Menguak Dunia Jin & Khodam seri 10 : BERBURU KHODAM

Seperti yang diuraikan di judul khodam jin dan khodam malaikat, ternyata wali ada dua:

  1. Auliyaaur-Rohmaan, (Wali-walinya Allah).
  2. Auliyaausy-Syayaathiin, (Wali-walinya Setan).

Tentang walayah (kewaliayan) Allah menetegaskan dengan firman-Nya:

اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ ءَامَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
“Allah adalah Walinya orang-orang yang beriman, Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Dan orang-orang yang kafir, Wali-walinya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan”. (QS.2/257)

Maksud ayat, Allah yang menolong orang-orang beriman, yakni mengeluarkan mereka dari kegelapan syirik menuju cahaya tauhid, dari kesusahan kepada cahaya kegembiraan. Menolong dengan melepaskan mereka dari himpitan problem kehidupan, menolong dengan memberikan berbagai macam fasilitas dan kemudahan, menolong dengan menurunkan tentara-tentara yang tidak dapat kamu lihat, menolong dengan menurunkan malaikat-malaikat sebagai pelindung dan pembimbing. Hal itu terjadi, karena Allah mencintai orang-orang beriman dan orang-orang yang beriman itu mencintai Allah s.w.t.

ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ مَوْلَى الَّذِينَ ءَامَنُوا وَأَنَّ الْكَافِرِينَ لَا مَوْلَى لَهُمْ
“Yang demikian itu karena disebabkan sesungguhnya Allah adalah kekasih orang-orang yang beriman dan sesungguhnya orang-orang yang kafir mereka tidak mempunyai kekasih”. (QS. Muhammad; 47/11)

Dan juga firman-Nya:

وَالَّذِينَ ءَامَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ
“Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah”. (QS. al-Baqoroh; 2/165)

Adapun orang kafir, mereka tidak mempunyai kekasih dari pihak Allah akan tetapi dari pihak Thoghut atau tentara setan. Sebagaimana yang dikabarkan oleh Allah s.w.t melalui ayat-ayat-Nya di atas:

وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
“Dan orang-orang yang tidak percaya, Wali-walinya adalah setan yang mengeluarkan dari Nur kepada kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya”. (QS. al-Baqoroh; 2/257)

Setan dijadikan wali bagi orang-orang kafir, maka setan itulah yang akan membimbing orang tersebut keluar dari cahaya menuju kegelapan. Keluar dari iman kepada kafir dan dari tauhid kepada syirik. Dengan membimbing mereka menuju kesenangan sesaat, mengikuti kehendak hawa nafsu, namun akhirnya tanpa terasa mereka terjerumus ke jurang neraka. Oleh karena orang-orang kafir itu telah dicintai setan sejak hidup mereka di dunia, maka di nerakapun mereka itu diharapkan tetap berkumpul lagi dengan setan untuk selama-lamanya.

Sebagaimana tanda-tanda kecintaan Allah s.w.t kepada orang-orang yang beriman, dengan menurunkan malaikat-malaikat kepada mereka sebagai khodam-khodam, maka demikian pula setan Jin. Demi kelanggengan kecintaannya itu, dan supaya mereka dapat selalu bersama-sama dengan setan sampai di neraka kelak, maka setan Jin juga menempatkan tentara-tentaranya untuk menyertai hidup orang-orang kafir sebagai khodam mereka.

Baca selengkapnya »

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: