhanlah yang terbaik.

Ya, setiap kali mempraktekkan Ho’oponopono, maka turut membantu menghapus memori yang terakumulai di dunia ini.

Bagaimana Cara Mempraktekkan Ho’oponopono untuk Membersihkan Memori Negatif?

Sangatlah mudah untuk mempraktekkan Ho’oponopono dan membantu membersihkan berbagai memori yang ada di dunia ini. Kita dapat mengafirmasikan dan mengulang-ulang kalimat-kalimat sebagai berikut :

 “Saya Menyesal” atau “I am Sorry”,
“Maafkan Saya” atau “Forgive Me”,
 “Terima kasih” atau “Thank You”,
 “Saya Mencintaimu” atau “I Love You”

Ya, sesederhana itu untuk melakukan perubahan dalam hidup kita. Setiap kali kita mengulang-ulang baik salah satu saja maupun seluruh kalimat itu, ini artinya kita sedang melepaskan ingatan-ingatan negative dari pikiran kita. Dan tindakan selanjutnya adalah memasrahkan diri dan percaya sepenuhnya dengan ikhlas kepada Tuhan, biarkan Tuhan dengan kuasa-Nya yang ajaib dan mengagumkan menghapus berbagai memori-memori negative dari pikiran kita.

Apa Keuntungan Kita Mempraktekkan Ho’oponopono?
Mempraktekkan Ho’oponopono memberikan kita sebuah kesempatan untuk selalu bertanggun jawab atas segala sesuatu di dalam kehidupan kita. Setiap masalah yang datang dan kita hadapi dalam hidup kita akan mulai kita pandang sebagai tanggung jawab kita sepenuhnya, alih-alih melemparkan tanggung jawab kepada orang lain seperti biasa yang dilakukan oleh kebanyakan orang.

Dengan mempraktekkan Ho’oponopono, setiap masalah yang datang akan kita hadapi dengan tanggung jawab penuh. Dan masalah yang datang itu akan menjadi sebuah kesempatan bagi kita untuk melakukan pembersihan memori dan menghapus memori dari masalah tersebut.

Mempraktekkan Ho’oponopono juga memberikan kita sebuah kesempatan untuk selalu merasa bahagia dan damai. Memori negatif (buruk) dapat berupa orang-orang, situasi maupun kejadian yang mengganggu diri maupun pikiran kita. Sangat penting bagi kita untuk tidak larut dan terjebak terus menerus dalam momori negatif.

Penyakit kanker adalah contoh sebuah penyakit yang disebabkan oleh memori negatif, sehingga kita perlu untuk melakukan pembersihan. Kemiskinan juga merupakan memori negatif, kemarahan adalah juga memori negatif. Ya, segala sesuatu selain kedamaian adalah sebuah memori negatif (buruk).

Ini mungkin sulit untuk dipahami, sebagaimana pikiran sadar kita “hanya” mampu memahami sebagian kecil saja dari rahasia yang ada di alam semesta ini.

Akhirnya, Ho’oponopono untuk Kembali ke “TITIK NOL”..
Dalam hidup sehari-hari kita sering melakukan berbagai penilaian yang salah dan terjebak dalam memori negatif. Maka semakin kita terjebak, semakin kita menjauh dari Tuhan, dan semakin kita tidak dapat mendengarkan petunjuk Tuhan. Ho’oponopono memberikan kita kesempatan untuk semakin mendekat kepada Tuhan dan berjalan sesuai dengan jalan-Nya.

Dengan mengambil alih tanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan kita, dan mempraktekan Meditasi Ho’oponopono sebagai sarana untuk membersihkan memori-memori negatif, itu artinya kita melepaskan dan membersihkan memori itu. Dan semakin diri kita bersih, maka kita semakin membuka diri kita kepada Tuhan dan kembali ke “TITIK NOL”.

Meditasi HO’O PONO PONO
Ini dari Pak Ismail Ishaq yang menjelaskan keuntungan meditasi ini

Kalau mau dihitung, meditasi itu ada ratusan banyaknya didunia / internet dan semuanya bagus… tapi seperti halnya makanan sifatnya relatif. Setiap orang “selera” meditasinya berbeda dan tergantung kepada apa sebenarnya sasaran yg ingin dicapai.

Doeloe waktu saya baru mulai tertarik dgn hal2 yg bersifat spiritual / metafisik, saya sudah lumayan menjadi “kutu loncat” meditasi karena terpengaruh oleh pengalaman teman2 yg “Non-PDI”. Dan akhirnya saya frustrasi sendiri. Tapi dengan berjalannya waktu secara spiritual kematangan saya bertambah dan akhirnya tidak membiarkan diri saya terjebak oleh komentar2 yg “waaaahh… waahh… ” dari teman2 yg “peka & budek” energi alias Non-PDI.

Nah dari hasil langlang buana meditasi saya akhirnya menemukan 3 meditasi yg sangat powerful untuk mendongkrak spiritualitas kita ( ini menurut pandangan saya ) dan ketiga meditasi tsb sejajar ( kesemuanya sama hebat ). Ke-3 meitasi tsb adalah :

1. Meditasi “Angelic Merkaba” yg merupakan “improvisasi” saya yg tidak merubah praktek meditasi aslinya yg bernama Meditasi “Merkaba” dari Drunvalo Melchizedek. Bedanya.. saya menggunakan attunement “Seraph Rose Aura” untuk “menanamkan” energi cinta kasih tanpa pamrih di Cakra Jantung ybs.

Meditasi Merkaba tidak bisa “dinyalakan” kalau kita tidak mampu membangkitkan rasa Unconditional Love selama meditasi DAN dalam kehidupan sehari2.

Secara waskita pemraktek meditasi ini memiliki energi Merkaba yg bentuknya seperti kapal luar angkasa / UFO dengan garis tengah 18m. Banyak pengalaman2 yg “aneh2” dari praktisi2nya.

2. Meditasi Chakra Dhyana yg menggunakan Bija Cakra ( suara masing2 cakra ) dengan tujuan membangkitkan Kundalini secara aman.

3. Meditasi Ho’oponopono.

Pengalaman saya dari praktek ke-3 meditasi tsb, yg benar2 membangkitkan Kundalini saya adalah Meditasi Chakra Dhyana & Ho’ponopono. Yg membuat saya pada akhirnya “bertengger” pada 1 meditasi. Sebabnya.. meditasi ini sangat mudah dipraktekkan, tidak melanggar prinsip agama manapun dan tidak memerlukan visualisasi.

Keunggulan dari Meditasi Ho’oponpono, didalamnya kita berkomunikasi dgn : Tuhan, Higher Self & Bawan Sadar / Memory kita. Komunikasi semacam ini tidak terdapat secara “transparan” dlm Meditasi2 Angelic Merkaba & Chakra Dhyana bahkan meditasi2 lainnya barangkali. Karena difilsafat lain Tuhan & Higher Self itu berada jauuuuuuuuuuh diatas sana hehehe. Meditasi Ho’oponpono yg merupakan bagian integral dari ilmu HUNA ( spiritual kuno Hawaii dizaman Atlantis ) melihat Higher Self, Bawah Sadar & Pikiran Sadar sebagai sautu kesatuan yg harus selalu harmonis.

Meditasi Ho’oponpono itu sendiri versinya macam2 ( tidak terikat pada prosedur ketat ), selama ke-4 kalimat itu dipakai artinya Meditasi Ho’oponpono terwujud.

Ini ada pengalaman lain juga

Dear All

Saya sudah menerapkan meditasi Ho’oponopono 1x sehari dan hasilnya saya merasakan kundalini saya sangat aktif 24 jam non stop. Meditasi ini sangat mudah dilakukan. Karena saya termasuk orang yang rada bego bervisualisasi, hehehe dan meditasi ini memang tidak memerlukan visualisasi apapun. Tetapi hasilnya menciptakan suasana damai dihati, memudahkan berkonsentrasi, memudahkan untuk memaafkan semua musuh kita, mengencangkan kulit wajah, melancarkan peredaran darah terutama didaerah kepala dan sekitarnya, yang paling jelas mengurangi efek tremor, maklum setiap akan naik panggung untuk show sulap saya biasanya selalu tremor, muntah2x. Tetapi sekarang sangat berbeda karena rajin bermeditasi Ho’oponopono saya sangat jauh lebih percaya diri.

Nb.
NAQS DNA juga akan memasukkan Tekhnik HO’O PONO PONO ini dalam pelatihannya untuk memperkaya materi yang sudah ada. NAQS DNA saat ini sudah pada tahap pengembangan diri, masih banyak tekhnik-tekhnik yang lainnya yang akan dikembangkan nanti. Bersama NAQS DNA, pengembangan diri menuju Sukses Holistik bukan lagi sebuah impian. Sukses Holistik adalah sebuah Realitas Hidup yang riel dari Warga N-Generation NAQS DNA.

>THE NEXT GENIUS

>

Dunia harus berterima kasih kepada para genius yang telah mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga kemajuannya dapat kita rasakan dengan sangat pesat seperti sekarang ini. jumlah mereka kurang dari 2 % populasi manusia, meski jumlah mereka yang sangat sedikit itu, namun mereka bisa merubah dunia dengan tangan mereka.

Would you mind to be THE NEXT GENIUS ??

Kalau anda mengira genius merupakan bawaan yang memiliki IQ jauh di atas rata-rata, anda salah . mereka hanya berhasil menggunakan kemampuan otaknya lebih dari orang-orang biasa. Sebenarnya semua orang pun bisa mengembangkan kemampuan berpikir seperti otak mereka, hanya dibutuhkan KEMAUAN dan KERJA KERAS. Bill Gates, si pemilik perusahaan Microsoft yang juga merupakan 1 di antara para genius mengatakan bahwa 99% yang menciptakan kegeniusan adalah KERJA KERAS. Genius di sini bukanlah seseorang yang memiliki IQ jauh di atas rata-rata, tetapi genius di sini adalah Expert atau para ahli di bidangnya.

Bagi mereka para genius, hanya ada 3 kunci untuk kegeniusan mereka, kita pun bisa menjadi bagian dari mereka, dengan kunci KEMAUAN dan KERJA KERAS

Rahasia 1.
Si genius bisa mencari cara sendiri untuk menguasai hal-hal yang belum di kuasainya. Para genius menciptakan metode belajar sendiri yang paling cocok dengan diri mereka. Jika tidak menguasai suatu subjek, mereka akan cari tahu cara paling efisien untuk mempelajarinya. Mereka terus mencoba (mereka tidak pernah berhenti mencoba jika belum berhasil) sampai mereka bisa menguasai yang ingin dikuasainya. Kalau gagal dengan satu metode, mereka akan mencoba metode lainnya.

Rahasia 2.
Para genius memiliki motivasi yang “sangat, sangat, sangat besar!” untuk menguasai apa yang menjadi minatnya. Kadangkala mereka rela mengorbankan berbagai hal demi minatnya itu. Inilah kisah Bill Gates si orang terkaya di muka bumi: “Bill Gates orang yang cerdas. Itu sudah pasti. Jika tidak cerdas, dia tidak akan bisa masuk Universitas Harvard, yang merupakan universitas terbaik di dunia. Tapi dia keluar. Alasannya: “Aku ingin berbuat lebih.” Rupanya, dia tidak ingin hanya menjadi cerdas. Dia ingin menjadi seorang genius. Dia sadar, terus kuliah akan mengurangi waktunya dalam mendalami software computer yang sangat diminatinya. Dalam pengakuannya, dia pernah tidak tidur selama berhari-hari ketika menyelesaikan software pertamanya.

Rahasia 3.
Mereka yang genius memiliki visi masa depan yang jelas, konkret dan terukur. Apabila ditanya apa yang diinginkannya di masa depan, mereka akan menjawab tuntas hingga ke detailnya. “10 tahun dari sekarang, saya akan menjadi seorang pengusaha mebel kayu jati yang produknya merambah seluruh Eropa. Karyawannya lebih dari 500 orang. Omsetnya lebih dari 50 miliar.” Itulah visi seorang pengusaha besar.

So, apa yang Anda pikirkan?
Anda bisa menjadi genius di bidang apapun yang Anda minati, jika Anda berpikir dan memiliki karakter seorang genius. Dan, tiga itulah rahasianya. Hanya tiga. Cara sederhana menjadi genius. Jika 3 rahasia itu sudah Anda pegang dan Anda jadikan sebagai rahasia Anda juga.

Maka inilah cara sederhana membangkitkan sosok genius dalam diri Anda:

  • Saat Anda ingin mengetahui sesuatu, katakan pada diri Anda sendiri: “Sisi lain dari ini apa, ada apa dibaliknya?”
  • Saat satu jawaban datang, terus tanyakan pertanyaan-pertanyaan itu kembali.

Hal-Hal Yang Bisa Membantumu Mencapai “Inner Genius”Mu
Setelah Anda tahu berbagai hal tentang genius dan tahu cara membangkitkannya, kini saatnya untuk tahu hal-hal apa saja yang bisa membantumu untuk membangkitkan “si genius” dalam dirimu.

Tidurlah cukup
Lho kok malah tidur, bukannya untuk melatih pikiran harusnya terus bangun? Ternyata tidak. Tidur setelah belajar justru meningkatkan kemampuan otak mengingat. Saat terlelap tidur, otak kita justru bekerja keras memilah-milah informasi penting untuk kita, sehingga kemampuan memori kita menguat. Namun itu hanya berlaku bagi tidur yang lebih dari 6 jam. Itu kenapa sistem belajar SKS (sistem kebut semalam) tidak direkomendasikan karena justru hanya melemahkan kemampuan berpikir dan kemampuan memori kita. So, langsunglah tidur sekurang-kurangnya 6 jam usai belajar di malam hari. Dengan begitu, belajarmu akan memberikan hasil lebih maksimal. Untuk menjadi expert, begadang merupakan pantangan.

Latihan fisik
Banyak-banyaklah melakukan aktivitas fisik: jalan-jalan, berolahraga permainan, senam, atau apapun. Melakukan banyak aktivitas fisik terbukti meningkatkan kemampuan berpikir otak.

Makan cukup
Kurang makan akan membuatmu tidak memiliki energi untuk berpikir cerdas, tapi terlampau banyak makan juga akan membuat otakmu menjadi kurang cerdas. Makan secukupnya dan selektif. Hindari terlalu banyak makan-makanan dari lemak hewani. Banyak-banyaklah makan sejenis lemak yang bernama omega 3, yang terkandung dalam ikan, kacang-kacangan, atau biji-bijian. Banyak-banyaklah juga makan buah dan sayuran. Para expert selalu tidak pernah berkekurangan atau berlebihan dalam soal makan.

Musik
Mendengarkan musik disinyalir bisa meningkatkan kemampuan otak dalam berpikir, namun tidak secara langsung. Diketahui mendengarkan musik bisa membuat tubuh merasa rileks, perasaan negatif berkurang, dan menurunkan rasa takut. Nah, hal-hal itu otomatis membuat kita bisa lebih fokus dalam berpikir. Namun diketahui tidak semua orang berhasil dengan bantuan musik. Sebagian orang justru tidak bisa berpikir sambil mendengarkan musik. So, cari cara Anda sendiri!

Jangan lupa bermain
Belajar terus menerus secara intensif tanpa istirahat dan tanpa jeda bukanlah perilaku yang bijak. Bermain itu menyenangkan. Selain bisa menghilangkan stress, bermain juga membuat kemampuan otak kita berpikir menjadi lebih cemerlang. So, sempatkan bermain. Asal Anda tahu, seorang Albert Einstein dan Bill Gates saja selalu mencadangkan waktu setiap hari untuk bermain. Sebaliknya, jangan pula hanya bermain-main melulu. Hanya bermain tidak akan menjadikan Anda seorang expert.

Beberapa saran bermain:

  1. Bermain secara fisik. Ikutlah dalam permainan fisik yang tidak ada target tertentu (bertanding untuk menang bukanlah bermain) dan yang tidak dibatasi waktu (maksimal beberapa menit untuk meraih poin tertentu bukanlah bermain).
  2. Bermain dengan benda, seperti membuat sesuatu dengan tangan dan Anda menikmati aktivitas itu (lakukan saja, tanpa harus ada target harus membuat sesuatu. Just do it).
  3. bergabung dengan teman-teman atau orang lain dalam sebuah aktivitas yang terlihat tanpa tujuan, seperti hanya ngobrol dan tertawa bersama.

Meditasi
Meditasi rutin sangat membantu kerja otak. Cara yang paling sederhana adalah latihan nafas sederhan. Pertama, buat posisi tubuh dalam keadaan senyaman mungkin. Lalu tarik nafas lewat lubang hidung dan hirup dalam-dalam, lalu lepaskan perlahan-lahan dari lubang mulut. Lakukan itu berulang-ulang, sampai badan terasa segar. Ingin bantuan cara sederhana berelaksasi?

Percaya kalau Anda bisa
“Meskipun berusaha sangat keras tapi Anda gagal juga. Lantas Anda berkesimpulan kalau Anda memang tidak cukup mampu.” Nah, meskipun Anda berpikir demikian, para ahli psikologi menyatakan sebaliknya. Kegagalan semacam itu seringkali bukan karena kurangnya kemampuan, tetapi karena kepercayaan terhadap diri sendiri yang kurang. Kebanyakan dari kita sudah terjebak dalam stereotip bahwa hanya orang-orang tertentu saja yang bisa berhasil. Alhasil, otak kita pun bereaksi menyesuaikan diri dengan kepercayaan itu. Jadinya, kita pun tidak mencapai performa terbaik kita karena pada dasarnya kita memang tidak terlalu percaya akan berhasil. So, percaya 100% Anda bisa, maka otak Anda akan membantu Anda. http://www.sugestipower.com