Tekhnik Grounding, Menyeimbangkan Energi Berlebih

Menanggapi adanya sdr kita yang mengamalkan suatu dzikir yang mengalami keluhan adanya hawa panas pada tubuh, pusing atau yang lainnya. Hal ini disebabkan adanya pengaksesan energi illahi berlebihan akibat suatu amalan dzikir. Pada dasarnya suatu amalan itu cocok bagi siapa saja, mengingat semua ilmu itu milik Allah. Menurut sesepuh yg berpengalaman, bahwa energi yg terserap hasil dzikir seharusnya terasa dingin bukan panas dan tidak menimbulkan keluhan.
Keluhan seperti itu terjadi karena persiapan wadag (tubuh eterik) kurang siap. Hal ini terjadi karena pe-dzikir tidak bisa memprediksi power (energi illahi) yang terserap hasil dzikir yang di lafalkan/amalkan. Juga adanya energi liar yang tidak dikehendaki ikut terserap. Sebenarnya rasa panas, pusing, gemetar atau yang lainya itu, akibat dari pembakaran energi negatif dalam tubuh eterik oleh energi ilahi secara besar-besaran dan terus menerus. Jika terjadi pembakaran yang berlebihan terus menerus bisa berakibat fatal. Bisa merusak syaraf-syaraf tubuh atau bahkan mampu membakar otak. Dalam tradisi pembangkitan KUNDALINI, kasus seperti ini dinamakan KUNDALINI SYNDROM. Tradisi TAO menyebut energi YIN dan YANG tidak seimbang. Terlalu banyak menyerap energi YANG sehingga terjadi keluhan seperti di atas.

Baca selengkapnya »

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: